ANNYEONG YEOROBUN, aku mwoyamwoya bawa cerpen baru.
maaf, jika ada salah kata atau persamaan kata.
selamat membaca jangan lupa untuk like dan komen nya
terimakasih banyak 😍😍
Di jaman modern seperti ini, pasti banyak dari kalian yg tidak mempercayai tentang kisah "VAMPIRE".
Awalnya pun aku tidak percaya mana mungkin di jaman modern seperti ini, ada yang namanya nya makhluk sejenis "vampire".
Namun sekarang aku mempercayai nya bahwa makhluk sejenis "vampire" itu ada, makhluk yang memiliki kulit seputih salju, tangan yang sangat begitu dingin sedingin es, bibir yang berwarna merah semerah kelopak bunga mawar yang berwarna merah, dan bola mata yang berwarna hitam kelam di saat dalam keadaan biasa saja namun bisa berubah warna menjadi merah jika mereka haus akan darah segar.
Aku sekarang mempercayai nya bahwa "vampire" itu ada, karena aku melihat nya dengan mata kepala ku sendiri.
Dan sekarang "vampire" itu sedang tersenyum di sebelah ku, "vampire" itu adalah.....
Teman......
Dan.......
Juga sebagai kekasih ku.
Mungkin kalian akan berfikir bahwa aku telah gila, karena berpacaran dengan makhluk sedingin salju di gunung Everest.
Namun itu adalah kenyataan nya, aku sangat mencintai nya bahkan aku sangat mengagumi nya.
Walaupun sebelum kami menjadi pasangan, banyak rintangan yg begitu banyak.
*FLASHBACK
*Normal
Hari ini adalah hari pertama ku menjadi maba, di salah satu universitas di daerah Seoul.
Nama ku Hyun Jin, nama lengkap ku Park Hyun Jin aku berasal dari daerah jeju.
Aku senang sekali karena aku di terima disalah satu universitas di daerah Seoul, ternyata selama ini tidak sia-sia aku rajin belajar sehingga mendapatkan beasiswa di universitas yang sangat aku inginkan.
Saat ini aku sedang duduk di salah satu tempat duduk di taman kamus ini, dan sialnya si lelaki singa dari gunung Everest itu datang dan mengacaukan kebahagiaan ku.
"CEBOLLLLL" teriak laki-laki berkulit putih seputih salju namun sifat nya sangat dingin seperti kulkas 10 pintu, tidak... mungkin lebih tepatnya sedingin gunung Everest.
"Yakkk... Bisakah kau tidak teriak-teriak, mengganggu ketenangan ku saja" ucap Hyun jin dengan wajah yang sangat kesal.
"Maafkan, aku cebol ku sayang" ucap laki-laki berkulit putih, lalu duduk di samping Hyun jin sambil mengusap kasar rambut milik Hyun jin
" Yakkk... Kim Lion, rambut ku jadi berantakan bagaimana kalo nanti ada cowo tampan yang lihat kan nanti malu"
"Berarti sekarang kau lagi malu dong, kau kalo lagi malu sangat begitu menggemaskan"
"Apa maksudmu aku malu ?" Tanya Hyun jin sehingga terlihat kerutan di dahi nya karena bingung.
"Tentu saja aku yakin kau sedang malu, karena kan aku sangat begitu tampan kan tadi kau bilang kalo kau akan malu jika dilihat oleh laki-laki tampan kan aku juga sangat tampan" jawab lion dengan begitu pede
Hyun jin yang mendengar nya langsung tertawa terbahak-bahak "kata siapa kalo kau itu tampan" tanya Hyun jin.
"Kata ku barusan kalo aku sangat tampan, apa kau tidak mendengar nya seperti nya kau harus ke dokter THT untuk memeriksa kuping mu ternyata selain berbadan seperti anak SD kau juga memiliki kuping yang budek" jelas lion sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Huhh... Apa yang kau bilang yakk.... aku pendek"
"Iya, memang kau pendek" ucap lion dengan nada yang meledek.
