Ariel,Gadis cantik bersurai hitam,yang kini baru saja turun dari arah mobilnya,Wajahnya yang mulus,serta mata yang tajam itu menatap kearah sebuah bangunan yang menjulang tinggi di hadapannya.
"Hm...menarik"Gumamnya tersenyum.
kakinya melangkah menelusuri sekolah,sepanjang perjalanan,tak henti para pelajar berbeda jenis itu menatapnya dengan wajah kagum,kaget dan heran.
Cukup melihat dua kata yang terpampang didepan sebuah pintu,membuatnya kembali tersenyum.
"Masukk !!"Teriakan menggema dari dalam ruangan itu setelah,ia mengetuk pintu.
"Kau..."Seorang guru muda tercengang menatap kearah gadis itu.
"Boss..."Kagetnya membungkuk.
"Hentikan,jangan merusak kesenanganku."Ucap Ariel datar,namun tak lama ia tersenyum.
"Berapa anggota kita yang berada disini?"Tanya Ariel tersenyum smirk kearah lapangan yang terlihat dari tembok kaca pembatas balkon.
"Ehmm...sangat banyak,sekitar 700 orang."Jawab sang guru muda menunduk.
"Pfftt...apakah kalian sedang sibuk bermain?"Ucap Ariel menahan tawa.
"Bukan boss...Ayah menyuruh kami untuk belajar,jika kami tidak bisa menjadi siswa,maka kami bisa menjadi guru dengan identitas palsu."Jawabnya murung.
"Begitu,lalu mengapa kau masih memanggilku boss disini?"Ucap Ariel berbalik.
"Tentu boss,kau adalah bos kami...kemampuan mu jauh diatas kami,bagaimana bisa kami tidak hormat padamu."Ucap guru muda itu bernama alea.
"Hm...antar aku kekelas."Ucap Ariel tersenyum,Lalu berjalan keluar tanpa menatap alea.
"Ah...tunggu aku bos."Ucapnya sedikit berteriak,namun langsung menunduk saat Ariel menatapnya tajam.
"Ayo aku antar kau kekelas."Ucap alea,berjalan mendahului,Ariel pun kembali tersenyum mengikuti gadis itu.
***
Sebuah kelas,terlihat tenang dengan tertib,walaupun jika dilihat dengan jelas banyak murid yang tertidur.
Tak lama terlihat guru yang sedang mengajar itu pergi kearah pintu,saat guru itu pergi para murid pun sibuk meminjam barang kesana sini.
Tak butuh waktu lama,guru itu pun kembali dengan wajah serius.
"Dengarkan anak²,Kita kedatangan teman baru hari ini,Ayo kamu masuk !."Ucap guru itu berteriak,tak lama masuk seorang gadis dengan wajah manis.
"Hallo,perkenalkan nama saya Ariel."Ucap Ariel tersenyum,para siswa siswi langsung tertegun.Gadis cantik itu anak baru dikelas mereka.
"Yasudah Ariel kamu boleh duduk,jika ada yang tidak kamu ketahui,bisa kamu tanyakan pada ketua kelas,atau wakil dan sekretaris."Ucap guru itu,Ariel hanya mengangguk.
Sepanjang langkahnya,gadis itu tersenyum merasa mendapat tatapan terkejut dari banyak orang yang familiar untuknya.
"Boss..."Batin beberapa siswa - siswi.
##
Kriiing...."kring...."
Semua siswa berhamburan dari kelas,Ariel membuka tasnya dan langsung memakan sebuah kotak bekal yang ia bawa.
"Bos..."Teriak seorang gadis bernama Sany sambil berbisik,segera duduk dihadapan Ariel.
"Hmm..."
"Kenapa kau bersekolah?"
"Aku ingin belajar."
"Kau sudah bisa segalanya,bagaimana bisa!"Bisik gadis itu agak prustasi.
"Diam...jangan ganggu aku makan."
"Tapi boss.."
"Heh...Lo !"
Kedua gadis itu menoleh,mendapati seorang gadis berpakaian ketat dengan wajah songong yang ketara,diwajah tebalnya,Bersama kedua temannya.
"Lo anak baru,Bisa ga usah kegatelan ga!!"Teriaknya kesal,wajahnya memerah saking kesalnya.Ariel melanjutkan makannya tanpa menghiraukan.
"Heh...bisa diem ga !"Teriak gadis berwajah imut bernama Sany,bawahan Ariel.
Gadis itu pun terdiam,Bagaimana bisa anak baru seperti Ariel mengenal murid sepopuler Sany,Gadis yang dikenal imut namun sadis.
"Gpp...kok san,Gw cuma ga suka aja sama nih anak baru ."Ucap gadis itu menunduk.
"Jangan ganggu dia,Atau lu akan berurusan sama gw."Ucap Sany datar.
Ketiga gadis itu pun bingung,ada hubungan apa Ariel dengan Sany,Ketiga gadis itu pun memilih pergi,Namun hatinya masih menyimpan dendam.
"Apa kau mengasihaniku ?"Ariel menatap Sany sambil mengunyah makanannya.
"Dibandingkan dengan mu,Aku lah yang pantas dikesihani,Lagi pula aku hanya tidak tega pada gadis itu,Ia bisa dihajar habis oleh semua anggotamu."Ucap Sany cemberut.
"Yah... sekarang belikan aku minum."Ucap Ariel memerintah.
"Baiklah bos."Ucap Sany langsung berlari keluar,Ariel pun ikut berjalan keluar menuju sebuah ruangan bernama perpustakaan.
Kedatangannya membuat heboh,Bisa dikatakan ia sedang menjadi buah bibir didalam sekolah itu karena wajah cantiknya.
"Eh...hallo,kamu anak baru ya."Ucap seorang pemuda berwajah Tampan sambil menatap wajah Ariel seksama.
"Iya"Melihat senyum yang diberikan oleh Ariel membuat pemuda itu cengengesan,Seneng aja disenyumin cewek cantik,mungkin ia bisa pdkt pikirnya.
"Kalian semua keluar !"Teriak seorang pemuda berwajah sangar,Membuat para siswa siswi berhamburan keluar Karna takut pada sang pemuda.
"Lo kenapa ga keluar !"Bentaknya,Reyhan langsung beranjak sambil menarik tangan Ariel.
"Pergi Lo,biar dia disini !"Bentaknya lagi,Mengusir Reyhan paksa.
"Bos...kok anda bersekolah lagi ?"Pemuda itu duduk dengan wajah heran menatap Ariel.
"Lalu,apa urusanmu, ayah tidak melarang ku,lagi pula umurku masih muda,jadi...aku bisa bersekolah Tanpa identitas palsu."Ucap Ariel tersenyum smirk.
Pemuda itu pun terdiam,Begitu pun para siswa siswi lain yang juga anak buah Ariel.
Tetapi ada seorang pemuda berwajah dingin menatap aneh kumpulan orang itu.
"Siapa gadis itu,keliatanya bukan orang biasa."Gumam pemuda itu datar.
#Kalo suka like dan lanjut ke part 2 nya ya