Sebuah pertemuan yang tak terduga pada hari itu dimana ketika ku bertemu dengannya pada kereta MRT Jakarta tanggal 22 september 2022.
"Akh "ucap ku yang terjatuh akibat dorongan dari seseorang.
"Ah kak?, kakak tidak apa-apa kak?"seorang gadis berambut panjang bertanya kepada ku.
"Iya aku tidak apa-apa " ucapku yang tersenyum dan merapikan pakaianku.
"Emmmm sini kak aku bantu kak" uluran tangan berada di depan ku yang mana pelakunya adalah gadis tadi.
"Emmmmm terimakasih " ku raih tangannya lalu ku beranjak berdiri.
"Sama-sama kak, tapi kakak benar tidak apa-apa kan kak? " gadis itu memastikan keadaan ku dari bawah hingga atas.
"Iya aku tidak apa-apa " ku tunjukan senyum manisku agar ia merasa jauh lebih baik dan tak merasakan rasa bersalah.
"Benar kak?, tadi saya benar-benar tak sengaja kak maafkan saya kak" wajah sendu gadis itu membuat ku merasa tak nyaman
"Iya kakak tidak apa-apa kok, ouh iya kamu juga mau lihat idol c kah? " ungkap ku yang menyakinkan gadis tadi serta mengalihkan pembicaraan agar gadis itu merasa jauh lebih baik.
"Hum iya kak aku udah ngefans berat kayaknya kak"ucap gadis itu sambil tersenyum senang ketika membayangkan wajah seorang idol yang ia idola kan.
"Emmmmm kakak juga suka idol c kah kak?"tanya gadis itu yang selesai ber angan
"Hum kakak juga suka kok, dia itu lucu" ucap diriku sambil membayangkan wajah idol c.
"Wah ternyata kita sama iya kak, sama-sama mengidolakannya kak"ucap gadis itu dengan mata berbinarnya.
"Hum, eh namamu siapa kalau boleh tahu? "tanya ku pada gadis itu.
"Emmm violta kak" ucap gadis itu tertunduk
"Huh violta?"
"I-iya kak " ter ucap dengan gugup
"Nama yang bagus " ku usap surainya dan memberikan sebuah senyum manis.
"Eh maaf "ku tarik tangan ku dari surai gadis itu dan melihat wajah gadis itu merah padamu.
"Eh apa kau sakit, atau mungkin kepanasan?" ucapku yang ingin memastikan keadaan gadis itu namun gadis itu mengelak dari sentuhan ku.
"Emmmmm tidak apa-apa kak" gadis itu yang berjalan mundur kebelakang .
"Heuh benarkah?,tapi wajahmu memerah" ucapku yang melihat wajah itu dengan teliti.
"I-iya kak,eh lihat itu kak idolnya sudah datang" gadis itu yang berbalik menyakinkan ku dan menunjukan idol yang aku idolakan sudah sampai ketika suara gaduh sudah terdengar di tempat itu. Ku memandang wajah idol itu dengan seksama ku pandang wajah idol itu yang sedang berjalan sambil berjejernya para bodyguard yang mengelilingginya.
"Lucu " gumamku yang melihat rambut idol itu tersibak oleh angin yang menunjukan wajah manisnya.
Acara yang dihadiri idol pun selesai tak begitu lama setelah itu dan para fans beberapa masih berada pada tempat tadi serta ada yang menjalankan hal lainnya ataupun pergi ketempat lain.
"Kak terimakasih atas taktirannya" Violta yang tersenyum manis sambil mengangkat minuman kopinya.
"Iya sama-sama,kalau begitu kakak pergi dulu iya Vio " ku usap rambut Violta dengan lembut
"Iya kak, sampai jumpa kak" terlambaikan tangan Violta kepadaku ketika aku melangkah pergi dan menuju ke tempat Stasiun MRT.
Ding ding ding
Kereta sudah sampai pada rute xx
Suara pemberitahuan kereta sampai.
Ku langkahkan kaki ku menuju MRT yang tak terlalu penuh dengan orang.
