29 OKTOBER
PESTA API UNGGUN PERI
Asik Sekali. Perinya ulang tahun. Dia mengundang banyak teman. Peri-peri yang cantik-cantik. Dengan kepak sayap yang indah-indah. Seperti kupu-kupu di pagi hari yang ceria.
Ditengah api unggun yang semarak. Untuk mendendangkan kidung kesukaan.
Dan nampak para cantik itu saling kejar. Kepak-kepak sayap kecil saling mengepak.
Terbang kesana - kemari sambal tertawa riang. Dia berjanji malam akan dating bersama teman-teman. Menari riang gembira.
“Oh anggun sekali kau.”
Puji temannya pada si peri ulang tahun dengan baju cantik. Putih perak bersulam sutera halus. Dan wajahnya itu dihiasi dengan aura cerah. Dengan mata berbinar manja. Yang semakin membuat rekan-rekannya sesama peri saling suka.
Kemudian mereka saling memberi hadiah. Lalu makan-makan dan menghisap madu bunga yang manis.
Segalanya tersaji karena senangnya. Malam itu. Malam pesta yang semarak. Pada sekeliling api unggun. Di lading terbuka. Tempat rumput hijau tumbuh subur. Menutupi tanah menghijau. Di lembah yang asri.
Dan taburan bintang-bintang serta sederet putih galaksi menghiasi angkasa. Menjadikan malam dah ini bertambah mempesona.