"Ku kasih tau ke kau Kim lion, badan mu saja yang tinggi nya tidak normal bahkan badan mu seperti tiang listrik" ucap Hyun jin dengan kesal lalu meminum air yang baru di beli oleh lion
Sedangkan yang dikatain nya hanya tertawa terbahak-bahak, karena bagi nya sangat begitu lucu.
"Hahaha Hyun jin ternyata berteman dengan mu selain membuat sakit ternyata juga bisa membuat bahagia" ucap lion sambil mengusap air mata yang keluar karena tertawa terbahak-bahak.
"Mwo (Apa) membuat sakit, apa maksud mu ?" Tanya Hyun jin dengan mata yang melotot.
"Iya, membuat sakit saat berbicara dengan mu itu membuat sakit leher ku karena harus menunduk dan juga membuat darah tinggi untung saja aku memiliki darah rendah jadi nya aku bersyukur berteman dengan mu mungkin kalo aku memiliki darah tinggi sekarang mungkin aku sedang berbaring di rumah sakit" jelas lion dengan begitu semangat, sedangkan Hyun jin mendengar nya wajah nya sangat begitu merah namun bukan merah karena malu tapi merah karena menahan amarah nya yang sudah sampe-sampe ubun-ubun nya.
Karena kesal mendengarkan ucapan lion, yang sangat tidak bermutu akhirnya Hyun jin beranjak dari tempat duduknya dan ingin pergi meninggalkan lion yang masih mengoceh.
"CEBOLLL.... Kau mau kemana, tungguin aku" teriak lion, sedangkan Hyun jin terus saja berjalan tanpa memperdulikan singa gunung Everest yang sedang berlari ke arah nya.
Lion terus berlari mengejar Hyun jin, setalah dapat lion langsung mengambil tangan Hyun jin dan menggandeng nya.
Hyun jin melirik laki-laki yang sedang menggandeng nya, dan laki-laki itu melirik Hyun jin dan tersenyum seperti orang bodoh sehingga Hyun jin pun ikutan tersenyum sambil berjalan.
"Hyun jin" panggil lion yang masih menggenggam tangan Hyun jin
"Hmmm..." Jawab Hyun jin dengan seadanya.
"Kau marah" tanya lion
"Tidak memangnya kenapa, percuma aku marah nanti juga kau seperti itu lagi"
"Maaf" ucap lion dengan sesal
"Iya, aku maafkan asalkan kau traktir aku makan"
"Baiklah aku akan mentraktir mu sepuasnya" jawab lion dengan tersenyum lalu berjalan menuju tempat makan yang Hyun jin inginkan tanpa melepaskan tautan tangan mereka.
Hyun jin berteman dengan lion dari kecil, dimana pun ada Hyun jin disitu ada lion atau sebaliknya.
Sebenarnya nama nya Kim Reon, namun Hyun jin memanggil nya dengan dengan sebutan white lion atau singa putih gunung Everest.
Hyun jin memanggil nya gunung Everest karena sikap dingin nya yang melebihi kulkas 10pintu, namun saat dengan Hyun jin sifat gunung Everest nya langsung mencair karena kehangatan yang di berikan oleh Hyun jin.
Semua keinginan Hyun jin selalu di turuti oleh lion, karena bagi lion kebahagiaan Hyun jin no. 1 huhh... Dasar vampire bucin. 😌
Saat ini Hyun jin dan lion (reon) sedang berada di salah satu restoran barbeque, di dekat kampus mereka.