Brunghhh
Seseorang tak sengaja menabrak ku ketika pintu kereta hampir di tutup.
Ku pandang wajah pelaku yang menabrakku tadi, Netta saling bertemu sama lain ketika ku melihatnya, ku hanya bisa terdiam membisu ketika ku menatap pelaku itu.
Ku elak dari pandangan pria tadi yang menabraknya dengan cepat tak sadar akibat ulah ku tadi membuat pipiku memerah merona
"Emmm maaf " ucap pria itu yang mengenakan style hitam dengan baju putih serta topi yang tak memperlihatkan area wajahnya dengan sempurna.
"Em iya aku tidak apa-apa"ucapku setelah diam membisu
"Apakah kau menyukainya?" tanya pria itu yang ternyata melihat benda yang aku bawa dan ku jadikan kipas akibat wajahku yang terasa memanas.
"Eh ti-tidak tadi aku hanya menemukannya dijalan jadi aku memutuskan untuk menggambilnya" ucapku yang tersadar akan pandangan lelaki yang ada di samping ku dan hal itu membuatku menjadi salah tingkah
"Ouh... "
"I-iya, ka-kalau begitu aku permisi dahulu aku hampir sampai soalnya hahaha " lagi-lagi ku harus salah tingkah di hadapan pria itu.
"Ouh iya silahkan kalau begitu " dia memberiku jalan untuk ku yang ingin menuruni MRT yang akan berhenti pada tempat pemberhentiannya.
Ding Ding
Kereta sudah sampai mohon perhatikan langkah anda (sekiranya seperti itu karena aku belum pernah naik MRT hehehe)
Ku turun dari kereta MRT dengan sedikit terburu buru alangkah terkejutnya diriku yang melihat pria tadi ternyata juga keluar dari kereta yang aku naiki tadi ku mencoba berpikir positive mungkin tujuannya sama namun hal itu sangatlah bertolak belakang dengan pikiran ku ternyata dia melangkah kemana aku melangkah setelah beberapa langkah ku pergi dari area pemberhentian kereta tadi.
"Emmm maaf apakah tujuan kita sa-sama? " ucapku yang melihat pria bertubuh tinggi tadi.
"Tolong bantulah aku sebentar " ucap pria tadi yang tiba-tiba merangkul ku yang mana membuatku terkejut .
"Eh maaf aku tidak bermaksud membuatmu terkejut " ucap pria itu yang menyadari keterkejutan ku
"Ah tidak apa-apa, emmmmm memangnya aku harus membantu apa? " ucapku yang mencoba mengalihkan topik karena aku pun juga penasaran hal apa yang membuat seorang idol meminta bantuan.
"Tolong berjalan lah bersamaku untuk sebentar ini saja agar aku tidak ketahuan menyamar apa lagi jika ketahuan bodyguard ku itu akan menambah beban ku" ucap idol itu yang merangkulkan tangannya ke pundakku.
"Aduh maaf aku tak bermaksud bermacam-macam" ucap pria itu yang menyadari perbuatan yang menurutnya kurang sopan.
"Ah tidak apa-apa aku paham " ucapku yang menggerakan kedua tangan ku bahwa aku tidak apa-apa (lagian itu juga karena tak sengaja)
"Sungguh aku tidak sengaja maaf kan aku,aku harap kau tidak membawanya ke jalur hukum " ucap pria itu yang merasa bersalah
"Tidak apa-apa itu kan tidak sengaja " ku tunjukan senyum ku agar ia percaya.
"Sungguh aku tidak sengaja "
"Tidak apa-apa, ouh iya sampai kapan kita harus seperti ini apakah kau tidak punya jadwal? ".ku yakinkan dirinya sekali lagi dan ku bertanya kepada idol yang sedang berjalan bersamaku.
"Emmmm entahlah sebenarnya aku seperti ini hanya ingin lepas dari bodyguard ku yang terlalu ketat menjagaku " ucap pria itu.
