Hari ini, di musim panas ini. Aku sedang pergi ke pantai bersama dengan teman dan keluargaku. Kami bermain air dan bersenang-sanang. Hingga senja tiba, kami pun berkumpul dan menyaksikan matahari tenggelam.
Disaat aku sedang menikmati indahnya pesona pantai. Aku mendengar suara yang sangat tidak asing. Suara yang selalu kurindukan dan mencoba untuk dilupakan. Suara dari mantan terindahku.
"Lyra.. lyra, apakah itu kamu."
Dalam sekejap kebahagiaanku telah sirna. Perlahan aku membalikkan badan seraya melihatnya yang sedang berlari dan memelukku.
"Lyra, aku merindukanmu.
Dengan tatapan kosong. Aku pun bertanya padanya.
"Mengapa kau kembali.
"Lyra, apa maksudmu."
Dengan perasaan sedih bercampur marah, aku berkata padanya.
"Apa kau tau, aku begitu mencintaimu. Setiap detik yang kulalui tanpamu terasa bagaikan dineraka. Aku selalu mencoba untuk melupakanmu, tapi aku tidak bisa. Dan sekarang, disaat aku mulai merelakanmu. Kenapa kau malah hadir, kenapa.."
Lyra terus menangis dan Arya pun menggenggam tangan lyra sambil berkata
"Lyra.. Maafkan aku. Aku tahu aku salah. Tidak seharusnya aku meninggalkanmu. Kini aku sadar, aku tidak bisa hidup tanpa mu. Aku mohon maafkan aku. Aku janji tidak akan meninggalkanmu lagi.
"Apa aku bisa mempercayai ini. Bukankah kau dulu juga berjanji akan selalu bersamaku. Tapi, apa yang aku dapatkan. Kau pergi meninggalkan ku begitu saja. Kau pergi tanpa mengatakan apa pun. Kau hanya meninggalkan kenangan yang setiap detiknya terus menusukku. Kau tahu.. betapa menderitanya aku. Apa kau tahu itu..
"Aku tahu.. maafkanlah aku, dan kembalilah bersamaku.
"Maaf.. aku tak bisa. Aku mohon, tinggalkan aku sendiri. Aku gak mau tersakiti untuk kedua kalinya.
Arya pun terdiam, lalu ia memutuskan untuk pergi.
"Baiklah.. jika itu yang kamu inginkan. Maka aku akan pergi. Tolong jaga dirimu baik-baik.
Itulah akhir cerita ini. Tidak ada heppy ending dalam cerita ini. Arya yang menyesal telah melukai perasaan lyra. Dan lyra yang tak bisa melupakan arya.