" huff, entah mengapa hari hari yang kujalani selama ini semakin memburuk. Andai saja aku bisa merasakan sebuah kasih sayang dan perhatian dari mereka " ucap seorang wanita yg sedang duduk di bangku taman.Sambil meratapi nasipnya yg berbeda dari orng lain.
" CUT, ACTION" ucap seorang sutradara yg duduk dibelakang kamera.
Mendengar suaranya akupun berhenti berekting.
Dan ya ini adalah pekerjaanku yg telah ku jalani selama kurang lebih 3 tahun.
" hufff, aku merasa kurang sehat, apakah aku pulang saja.hmmm tapi bagaimana dengan syuting nya " Tak lama kemudian sutradara melihat wajahku yg tampak pucat dan dia menyuruhku pulang dan beristirahat.
" Sela wajahmu tampak pucat kenapa kau tak pulang dan beristirahat." ucapnya berbicara padaku.
" Tapi bagamana dengan syutingnya pak " ucapku bertanya padanya.
" Huff, hari ini saya ada pertemuan dengan beberapa klien untuk membahas tentang syuting film terbaru yg baru saja diterbitkan. Jadi kamu bisa pulang." ucap sutradara itu sambil menyuruhku pulang.
" Baiklah pak saya akan pulang dan beristirahat dirumah, baiklah kalau begitu saya permisi pak"
jawabku
" emm, tunggu apakah kamu tidak diantar sama supir saja" ucapnya sambil bertanya kepada saya.
"Emmm,anio saya bisa pulang sendiri" jawabku
" Yasudah kalau begitu saya duluan" jawabnya
" ya , baiklah" ucapku
lalu akupun pulang mengendari mobilku dengan kecepatan rata rata.