"Ouh begitu " mengganguk
"Iya, ouh iya apa kau ingin berjalan bersamaku ? karena aku ingin berjalan jalan sebentar dan juga sebagai tanda terimakasih " ucapnya kepadaku
"Ah tidak perlu " ucapku yang menolak
"Ah tidak apa-apa ayo ikut denganku akan ku tunjukan hal sesuatu kepada mu" ucapnya yang antusias disertai dengan senyum yang membuat aku merona .
Dia menarik ku menuju ke tempat yang akan ia tuju bersamaku. Waktu demi waktu telah berlalu tak kusangka aku bergembira bersama dengan idola yang aku idolakan saat ini.
"Huh udah sore kalau begitu aku pulang dulu iya, bye sampai jumpa" ucap idol c yang menyadari hari telah menjelang sore dan dia pun berpamitan untuk pergi
Ku lihat punggung yang mulai menjauh itu, setelah ku kehilangan pandangannya aku pun pergi menuju rumah ku
Ting sebuah pesan masuk dari ponsel ku ketika ku berbaring di kasur ku setelah ku selesai mandi dari perjalanan pulang tadi.
chat:
Hay aku c
Apakah ini adalah dirimu kei?
Iya ini aku c
Ouh syukurlah ku kira salah nomor, bisa-bisa bahaya nanti jika aku salah chatting orang
Tidak kok☺
Huh.... syukurlah, ouh iya apakau sudah makan?
Melihat chatting itu membuatku menjadi memerah padam dan merasa tak percaya akan hal yang aku alami ini, ini seperti mimpi bagiku.
Belum, ini aku mau makan
Yasudah kalau gitu selamat makan, aku juga ada urusan yang aku harus urus
Iya, kalau begitu semangat
Akhir chattingan yang diakhiri dengan emoticon senyum darinya serta kata kata terimakasih kasih nya dan jawaban ku (iya).
Karena selesai ber chattingan aku pun melakukan tugas yang akan aku lakukan dari makan hingga menyelesaikan tugas ku yang sedikit terganggu karena aku yang sesekali teringat akan kejadian tadi. Karena merasa lelah dan penat aku pun kemudian tertidur dengan barang-barang yang belum aku bereskan.
Pagi menjelang hal yang biasa aku lakukan pada pagi harinya dari berdoa dan aktifitas lainnya.
Ting pesan masuk lagi dari orang yang sama bahkan chatting pun sekarang terdapat 28 pesan dari pesan ayah dan ibu, teman serta idol pada pagi itu ku memutuskan menjawab pertanyaan mereka satu persatu dari keluarga teman dan idol yang menanyakan kabarku.
Setelah membalas chattingan dari orang-orang kemudian aku bergegas menuju tempat aku bekerja pada salah satu perusahaan. Setiap kali ku mencoba fokus potongan-potongan memori kemarin melekat dan ter ingat begitu saja pada hari itu.
Jam menunjukan pukul 16.00 yang mana beberapa karyawan bisa pulang kecuali beberapa orang. Ku menyapa orang-orang serta berpamitan dengan orang kantor untuk pulang.Seperti biasanya ku menunggu bis di halte serta menaiki bis setelah bis itu sampai di halte. Sekian waktu bis akhirnya berhenti pada tujuanku
Ku turun dari bis itu dan menuju ke rumahku yang tak jauh dari halte bis.
Ceklek
Suara pintu kamar ketika ku sudah sampai rumah.
Brungh
Ku rebahkan diriku dan kubuka chat yang sudah menumpuk pada aplikasi chat itu. Ku balas satu persatu chat lalu ku berdiri dari posisi ku dan menuju almari baju ku dan memilih pakaian ganti ku dan menuju kamar mandi untuk mandi setelah ku mengambil pakaian ganti . Setelah selesai mandi aku pun melakukan hal yang sama dan seperti biasanya
6 bulan telah berlalu hubungan ku dengan idol c pun semakin merekat sesekali ia mengajakku keluar dengan diam-diam dan cinta pun semakin tumbuh di hatiku untuknya ku sadar ku tak bisa menggapainya hingga suatu hari ia mengatakan sesuatu yang membuatku amat terkejut tepat pada hari ini ia menyatakan cinta kepadaku dan itu membuatku amatlah syok saat itu .
