Dari waktu aku masih kecil nenek senang bermain dengan anak kecil di panti asuhan tempatku tinggal. Dia suka bermain permainan mengambil hidung. Dan nenek selalu memenangkannya. Namun semakin hari satu per satu teman temanku menghilang. Aku pikir mereka sedang disembunyikan olehnya di kamarnya. Nenek bilang kamarnya adalah tempat yang hanya boleh dimasuki oleh dirinya sendiri. Hingga suatu hari saat kematiannya aku penasaran dan memutuskan untuk masuk ke kamarnya. Terlihat biasa saja. Hanya ada sebuah lemari kayu yang digembok dan sebuah meja dengan laci yang setengah terbuka. Aku melihat isi laci itu dan menemukan sebuah kunci. Sebuah kunci untuk membuka gembok lemari itu. Dan betapa terkejutnya aku ketika melihat isi yan ada di lemari. Deretan toples berisi cairan dan hidung teman temanku yang menghilang... Ada disana.