Fera adalah sosok gadis yang memiliki tingkah laku ceria atau bisa disebut memiliki sikap seperti kekanak kanakan. Fera memiliki 3 orang teman yaitu Aurel, Amanda, dan Rere.
Eits.. sebelum baca cerpen ini alangkah baiknya memberi tanda love/Like dan jangan lupa komen!
Kisah dimulai! ~
Pagi hari yang cerah terlihat seorang gadis yang tengah tersadar dari tidurnya.
"Selamat pagi..," ucap gadis itu dengan suara lemasnya.
"Jam berapa ya?" ucap gadis itu yang berbicara pada dirinya sendiri.
Gadis itu bernama Fera, ia sangat sering masuk terlambat ke kuliahnya, umurnya baru menginjak 19 thn.
"Gawat.., aku harus cepet!" ucap Fera sambil melotot melihat ke arah jam ding - ding.
Selesai Fera menyiapkan segalanya yang ia perlukan ia pun segera menuju kampus.
Tibanya dikelas Fera merasa heran, seharusnya ia sudah di mendapatkan ocehan dari dosennya tetapi hari ini malah sebaliknya.
"Man..btw pak dosen kemana ya?" tanya Fera
"Ga tau tuh..tumben banget dia ga dateng, beruntung banget lo fer, jadi lo ga kena ocehannya lagi, " ucap Amanda
"Iya juga ya, gw mungkin beruntung hari, tapi.. ga tau besok kayak gini atau ga, " ucap Fera
"Positive thinking aja, kemungkinan ada acara untuk para dosen, " saut Aurel
"Mungkin, " ucap Fera
"Main saut aja lo rel, btw dimana rere?" tanya Amanda
"Gw juga ga tau katanya dia sekarang lagi di rumah sakit, " saut Aurel
"What?? kok bisa si? gw liat - liat kemaren dia baik - baik aja, " ucap Fera
"Iyalah.. itukna kemaren dodols bukan sekarang, tapi setau gw dia katanya kena penyakit tapi..penyakitnya masih belum bisa dideteksi, karena kata kedua ortunya dia tidak memiliki keberuntungan di dalam hidupnya, " ucap Aurel panjang lebar
"Nyimak : )," ucap Amanda
"Jangan nyimak aja sini sama aku, " ucap Fera
"Gw seriusan lho ini ga boong, kalo kita memiliki keberuntungan yang lebih maka nasib kita akan bagus tapi jika kita tidak memiliki beberuntungan yang bagus maka kita akan mengenai sebuah penyakit dan penyakit itulah yang menyangkut kehidupan kita, " ucap Aurel
"Palingan lo ngada - ngada, udahlah rel ga usah serius amat, bilang aja pasti lo ngarang semua ini kan?" tanya Amanda dengan serius
"Iya!, gw serius, " saut Aurel
"Mending Fera main game daripada dengerin mereka, " Ucap Fera
Amanda dan Aurel sedang asyik meributkan soal keberuntungan.
Tiba tiba saja pak dosen memasuki kelas, para siswa pergi ketempat duduknya masing - masing kecuali Amanda dan Aurel.
"Lo pasti boong kan?, gw ga percaya soal keberuntungan" ucap Amanda
"Gw ini ngomong serius!, kalo ga percaya lo buktiin aja sendiri!" ucap Aurel
"Udah.. cukup bertengkar nya, ribut aja bisanya, " ucap pak dosen
"Yaampun ada pak dosen lagi, gw harus gimana, " guman Amanda
Mereka berdua sedang menatap pak dosen.
"Cepat kalian duduk ke tempat duduk kalian masing - masing!, tunggu apa lagi!" ucap pak dosen dengan tegas
"B.. b. baik Pak, " ucap Amanda dan Aurel
Bel pulang pun berbunyi sudah waktunya mereka pulang.
"Baik anak - anak kalian boleh pulang, jangan lupa untuk mengerjakan tugas yang bapak berikan kepada kalian, " ucap pak dosen
"Baik Pak, " ucap para siswa dengan serempak
Di perjalanan pulang...
"Udahlah.. mending kalian berdua baikan dulu baru kita makan es krim, kayaknya panas - panas gini enaknya makan es krim deh, " ucap Fera
"Mulai lagi kumat ni anak, " guman Amanda
"Yaudah, yuk kita makan es krim, " ucap Aurel
"Ok, Aurel udah setuju tinggal Amanda aja, gimana man lo setuju?" tanya Fera
"Ga dulu deh, soalnya gw lagi PMS, yaudah kalo gitu gw duluan ya, " Ucap Amanda
"Yaudah terserah lo deh, yuk Rel, kita beli es bareng, " ucap Fera
"Yuk, " ucap Aurel
"Tega banget lo fer, masak lo lebih milih Aurel dari pada gw, " Guman Amanda
Tibanya mereka di toko es krim..
Aurel sedang melirik sosok pria yang berada di paling pojok tempat duduk.
Fera yang merasakan ada yang aneh pada Aurel, ia pun menanyakan sesuatu kepada Aurel.
