Ting!
(Tugas baru)
Nama : Kinanti
Umur : 32 tahun
Tugas : Membantunya mendapatkan kembali cinta sang suami yang telah tergoda dengan sekertaris barunya di kantor.
"Astaga, pelakor lagi. Apa di dunia ini tak akan pernah kehabisan pelakor. Heran!" ucap White.
Seorang peri yang sekarang sudah mengikuti sistem menolong orang baik secara modern. Tidak lagi menggunakan tongkat sihir atau semacamnya. Peri White adalah peri dengan julukan Peri Seribu Wajah. Dia di beri kelebihan itu menyelamatkan semua orang yang berhati baik namun mengalami masalah hingga nyaris mengakhiri hidupnya atau bunuh diri.
Situasi buruk telah terjadi pada Kinanti, dia baru saja memergoki suaminya tengah bermesraan dengan sekertaris barunya di kantor. Setelah melihat itu suaminya bahkan berteriak dan mengusirnya dari sana dengan memanggil satpam.
Kinanti sudah berdiri di atas jembatan dan ingin secepatnya terjun.
"Aghh..." teriak Kinanti yang kemudian tak sadarkan diri setelah lompat dari jembatan.
Wushh...
Secepat kilat, Peri White menangkap tubuh Kinanti agar tak terjatuh ke sungai. Peri White membawa Kinanti yang masih pingsan ke dalam Rumah perinya di Dunia Lain.
White melihat penampilan Kinanti dan berdecak kasihan.
"Bagaimana suami mu tidak akan selingkuh, lihat dirimu!" decak White melihat penampilan wanita di hadapannya itu.
Pakaiannya sungguh lusuh, hanya kaos lengan panjang dan rok panjang, Rambutnya di ikat kuncir kuda.
"Aku bahkan ragu jika penampilan mu seperti ini kamu bukan akan di anggap istri direktur tapi pelayannya!" keluh White.
White segera mengambil sebuah topeng dari dalam lemari penyimpanan. Dia meletakkannya di atas sebuah mesin, dan mengetik semua tentang Kinanti disana. Bahasa sederhananya memasukkan data dan informasi mengenai Kinanti ke dalam topeng itu.
Klik!
White meraih topeng itu dan memakai.
Cringggg...
Dalam sekejap wajah White menjadi wajah Kinanti begitu juga rambut dan bentuk tubuhnya.
Hal pertama yang Kinanti lakukan saat dirinya pergi ke dunia Kinanti adalah pergi ke salon lalu belanja.
Yang tadinya penampilannya hanya seperti pemeran figuran kini Kinanti aka White itu berubah menjadi pemeran utama.
Saat dirinya keluar dari salon, semua mata memandangnya. White sangat puas dengan apa yang dia lakukan pada image Kinanti.
White segera pergi ke kantor Suaminya, dan dengan penampilannya saat ini bahkan satpam yang tadi mengusirnya tak lagi mengenalinya.
White membuka pintu ruangan kerja suami Kinanti.
"Oh, astaga... apa kalian belum selesai juga dari tadi?" tanya White yang menggunakan wajah Kinanti yang masih menemukan suami Kinanti memangku pelakor berambut pirang itu sambil memainkan apapun yang bisa dimainkan nya.
Sekertaris menjijikkan itu bahkan tak mau turun meski suami Kinanti memintanya turun dari pangkuannya.
"Cih, tidak tahu malu!" ucap White dengan suara lantang.
"Siapa kamu, beraninya kamu masuk. Mas... usir dia!" ucap pelakor itu sok manja.
Namun suami Kinanti malah mendorong sekertaris nya dan mendekati White.
"Kinanti, ini kamu sayang!" ucap suami Kinanti itu.
"Aku senang kamu menjadi Kinanti yang dulu! maafkan aku. Wanita ini yang menggodaku!"
"Mas!" teriak si pelakor itu tak terima.
"Kamu pergi dari sini, atau aku akan menyuruh satpam mengusir mu!!" bentak suami Kinanti pada pelakor yang beberapa menit yang lalu dia dudukkan di pangkuannya.
'Menjijikkan, jika tugasnya bukan membuat suami Kinanti kembali pada Kinanti maka aku tidak Sudi di sentuh pria bodoh ini. Istrinya adalah wanita yang cantik dan pintar, namun setelah menikah dia memilih mengurus suami, anak-anak dan rumah sepenuhnya, sampai ke salon pun dia tidak sempat. Suami bodohnya ini malah membalas semua pengorbanan istrinya dengan selingkuh, benar-benar menjijikkan!' batin White.
Pelakor itu keluar dengan kesal. White menarik dasi suami Kinanti dan mendekatkan dirinya pada suami Kinanti.
"Mas, pecat dia ya. Aku yang akan Carikan mas sekertaris baru. Ya!" ucap White aka Kinanti palsu.
"Iya sayang, pasti!" jawab Suami Kinanti.
Ting!
(Tugas selesai. Bertukar tubuh sekarang juga)
Dan dalam sekejap Kinanti bertukar tubuh dengan White, Kinanti awalnya heran dengan penampilan nya namun karena suaminya menyukainya begitu dia bertekad untuk terus berpenampilan seperti yang sudah White tunjukkan padanya.
White kembali ke rumah peri lalu melepas topeng itu dari wajahnya. Dan dia pun kembali ke bentuk aslinya sebagai seorang peri.
"Melelahkan, aku harap Kinanti bahagia!" ucap White.
"Rasanya aku ingin tidur!" lanjut White yang sudah bersiap naik ke ranjangnya.
Ting!
(Tugas baru)
"Astaga!" keluh White.
***
Sekian....