Melihat ekspresi ku yang terkejut membuatnya bertanya kepadaku apakah aku baik-baik saja atau tidak.
"Iya aku tidak apa-apa" ucapku yang berona merah
"Benarkah? "
"Iya"
"Hhhhh syukurlah, apa kau mau menjadi pacarku? karena aku mencintaimu kak" idol itu mengusap dadanya karena ia merasa bersyukur bahwa aku tidak apa-apa dan bertanya kepadaku akan perasaan yang ia tunjukan kepadaku dan apakah aku ingin menerimanya atau tidaknya, ku berpikir dengan lama hingga suara nya memecah pikiranku.
"Jika kakak menolaknya aku juga tidak apa,ayo kak kita pergi sebelum ada yang lihat kalau kita kepantai " ucapnya yang sendu lalu mengajakku pergi
ku melihat punggung itu mulai menjauh dengan langkah kaki yang malas untuk melangkah
"Ku-ku juga suka padamu c" ucapku yang tiba-tiba
Langkah malas itu pun berhenti seketika ketika ku mengatakan isi hatiku
"Be-benarkah itu kak? " tanyanya dengan terbata-bata sambil menatapku dengan tanya
"I-iya" ucapku yang gugup
"Uwa.... "dia yang berlari kepadaku sambil memeluku secara tiba-tiba.Hal itu tentu saja membuatku terkejut dan lagi-lagi memerah lagi ☺
"Aaaa aku senang "ucapnya yang melompat kegiranggan sambil memelukku
"E.... iya" ucapku gugup
"Emmmm maaf kak aku tidak sengaja " ucap nya yang tersadar akan perlakuannya kepadaku, ku usap rambutnya agar ia merasa jauh lebih baik.
"Maaf kak aku benar-benar tak sengaja" dia menggaruk kepalanya
"Tidak apa-apa " ku tersenyum manis kepadanya
"Ouh iya kak apakau menerima ku? " tanya idol c kepada ku.
"Emmmmm apakau tahu jika aku menerima mu dan kita berpacaran lalu kita kepergok wartawan lalu fans mu marah gimana? "tanya ku yang malah dihadiahi senyuman
"Nanti akan aku jelaska jika wartawan atau fans tahu akan hubungan kita" ucapnya tersenyum
Ku hanya bisa diam membisu tak tahu harus menjawab apa
"Jadi apa kakak menerima ku? "tanya nya lagi
"Emmm"
"Jangan ragu kak katakan sesungguhnya dari hati kak" dia menatapku dengan amat dalam menginginkan jawab yang pasti dan jujur
"Em iya, tapi nan-"
"Yeay makasih kak" dia merangkulku dengan senang sebelum ku melanjutkan kata-kataku
"Makasih kak" ucapnya yang masih memelukku ku usap pundaknya dengan lembut.
"Tapi jika ada yang tahu akan hal ini bagaimana? " tanya ku yang membuat pelukan itu berhenti
Dia menatapku dengan dalam dan memberiku kata kata penenang
"Ayo kak kita pulang sudah malam ini, malam malam tidak terlalu baik untuk perempuan kan? " ungkapnya yang menarik ku setelah memberiku kata kata penenang
"Iya "
Aku dan C pun kembali ke rumah masing aku masih tak percaya akan malam ini tepat di pantai tadi bersama c.
🥀🌺
6 bulan berjalannya hubungan kami masih tertutup hingga suatu saat ia menyatakan hubungan kami kepada publik tepat saat konsernya.Dan syukur saja ada beberapa fans yang setuju dengan hubungan kami yang sudah berlangsung lama secara diam-diam
Beberapa tahun kemudian kami pun menikah dan pernikahan di setujui dari pihak ayah ibu kedua keluarga serta fans c
Tamat
:D