"Lion... Kau tidak mau makan ?" Tanya Hyun jin, yang hanya di jawab gelengan kepala oleh reon
"Kenapa kau selalu tidak ingin makan saat diajak jalan-jalan, kau bahkan hanya minum jus tomat yang kau bawa aku curiga kalo jus tomat itu sebenarnya darah dan kau adalah vampire" ucap Hyun jin sambil memanggang daging sapi yang sangat begitu menggiurkan bagi Hyun jin namun tidak bagi lion
Sedangkan lion yang mendengar ocehan Hyun jin hanya tertawa saja, "memang di dalam kotak jus tomat itu darah, dan aku memang vampire" ucap lion dalam hati sambil melihat Hyun jin yang sedang memanggang daging.
"Hyun jin" panggil lion
"Hmmm... Ada apa ?" Tanya Hyun jin
"Apakah kau percaya tentang vampire, dan jika kau bertemu dengan vampire gimana ?" Tanya lion
Hyun jin nampak berfikir sambil mengetuk-ngetuk kan jari nya di dahi nya, setelah lama berfikir Hyun jin pun menjawab nya "aku tidak percaya akan yang namanya "VAMPIRE" " ucap Hyun jin dengan penekanan di kata "vampire" sambil menggeleng-gelengkan kepalanya "lagi pula jika aku bertemu vampire aku tidak akan lari, aku akan bertanya Gimana caranya dia memiliki kulit yang putih dan wajah yang cantik aku mau tau biar aku bisa cantik" lanjut Hyun jin sambil tertawa.
"Haiisss... Percuma saja bertanya pada manusia berotak udang, yang hanya tau nya makan saja" umpat lion dalam hati dengan wajah kesal
"Lion kau mengumpat di dalam hati kan" tebak Hyun jin dengan sorot mata yang menajam, bahkan lion yang mendengar nya saja hampir tersedak oleh liur nya sendiri.
"Huhh... Hyun jin apa kah kau seorang cenayang ? " Tanya lion dengan wajah yang tidak biasa
"Hmm... Aku bukan Cenayang, namun aku tau kalo kau sedang mengumpat di dalam hati mu itu karena wajah mu itu menunjukkan nya" jawab Hyun jin dengan wajah sombong nya sambil menunjuk lion dengan sumpit.
Lion yang mendengar ucapan Hyun jin hanya bisa diam, dengan ekspresi kaget nya " woahh... Daebak (keren)" ucap hyun jin sambil bertepuk tangan.
Setelah makan Hyun jin dan lion pun langsung pergi jalan-jalan, tentu nya setelah membayar semua makanan yang di pesan Hyun jin.
Tidak terasa ternyata Hyun jin dan lion sudah berkuliah selama 2tahun lebih, mereka selalu bersama karena mereka kuliah satu jurusan.
Saat ini Hyun jin sedang berada di bawah pohon di taman belakang kampus, Hyun jin sedang istirahat sebentar karena begitu lelah dengan tugas-tugas nya walaupun sebenarnya tidak terlalu lelah sekali karena selalu di bantu si jenius lion.
Hyun jin sedang memejamkan mata nya sambil menikmati sejuknya angin, tiba-tiba pipi nya begitu terasa sangat dingin seperti ada benda dingin yang menempel di pipinya saat Hyun jin membuka mata ternyata pelakunya siapa lagi kalo bukan lion dengan tampang watados nya sambil menikmati jus tomat nya yang sebenarnya itu darah namun dikemasan seperti jus tomat.
"Ini" ucap lion sambil menyodorkan minuman rasa strawberry
"Huhh... Kau tau aja kalo aku sedang haus, gomawo (makasih) lion" ucap Hyun jin, yang hanya di jawan anggukan kepala oleh lion
Lion pun duduk di sebelah Hyun jin, mereka berdua hanya duduk biasa saja sambil menikmati minuman masing-masing juga menikmati sejuknya angin.
