"Dinda, mama dengar dari tante nia, victor balik dari UK hari ini" kata mama ku
"maksud mama abang victor? " tanya ku lagi.
"ya victor, teman masa kecil mu dulu. " kata mama ku lagi.
6 tahun lama nya kami berpisah, sekarang dia sudah balik, kami berpisah karena dia berkerja di luar negeri, tak di sangka akan ketemu dia lagi.
dahulu dia adalah teman masa kecil ku, beza umur kami ialah 5 tahun di karena kan dia adalah tetangga ku dan mama ku adalah sahabat mama nya dia, maka itu kami selalu bermain bersama.
dan dia lelaki yang aku cintai....
TingTong.... bell pintu berbunyi.
membuka.
"eh tante... " kata ku .
"dinda, mama mu mana? " tanya tante nia
"ada di dapur. "
"Linda..... gue lupa kalau hari ini gue ada arisan, anak gue bentar lagi mau sampai, bisa gak gue minta tolong ama lo ambilin anak gue di airport. " menghampiri linda di dapur.
"lah, kan kita sama2 arisan? gimana sih lo... " kata mamaku
"eh ya gue lupa... " ternyata tante nia pelupa...
"ya udah dinda aja deh yang ambil anak tante di airport, boleh kan din. " melihat ke arah ku.
"boleh tante."
aku pun pergi menuju internasional airport, untuk menjemput victor.
dug... "kok jantung gue deg2an sih... " ngoming sendiri.
menunggu di jalur kedatangan penerbangan internasional, melihat layar kedatangan dari UK.
"dah sampai dia, mana yah.. " mencari2
dannnnn....
"ah itu dia, ganteng nya.... " bisik ku.
"VICTORRRR.... " jeritku.
melihat ke arah ku, dan datang menuju ke arah ku.
"kamu... dinda... " malah memeluk ku.
"engggg, gak usah erat2 juga kalik badan ku ni kecil tau. " mendorong badan yang kekar dan tubuhnya yang tinggi.
"emang dasar nya kamu itu kecil, gak bisa gede hahaha " ngejek.
"ish jahat" ngambek.
"mama ku mana. "
"biasa ibu2 arisan, makanya aku yang ambil kamu. " kataku .
"oh gitu, sekalian dating dong... " usilnya.
kami pun berjalan menuju ke mobil, dan aku yang mengemudi. dia malah tidur mungkin kecapean...
sampai nya di rumah.
"victor bangunnnn.... dah sampai nih. " kataku.
"aaahhhh, enak nya tidur. " katanya dan membuka pintu mobil.
"din.... masuk dulu ke rumah ku, aku ada oleh2 buat kamu. "
aku pun berada di rumah nya victor, ia membuka barang2 bawaan nya tadi.
"i know you like this. " senyum nya.
"emangnya apaan sih. " tak sabar.
"tadaaaa.... "
"boneka? " kataku.
"kan kamu masih kecil, boneka aja deh. " usilnya.
"enak aja masih kecil, aku dah gede tau. " mencubit nya manja.
"cuba kamu buka zip kantong boneka itu. " menunjuk.
ku buka zip nya, dan ada kalung di dalam nya indahnya kalung ini. ia mengambilnya dari tangan ku...
"sini aku pasang kan. " mengalungi di leher ku.
deg.... jantung ku lagi2 berdegup, sentuhan tangan nya ke leher ku terasa seperti sengatan listrik.
"ternyata emang cantik untuk kamu. " senyum nya.
muka ku rasa nya kayak panas, adakah aku malu ataupun aku terpesona melihat senyum nya.
"itu mobilnya dinda. " kata mama ku
"kayaknya victor udah sampai" suara tante nia di luar rumah.
masuk ke dalam.
"mama.... " memeluk tante nia.
"kangen kamu nak... " menghelus rambutnya
"makin tinggi aja kamu vic. " kata mama ku.
"ya tante. " cium tangan mama ku.
"makin ganteng aja kamu victor. " usil mama ku.
kami pun berkumpul bersama, dan mengadakan makan malam bersama, selesai makan malam aku dan victor berada di luar beranda mengingat masa2 silam.
"ingat gak, kamu takut ama pohon jambu itu. " menunjuk pohon.
"esh, jangan di tunjuk. " menepis tangan nya.
"aih masih takut. " melihat wajah ku.
"gak kok. " menghindar
lalu ia mulai mengusil ku, mencolek belakang ku .
"ah jangan usil. " kataku.
"siapa yang usil. " ujar nya pura2
"kayak aku ga tau kamu aja. " kataku
"hahaha iya lah. " ia mengelus rambut ku, dan mencium kening ku.
"mengapa mencium kening ku" bisik ku tertegun.
"i miss you. " ujarnya dan memeluk ku.
"em... " tak bisa menjawab.
"kamu gak kangen aku?" tanya nya ingin tahu.
"aaa... aku kangen kamu kok. " jawab ku malu.
"nah gitu dong. " memeluk ku dengan lembut.
hati ku kayak nya tenang banget ketika ketemu sama dia, bercanda sama dia, walaupun lama tapi kayak nya kami makin dekat.
yang ku pertanyakan, adakah dia memiliki rasa seperti yang ku rasa kan.
dia adalah cinta pertama ku.
sekian terima kasih
kalau suka jangan lupa dukungan nya dan like ya