Yah,Jatuh Cinta...Kata yang membuat hati berbunga-bunga,jika cintanya terbalaskan.Jika tidak ? kalian tau apa rasanya jika sebuah cinta tak terbalaskan apalagi jika tidak dianggap.
Perkenalkan namaku Namira Nurlila.Aku mencintai seorang lelaki remaja yang bernama Arka Sanjaya.Aku sangat mencintainya,namun apakah dia juga mencintaiku ? Kalian bisa tau jika menyimak cerita ini dengan baik.
Setahun yang lalu,aku baru pindah dari kota D ke kota C.Setelah seminggu dikota C aku langsung masuk kekelas 10 atau kelas 1 SMA.Aku sangat cemas jika aku tidak akan memiliki seorang teman,karena aku tidak pintar bersosialisasi.Namun tidak seperti yang aku bayangkan...Dihari pertama aku langsung akrab dengan teman sebangkuku yang bernama Dini Alifiah.
Disaat pertama mencari tempat duduk aku dan Dini akhirnya duduk bersama.Aku selalu memperhatikan seisi kelasku dengan intens dan aku melihat 'dia,dia lelaki remaja yang akan aku cintai dimasa depan yaitu,Arka Sanjaya.
Dia terlihat sangat pendiam dan dingin.Tak sangka dia duduk tepat dibelakang kursiku bersama temannya yang gemuk menggemaskan.
Waktu terus berjalan selama berbulan-bulan.Dan aku berusaha mendekatkan diri padanya,pada Arka Sanjaya.Aku mencoba memberikan banyak pertanyaan yang tidak penting,aku mengechatnya setiap hari,aku selalu mencari perhatiannya dan terkadang aku memberikan sedikit guyonan padanya.
Namun hal yang kuberikan padanya sangat nihil membuatnya tersenyum sedikitpun padaku.Dia malah terlihat muak padaku dan kadang marah atas guyonanku.
Namun dia malah dekat dengan teman sebangkuku yaitu,Dini Alifiah.Terlihat jelas Arka selalu memperhatikan bahkan tersenyum padanya.Membuat hatiku bagai tercabik-cabik.Rasanya aku membenci Dini,namun apa alasan jelasku untuk membencinya ? dia hanya disukai oleh orang yang kusukai bukan ? Dia tak salah apa-apa... Namun sampai aku tau Dini,mulai menyukai Arka juga.
Dari situlah rasanya kesempatanku untuk dekat dengan Arka hancur berkeping-keping.Aku rasa aku harus mundur...demi kebahagian mereka.
Aku sudah putus kontak dengan Arka selama berbulan-bulan.Namun aku masih mau berbicara dengan Dini.Aku menjadi frustasi dan tak bisa tidur hanya memikirkan mereka.Rasanya aku ingin pindah kelain tempat agar api cemburuku bisa padam dengan sendirinya.
Berbulan-bulanpun telah berlalu.Dikelas aku sedang merasa sangat bosan.Aku terlihat muram dan tak bersemangat sama sekali ! kantung mataku terlihat tanda aku susah tidur berhari-hari.
Dan pada saat itu juga Arka mengawali untuk berbicara padaku.Dia selalu memanggil namaku dan menanyakan hal yang tak penting.Dia selalu memberikan guyonan agar aku bisa tersenyum kembali.Dia juga hampir setiap hari mengechatku demi mengobrol hal-hal yang tak dimasuk akal dan membuatku bingung.Namun sikapnya yang seperti ini membuatku tersenyum.
Kenapa sikapnya berubah sangat drastis padaku ? dan dia sangat peduli kepadaku ? Arka juga telah melupakan Dini ?.
Akhirnya dia mengungkapkan semuanya kepadaku,"Sebenernya...awalnya gue muak sama lo caper ke gue mulu ! tapi setelah lo nggak komunikasi lagi sama gue...rasanya ada sesuatu yang hilang dalam hidup gue yaitu.. lo Namira !" Ungkapnya.
"Tapi kenapa lo nggak pacaran sama Dini ? Bukannya kalian saling suka ?!"
"Karena gue rasa Dini cuman gue anggap sebagai teman doang ! gue harap lo nggak akan salah sangka lagi sama gue !" Jawabnya.
"Dan sekarang lo mau nggak jadi pacar gue ? gue sadar lo adalah semangat gue ! gue sayang lo Namira..." Lanjutnya membuat hatiku bergemetar tak karuan.
Aku menganggukan kepalaku tanda aku setuju menjadi pacarnya.Waktu terus berjalan hubungan kita semakin baik dan saling menyayangi.Dini juga sudah mengikhlaskan Arka untukku.Aku sangat bersyukur bisa bersamanya sampai sekarang...
Thank You Arka~♡