"Hei!" Lucas mengagetkan Hana yang sedang melamun.
"Ngelamun apaan?" Lucas bertanya.
"Kamu." Hana buru-buru menutup mulutnya. Ia keceplosan.
"Aku?"
Hana langsung pergi menjauhi Lucas.
Keesokkan harinya Hana melihat Lucas di kejauhan. Ia lalu menghindar. Begitu juga hari-hari berikutnya. Sampai akhirnya Lucas mendatangi rumah Hana.
Hana terkejut saat melihat Lucas berada di depan pintu rumahnya. Untuk kesopanan, ia mempersilahkan Lucas untuk masuk.
Lucas sekarang berada di ruang tamu. Hana menyiapkan teh hangat untuk Lucas.
Lucas meminum teh itu.
"Hana ... aku ada salah apa? Beberapa hari ini aku merasa kau selalu menghindar dariku?"
"Kau nggak ada salah apa-apa."
Aku cuma takut perasaanku akan terbaca olehmu.
Hana dan Lucas berteman sejak SMP tapi entah sejak kapan perasaan itu berubah jadi cinta. Hana takut jika ia menyatakan cintanya dan Lucas menolaknya, hubungan mereka akan jadi canggung.
Sebenarnya Lucas juga sama tapi ia juga tidak mengutarakannya. Ia juga menyimpannya dalam hati.
"Hana ... jujur aja. Aku masih ingin berteman denganmu."
Apa ini sudah saatnya menyatakan cinta?
Tapi ...
"Aku menyukaimu." Lucas dan Hana berbicara bersamaan.