Kalian yang selalu ribut setiap hari.
Kalian yang selalu membicarakanku dari pagi hingga malam hari tanpa mengenal waktu.
Kalian yang selalu ingin tau bagaimana tentang kehidupanku.
Kalian yang selalu berperesangka buruk terhadapku tanpa memperdulikan benar atau tidaknya semua yang telah kalian ucapkan.
Ya kalianlah tetanggaku.
Orang yang berada di samping dan di depan rumahku. Iya kalian hanyalah orang, bukan keluarga kerabat atau apapun itu, kalian hanyalah tetangga.
Jikalau kalian tau kalau kalian hanyalah tetangga kenapa kalian selalu ingin tau dengan kehidupan orang lain?
Apakah kehidupan kalian terlalu santai hingga kalian masih punya waktu untuk mengomentari tentang sikap dan perilaku yang di lakukan oleh kami?
Apakah kalian merasa bahwa kami adalah orang yang pantas untuk menjadi pelampiasan amarah kalian yang sampai kapanpun mungkin tidak akan pernah ada habisnya?
Jikalau tidak kenapa kalian selalu melakukannya lagi - lagi dan lagi hingga tidak ada habisnya.
Jujur aku sebenarnya ingin sekali marah terhadap semua perbuatan buruk yang telah kalian lakukan tapi mengingat temperatur kalian aku jadi berpikir sebanyak apapun energi yang aku habiskan untuk memarahi kalian kurasa kalian akan tetap mengosip, berperesangka buruk, dan melakukan aktifitas serta hal - hal yang tidak berguna. Kegiatan tak bermanfaat ini mungkin sudah menjadi kebiasaan atau bahkan tradisi yang selalu kalian lestarikan secara turun temurun tanpa memperdulikan seberapa banyak dosa yang telah kalian perbuat.
Semoga saja kita semua bisa bersabar menghadapi sifat-sifat orang yang ada di lingkungan sekitar kita dan semoga saja kita semua bisa di jauhkan dari perbuatan - perbuatan maksiat itu Amin.