Wanita itu, wanita yang selalu mengejar-ngejarku seperti orang gila ini sebenarnya menyembunyikan kegilaan dirinya.
Semua sikap dan tingkahnya yang seakan mencintaiku dan selalu mengejarku itu hanyalah sebuah topeng.
Pada dasarnya aku tahu, bahwa wanita itu sebenarnya bukanlah mencintaiku. Tetapi ingin membalas dendam padaku.
Ya, aku mengetahuinya. Tepat, ketika awalnya aku memutuskan untuk menerimanya aku menemukan fakta mengenai dirinya yang merupakan sepupu jauh dari seorang wanita yang tergila-gila juga padaku sebelumnya namun memilih mati bunuh diri.
Dan aku tahu, bahwa dia datang untuk membalaskan dendam sepupunya itu. Makanya aku tak pernah menerimanya dan terkesan mengabaikannya.
Biarkanlah semuanya berpikir aku adalah lelaki beku tanpa hati!
Aku lebih baik dianggap seperti itu daripada mati konyol di tangannya!
Dia itu memakai topeng yang bagus terlihat sangat mencintaiku sampai rela terus menerus mengejarku seperti orang gila padahal jauh dilubuk hatinya aku tahu bahwa dia justru membenciku hingga ke ubun-ubunnya!
Bahkan aku tak sengaja pernah mengintip dirinya yang saat itu sedang menusuk-nusuk foto diriku seakan itu adalah aku yang asli.
Oh aku masih menyayangi nyawaku, maka aku tidak akan tertipu oleh topengmu hei wanita!
FIN~~~