kupikir itu hanyalah angin berhembus yang menjatuhkan pulpen ku ke lantai karna jendela ku terbuka,ternyata setelah ku diamkan beberapa saat. seluruh barang di meja ku terjatuh,dan itu bukanlah angin yang berhembus.
hai,namaku Linda [15 thn]. aku menyukai tempat yang sunyi kedamaian tanpa ada kebisingan orang berbicara ataupun kendaraan yang berlalu lalang. hobiku adalah belajar belajar dan terus belajar,sampai orang-orang mengira aku gila dan tak waras karna setiap apa yang aku lakukan adalah mengambil buku lalu belajar.
aku tinggal bersama nenekku,ayah dan ibu ku? aku juga tidak tahu mereka ada dimana. aku bertanya pada nenek kemana kedua orangtuaku,nenek hanya menjawab "mereka pergi ke tempat yang sangat indah,sampai mereka lupa membawa mu ikut pergi bersama".aku meng-iyakan apa kata nenekku,aku berpikir mereka takkan pernah kembali.
dipagi hari,aku beranjak pergi ke sekolah untuk menyelesaikan ujian akhir semester. sebelum aku pergi,tak lupa aku sarapan roti selai coklat dan susu yang diberikan nenek setiap hari.
"nenek,aku sudah menghabiskan roti dan susunya,waktunya aku pergi sekolah" ucapku pada nenek yang baru saja duduk setelah menyelesaikan cuci piringnya
"baiklah, semoga harimu menyenangkan linda" balas nenek dengan senyuman nya
setelah menyelesaikan sarapan,aku beranjak pergi ke sekolah yang tak jauh dari rumah nenek. jalan yang ku tempuh sekitar 20 menit, kemudian terlihat lah sekolah yang penuh kebisingan itu.
"linda!! selamat pagi!" teriak seseorang yang bersebrangan denganku
"pagi elisha" jawabku singkat
ya, namanya elisha. teman sebangku ku yang sangat bising tapi aku menyukainya,karna kebisingan berbeda dari orang lain. elisha cepat akrab pada semua orang, jujur saja aku iri melihat nya akrab dengan orang lain. tapi aku lebih menyukai kesunyian yang damai.
"linda,kau sudah siap untuk ujian akhir semester ini? sebentar! akan ku jawab,kau pasti sudah siap! hahaha!! pasti ini mudah untukmu kan,karna kau terus bekerja keras belajar agar mendapatkan nilai yang bagus!" ucapnya dengan sangat ceria yang bertanya lalu menjawabnya sendiri
"hahaha iya" jawabku
sesampainya dikelas,aku duduk di pojok bangku belakang dekat jendela. mengambil buku,lalu membacanya. sementara yang lain terus mengombrol,namun tak aku hiraukan. aku terus membaca buku itu sampai jam ujian dimulai.
"oh iya linda,kau pernah mendengar cerita tidak? bahwa ada sosok hantu disudut rumah. ya walaupun kedengarannya memang ada,tetapi hantu itu menunjukkan dirinya. ikh, menakutkan" cerita elisha padaku tentang hantu disudut rumah
"menunjukkan dirinya kan itu hal yang biasa saja,aku maupun kau bisa melihatnya tanpa sengaja bukan? contohnya penghapus papan tulis itu jatuh tanpa sebab" balasku sambil menunjuk penghapus papan tulis itu
setelah aku menunjukkannya lalu berpaling sebentar melihat elisha yang menceritakan sosok hantu disudut rumah, tiba-tiba saja penghapus papan tulis itu terjatuh tanpa sebab yang membuat se isi kelas terdiam melihatnya.
tentu saja,angin tak bisa menjatuhkan penghapus itu karna ada pemberatnya. juga tidak ada yang menyentuhnya walau ada beberapa anak yang dekat dengan pengapus itu.
"l-linda.. ini bukan omong kosong bukan?" tanya elisha terbata-bata pada ku
aku yang ikut terdiam melihatnya lalu tersadar ketika elisha berbicara padaku.
"haha,ayolah elisha. anggap saja halusinasi kita saja" jawabku mempercayai elisha dan lainnya agar tak terlalu fokus pada penghapus yang jatuh itu
suasana kembali normal setelah bel sekolah berbunyi,yang bertanda ujian akhir semester akan dimulai.
............
selang beberapa jam,akhirnya bel sekolah berbunyi yang bertanda ujian akhir semester telah selesai. aku pun membereskan barang-barang ku lalu beranjak pulang ke rumah nenek.
selama perjalanan, perlahan kebisingan disekolah pun menghilang dan aku mulai memasuki daerah yang sunyi lagi. saat aku jalan menuju rumah nenek,aku melihat sesosok bayangan hitam yang sedang menatap keluar jendela.
aku terus melihatnya sampai bayangan itu sadar keberadaan ku lalu menghilang tanpa jejak. lalu aku pun tersadar atas lamunanku, badanku mulai merinding setelah melihatnya lalu bergegas kembali ke rumah nenek.
sampai rumah nenek,aku mendorong pintu dengan kencang karna ketakutan selama perjalanan. nenek yang kaget melihatku mendorong pintu terlalu keras mengomeliku agar aku tak mengulangi nya lagi. bisa saja nenek meninggal karna kaget mendengarnya.
setelah aku diomeli,aku kembali ke kamar meletakkan tas ransel dan barang-barang ku lalu mandi. setelah mandi,aku ke meja belajar melanjutkan sisa soal akhir semester yang aku bawa pulang.
suasana kamarku tak seperti biasanya,hawa kesunyian yang tak aku kenali ini datang entah dari mana yang membuat aku lagi-lagi merinding merasakannya. aku terus belajar tanpa menghiraukan nya.
saat aku fukos mengerjakan soal ujian akhir semester ku. pulpen ku terjatuh bergelinding,ku pikir itu hanyalah angin yang berhembus karna jendela ku terbuka. aku mengambilnya lalu menaruhnya kembali.
saat aku menaruh kembali pulpelku,lagi-lagi aku melihat sosok bayangan hitam menatapku disudut ruang belajarku, seketika barang yang dimeja jatuh serentak. aku berpikir sosok ini lah yang melakukannya,aku mulai bangkit dari kursi lalu berjalan mundur.
"berhenti menatapku dasar kau hantu sial*n!* ucapku kasar pada bayangan itu yang masih menatap ku dengan matanya yang berbinar-binar
"siapa kau! apa yang kau inginkan!" tanyaku pada bayangan itu sambil bergetar mengambil buku
"aku adalah dirimu,dan yang aku inginkan adalah dirimu" ucap samar-samar bayangan itu pada ku
"ikutlah denganku,kita sama-sama menyukai tempat yang sunyi kedamaian. hahaha!" ucapnya lagi bayangan itu sambil berjalan mendekatiku
"tidak! aku tidak mau!!! enyalah!" jawab ku gemetaran, melemparkan buku pada bayangan itu tapi menembus tubuh bayangan itu
"ikutkah denganku" ucap bayangan itu terus menerus dan terus mendekatiku
"tidak,tidak,TIDAKKKK!!!!"
...
END