"Sayang" kata Alea kepada cowoknya, "iya,sayang".jawab Sony sang pacar.
Ketika mereka akur itulah kata-kata yang selalu mewarnai kisah kehidupan mereka sehari-hari.Alea gadis 23 tahun bekerja disebuah Perusahaan swasta milik Negara Asing disebuah kota B menjalin hubungan dengan seorang cowok yg tidak lain Sony namanya dia juga seorang pekerja di sebuah PT.
Kisah mereka berawal dari tidakkesengajaan yang mereka sendiri tidak tahu kapan bermulanya,atau karena saling berbagi cerita dan tiap hari saling bercanda akhirnya tumbuh benih-benih cinta diantara keduanya entahlah hanya mereka berdua yang tahu kapan mereka merasakan saling membutuhkan satu sama lain.
Tiap hari tiada hari mereka saling berjumpa untuk melepas rindu satu sama lain dan bertukar cerita tentang apa saja yang mereka lakukan di hari itu juga.Suatu hari terjadi sebuah kesalahpahaman diantara mereka berdua dan terjadilah saling adu mulut diantara mereka.
"kamu ngapain sih masih bahas itu dan itulagi,selalu begitu ketika kita bahas sesuatu pasti endingnya ke itu lagi aku ga suka tau yank",kata Alea kepada Sony dengan penuh emosi
"kamu juga enggak tahu kan,aku juga sakit kalau bahas seperti ini sama kamu harus ada masalah itu diantara kita padahal aku sudah berusaha melupakan dan mengikhlaskan semuanya",ucap Sony dengan berurai air mata.
"kenapa harus seperti ini sih yank",rengek Lea .Sony hanya bisa meminta maaf atas semuanya dia juga enggak tahu harus melakukan apa.Hingga semua berjalan kembali normal
Lea dan Sony kembali akur
Tapi ternyata kebahagian mereka terusik kembali dengan hadirnya masalah kembali Lea yang awalnya seorang gadis acuh tak acuh,bodo amat dengan tingkah orang lain mendadak menjadi gadis yang manja dan minta perhatian lebih ketika bersama Sony.Di lingkungan kerja Sony dikenal sebagai cowok yang cool dingin dan cuek dengan para wanita hingga datanglah seorang staf kantor yang baru saja diterima sebagai karyawan kontrak di perusahaan kantor tempat dimana Sony bekerja,cewek itu sebut saja dengan nama Lisa
Lisa awal bertemu dengan Sony sudah menunjukkan kalau dia menaruh perhatian khusus buat Sony tapi bukan Sony namanya kalo dia mau bertegur sapa dengan Lisa.Karena semua karyawan kantor tahu siapa Sony,cowok dingin yang jarang bertegur sapa dan menjaga jarak dengan wanita mana pun.
Lisa pun tak kehilangan akal selalu ada saja alasan agar dia betah lama-lama bertatap muka dengan Sony,hingga akhirnya Alea pun mendengar info itu dari seorang temannya yang juga bekerja disatu kantor sama Sony.Terjadilah keributan Alea yang jarang merasakan cemburu seketika tersulut emosinya dia marah-marah kepada Sony dia kira Sony ada main belakang dengan Lisa.
Sony dengan kekeh menjelaskan kalau dia tidak berhubungan dengan Lisa tapi Alea yang sudah terbawa emosi pun mengucapkan kata "aku nyerah yank,kalau kamu nggak bisa mempertahankan aku mending aku pergi saja".
Sony dengan segala usahanya membujuk Alea tapi yang dibujuk tetep kekeuh dengan keputusannya.
Sony pun ikut menyerah "kalau itu keputusanmu aku bisa apa sayang,semoga kamu bahagia dan menemukan pengganti yang lebih baik dariku 🙄".
Belum ada sehari Alea datang minta maaf kepada Sony karena dia paham kalau sebenarnya Sony nggak ada hubungan apa-apa dengan Lisa,dasar cewek itu aja yang keganjenan minta perhatian ama Sony
"Maafin aku ya yank,kata Alea".Sony hanya bisa mengangguk karena didalam hati yang paling dalam dia sangat mencintai dan menyayangi Alea entah sampai kapan semua juga tidak ada yang tahu.
Senin pagi ketika Alea mau berangkat ke kantor seperti biasa "Ale,kamu kerumah sakit sekarang!",dengan tubuh gemetaran Alea tiba di Rumah Sakit dia melihat Sony tergeletak tidak berdaya dengan seluruh tubuh dibalut perban.
Pagi itu ketika Sony keluar dari pagar rumahnya naik motor untuk berangkat kantor seperti biasa tiba-tiba dari arah berlawanan muncul mobil suv dengan kecepatan tinggi dan akhirnya terjadilah kecelakaan tersebut.
Alea menangis meraung-raung melihat kekasihnya tidak berdaya di ranjang Rumah Sakit.
Sesaat Sony sadar dan membuka matanya dia menyebut nama Alea,"Ale,Aku sayang sama kamu,kamu percaya kan",dengan berlinang airmata Alea menganggukan kepalanya karena dia sudah tidak mampu berkata apa-apa.
Dan setelah Sony mengucapkan kata-kata itu dia menghembuskan nafas terakhir dengan senyuman terindah yang belum pernah Alea lihat selama dia menjadi kekasih Sony.
"Tidaaaaaaaaaakkkkkkk,jangan tinggalin Aku Sony".
Alea pingsan ketika melihat Sony sudah terbujur kaku dalam senyuman terakhirnya.
7 hari kemudian
Alea masih tetap mengurung diri dikamar,dia masih terlihat belum bisa mengikhlaskan kepergian Sony bahkan dia terlihat menyesal karena sebelumnya terjadi kesalahpaham yang terjadi diantara mereka.
Alea hanya bisa menangis dan menangis menyesali semuanya.Dia hanya bisa berkata maaf buat semuanya.
Hanya satu pesanku
"Jangan sia-siakan orang yang selama ini tulus dan menyayangi kita dan Kematian,kita nggak akan ada yang tau kapan datangnya jadi tetep istiqomah dan tetap selalu dijalanNya".