dewi adalah seorang wanita yang ceria dan senang membantu orang lain yang butuh bantuan...dia mempunyai suami yang dingin yang hanya memikirkan perusahaannya saja.
ya mereka menikah tanpa cinta,karna dijodohkan oleh orang tua mereka...dulu ayah niko suami dari dewi mengalami kebangkrutan,untungnya ayah dari dewi dia bersedia membantu membangkitkan lagi perusahaan ayah niko...mereka memulai dari nol dan akhirnya sukses bersama.
mereka sama-sama mempunyai hoby yang sama dan berniat untuk menjodohkan anak-anak merrka agar perusahaan tidak jatuh pada orang yang salah.
niko dan dewi waktu masih kecil mereka main bersama sampai smk setelah lulus niko memilih melanjutkan kuliah diluar negri.
setelah lulus niko,kedua orangtua meraka rencana ingin niko segera menikah dengan dewi dan meneruskan perusahaan yang telah dibangun oleh orangtua dewi dan ayahnya...
setelah niko sampai keindonesia ayahnya berpesan untuk bertemu disebuah lestoran mahal dijakarta yang bermaksud ingin menjodohkan dewi dengannya.
setelah datang dilestoran niko pun duduk dan ayah pun memesan makanan kesukaan anaknya...sebelum pada obrolan inti mereka bercanda,lalu kedua orang tua mereka berbicara tentang perjodohan.
dewi terlihat senang dan menikmati suasana ini,tetapi niko terlalu diam dan dingin ngomong seperlunya...setelah itu ayah niko membuka bicara maksud dari pertemuan malam ini taklain ingin memperpanjang talisilaturahim dan ingin menjodohkan dewi dan niko...
dewi senyum dan malu mendengar perkataan dari ayah niko,sedangkan niko mendengarnya langsung kaget...kenapa ayah bilang seperti itu aku belum kenal dekat dengan dewi dan aku juga hanya sekedar teman ga lebih,aku ingin mewujudkan cita-citaku dulu dan masih banyak hal lain yang ingin ku gapai.
ayahnya menjelaskan pada niko bahwa setelah menikah dia juga bisa mewujudkan semua itu bersama dewi dan ayah niko pun tak mau kalau permintaanya ditolak niko.
niko patuh dan setuju walaupun hatinya tidak,ayah dewi senang mendengar niko bersedia menikah dengan anaknya dan ingin secepatnya melangsungkan pernikahan....
hari itupun tiba,niko dan dewi sudah sah menjadi pasangan suami istri.
karna tidak mau kedua orang tua mereka tau soal pernikahan mereka,niko membawa dewi tinggal diapartemen milik keluarga niko dijakarta barat...
dewi kamu tidur ditempat tidur,saya tidur disofa...kenapa mas kan kita sudah nikah?
saya tidak menginginkan pernikahan ini,kamu jangan pernah berharap mendapatkan cinta dan perhatian dari aku,didepan orang tua kita mesra selayaknya suami istri,tapi kalau tidak ada kita masing-masing...tapi,aku ngga mau dibantah!
niko tiap hari berangkat dan pulang semaunya dan tidak pernah 1x pun makan dirumah memakan masakan istrinya...padahal dewi selalu masak setiap hari.
hari-hari berlalu dewi hanya didiamkan dianggap seperti patung,niko selalu memberi nafkah lahir yang dibilang lebih dari cukup tetapi tidak dengan nafkah batin tak sedikitpun dia mendekati atau tidak menyentuh dewi sedikitpun.
suatu hari dewi tak sengaja bertemu ibu dari niko dipasar dan mengajak ibu niko mampir keapartemen mereka...ibu niko pun ingin bermalam dikediaman anaknya,jam 10 malam ibu niko menanti kedatangan niko dan menanyakan kapan anaknya biasa pulang pada dewi sebab sebelum menikah niko adalah seorang anak yang disiplin kalo pulang dan tak pernah pulang larut malam...dewi senyum menyembunyikan sifat asli suaminya...dan berkata mas niko sedang ada meeting mah dia berpesan akan pulang agak larut malam...padahal dia berbohong.
anaknya setiap hari pergi ke klub malam dan pulang jam 3 pagi.
waktu menunjukan jam 3.00 lalu mendengar suara ketuk pintu dewi bangun dan ibu niko pun bangun,ibu niko langsung marah pada anaknya karna mendapati datang dengan bau alkohol dan pulang pagi...
sebenarnya apa yang terjadi,sejak kapan kamu seperti ini?
niko diam,dewi meminta dengan sopan pada ibu niko untuk melanjutkannya besok pagi karna ini waktunya untuk istirahat,ibu niko pun menuruti perkataan menantunya walaupun masih banyak pertanyaan yang ingin dibicarakan pada anak dan mantunya...
pagi pun tiba menunjukan pukul 7.00 dewi yang sudah masak dan menyiapkan makanan dimeja lalu ibu niko menghampiri dan menanyakan apakah niko sudah bangun?
sudah mah mas niko sebentar lagi juga turun...taklama nikopun turun dan duduk.
ibu menanyakan soal tadi malam niko berlutut dan meminta maaf atas kelakuannya yang telah membuat ibunya marah padahal dulu iya anak yang disiplin,karna prustasi dipaksa menikah oleh orang tua jadi dia memilih hal diluar kebiasaannya.
ibunya menasehati niko,cobalah kamu membuka hati kamu untuk dewi dan mencoba mencintai karna pernikahan itu sakral.
niko merasa tenang dan meminta maaf pada dewi bahawa perbuatanya itu salah...
niko dewi adalah wanita yang shaleh dan baik itulah alasan mamah dan ayahmu menikahkan kamu dengan dewi.
lebih baik kamu coba luangkan waktu untuk bulan madu jangan difikirkan soal materi.
niko pun setuju dan mencoba untuk membuka hatinya untuk dewi wanita yang sudah 7 tahun membina rumah tangga.
seminggu setelah berbulan madu akhirnya dewi dinyatakan hamil...kedua orang tua pun bahagia mendengarnya.
sekian
wasallam demis