Dear Pembaca Story’s semuanya ingat ye SEMUANYA!: entah lu kebetulan atau kepoh atau... ya intinya yang begitulah, ketemu sama ini suatu cerita yang bikin lo gamon. Gue cuma mau bilang , jangan baperan, jangan dramatis, jangan sok jadi orang yang sad, tapi gue rekomendasikan tidak gue wajib kan kalau baca cerita seperti itu harus mengakak sampai bangek, biar kece begitu ceritanya.
*-*-*-*Start*-*-*-*-
Hai semua, namaku Shina Devani Putri Arkana Anak dari Mrs. Arkana dan Ms. Arkana. Aku seorang gadis yang masih duduk dibangku kelas 1 SMK. Aku juga mempunyai kembaran namun, kami tidak seperti kembaran pada umumnya. Bukan hanya itu, ntah Aku yang terlalu bahagia memiliki keluarga yang lengkap atau Aku yang terlalu bodoh dan naif. Selama ini aku selalu mengira kami adalah keluarga yang lengkap serta harmonis dan juga saling mengerti satu sama lain namun, tapi aku tidak tahu dari kapan kenyataan yang begitu pahit menghantam diriku ini . Keluarga yang kaya raya atau berkecukupan tidak menjamin keharmonisan suatu hubungan dalam keluarga, banyak anak-anak yang terlahir dari keluarga berkecukupan selalu mengeluh. Mereka berkata, ingin rasanya terlahir di keluarga yang sederhana namun harmonis , atau kalau bisa aku tidak ingin dilahirkan. Sedangkan anak yang terlahir di keluarga sederhana atau kurang mampu sebagian dari mereka malah menginginkan lahir di keluarga kaya raya atau berkecukupan.
“ Mereka pasti bodoh kan? Bagaimana bisa mereka berpikir seperti itu? Apakah mereka tidak menghargai pemberian dari Yang maha pencipta?” tanya ku pada diri sendiri.
Pfft,,, ingin rasanya aku menertawakan pemikiran mereka yang kelewatan lucu ini. Batin ku menahan tawa.
1...2...3...
“Haha ha ha ,,, Ha ha ha ha,, a adu duh perutku ha ha ha sakit pftt...” yah karna tidak dapat menahan tawa, akhirnya kelepasan juga. Aku tertawa sejadi jadinya ,lalu berjalan dan menjatuhkan tubuh diatas kasur sembari melampiaskan pemikiran mereka . Semakin Di ingat semakin menjadi jadi pula aku tertawa. Aku menggulingkan tubuhku diatas kasur ke kanan dan ke kiri sambil memeluk bantal guling.
Entah sudah berapa lama aku tertawa, aku pun tidak ingat. Saat ini aku sedang kecapean karna berlarut larut dalam tertawa. Ya pasti You know lah.
“padahal aku juga termasuk salah satu dari mereka. Hiks ,,,hiks bisa-bisa nya aku menertawakan mereka padahal aku salah satunya. Hueeeee hu hu,,, Kalaupun bisa aku memilih untuk ada di syurga saja dari pada dilahirkan dan menerima ribuan kenyataan pahit”. Tanpa kusadari ternyata aku orangnya baperan yah , bisa bisanya nangis sehabis tertawa. Mana menertawai sesuatu yang bersangkutan dengan diri sendiri lagi. Batinku heran dengan diri sendiri.
-*-*-*-*- selesai-*-*-*-
(Mohon maaf cerita diatas hasil kegabutan sendiri, g tw gimana ini alurnya yg penting nulis☺😭🙌)
tambahan kalao bisa digaris bawahi pake tinta warna pelangi🌈: Lo itu enggak boleh lemah batin dan mental , hanya karna baca atau mendengar sesuatu yang dibuat buat oleh tangan dan pikiran manusia. Lo itu juga manusia harusnya mikir dong, kenapa lo sedih, mengsad, mengstres, menggila, mendramatis, dan lainnya. Gue tau kok , enggak semua cerita itu hasil karya karangan dan dibuat-buat sendiri terkadang ada juga yang terinspirasi atau emng pernah dialami baik pada dirinya maupun orang lain. Gue enggak tau mau nulis apa lagi, Intinya lo itu jangan terlalu baperan enggak baik buat kesehatan. INGAT NIH YE KATA- KATA GUE, KALAU BISA LU GARIS BAWAH,ATAS,SERONG KANAN KIRI SAMPAI BENER-BENER INGAT DAN TERBEKAS DI OTAK LO DAN HATI JUGA JANTUNG KESAYANGAN LO ITU.
Oke, sekian terima umpatan. Beyyy~
#^#_#^#_^#_#^
Jangan lupa di klik❤ and 💬nya yah🔥
Sekian TERIMAKASIH😙🤗