Seorang gadis cantik yang masih duduk di kursi kelas 3 SD mengalami kedefresian karena kedua orang tuanya yang sering bertengkar gara-gara sibuk dengan pekerjaan hingga saling tuduh menuduh untuk mengantarkan si gadis kecil itu.
Gadis kecil itu bernama Mey, Mey sudah tidak kuat menahan beban yang terus menimpa kepada kedua orang tuanya, meski dia masih kecil tapi dia punya pikiran, kalo orang tuanya seperti itu karena gara-gara Mey, Mey masih terus menyaksikan mereka beradu mulut menyuruh salah satu dari mereka untuk mengantarkan Mey sekolah.
Mey hanya bisa menangis dan ketakutan melihat semua itu, di hanya bersembunyi di balik meja kursi sembari menggigit jarinya, saat ayahnya terus melakukan kekerasan terhadap barang di sekitar membuat Mey merasa takut dan tidak ingin menyaksikan lagi kejadian itu.
"Mey harus menghentikan mama dan papa" Keluar dari persembunyiannya dan segera menghampiri mereka, Mey memisahkan mereka dengan badannya yang mungil itu dan Mey meminta agar mereka tidak bertengkar lagi.
"Mama, papa, sudah jangan seperti ini, Mey takut. mama sama papa baikan, Mey mohon"
kata-kata Mey terselip di antara pertengkaran mereka, Mey juga sesekali menarik baju mama nya dan menggoyangkan badan papa nya, tapi tetap saja mama dan papa nya tidak berhenti saling membantah, Mey Kemabli menangis dan melakukan hal yang tadi sempat Mey lakukan.
Mey menarik baju ibunya bersama an dengan menggoyahkan badan papanya, Mey pikir itu akan berhasil namun ternyata ini membuat Mey semakin menangis kencang saat mama dan papanya membentak Mey.
"Diam Mey. Ini semua pasti didikan dari papa nya" Teriak mamanya Mey kembali memancing amarah papa nya Mey, Mey sangat sakit hati mendengar bentakan itu, Mey segera pergi dan berangkat sekolah sendiri, mama dan papanya juga tidak menyadari bahwa Mey sudah pergi, mereka sibuk terus saling menuduh.
..
"Hiks,, Hikss,, Hiks,, mama sama papa benar-benar sudah tidak mau sama Mey" Terus menyusuri jalan yang entah kemana akan mentoknya Mey.
Ya bayangkan saja anak kecil masih butuh kasih sayang dari orang tua, sudah mendapatkan beban berat keluarga nya, hingga sampai kini di umurnya yang sudah dewasa, dirinya hidup sendiri dan mengganti latar belakangnya dan juga nama aslinya, agar kedua orang tuanya menganggap dirinya sudah mati.
Terkadang masalah kecil saja bisa memuncak menjadi besar karena salah satu dari mereka yang tidak ingin mengalah dan egois, hanya mementingkan dirinya sendiri, tidak memikirkan bagaimana orang di sekitarnya.
Segala apapun yang sudah menjadi pengganggu otak, akan menjadi sebuah kejadian yang sangat lupa di buang, begitu dengan Mey si gadis kecil yang sudah tumbuh dewasa dengan kehidupan kelamnya kini hidupnya juga menjadi semakin kelam karena kesalahan dari orang tuanya yang membuat Mey, mempunyai jati diri dua.
Dia bisa menjadi antagonis dan dia juga bisa menjadi dirinya sendiri yang pendiam dan pemalu, namun pada waktu yang tidak tepat dirinya masuk pada tubuh antagonis, di mana dirinya menjadi brutal dan menjadi seorang penculik anak, lalu di jual untuk kepentingan hidupnya sendiri.
.
.
.
.
Ingat untukmu orang tua, jangan sesekali kalian bertengkar di depan anak, karena itu semua akan menjadi sebuah momen yang sangat mengganggu terhadapnya, ia akan merasa risih dan tidak nyaman, lalu nanti dia bisa saja menjadi anak yang tidak nurut dan juga brutal.
Pesan dariku🌻
Jangan sesekali membentak anak saat kau merasa kesal pada seseorang, dan kau melampiaskan nafsu itu pada anak mu 🥰.