seorang gadis perlahan mulai membuka mata nya, gadis itu duduk sambil melihat kiri dan kanan ingin mengetahui di mana dia berada saat ini, namun di sekitar nya hanya ada sebuah kesunyian dan kegelapan tanpa ada sedikit pun cahaya yang menerangi.
suasana yang begitu sunyi dan hawa dingin di tempat gadis itu berada membuat dirinya merasakan ketakutan yang teramat sangat.
"dimana aku? bukan kah aku tadi sedang pulang menuju rumah? mengapa aku bisa berada di tempat seperti ini hiks" suara tangisan gadis itu terus menggema tanpa henti berharap ada seseorang atau bahkan hewan yang akan datang menghampiri dirinya namun setelah sekian lama tidak ada tanda tanda dari seekor makhluk yang hidup berada di sana.
gadis itu berusaha memberikan diri untuk mulai beranjak dari tempat duduk nya dan perlahan berjalan ke depan tanpa arah tujuan karena hanya ada kegelapan yang terlihat di setiap sudut tempat nya berada saat ini.
gadis itu bernama Naira, dia tidak tahu sedang berada di mana? dan mengapa bisa sampai di tempat sunyi dan gelap bagai tiada kehidupan itu.
Naira merupakan anak kelas 2 SMA, karena ada acara ekstrakulikuler di sekolah membuat dirinya harus pulang sedikit malam dari hari biasanya.
teman teman Naira selalu memperingati Naira, saat akan melewati jalan satu satu nya untuk pulang ke arah rumah nya
di kabarkan jika jalan itu memiliki kisah misteri pada zaman dulu dan sudah sangat di yakini oleh banyak orang yang mempercayai tentang legenda itu
kabarnya dulu jalan itu merupakan sebuah bangunan megah nan indah namun tidak pernah ada orangpun yang menghuni di dalam nya sampai berpuluh puluh tahun lama nya hingga akhirnya bangunan itu pun roboh dan di rubah menjadi sebuah jalanan oleh pemerintah.
semenjak bangunan itu menjadi sebuah jalan banyak orang yang mendengar kabar jika sering kali terjadi sebuah kecelakaan tanpa sebab di jalanan itu bukan hanya itu bahkan banyak orang yang hilang secara misterius saat melintasi jalanan itu.
orang orang percaya bahwa mungkin saja karena bangunan megah yang terbengkalai cukup lama menyebabkan banyak sosok makhluk tak kasap mata yang menghuni bangunan di dalam nya, dan pada saat di rubah menjadi sebuah jalan membuat para penghuni bangunan itu marah hingga menyebabkan kekacauan seperti kecelakaan dan rasa dendam hingga menculik setiap orang yang melintasi jalanan.
di lain cerita juga ada yang mengatakan jika sejak banyaknya korban yang berjatuhan di jalanan itu, setiap malam selalu terdengar suara jeritan yang sangat mengerikan, membuat jalanan itu sangat sepi jika waktu telah malam
Naira tidak pernah mendengar kan cerita dari teman teman nya, karena Naira sendiri tidak pernah percaya akan hal itu.
saat acara telah selesai, Naira langsung bergegas untuk pulang agar tidak terlalu larut, waktu menunjukan pukul 20:00 malam, memang benar apa yang di katakan teman teman nya jalanan itu begitu sepi dan sangat sunyi saat malam hari, namun Naira tetap berjalan dengan santai.
srekk srekk, hingga tiba tiba terdengar sebuah suara, Naira mencoba berfikir positif, mungkin saja itu hanya seekor binatang yang sedang melintas.
jalanan dengan keadaan yang sunyi dan sepi di iringi dengan hembusan angin malam terasa mulai dingin menusuk tulang, ada beberapa burung malam yang mulai berkecoh di atas pepohonan terdengar seperti mereka berada di sepanjang jalan, seorang gadis kecil terus berjalan, Naira yang awal nya sangat berani, kini perlahan dirinya mulai merasakan hal yang terasa aneh, Naira sudah merasa jika dirinya telah berjalan cukup jauh namun saat Naira melihat sekeliling dirinya mulai menyadari jika sedari tadi Naira tak kunjung meninggalkan jalanan itu juga.
langkah kaki yang awal nya pelan lama kelamaan menjadi sedikit cepat hingga akhirnya berlari, Naira yang mulai merasakan takut terus berusaha berlari sekuat tenaga agar dapat lekas keluar dari jalanan itu, nafas nya begitu memburu, dadanya terasa sangat sesak akibat lelah berlari, kakinya mulai terasa sangat lemas
hah hah hah Naira terengah engah, Naira mencoba berhenti mencoba mengambil nafas dan juga untuk melihat seberapa jauh dirinya telah berlari menjauh dari jalanan itu, Naira sangat terkejut saat melihat dirinya sedari tadi tidak pernah beranjak dari tempat awal nya berlari sama sekali.
Naira mulai merasa panik, rasa takut nya kini benar benar terasa, tubuh nya mulai bergetar, keringat dingin lolos keluar dari tubuh Naira begitu saja, Naira berharap akan ada seseorang yang datang menghampiri dirinya untuk membantu.
perlahan tubuh Naira merasa merinding di sekujur tubuh, lalu tiba tiba Naira merasa kan seperti ada yang sedang mencengkram bahu nya, Naira menelan silvana nya kasar dengan perasaan yang semakin takut,, perlahan Naira melihat bahu nya, yang ternyata ada sebuah tangan di sana, dengan cepat Naira langsung menoleh kebelakang
"aaaaagggghhhhh!!!!!" suara jeritan dari Naira