perkenalkan namaku Amara dan dia abizar.
Aku ingin bercerita tentang tentang kisah hidupku dengan dia waktu semasa kecil hingga sampai sekarang dan lika-liku perjalanan hidup.
Waktu itu aku masih berumur 6 tahun pada saat itu aku duduk di sebuah taman yang indah dipenuhi pepohonan dan berbagai macam bunga.
pada saat itu aku tengah duduk sendirian sambil melihat teman-temanku seumuran denganku sedang bermain penuh canda tawa dan menikmati masa-masa kecil yang indah.
namun tidak denganku karena, aku tidak mempunyai teman alasanku cuma sepele sih menurut pendengaran orang amun itu ada pada diriku. aku begitu risih bila didekati teman-teman seumuranku aku akan mengalami gatal-gatal mengakibatkan harus dilarikan di rumah sakit dan mendapatkan perawatan intensif maka dari itu aku tak mempunyai teman.
Hingga waktu itu ada seorang anak kecil yang umurnya sekitar 8 tahun, 2 tahun lebih tua dariku. Namun entah mengapa bila dia dekat denganku tubuhku tak bereaksi apa apa pada tubuhku.
Namun berbeda bila teman-teman lain mendekatiku,aku akan menjadi risih dan seakan akan ada kotoran yang menempel pada tubuhku, dan aku pun tak tau alasannya kenapa dan saya mengira saya akan menjadi orang paling menyendiri dalam hidup ku namun Tuhan masih sayang pada ku
Sampai akhirnya aku tahu dia ternyata tetangga depan rumah ku yang baru pindah kemari sore, dan lebih mengejutkan lagi dia ternyata anak dari sahabat SMP orang tua ku dan dia pindahan dari luar negeri karena sendiri kecil tinggal di kampung halaman nanya dan dia pindah kesini karena mengikuti pekerjaan orang tua nya di sini dan akan menetap di sini.
Dan mulai hari itu kami pun memutuskan untuk bersahabat dan kami pun berjanji akan slalu bersama walaupun dalam suka maupun dalam duka dan mulai dari itu dia menjadi orang pertama yang melindungi ku dari apapun dan kami pun seperti perangko yang sulit dipisahkan dan dimana aku berada ada di ada di sekitarku dia orang garda terdepan yang membelaku menjadi benteng hingga kami bersama-sama sampai masuk SMA walaupun dia menjadi kakak kelasku namun dia tidak malu mempunyai sahabat sepertiku yang mempunyai sifat cerewet manja sedikit keras kepala sayang kangen dan kami berjanji ketika besar nanti akan terkait hubungan suci pernikahan ketika dia besar nanti dan memberikan kan kehidupan yang layak untukku Dan aku siap menunggumu Mumun pada akhirnya selamat penantianku bertahun-tahun akhirnya Tuhanku berita untuk melanjutkan ke jenjang sucinya pernikahan .
@TERIMAKASIH ATAS WAKTU NYA@
*💐JANGAN LUPA LIKE DAN COMMENT SEBANYAK BANYAK NYA TERIMAKASIH*💐