kata yg ku pilih: senja, kopi dan racun
selamat membaca
****
hari ke hari..
Lia selalu di sibukkan dengan pekerjaannya di kantornya sebagai sekretaris umum presidernya.
kantornya yang lumayan besar itu, membuat nya harus kerja ekstra, apalagi setelah presidernya sudah menikah yang membuat nya jarang datang ke kantor, dan membuat pekerjaan menumpuk dan menimpa Lia.
dia bahagia akan pernikahan bosnya itu tapi disisi lain dia harus menanggung beban yang cukup banyak gara-gara presidernya yang terlalu sibuk dengan istrinya dan jarang datang ke kantor kecuali ada hal yang mendesak.
sekitar jam 15.30, untuk pertama kalinya Lia pulang cepat, dikarenakan bosnya tadi datang ke kantor untuk mengerjakan tanggung jawabnya.
"ahkk... akhirnya sampe juga. untuk pertama kalinya, setelah bos nikah, aku bisa pulang dengan waktu yang wajar". lesehan di kasurnya
setelah puas, lesehan,
Lia pun beranjak untuk mandi.
setelah mandi, Lia mengambil laptopnya dan duduk di sofa tepatnya di balkon apartemen nya yang berada di lantai paling atas gedung itu.
apartemen nya bisa dikatakan cukup mewah.
balkonnya yang terbuka lebar dan memperlihatkan pemandangan kota yang selalu sibuk.
pukul 17.30, Lia masih tetap fokus ke laptopnya.
tidak terasa suasana nya tiba-tiba menjadi hangat, diangkatnya kepala nya dan melihat kearah langit-langit kota yang bersinar berwarna jingga.
yah... itulah senja yang muncul di tengah-tengah ramainya kota, pemandangan yang bisa dibilang langka itu bisa di saksikan langsung oleh Lia yang sedang santai dengan di temani kopi nya.
di seruput nya kopi nya sambil masih menikmati senja yang berwarna jingga dengan senyum manis dan tipis.
"ah... damainya... tenang banget. rasanya terlepas dari kesibukan dunia". menaruh cangkir kopi nya di atas meja.
setelah puas menikmati senja, Lia kembali fokus ke laptopnya.
tiba-tiba..
" wah.. jangan cinderella... jangan diambil apel nya itu beracun... " ucap nya sedikit berteriak.
" eh... bukan.. maksudnya snow white... jangan diambil apel nya itu beracun ". mengulang kata-kata nya dan sempat berpikir.
rupanya dari tadi Lia memang hanya bersantai sambil menonton film snow white dan adegan yang paling di bencinya saat penyihir memberikan apel beracun Kepada snow white, yah... walaupun kadang-kadang dia lupa namanya.
"namanya terlalu sulit untuk di ucapkan, yah... itulah kata bapak sae... hehehe". seperti memerankan 2 aktor Lia mengucapkan.
"menikmati senja... dengan kopi favorite plus film favorite emang mantap dah..." mengacungkan jempol nya.
"nah.. nah.. kan... di bilang juga apa.. jangan ambil apel beracun nya, kena kan.. ". kembali fokus.
-END-