Karena tidak ada yang mengeluarkan suara sehingga terasa begitu hening bagaikan di kuburan canda kuburan, akhirnya lion pun mengeluarkan suara nya "Hyun jin" panggil lion yang hanya di jawab "hmm..." Saja oleh Hyun jin
Hyun jin pun menoleh kearah lion yang berada di samping nya, "ada apa ?" Tanya Hyun jin
"Aku dengar-dengar kata nya kau berpacaran dengan kakak tingkat, yang tampan itu apakah benar" tanya lion
"Kata siapa" tanya Hyun jin
"Kata orang-orang" jawab lion
"Cihh... Ternyata kau itu pabo (bodoh) sekali, kalo aku menyukai seseorang pasti aku bercerita pada mu pabo" ucap Hyun jin "jangan dengarkan gosip tidak jelas seperti itu" ingat Hyun jin sambil menatap lion sambil tersenyum "lagi pula jika aku menyukai seseorang, yang aku sukai dan cintai hanya satu yaitu kau lion" lanjut Hyun jin di dalam hati nya.
"Kenapa kau melihat ku seperti itu, apa kah ada sesuatu di wajah ku" tanya lion
"Aniyo (tidak), hanya saja tadi di wajah mu ada nyamuk baru mau aku pukul nyamuk nya langsung pergi" jawab Hyun jin.
"Syukurlah nyamuk nya langsung pergi, kalo nyamuk nya ada di pipi ku nanti kau pukul wajah ku bisa-bisa rusak wajah tampan ku ini ternyata bukan manusia saja yang takut sama kau bahkan nyamuk yang sejenis nya serangga pun takut dengan kau" ucap lion sambil tertawa-tawa karena melihat ekspresi Hyun jin dan hanya di balas acungan jari tengah nya tepat di wajah lion
"Hyun jin"
"Ada apa lagi"
"Syukurlah kalo kau tidak suka dengan kakak tingkat itu"
"Kalo aku berpacaran dengan nya, memang nya kau mau apa"
"Aku akan membunuhnya, karena merebut mu dari ku karena aku lebih dulu yang bertemu dengan mu" ucap lion dalam hati
"Ntah lah" jawab lion seadanya.
"Hari sudah sangat sore, ayokk... Kita pulang" ajak lion, sambil membereskan barang-barang milik Hyun jin.
"Lionnnn" rengek Hyun jin
"Apa" jawab lion.
"Kaki hyun jin sangat begitu pegal, Hyun jin mau gendong" ucap Hyun jin seperti anak kecil.
"Cihh... Kau bukan nya terlihat menggemaskan namun lebih terlihat menyebalkan, baiklah naik cepet kepunggung ku" ucap lion walaupun kata-kata nya sedikit kasar namun lion tetap menuruti keinginan nya, akhirnya Hyun jin pun langsung naik ke punggung lion sambil tersenyum.
"Hyun jin" panggil lion sambil berjalan dengan menggendong Hyun jin di punggung nya
"Ada apa" jawab Hyun jin
"Ternyata kau selain berat dosa, kau juga berat sekali badan nya padahal kan kau badan nya kecil" ucap lion yang langsung di hadiahi geplakan manis di kepalanya.
Akhirnya sampai juga di halte, saat ini mereka berdua sedang menunggu bus yang akan datang selanjutnya.
Setelah bus sampai mereka berdua lalu masuk kedalam bus.
Skip
Akhirnya bus pun Sampai di halte dekat apartemen sederhana yang di tempati oleh Hyun jin dan lion, mereka tidak tinggal satu apartemen namun hanya bertetanggaan saja.
*Hyunjin part
"Huh... Akhirnya sampai juga di tempat kebanggaan para kaum rebahan (kasur)" ucap Hyun jin sambil merebahkan tubuhnya yang sangat begitu melelahkan, namun dering dari hp nya membuat Hyun jin langsung mengambil hp nya yg dia taruh di atas meja kecil di sebelah tempat tidur nya.
Saat Hyun jin melihat layar hp nya tertera nama lion gunung Everest, akhirnya mau tidak mau Hyun jin mengangkat telepon dari lion karena kalo tidak di angkat pasti dia akan menelpon terus menerus atau langsung masuk ke apartemen tanpa permisi terlebih dahulu.
