Pernahkah kamu melihat peri?atau bahkan kamu tidak percaya kalau peri itu ada?.Namaku Linda seorang anak sekolah menengah atas biasa,oh aku punya satu hal yang luar biasa dalam hidupku.kau tau?aku memiliki teman peri,kami tidak sengaja bertemu saat aku masih kecil,hari itu aku sedang piknik bersama ibuku,aku akan menceritakannya kepada kalian.
"Akhir pekan yang indah,Linda lihatlah langit dan awannya sangat cantik"ucap ibuku
"Bu bunganya terbang"aku.
"Itu namanya dandelion,kalau kau mau kita bisa menanamnya"ibu.
"Bu Bu lihat ada kupu-kupu"ucapku.
"Wah kupu-kupunya sangat cantik,ada lebah juga ya.Bermainlah ibu akan menyiapkan makanan"Akupun berlari lari kecil dipasang rumput yang penuh bermacam-macam bunga,tapi aku melihat makhluk aneh seperti manusia dengan telinga panjang tubuhnya sangat kecil dengan sayap seperti kupu-kupu aku pun menghampirinya.
"kupu-kupu"ucapku sambil tertawa dan melompat-lompat kecil.
"Bukan aku peri"ucapnya.
"Peri?"tanyaku,peri itu langsung menoleh padaku dengan ekspresi terkejut.
"Loh kok bisa lihat,anak kecil kamu bisa dengar aku?"Tanya peri itu dengan wajah gembira sambil terbang berputar-putar.
"Aku bisa melihatmu,dan apa itu peri?apakah makhluk sepertimu?"
"Tentu saja aku peri,ini sangat luar biasa kau bisa melihatku.Siapa namamu nak?"tanya peri itu.
"Hallo nona peri namaku Linda"jawabku.
"Baiklah Linda,kau bisa memanggilku Mariposa"Ucapnya sambil berputar-putar,muncul bubuk emas yang mengikutinya bubuk itu sangat berkilauan tapi saat disentuh bubuk itu tiba-tiba menghilang.
"Linda kemarilah makanannya sudah siap"Ucap ibuku dengan nada sedikit meninggi karena jarak kamu yang cukup jauh.
"Iya Bu"teriakku,lalu aku pun menatap peri itu dan merasa sedih harus berpisah dengannya.
"Kau salah kalau berpikir kita akan berpisah,aku akan mengikutimu dan jangan katakan pada siapapun kalau kau bisa melihat peri"
"Kenapa?"tanyaku.
"anak kecil tidak perlu tahu,dan aku akan menunjukan hal hebat padamu"ucap peri itu.
"Linda kenapa kau masih berdiri di sana?"
"Iya Bu aku datang"
🌿🐝🦋🌼
"Hei Linda apa yang kau lakukan? lihatlah ibumu sedang sibuk kau malah melamun"Ucap Mariposa
"Eh iya,maaf ya lagi ingat kenangan masa lalu aja"
"kenalan masalalu gundulmu itu,udah sana bantu ibumu"
"Tolong rangkaian bunganya ya"Ucap Daniel,salah satu pelanggan yang cukup sering datang kesini.
"kamu mau bunga apa?"tanyaku.
"Maunya sih kamu"Ucapnya sambil tersenyum,Daniel orang yang cukup populer disekolah tentu saja karena wajah tampannya.Meski cukup sering di gombalin Daniel tetep aja jedag-jedug nih hatiಡ ͜ ʖ ಡ
"gak dijual"Ucapku.
"Yaudah bunga Lily aja deh"
"buat nenek kamu?"Tanyaku.
"Iya akhir-akhir ini nenek sering ngelamun"
"Orang ngelamun kok dikasih bunga"
"Hehe habis bunga dari sini bikin hati seneng,beneran deh gak bohong"
"ehemm... bukannya kerja malah ngobrol"Ucap Mariposa yang membuatku ketawa kecil.
"Loh malah ketawa"Ucap Daniel.
"Shutt diam,nanti gak selesai-selesai tunggu bentar ya"Ucapku lalu pergi kedalam supaya Mariposa bisa menaburkan bubuk perinya,sungguh suatu keajaiban.
🌼🐞🌿☁️
"Linda bangun,ih nih anak susah banget bangunnya"
"Hoamm... eh Mariposa ngapain sih jam dua belas malam nih"Ucapku setengah sadar sembari melihat jam.
"Bubuk peri aku habis, waktunya aku pergi"Ucapnya sambil tersenyum.
"Hah!!"Aku pun langsung memperhatikan Mariposa, tubuhnya menjadi semakin transparan tanpa sadar mataku berkaca-kaca.
"Gak mungkin,pasti ada cara lain kan?kenapa kamu gak bilang kalau bubuk peri kamu habis kamu bakal hilang"Ucapku dengan air mata yang sudah jatuh membasahi pipi,tapi dia hanya diam dan tersenyum.
"oiya aku ada sesuatu buat kamu,jangan lupain aku ya"Ucapnya lalu menghilang perlahan-lahan,sampai akhir dia hanya tersenyum.
Saat melihat ke bawah ada kalung dengan ukiran bunga dandelion,aku tidak bisa berkata-kata kenangan ku dengan Mariposa tiba-tiba melintas didalam pikiran seperti sebuah Vidio lama yang diputar,semalaman aku menangis sejadi-jadinya bahkan ibuku sampai terheran-heran, setelah merasa lebih baik aku akhirnya masuk sekolah.
"Lin kenapa kemarin kok libur,sampai tiga hari tumben"Tanya Sasha salah satu temanku.
"oh itu lagi agak gak enak badan aja sih"Jawabku
"Oh kirain kenapa,oiya akhir pekan main yuk"Tanya Sasha.
"Maaf Sa gak bisa,aku harus jaga tokoh kalo gak gitu mau main ke toko bungaku ada cafenya juga loh kuenya juga ada,gimana mau gak?"Aku.
"Wah bisa tuh,okelah nanti aku kasih tau yang lainnya"Sasha.
"Hehe lumayan dapat pelanggan"Pikirku.
Terimakasih telah membaca sampai akhir,semoga anda menyukai cerita saya maaf jika masih ada kesalahan kata saya akan berusaha lagi untuk kedepannya.Semoga hari anda indah☁️