di jalan setapak yang sepi Rani berjalan menuju ke rumah dengan keadaan yang compang camping dan tak bertenaga.
di pertengahan jalan dia mengalihkan pandangannya ke arah sungai yang terlihat dari jembatan di tempat Rani berdiri.
Rani menghampiri sungai itu seraya mencuci muka nya yang lusuh dan tidak ada kecerahan seperti gembel atau tuna wisma..
Rani sangat bingung dengan keadaan nya dia berkaca di sela-sela pantulan air sungai
dia melihat bayangan dirinya yang kotor dan mengingat saat orang mencela dan menodai nya dengan ramai
Rani memang tidak pernah punya teman di sekolah, hidup nya hanya untuk belajar saja bahkan tak pernah mampu untuk bersosialisasi dengan teman sekelas nya bahkan dia sering di bully karena nya.
saat tas nya di sembunyikan oleh teman nya tidak ada yang membantu nya, saat dia tersiram air semua orang juga diam dan banyak perlakuan yang tidak pantas dari teman nya tapi Rani mampu tegar.
suatu hari teman sekelas nya mengajak untuk belajar bersama karena Rani termasuk orang yang peringkat awal tapi ternyata saat waktu yang di tentukan Rani malah di ajak ke tempat karaoke oleh teman nya dan di bully.
dia di ganggu oleh cowok Badung yang ada di karaoke malah teman-teman nya menyuguhkan bukan menolongnya.
Rani di lecehkan dengan segalanya dia sudah tidak punya apa-apa lagi .. meski dia melawan tapi dia tidak kuasa
dia di bawa pergi ke tempat yang sepi bahkan minta tolong pun tidak ada yang menolong.
Rani hanya bisa pasrah dan sekarang dia merasa sudah cukup dia ingin mengakhiri hidupnya.
tiba-tiba di sungai ada topeng yang ikut bersama Arus bercahaya,topeng itu berputar dan berhenti di depan Rani berdiri.
Rani pun penasaran dan mengambil nya..
setelah itu terjadi sesuatu yang aneh pada dirinya saat memakai topeng itu.
dia berjalan dan menghampiri teman-teman nya satu persatu di bunuh nya dengan cara yang sadis... tak kenal ampun..
ada yang di gorok leher nya..ada yang di lindas mobil dan lain-lain.
setelah semua selesai Rani pulang dan memeriksa topeng yang ada di tangan nya.
dia berkaca dan terkejut ketika melihat topeng itu melekat pada dirinya dan menyatu dengan kulitnya.
dia melihat darah yang semula membanjiri badan nya hilang seketika setelah memakai topeng itu.
Rani memakai topeng itu saat ke sekolah dan menjadi orang yang berbeda, dia menjadi orang yang populer dan menarik bagi orang lain.
dia suka bersosialisasi dan mempunyai bnyak teman sekarang...
meski itu hanya sebuah topeng.
dia sadar itu bukan dirinya yang sebenarnya tapi dia melakukan kepura-puraan itu untuk melindungi dirinya agar kejadian yang menyakiti nya tidak ter ulang.
sekarang bahkan mantan pacarnya yang dulu mengkhianati nya malah mengejar-ngejar nya kembali.
memang hidup itu tidak sesuai ekspektasi...
hidup juga nggak butuh kejujuran sekarang karena akan menyisakan luka, orang lain hanya melihat dari indah-indah nya saja tidak melihat alami nya.
sekarang hidup yang Rani jalani penuh di kuasai oleh topeng nya yang bukan dirinya sendiri.
lama kelamaan dia terlena dan tidak tahu diri nya seperti apa ....
tapi bagi nya yang penting adalah bahagia meski cuma pura-pura.
miris....... real life......
#tamat#