"Hallo, ada apa ?" Tanya Hyun jin
"Cepat lah mandi, dan datang ke apartemen ku karena aku masak banyak sekali makanan" suruh lion dari sebrang sana
"Baiklah aku akan mandi, ku tutup dulu telpon dari mu" ucap Hyun jin Yang langsung di matikan telepon nya tanpa menunggu jawaban dari lion, dan langsung bergegas mandi.
Skipp
Setelah selesai mandi Hyun jin langsung memakai piyama tidur nya yang bermotif kelinci, dan langsung pergi ke apartemen milik lion yang berada di sebelah apartemen nya.
"Lion... Kau di mana" teriak Hyun jin setelah masuk tanpa permisi terlebih dahulu.
"Yakkk... Jangan teriak-teriak, kau berisik sekali aku lagi di ruang tamu" jawab lion
"Wahhh... Ternyata kau sudah menyiapkan banyak makanan untuk ku, gomawo lion" ucap Hyun jin sambil menepuk punggung lion, yang hanya di balas anggukan saja.
"Lion, kenapa kau kebiasaan sekali selalu masak banyak tapi tidak pernah habis jadi nya kan aku harus menghabiskan nya" tanya Hyun jin sambil mengunyah makanan nya.
"Sudahlah lebih baik kau makan saja yang banyak, bukannya kau harus bersyukur karena aku memasak banyak makanan sehingga kau tidak usah mengeluarkan banyak uang untuk membeli makanan jadi bisa irit uang" ucap lion
"Hehehe, benar juga apa kata kau berkat kau aku bisa menabung dan membeli barang yang aku suka" jawab Hyun jin sambil cengengesan.
Setelah Hyun jin selesai makan, lion pun membersihkan bekas makan Hyun jin sedangkan Hyun jin dia sehabis makan langsung makan es krim sebagai pencuci mulut nya sambil menonton kartun di ruang tamu apartemen lion.
"Lionnn"
"Ada apa Hyun jin"
"Aku pulang dulu, aku sudah kenyang ingin tidur"
"Tunggu sebentar"
"Ada apa ?" Tanya Hyun jin.
Hyun jin menunggu lion di ruang tamu, sedangkan lion sedang mengambil kardus berukuran yang besar.
"Kardus apa itu" tanya Hyun jin
"Sudah jangan banyak tanya, lebih baik kau ambil semua es krim yang berada di kulkas ku dan bawa plastik besar yang di bawah kulkas" suruh lion.
"Memang nya jajanan ini semua buat siapa ?" Tanya Hyun jin
"Ini buat kau semua nya sebaiknya sekarang kita ke apartemen mu, buka kan pintu nya dan jangan lupa tutup apartemen ku" suruh lion
Sekarang lion sedang menata semua makanan, dan jajanan untuk Hyun jin.
"Kenapa kau membeli banyak sekali makanan" tanya Hyun jin yang sedang makan kripik kentang, sambil melihat lion yang sedang menata makanan untuk nya sedangkan Hyun jin hanya duduk di atas kursi sambil terus menerus mengunyah makanan nya.
"Ini simpanan untuk makanan mu, selama satu minggu lebih karena selama seminggu atau seminggu lebih aku tidak bisa memberikan kau makanan" jawab lion
"Memang nya kau mau kemana ?" Tanya Hyun jin
"Aku ada urusan keluarga" jawab lion seadanya.
"Kenapa lama sekali bukannya kau paling males dengan urusan keluarga, biasanya kau akan pergi hanya 1hari paling lama 2 hari" ucap Hyun jin dengan nada sedih
"Kau sedih karena aku pergi lama" tanya lion dengan begitu senang, ternyata ada yang akan menunggu nya.
