Hay namaku Esty Ramaiba aku baru berumur 17tahun.Orang orang sering memanggilku Esty ya panggil saja Esty,aku adalah gadis satu satunya milik bunda dua saudaraku semuanya laki laki.Kami terlahir satu ibu dari 2 ayah,lupakan tentang itu sesuatu besar terjadi yang membuat ibu kehilangan orang yang dicintainya maksudnya kehilangan ayah dari 2 saudaraku yang laki laki.
Meski kami saudara berbeda ayah namun persaudaraan kami begitu erat dan tak bisa dipisahkan.Bunda begitu menyayangi kakak pertama dan kakak keduaku,jangan berpikir negativ!Bunda juga menyayangiku....
Aku merebahkan tubuh kecilku pada kasur besar bersprai beruang putih.Aku melihat langit langit yang putih cemerlang pandangan mataku kosong kepalaku terus berpikir mulutku terdiam tanganku mengenggam erat selimut disampingku hatiku terasa begitu sakit rasanya seperti ditusuk oleh ribuan jarum jarum kecil.
Bulir air bening jatuh dari pelupuk mataku aku menggigit bibir bawah agar tak menimbulkan suara,aku tak mau bunda tau bahwa aku sedang menangis.Aku masih teringat kejadian yang beberapa menit lalu aku alami diluar rumah sana.Beberapa menit yang lalu aku bertemu ayahku ya ayahku pria brengsek yang menganiayaya ibuku dan tak ingin mengasuhku.Saat itu aku mencoba menyapanya dan tersenyum mencoba untuk menabur kehangatan antara ayah dan anak tetapi apa yang ku alami?Dia menamparku!ya ayahku!Aku sangat kecewa dengannya,selalu saja seperti ini saat bertemu dia selalu mengatakan aku hanyalah anak seorang jalang yang tak diinginkan siapapun!
Ya, ayahku tak pernah menginginkan aku hidup saat itu aku mendengar dari cerita bunda bahwa ayahku tak menginginkan seorang bayi perempuan dan menyuruh bunda untuk mengaborsiku saja.Ya waktu itu ibu dianiaya oleh ayah dan keluarga ayah karena ibu mengandung aku anak perempuan.
Mungkin jika aku berada diposisi ibu aku sudah tak akan sanggup menghadapi itu semua,aku sangat menyayangi ibu karena berjuta juta alasan yang tak bisa aku gugat cerai.
Ku ambil handphone ku aku melihat dilayar ada pemberitahuan berita sosial,disana terpampang wajah tersenyum yang paling aku benci ya itu ayahku!
Aku menyadari jarak diantara aku dan ayah jauh semakin jauh dan jauh aku tak akan pernah bisa merasakan bagaimana rasanya dicintai oleh seorang ayah.Aku sering melihat teman temanku dijemput oleh ayahnya bermain ditaman dan digendong dipeluk serta dicium ayahnya dengan begitu penuh kehangatan.Rasa benci dan sayang ku selalu campur aduk namun rasa sakit dari tamparannya mengingatkan aku bahwa sesayang apapun aku padannya aku tak akan pernah bisa berdiri disampingnya ataupun mendapatkan pengakuan dari dirinya.
Aku mengelap air mataku yang terus berjatuhan rasanya aku tak kuasa.Aku ingin berteriak sepuasnya melepaskan rasa sesak dan sakit didada serta beban pikiran dikepala yang setiap kali aku tahan meski rasanya ingin meledak ledak.Aku selalu mencoba jadi anak ceria penuh tawa canda dan bahagia agar orang disekitar hanya tau aku anak paling bahagia satu lagi aku tak mau melihat bundaku menangis hanya karena melihat aku anak perempuannya selalu murung dan kusut.
Aku hanya bisa menangis diam diam dalam keheningan aku hanya bisa menangis dan terlelap dalam kesedihan dan keterpurukan keputus asaan dan kekecewaan.Aku tak bisa menahan rasa sesak didada tapi aku selalu mencoba untuk tertidur dan melupakan semuanya.
Hanya bunda yang bisa membuat aku bertahan sampai sekarang.
Pesanku hanya satu aku ingin disayangi ayah tanpa harus ada tamparan dan pukulan dari tangannya...
Apakah kalian punya ayah yang baik?Selamat kamu anak paling bahagia dikelilingi oleh keluarga yang lengkap...
Aku turut senang dengan posisi kalian:)