Dimalam hari yang sejuk banyak teman temanku yang tertidur aku melihat kearah jendela hembusan angin mengenai wajahku aku sangat menikmatinya tiba tiba saja aku melihat seseorang yang terlihat mencurigakan dari gerak - gerik nya memang sangat mencurigakan sesaat aku melihat apa yang sedang ia lakukan dan aku pun terkejut.
"Oh tidak dia akan mencelakai bunga mawar yang langka itu!"
saking terkejutnya aku langsung berlarian untuk menghentikan nya
Lariku tergesa gesa sambil keringatan yang berceceran kemana mana semakin lama semakin sulit untuk berlari cepat.
BRUK!...
"Uh sakit sekali tapi aku harus bangkit"
aku terjatuh tubuhku dipenuhi lumpur lutut kakiku terluka dan mengeluarkan banyak darah tapi aku tetap bangkit walau disaat ingin bangkit aku tidak sengaja menginjak serpihan kaca dan tepat nya di tangan ku.
"Aaaa sakit sekali uhh tapi aku harus mencabut nya"
lalu aku mencabut serpihan kaca itu tanpa rasa keraguan yang ada didalam diriku.
CREEEK!
aku mencabut serpihan kaca yang ada ditangan ku lalu aku bangkit berlari walau tubuhku sakit semua luka luka di tubuhku semakin parah tapi aku tetap terus berlari untuk menyelamatkan bunga itu.
"HEY Berhenti jangan kau rusakan bunga itu dia tidak bersalah!"
aku berteriak kearah nya namun aneh nya saat dia melihatku dia sangat terkejut melihat kondisi tubuhku yang tidak normal seperti mayat hidup. saking terkejutnya dia aku bisa melihat wajahnya aku juga terkejut melihat wajahnya.
"K Kau Heri! kenapa kau mencelakai bunga itu kau tahu dia tidak salah"
"Kau yang tidak tahu bunga itu hanya merenggut kasih sayang dirimu kepadaku paham!"
"namun jika kau suka kepadaku kenapa kau tidak bilang saja dari awal"
hatiku hancur melihat sahabatku sendiri yang sekian lama menyukai ku namun tingkahnya sangat kekanak kanakan itu yang membuatku tidak suka kepadanya.
"Hehehe kau tidak paham bunga ini layaknya mati ditangan ku HAHAHA" (tertawa gila)
aku mendengar perkataan yang ia lontarkan membuatku sangat membenci nya aku mengepalkan tanganku dan menahan emosiku.
Tapi... sayangnya emosiku tidak bisa ditahan lagi
"REGYAN!" (teriak)
aku berteriak menyebut namanya sambil menatap tajam kearah nya.
"Apa! kau ingin mengentikanku? jangan harap Jea"
(membuka botol racun)
Namaku Jea aku tinggal disini dari saat diriku sudah dilahirkan banyak orang orang suka kepadaku karena aku berparas cantik, manis, sifatku juga ramah, baik, peduli dengan alam, dll. namun aku seorang laki-laki bukan perempuan itulah diriku!
sesaat dia ingin menuangkan racun itu kearah bunga itu aku langsung berlari dan melindungi bunga itu namun taruhannya adalah nyawaku.
"AARGH!" (berteriak kesakitan)
Racun yang mengenai tubuhku membuat semua tubuhku terbakar aku menangis karena merasa terbakar oleh racun itu air mataku mengalir dan membasahi bunga itu.
Regyan yang melihat ku dengan keadaan seperti ini dia langsung ketakutan karena dia sudah membunuh sahabat nya sendiri dia pun meninggalkan diriku.
"Akh! kau sangat kejam meninggalkan diriku begini" (menangis sambil memeluk bunga itu)
tiba tiba saja bunga mawar itu bersinar sampai2 mataku tidak bisa melihat sinarnya aku hanya menutupi mataku namun aku bisa merasakan cahaya nya. beberapa lama cahaya itu menghilang aku pun membukakan mataku lagi dan terkejut aku sudah ada diambang kematian!
"I-Ini kenapa aku ada disini!" (ketakutan dan juga bingung)
tapi aku hanya melihat pintu besar yang diukir emas terlihat cantik lalu aku tidak sadar aku berjalan kearah nya namun saat terhenti aku melihat betapa cantiknya pintu itu lalu aku membuka pintu itu.
SRIIING...
aku membuka pintu itu langsung muncul seseorang yang bersinar sampai2 aku tidak bisa melihat wajahnya.
"Kau harus kembali hidup mu akan bahagia bersama mereka" (tersenyum)
aku yang bingung dengan perkataannya tapi aku tahu sedikit tidak nya aku paham apa yang ia katakan.
Lalu aku tidak menyadarinya dia mendorongku secara tiba tiba aku pun terdorong dan melihat dirinya walau wajahnya masih bersinar namun dia melambaikan tangannya kearahku aku hanya menutup mataku dan tersenyum.
tidak lama kemudian aku tidak bisa merasakan tubuhku lalu aku menyadari bahwa kini wujudku berubah menjadi bunga mawar dengan pesonaku dan keharuman yang aku pancarkan kepada orang lain.
namun disaat aku menyadari bahwa 4 pria mendatangiku meraka sangat terpesona dengan pesonaku yang berwujut bunga. mereka juga menutupkan mata mereka seperti berharap sesuatu kepadaku entah apa yang mereka harapkan dari diriku?
tiba tiba aku merasakan sinar di dalam ada sinar aku sedikit merasa takut apakah aku akan meledak? aku berfikir seperti itu namun entah kenapa aku mulai bisa merasakan tubuhku
TENYATA.........
aku kembali diwujud ke manusia ku walau masih tidak paham apa yang sebenarnya terjadi namun biarkanlah terjadi. sesaat aku melihat ke empat pria itu yang masih berharap sambil menundukan kepala mereka.
"Hey kenapa kalian menundukan kepala kalian dan juga bukakan kurungan ini"
mereka pun membukakan matanya dan melihat Jea mereka pun melihatku dengan terharu merasa kebahagiaan datang dikehidupan mereka.
mereka pun membukakan kurungan dan membawaku dengan rasa kebahagiaan yang sebelumnya aku rasakan, namun disaat mereka membawaku mereka memeluk dan menciumku secara bergantian.
pada akhirnya di pagi hari ditempat bernikah ku bersama keempat pria itu aku merasa bahagia entah darimana nya rasa itu muncul
aku berjalan kearah mereka, sesaat aku datang mereka melihat seorang laki-laki berparas cantik, manis, yang membawa buka kearah mereka yeah... itulah diriku!
pernikahan ku bersama mereka berjalan dengan lancar. dan akhirnya aku hidup bersama mereka dengan kebahagiaan manis yang kudapatkan dari mereka walau aku baru saja mengenal mereka.
.....TAMAT.....
Semoga ada yang suka dengan cerpen ini walau masih pemula.
semoga kalian suka jangan lupa like ya terimakasih dan maaf jika ada kesalahan dari cerpen ini🙏