"Iya, aku sangat begitu sedih" ucap Hyun jin dengan nada yang makin sedih, membuat lion merasa senang karena ada yang sedih karena dia pergi padahal kan hanya satu Minggu "sudalah jangan sedih" hibur lion sambil mengelus rambut Hyun jin dengan lembut "bagaimana aku tidak sedih kalo kau pergi, nanti siapa yang mentraktir ku saat makan siang, siap nanti yang membelikan aku jajanan saat aku laper setelah kuliah nanti siapa yang membayar bus ku karena itu aku sedih" ucap Hyun jin membuat lion merasa kesal sehingga mengusap rambut Hyun jin dengan sangat cepat sehingga rambutnya berantakan.
"Ku kira kau beneran sedih, tenang saja kalo soal itu kalo kau ingin makan kau tinggal datang ke restoran barbeque yang deket kampus kau tinggal saja memesan makanan untuk mu atas nama ku karena aku sudah membayar makanan untuk kau selama seminggu lebih, kalo ingin jajan juga datang lah ke cafe yang biasa nya karena aku juga sudah membayar untuk jajan mu selama seminggu lebih dan aku juga sudah mengisi saldo untuk membayar bus mu itu" ucap lion
"Wahh... Ternyata kau sudah menyiapkan segalanya untuk ku, terimakasih banyak lion" ucap Hyun jin sambil mencium pipi lion
"Semuanya sudah ku tata rapi, aku akan pergi dulu jangan lupa sebelum tidur kau sikat gigi terlebih dahulu jangan sampe lupa nanti gigi mu akan sakit" ucap lion sebelum pergi lion juga mencium kening Hyun jin "Selamat malam, semoga kau mimpi indah" lanjut lion sebelum pergi.
Sedangkan Hyun jin dia hanya bisa diam terpaku karena tingkah lion, sehingga membuat pipi nya merah merona "selamat malam juga, semoga kau mimpi indah" ucap Hyun jin walaupun lion tidak mungkin mendengar nya karena sudah keluar dari apartemen hyun jin, sedang kan Hyun jin masih bengong sambil memegang kening nya yang tadi di cium oleh lion.
Pagi ini adalah awal pertama kali nya Hyun jin tanpa lion, rasanya sangat begitu membosankan tadi pagi saat Hyun jin ke dapur ternyata sudah ada makanan dan juga notes, dari lion.
*Aku hanya membuat kan sandwich untuk mu, jangan lupa sarapan dan minuman susu mu juga kalo laper langsung makan jangan di tahan.
Kim Reon 🦇
Hyun jin yang melihat notes dari lion hanya tersenyum tidak jelas, lalu menyimpan notes nya.
Akhirnya setelah memakan sandwich buatan lion, Hyun jin langsung jalan ke halte untuk berangkat kuliah.
Setelah selesai kuliah Hyun jin langsung ketempat restoran barbeque karena ingin makan, tadi nya dia ingin makan sama temen-temen nya namun karena dia lagi males juga akhirnya dia lebih memilih makan sendirian di restoran barbeque di tempat suruhan lion.
"Permisi, ahjuma (bibi) aku ingin memesan makanan atas nama reon, kim reon atau lion" ucap Hyun jin.
"Ohh... Kau Hyun jin, baiklah aku akan menyiapkan makanan untuk mu" ucap ahjuma pemilik restoran barbeque tersebut, lalu pergi kearah dapur.
Setelah menunggu beberapa menit akhir nya makanan nya datang, bibi nya membawa sup kimchi jjigae dan daging barbeque.
"Ini makanan pesan dari tuan reon, dan ini juga dari tuan lion" setelah menata makanan, ahjuma itu juga memberikan notes berwarna biru.
"Ohh... Terimakasih banyak" ucap Hyun jin sambil membukukan sedikit badan nya.
Sebelum makan, Hyun jin membaca notes dari lion.
