Disaat malam yang sunyi dengan udara yang sejuk ketika angin berhembus pelan. Aku, tengah memegang ponselku bermain game ML untuk menghilangkan rasa bosan.
“Ck...Sial, Kalah lagi.." Keluh ku.
Kali ini sudah kelima kalinya aku kalah dalam setiap pertandingan. Berniat untuk menghilangkan rasa bosan dengan permainan yang seru.
tetapi malah membuat ku merasa jengkel dengan permainan tim yang buruk. Ada banyak hal yang menyebabkan kekalahan pada tim ku. Afk, Feeder, Troll dan sebagainya.
Entah apa yang mereka pikirkan, Tapi menurut ku mereka yang melakukan hal itu adalah mahluk yang seharusnya Tidak ada. Mungkin musnah lebih baik.
Disaat ku sedang mengeluh dengan permainan tim yang buruk, Rasa haus pun menyerang ku. Merasa haus, Aku beranjak dari tempat tidur ku dan turun menuruni anak tangga menuju dapur untuk mengambil segelas air.
Perlahan namun pasti aku menuruni anak tangga yang berjumlah 14 tersebut. Setelah melewati tangga ku berjalan kearah dapur.
Saat itu, Jam dinding tepat menunjukkan jam 12 malam. Tak ada yang aneh sejauh ini. Sampai pada saat ku membuka kulkas untuk mengambil air dingin.
Lampu dapur mulai berkedip dengan cepat, Sebelum sepenuhnya padam.
“Hah? Apa lampunya korslet ya?" Ucap ku yang kemudian merogok kantong untuk mengambil ponsel.
Ku nyalakan senter untuk menjadi penerang sementara ku. aku berjalan Ke arah saklar pada lampu dengan niatan untuk mengeceknya.
Namun... Belum sempat ku mengecek, Lampu kembali menyala.
“Nah kan nyala lagi" Ujar ku yang kemudian kembali berjalan menuju kamar setelah rasa haus itu hilang.
Berjalan ke arah kamar, Namun Udara tiba" terasa dingin. bulu kudukku berdiri, Suasananya tiba" terasa mencekam. Aku mengusap leherku, Menoleh ke kanan dan kiri.
Sepi, Tak ada siapapun. Sunyi dan Hanya terdengar suara detik jam. Aku gelisah, Keringat dingin mengalir dari punggungku.
Merasa semakin aneh, aku mempercepat jalanku menuju kamar. Namun tiba-tiba Aku merasakan sesuatu menangkap bahuku.
Mataku membeliak, Kaget. Perlahan ku menggerakkan kepalaku yang entah kenapa terasa berat. Keringat dingin mengalir deras di tubuhku. ketika ku menengok.....
“AAaaaaaa....." ku berteriak, sesuatu yang menangkapku adalah sosok yang mengerikan dengan tangan putih dan memakai pakaian serba putih.
Rambutnya terurai dan menutupi matanya, Wajahnya terlihat pucat. Sosok itu mengemgam bahuku dengan tangan putihnya.
Aku yang tak bisa kabur karena ketakutan hanya bisa diam mematung.
Sosok itu tiba" merogok sesuatu dari dalam ponselnya, Aku memejamkan mataku. berpikir bahwa itu semacam pisau atau yang lainnya.
“Mas...Ayo Mabar!!!!...." Suara lirih dari sosok tersebut.
“Eh!?" merasa bingung, Aku membuka mata dan mendapi kalau sosok tersebut tengah memegang ponsel yang tampaknya tengah bermain game ML.
“Ayo Mabar mas" sekali lagi sosok itu mengajak ku Mabar.
Aku yang pasrah hanya bisa menghabiskan malam ku dengan Mabar bersama sosok perempuan berambut panjang dengan ketakutan yang menjalar ke sekujur tubuhku.
Tapi, Dia memiliki permainan yang bagus. Harus ku akui. Kami memenangkan 5 kali pertandingan karena dirinya.