sebuah sinal matahari telah berubah warna
menjadi jingga di mana hal ini
menandakan sebuah senja yang akan terlihat
waktu indah ini merupakan momen paling
di sukai banyak orang termasuk fikri dan
vina mereka sangat dekat namun bukan
sepasang kekasih hanya dua insan yang
merasa nyaman dengan hubungan
pertemanan seperti ini.
vina pun tersenyum". fikri tau engak kalau
mentari dan senja merupakan tanda
perpisahan dimana mereka merupakan
pertanda siang yang berakhir dan malam
akan datang ".
bagus dong kan siang akan berakhir malam
datang keindahan senja di gantikan
dengan rembulan".
vina membelai lembut rambut fikri" tapi
fik itu menyedihkan, kerana senja
akhirnya di gantikan sama halnya dengan
fikri adalah mentari dan vina adalah senja
akan ada masanya datang rembulan yang
butuh sinar matahari
fikri bangkit dari posisi tidur nya dan
duduk menatap vina lekat lekat " itu
engak akan terjadi kerana mentari cuma
suka senja. vin aku suka kamu" ucap
Fikri
dapat Fikri lihat vina terkejut namun
langsung tersenyum tetapi tanpa
menjawab pernyataan cinta Fikri. vina
pergi kerana mobil jemputnya telah
datang keesokan harinya Fikri menunggu
kedatangan Vina di tempat biasanya
namun Vina tidak datang hingga hari telah
berganti minggu dan minggu berganti
bulan vina tidak pernah datang rasa rindu
Fikri tidak tertahan namun gelisah
melanda
mungkinkah Vina tidak menyukai Fikri dan
merasa kecewa dengan pernyataan cinta
Fikri namun hal itu terbantahkan seketika
saat mendapati kabar bahwa Vina telah
tiada vina terkena penyakit kanker darah
dan tidak pernah di ceritakan pada
siapapun
air mata Fikri pun mengalir dengan deras di
pusara vina" Vin mentari rindu senja
kalau tahu akan seperti ini aku akan
ungkapkan ini lebih cepat vin ucap Fikri
dengan sesenggukan
dan akhirnya vina pun di makamkan
dan Fikri pun datang ke kuburan vina
dan menaburi kembang dan sambil nangis
kenapa kamu engak bilang kalo kamu sakit
vin maaf aku seharusnya aku ungkapkan
perasaan ini lebih cepat
Fikri pun menangis dan bersedih di batu nisan vina
dan orang tua nya vina dan ngasiin surat ke fikri
dan si fikri pun membuka isi surat itu
untuk fikri sahabat ku tercinta
maaf ya fikri aku engak bisa bales perasaan kamu kerana aku punya penyakit dan engak pernah cerita sama siapa siapa
jadi aku minta maaf kalo engak bisa bales perasaan kamu maaf ya