Chaemi adalah seorang perempuan broken home. Dia adalah seorang pengidap anxiety (rasa cemas) tapi untungnya dia belum mengidap anxiety disorder. Saat berusia 11 tahun, dia merasa bahwa ia tidak berguna. Ayah dan ibunya terus saja bertengkar dan itu membuat hati Chaemi hancur.
Saat itu adalah saat dia mulai trauma. Walaupun keadaan keluarga nya seperti itu dia tetap masih menyayangi keluarga nya apa pun keadaan nya.
Dulu Chaemi selalu di bulli oleh teman-temannya se-SD. Hampir tiap hari dia dibulli. Dia menjadi suka sendirian.
Saat dia SMP, tidak ada halangan apapun. Itu karena SMP nya dituntut untuk memiliki sifat sopan santun dan tidak mengejek sesama. Saat itu dia makin bisa berinteraksi.
Tapi semua itu tidak berarti lagi. Saat dia duduk di bangku SMA, dia terus-terusan di bulli. Dia pun merahasiakan penderitaan nya.
Setiap hari Senin - Jumat, dia selalu pulang malam malam. Ibunya semakin lama semakin geram kepada Chaemi. Ayah dan ibunya mengganggap bahwa Chaemi pergi ke bar untuk minum minum. Tetapi sebenarnya dia pulang malam karena dia di siksa. Setelah dia pulang sekolah. Dia selalu didorong dan ditinju. Teman-temannya yang jahat selalu membawanya ke hutan untuk disiksa.
Walaupun dia selalu diperlakukan seperti itu, dia masih memiliki teman yaitu Yoonji. Yoonji sangat baik pada Chaemi. Yoonji memperlakukan Chaemi seperti saudara kembar sendiri. Sebenarnya Yoonji punya saudara kembar yaitu Yoonka tapi Yoonka mati disiksa oleh teman-teman Chaemi yang jahat.
Setelah lulus SMA, Chaemi dan Yoonji selalu bersama. Teman teman jahatnya sekarang tidak kelihatan. Chaemi dan Yoonji menjadi bestie terbaik.
Suatu hari saat Chaemi bermain hp dia diculik. Dia pun dibawa ke gudang kosong tanpa penghuni. Yang menculik Chaemi adalah teman temannya yang jahat. Dia ditampar, dipukuli, ditendang, dijambak, dan lain lain. Kejadian itu terjadi kira-kira setengah jam.
Setelah disiksa Chaemi memandang temannya merokok. Lalu teman teman jahatnya meninggalkan Chaemi terluka. Mereka mengganggap Chaemi sudah meninggal tapi Chaemi masih sekarat dan belum mati.
Tiba-tiba Yoonji menuju ke gudang kosong tanpa penghuni karena ada asap rokok. Dia pun berlari ke gudang kosong tanpa penghuni tersebut karena dia merasa ada yang tidak beres. Saat dia pergi ke bagian kebelakang dan dia sangat terkejut melihat Chaemi sekarat. Yoonji pun mengerti bahwa Chaemi disiksa lagi. Yoonji juga tau siapa orang dibalik semua ini yaitu teman teman nya yang jahat dulu. Dari asap rokok yang ia rasa itu adalah pertanda bahwa Chaemi disiksa. Teman teman jahat Chaemi dulu adalah perokok.
Dia melihat hp Chaemi dan menelpon keluarga Chaemi. "Chaemi ada apa kenapa kau terlambat pulang lagi ja***," kata ibu Chaemi. "Maaf Bu saya bukan Chaemi. Saya adalah Yoonji teman nya bahwa anak anda saya temukan dalam keadaan sekarat," kata Chaemi. Keluarga nya pun geger mendengar bahwa Chaemi sekarat.
Keluarga pun menuju ke rumah sakit. Untung saja ia masih selamat. Saat dia sadar dia mengatakan,"Ayah, ibu aku minta maaf. Aku merahasiakan ini dari kalian. Dulu aku memang sering di buli oleh teman-temanku. Setelah aku lulus SMA saja aku di bulli. Aku ingin kalian tidak membebani apa yang terjadi pada ku☺️. Aku sering pulang malam itu karena di pukuli dan ditendang. Mereka membenci ku karena aku jelek. Kalau aku harus meninggal di sini aku tidak apa-apa. Kalian adalah orang spesial menurut ku. Yoonji, terimakasih sudah menjadi teman ku selama ini," kata Chaemi. Setelah itu detak jantung nya pun berhenti. Dia pun dinyatakan meninggal. Acara pemakaman disambut isak tangis.
-Tamat-