#Pelakor #Uang #Hidup #Cerai
Brakkk... Chelsea pun menendang pintu dengan keras, karena ia melihat seseorang bernama Lena sedang tidur bersama dengan suaminya. "Dasar Pelakor! Minggir sana!" ucap Chelsea, sembari menampar Lena. "Plak" "Heh, Chelsea, memangnya kenapa, jika Lena tidur bersamaku?" Ucap Vincent, suami sahnya Chelsea dengan menampar balik Chelsea. "Vincent! apa maksudmu berkata begitu?" Selia pun berteriak kepada Vincent tentang penjelasan omongan yang dilontarkan Vincent. Chelsea merasa tak percaya, Vincent yang telah menikah dengannya satu bulan lalu sudah membuangnya. Sejak mereka berpacaran dan sebulan menikah, memang Chelsea tidak pernah disentuh sedikitpun dengan Vincent.
"Chelsea, memangnya apa hakmu bisa disisiku? Lihatlah Lena, dia cantik dan memiliki harta lebih banyak darimu!", Ucap Vincent, dengan nada sombongnya. "Apa!? Apa maksudmu? Apa karena aku sudah tidak memegang jabatan sebagai CEO di perusahaan Lin, maka kamu membuangku?" Sambung Chelsea dengan sesenggukan, karena ia telah mengetahui bahwa yang dinikahinya adalah seorang yang matre.
"Vincent! Aku sebagai wanita seharusnya dinafkahi suaminya, tidak seperti kau yang selalu mengandalkan uang, harta, dan jerih payah istrinya!", bentak Chelsea. "Apa kurang jelas? Aku memanfaatkanmu untuk mengambil dan menguras hartamu! Jujur saja, aku tidak pernah mencintaimu seumur hidupku, hanya Lena lah yang ada di hatiku sejak dulu!" Ucap Vincent, dengan nada tinggi.
"Apa!", Bagaikan tersambar petir di siang bolong, Chelsea pun terjatuh dan lemas, setelah mendengar ucapan suaminya. "Chelsea, apa kamu mendengar itu?" Ucap Lena dengan nada manjanya. "Cerai! Cerai sekarang! Dan kembalikan semua uang dan harta yang pernah aku beri padamu!", Ucap Chelsea, dengan tangis yang tidak bisa ia tahan. "Cerai sih, sudah sejak dulu aku setuju, tapi mengembalikan uang dan hartamu, jangan harap!" Ujar Vincent.
"Vincent! apa kau gila? aku sudah memberimu apartemen, rumah, dan seluruh kartu ATM!" Ujar Chelsea frustasi. "Lalu? bukankah semua itu atas nama diriku?", Ucap Vincent dengan nada meremehkan. "Bagaimana aku bisa bertahan hidup ha? Uang di rekeningku sangat sedikit! Apa kamu tahu!?", Bentak Chelsea. "Sudahlah, kau mengganggu malam kami, pergilah dari sini!", Bentak Vincent sembari melemparkan bantal ke muka Chelsea. "Akh..." Chelsea pun jatuh tersungkur, karena bantal yang dilempar Vincent mengenai kepalanya. "Heh, nasibmu malang sekali ya, katanya hanya memiliki sedikit uang, tuh sudah aku kasih!", Ejek Lena sembari melemparkan gepokan uang ke arah Chelsea. "Kau pikir aku akan menerima uang ini? Tidak mungkin!", Chelsea pun menolak uang yang dilempar Lena ke arahnya dan membanting pintu keluar dari apartemennya.
POV Chelsea:
Mengapa dalam hitungan hari, hidupku sangat kacau. Kemarin, aku sudah diturunkan dari posisi CEO grup Lin (*Perusahaan Lin adalah perusahaan yang memproduksi barang kosmetik), karena kosmetik yang membuat beberapa orang alergi. Hari ini, aku justru mendapati suamiku yang berselingkuh! Mengapa hidupku ini begitu kacau!
•Keesokan harinya, setelah pengadilan perceraian•
POV Chelsea: Hari ini, aku dan Vincent resmi bercerai! Aki menjadi Janda muda yang berusia 22 tahun! Aku tidak mengerti, apa jalan hidupku di kemudian hari!
Chelsea pun menangis meratapi nasibnya. "Kenapa, Tuhan tidak adil padaku?", ucap Chelsea dengan air mata yang deras. Chelsea pun frustasi dan melompat dari atas apartemennya yang sekarang menjadi apartemen Lena dan Vincent untuk mengakhiri hidupnya.. Dan lalu, "Tit... tit...tit...", bunyi suara detak jantung pun sudah tidak terdengar. Dan, ternyata Chelsea meninggal dunia.
• Amanat: Jangan terlalu percaya dengan seseorang di dekat kita, apa lagi, kalau ia telah melakukan gerak gerik yang aneh, seperti Vincent yang tidak pernah menyentuh Chelsea selama berpacaran dan menikah.
• Kata kunci : Uang, Pelakor, Cerai, Hidup