Aku hanya lah laki-laki biasa, aku cuma bocah ingusan dari SMP biasa. Yah, walaupun nilai ku itu lumayan memuaskan.
Aku lemah dalam kehidupan bersosialisasi apa lagi kalau masuk ke kelas atau sekolah yang asing, dimana tidak ada yang ku kenal disana.
Bagi ku belajar saja sudah cukup, tapi tidak bagi teman-teman ku. Mereka selalu saja heboh dengan gosip pacaran lah, ini lah, itu lah, besti lah, cogans lah, guru lah, bahkan gomongin pacar orang lain hingga pacar nya sendiri.
Aku tidak masalah kalau mereka ngomongin soal pacar-pacaran , tapi kenapa mereka harus menyinggung aku yang jomblo ini.
Aku sih ngaku memang jomblo, tapi tidak perlu ngejekin aku tiap hari gitu ngapa sih. Mereka tu ya benar-benar ME-NYE-BAL-KAN.
Dari ejekan itu aku mulai memikirkan rencana supaya aku bisa membuat mereka iri hati pada ku.
Suatu hari aku meminjam ponsel teman ku untuk menghubungi ayah ku, aku melihat ada dua aplikasi nge-chat milik nya. Yang satu nya Whatsapp dan yang satu nya lagi Whatsaapp Bisnis.
Aku pun yang sudah dari lahir nya pintar pun mempunyai ide yang hebat (sok kali dia, kalo ku bikin kau jadi karakter bodoh baru tau rasa kau).
Ide ku ini adalah sebuah ide yang cukup licik. Aku berencana mengunduh WA Bisnis untuk ku jadikan akun palsu yang berperan menjadi pacar ku (oh, itu toh rencana mu:v).
Hari ini adalah hari dimana aku mulai membagikan informasi bahwa aku yang jomblo ini memiliki pacar.
Isu tentang aku si murid teladan yang punya pacar pun heboh di seluruh kelas bahkan di sekolah (isu yang di sebarkan nya sendiri:🤬).
Banyak sekali orang yang bertanya dan meminta nomor pacar palsu ku itu. Aku pun dengan senang hati membagikan no nya ke orang-orang terdekat.
Tanpa ku sangka no itu di sebarkan ke banyak orang. Walaupun aku merasa bersalah, tapi disatu sisi aku juga puass.
Aku juga merasa bersyukur karena dengan WA palsu itu aku bisa tau pandangan teman-teman ku tentang ku.
Aku merasa senang ketika tau banyak pandangan baik tentang ku. Disatu sisi aku juga merasa sedih karena mengetahui bahwa ada orang yang berpikir aku ini sok, sombong, pilih-pilih dan lain-lain.
Yah, tapi itu sudah jadi resiko ku yang cuma bisa diam dan menyepi karena tidak bisa mencari teman atau bersosialisasi.
@Amri_Putri_Sulung
@Amri_Shinta_Nabilla
@Ukhty🍀
Jangan ditiru ya kawan-kawan, walaupun iri jangan dicoba karena bohong itu dosa, dan jangan suka jelek-jelekin orang dari belakang.
SEMOGA ANDA SEMUA MENIKMATI NYA DAN MENGAMBIL NYA MENJADI PELAJARAN ❤.