Aku hanya berdiri dibawa pohon ini, ditemani tiupan angin yang sedikit berbisik di rambutku. Hangat matahari menyelimuti tubuhku sambil menatap ke arah langit yang cerah. Ku pejamkan mata sambil kutarik nafasku dalam - dalam. Tanpa sadar aku pun tersenyum sendiri.Entah apa yang membuat ku tersenyum padahal kalau diingat - ingat luka ini sudah begitu dalam.
Atau mungkin hati ku sudah tidak lunak lagi sehingga aku tidak merasakan sakit lagi. Ku buka mata ku dan melihat kejauhan. Apakah aku harus berharap lagi walau tahu aku akan tersakiti lagi. Akan kah yang datang ke pada ku mungkin dia yang akan menyembuhkan luka ku.
Tapi jika memang dia bisa menyembuhkan luka ku akan kah ini menjadi episode baru dalam hidup ku. Dan mungkin aku akan bahagia selamanya. Pasti jika memang itu terjadi maka itu adalah sebuah keajaiban untuk ku.
Aku terlalu takut yaaa...terlalu takut, semua ini karena pengalaman pahit ku. Dan aku adalah orang yang tidak pernah belajar dari pengalaman. Ini semua karena aku hanya ingin lari dari semuanya. Aku menerima semua tawaran yang datang dalam hidup ku tanpa melihat itu baik atau tidak.
Seperti dia yang datang 3 tahun lalu walaupun sudah lama berlalu tapi aku masih mengingat semuanya dengan baik. Walaupun itu pahit tapi aku masih menyimpannya disini baik - baik. Aku sudah coba memaafkan tapi aku tetap tidak bisa melupakan.
Sudah terlalu lama aku berdiri disini sepertinya tidak ada yang datang. Mungkin genggaman ini masih harus menunggu lebih lama lagi hingga datang seseorang yang tidak akan melepaskannya.