Seorang gadis sedang duduk di kursi kecil nya. Bermain menjadi Nona Bangsawan sambil berpura- pura menyeduh teh dan di tuangkan ke gelas kecil. Di dampingi oleh berbagai boneka seolah- olah mereka adalah tamu yang di undang di pesta teh.
Dengan lugu ia tersenyum dan tertawa bersama para boneka itu. Tak lama, seorang pria mendekat ke gadis berumur 9 tahun yang sedang bermain.
" Bolehkan saya bergabung Nona kecil? "
Ucap nya dengan senyum hangat.
" Kakak? Tentu, silahkan "
Ucap gadis dengan ceria menyambut kakak nya. Sang kakak membawa buku dan meletakan nya di atas meja. Dengan jiwa penasaran yang tinggi, gadis itu bertanya kepada kakak nya.
" Kak, ini buku apa? Dia cantik "
Ucap gadis kecil dengan mata berbinar- binar. Ia melihat seorang gadis cantik jelita sedang meminum teh di dampingi oleh kelinci kecil. Seolah- olah mereka sedang mengadakan pesta minum teh sama seperti yang ia lakukan.
" Oh ini, cantik bukan? Alice In Wonderland, mau kakak bacakan? "
" Mau! "
Ucap gadis itu dengan semangat. Sang kakak hanya tertawa melihat tingkah lucu adik nya.
" Baiklah Nona kecil, dengarkan baik- baik ya "
Seorang gadis dengan paras yang cantik bernama Alice terjebak ke dunia lain. Tidak tau harus berbuat apa, hanya 1 yang ingin dia lakukan. Kembali ke dunia nya!
Dengan susah payah Alice melewati berbagai rintangan yang ada. Banyak hal aneh pula di sana. Di mulai dari kelinci yang dapat berbicara, kucing yang bisa terbang dan menghilang sesuka hati, semua hal fantasi ada di sini.
Sampai pada akhirnya dia menghadapi rintangan terakhir. Yaitu menghadapi Ratu jahat di sana.
" Kakak, apakah Alice bisa keluar dari sana? Apakah dia bisa mengalahkan Ratu jahat? "
" Tentu saja "
Ucap kakak sambil tersenyum.
" Dengan akal pintar Alice, akhirnya dia bisa mengalahkan Ratu jahat dan bisa bebas dari dunia fantasi. Namun dengan berat hati Alice harus berpisah dengan teman- teman nya, termasuk juga si kelinci kecil yang selalu mendapingi Alice "
" Apa? Itu hal yang menyedihkan "
" Hahaha, benarkah? "
Kakak hanya bisa tertawa melihat tingkah lugu gadis kecil itu.
" Tapi kak... apa aku bisa pulang? Sama seperti Alice "
Pria itu hanya diam tidak bergeming, namun dengan senyum hangat nya ia mengatakan ini kepada sang gadis.
" Tentu saja, selama kau memiliki akal pintar seperti Alice "
" Hore, hahaha... teman- teman kalian dengar? Kakak bilang aku bisa keluar dari dunia ini "
Saat gadis kecil mengatakan itu, semua boneka yang ada bergerak dengan sendiri nya. Mereka menari seolah merasakan kebahagiaan yang sama seperti gadis kecil itu.
Banyak sekali pohon terbuat dari coklat. Tanah yang empuk saat di pijaki, dan berbagai hewan aneh yang ramah di sini.
Sang gadis dengan lugu berlarian kesana kemari bersama hewan dan makhluk di sana. Yah, ini adalah dunia fantasi. Pria yang disebut kakak itu hanya tersenyum.
" Selama kalian bahagia, sulit untuk kalian keluar dari dunia fantasi ini "
Gumam sang kakak sambil tersenyum.
.
.
.
Sedangkan di dunia lain...
Seorang wanita setengah baya menangis sejadi- jadinya. Di dampingi oleh seorang pria setengah baya yaitu suami nya. Dia menenangkan dan menghapus air mata istri nya.
" Tenanglah, anak kita pasti akan ditemukan. Polisi sudah mencoba sebaik mungkin "
" Hikss, Agatha dimana kamu nak "
Sang ibu tidak henti- henti nya menangis.
" Aneh sekali, akhir- akhir ini banyak anak yang menghilang. Dan jejak salalu mengarah ke kamar di saat anak itu tertidur di kasur nya"
Ucap polisi kepada rekan nya.
" Tolong, cari anak kami... kumohon temukan dia "
Ucap sang ibu dengan mata yang sembab karena menangis.
.
.
.
" Hahaha, semoga saat aku kembali ayah dan ibu tidak bertengkar lagi. Kita akan jalan- jalan, ayah dan ibu meninggalkan pekerjaan mereka agar lebih memperhatikan ku. Dan semoga aku tidak lagi di pukul oleh ayah, hahaha "
Ucap gadis kepada para boneka nya yang berbicara.
" Iya, semoga saja ya Agatha "
Ucap salah satu boneka. Mereka berlarian dan bermain bersama.
" Agatha, apakah kau suka dunia ini? "
Ucap pria yang di panggil kakak tadi.
" Aku ingin kembali, tapi tidak ada salah nya untuk tinggal sementara. Disini sangat menyenangkan "
Ucap gadis sambil tertawa. Pria asing itu hanya tersenyum kepada nya.
Sama seperti buku Alice In Wonderland, hanya saja sulit untuk keluar dari dunia mimpi ini. Dunia dengan banyak game? Fantasi? Makanan? Atau cinta, semua ada di sini.
Kalian yang tidak bahagia karena seseorang, atau diri sendiri, akan terjebak ke dunia mimpi ini. Selama kalian bahagia, aku juga bahagia.
" Ah sepertinya waktu ku untuk pergi, Agatha kakak mohon pamit ya. Bersenang- senang lah"
" Iya kak " *tertawa
Saat nya ke dunia mimpi anak- anak lain.
Pikir pria itu.
Sesampai nya, seorang anak laki- laki menunggu di depan pintu berwarna biru langit. Ia menunggu pria yang di sebut kakak.
Di dunia ini banyak pintu yang memiliki berbagai mimpi yang berbeda. Dengan senyum ramah, pria itu tersenyum kepada anak laki- laki yang menunggu nya.
" Kakak kembali? "
Ucap anak laki- laki umur 8 tahun dengan ceria.
" Tentu saja, Alex " *senyum
Tersenyum dan tertawa lah kalian semua, aku akan menjauhkan kalian dari dunia yang kejam. Aku membuatkan dunia ini khusus untuk kalian. Hahahaha...
.
.
Anak yang tidak sadar akan terjebak selamanya di dunia mimpi. Mereka yang lebih bahagia di dunia ini akan sulit untuk kembali ke dunia aslinya.
Jika di dunia asli mereka selalu menangis, kini mereka tertawa dan bahagia disini.
Apakah menurutmu pria asing itu jahat? Atau sebalik nya? Membuat anak- anak bahagia namun harus terpisah dengan dunia asli. Tidak ada orang yang mengganggu anak yang terpilih ini. Namun... masih ada orang yang menyayangi mereka, walau hanya sedikit ada yang khawatir dengan keselamatan mereka. Kalian bisa memikirkan jawaban nya sendiri, apakah dia jahat atau baik.
Jadi... apakah kalian mau di antara salah satu dari mereka?
" Dan menjadi bagian dari adik- adik ku? " *senyum
.
.
.
Cerita ini hanya imajinasi saya saja, terimakasih dan jangan lupa like and komen.
Bye bye🖐🏻