"Rel.., lo liat apaan si?, kok kayak serius gitu?" tanya Fera
"Fer.. lo liat ga, cowo yang berada di pojokan itu?" tanya Aurel
"Iya, gw liat kok, emang ada apaan ya sama cowok itu?" tanya balik Fera
"Gue heran deh sama lo fer, gw yang nanya ke lo, malahan lo yang nanya balik ke gw, " ucap Aurel
"Hehehe.. ya maap, gw kan cuman penasaran aja makanya gw nanya, " saut Fera
"Cepetan bilang, ada apa sama cowok yang dipojokan tu?" tanya Fera dengan rasa penasaran nya
"Cowok itu.., cowok... itu.. guanteng amat, " saut Aurel dengan mata terpesona nya
"Ih.. tak kira apaan dah, kalo gitu kita lanjut yuk beli es krim nya, dari pada banyak b***t mending kita langsung beli aja," ucap Fera
"Yaudah yuk," ucap Aurel
Setelah mereka membeli es krim kemudian mereka berdua pulang ke rumah mereka masing - masing.
Keesokan harinya...
Seperti biasa Fera terlambat masuk kampus tapi ia tidak diomeli oleh dosen.
"Fer, lo telat dateng harusnya lo udah dateng dari jam setengah 10 tapi kok lo malah berangkat jam 10 pas?" tanya Amanda
"Sorry banget ya, kalau gw telat, soalnya gw telat bangun, " saut Fera
"Kan bener dugaan gw, udah pasti lah soalnya kan lo aja yang paling telat, tapi gpp yang penting lo ga diomelin, " Ucap Amanda
"Iya juga ya, wih mantep kemungkinan kata Aurel bener dalam diri kita terkadang memiliki keberuntungan tersendiri, " ucap Fera
"Palingan dia ngada - ngada, udahlah.. ga usah dipercaya omongannya," Ucap Amanda
"Eh.. orangnya dateng tu, diem aje lo," ucap Fera
"Hai.. Rel, " sapa Fera
"Hai juga Fer, gimana bener kan kata gw?, gue juga udah coba sama diri gw sendiri ternyata gw memiliki keberuntungan yang baik, " ucap Aurel
"Iya rel, ternyata apa yang lo bilang itu ada benernya juga, " saut Fera
"Kurang Asem ya ni anak, udah dibilangin jangan cepet percaya, eh.. tau - taunya dia gampang percaya, " guman Amanda
1 Minggu telah berlalu...
Entah mengapa tiba - tiba saja Fera mendapatkan bully yan dari teman - teman karena ulang teman sekelasnya yang bernama rara.
Jadi begini Rara memang sudah bekerja sama dengan Aurel untuk memastikan bahwa Fera percaya dengan yang namanya keberuntungan dan hidup. Jadi intinya Rara hanya pura - pura sakit, dan juga Rara sudah bekerja sama dengan dosen nya dengan tawaran uang sebesar 1000.000.000.
Fera tidak memiliki teman disekolah nya kecuali Amanda, Amanda selalu memberi dukungan kepada teman akrabnya sekaligus sahabatnya, untuk selalu menjadi gadis yang kuat dalam menghadapi rintangan.
Rara sangat membenci Fera karena Fera pernah ditembak oleh seorang laki laki yang Rara cintai tapi sayangnya laki laki tersebut sudah ditolak oleh Fera.
Setiap Fera melintasi teman sekelasnya, ia merasa tidak berguna atau hanya menjadi figuran bahkan Fera dianggap tidak ada oleh teman sekelasnya nya.
"Mungkin ini satu - satunya cara yang terbaik," guman Fera yang ingin melompat dari atas gedung kampus
Untungnya disana ada Amanda, Amanda langsung menghentikan aksi Fera tersebut.
"Lo udah gila ya fer!, ngapain lo mau bunuh diri?!, " tanya Amanda
"Apa lagi yang gw bisa lakukan selain ini?, gw udah muak sama semua ini man, udah cukup gw ngelewatin semua cobaan ini," ucap Fera sambil menangis
"Iya gw tau kalau lo udah ga kuat, tapi ga gini juga caranya, bunuh diri itu bukan akhir dari segalanya, lo ga mikir apa lo masih punya orang yang lo sayangi, " ucap Amanda
Kemudian Amandapun mengajak Fera untuk mampir ke warung minum.
"Ni.. minum dulu ini biar enakan," ucap Amanda sambil menyerahkan secangkir teh panas
"Makasi ya, ternyata lo temen terbaik bagi gw, gw minta maaf ya kalau gw waktu itu ga percaya perkataan lo, " ucap Fera
"Iya sans aja, " saut Amanda
Setelah itu Amanda mengantar Fera pulang menuju rumahnya.
1 bulan kemudian..
Tak terasa hari sudah cepat berlalu.
Fera yang dulunya dibully oleh teman nya, sekarang sudah tidak lagi, Fera sudah berani melawan pembully di sekolah bahkan ia mengadakan acara no bullyying atau tidak membully sesama teman di kampusnya.
Fera juga telah aktif dalam kegiatan sosial apapun di kampusnya bahkan ia telah memenangkan penghargaan sebanyak 5 kali.
Setiap orang memiliki keberuntungannya masing - masing atau memiliki kelebihan/kekurangan masing - masing, jadi jangan pernah merasakan iri hati/dengki kepada seseorang.
*TAMAT*
Menurut kamu, apa kesimpulan yang kamu dapatkan dari cerpen yang berjudul keberuntunganku?
Jawab di komentar ya!!