*Haii... Ceboll, ku yakin kau sangat lelah dan bosan karena tidak ada lelaki tampan mu yaitu aku di sisi mu karena itu aku memesankan makanan yang pedas seperti kimchi jjigae untuk mu agar kau tidak stres karena kalo kau stres kau akan berubah menjadi zombie. 😌🧟
Kim Reon 🦇
Hyun jin yang membaca notes dari lion hanya bisa tertawa "dasar sangat kege'eran sekali dia" ucap Hyun jin sambil tersenyum.
Setelah makan Hyun jin, menuju cafe biasanya, huh.. Hyun jin itu memang seperti itu perut nya tidak mudah kenyang.
"Apa yang ingin anda pesan" tanya pelayan cafe tersebut.
"Aku ingin memesan makanan atas nama Kim reon atau lion" jawab Hyun jin
"Ahh... Atas nama tuan reon, silahkan duduk di meja aku akan membawakan pesanan anda" ucap pelayan cafe tersebut.
Hyun jin pun duduk di kursi tempat biasanya dia kesini saat bersama lion sambil memandang ke arah luar jendela, setelah lama menunggu akhirnya pesanan nya datang juga.
"Ini pesanan anda, selamat menikmati" ucap pelayan tersebut sambil memberikan notes lagi.
*Gembulll, aku yakin saat ini kau sedang berada di cafe karena kau tadi habis makan makanan pedas untuk menghilangkan stres mu sekarang aku memesan makanan manis untuk yaitu smoothies mango dan juga mango cake untuk mu akan kau kembali happy sehabis makan langsung pulang.
Kim Reon 🦇
Hyun jin hanya bisa tersenyum setiap membaca notes dari lion nya, setelah menghabiskan makanan pencuci mulut yang di pesankan oleh lion Hyun jin langsung beranjak dari kursi untuk pulang ke apartemen nya.
Skipp
Setelah sampai Hyun jin langsung rebahan di tempat tidur nya, namun suara notifikasi pesan bangun harus membuat Hyun jin menggerakkan tangan nya ternya itu pesan dari reon.
Lion gunung Everest
|Cepat bangun dari rebahan mu, langsung mandi dan makan malam.
17:30
|Aku sudah memesankan makan malam untuk mu setelah makan dan ngemil jangan lupa untuk sikat gigi mu.
17:30
|Siap bos, aku akan mandi sekarang.
17:33 read
|Kau cocok sekali menjadi cenayang
17:35 read
"Cihhh, hanya di read doang dasar menyebalkan" ucap Hyun jin.
Hyun jin baru saja akan beranjak untuk mandi tiba-tiba ada notifikasi dari hp nya lagi.
Lion gunung Everest
|Jangan terus mengumpat, lebih baik sekarang kau mandi sebelum malam nanti kau kedinginan
17:41
"Wahhh... Dia ini kenapa bisa tau apa jangan-jangan dia menaruh cctv dan juga penyadap di kamar ku" ucap Hyun jin
Ting... Ada suara notifikasi lagi dari hp nya.
|Aku tidak menaro cctv dan juga penyadap di kamar mu
17:45
"Wahhh.... Jangan-jangan dia cenayang" ucap Hyun jin dengan tangan menutupi tubuhnya dengan tangan
Ting...
|Aku juga bukan Cenayang lebih baik sekarang kau mandi
17:46
|Lalu bagaimana kau bisa tau semuanya
17:46
Bls Hyun jin dengan begitu penasaran.
|Karena sangat begitu mudah untuk menebak isin otak kecil mu itu pabo
17:47
Balasan pesan lion membuat Hyun jin kesal
|Seterah kau sialan
|aku akan mandi sekarang juga.
17:48 read
Setelah membalas pesan dari lion, Hyun jin pun langsung pergi ke kamar mandi yang berada di dalam kamar nya untuk mandi.
Setelah selesai mandi Hyun jin pun langsung memakai piyama tidur, dan tidak lama kemudian ada yang memencet bel apartemen nya.
Dan ternyata itu makan malam yang sudah di pesankan oleh lion dan juga ada notes dari lion.
*Selamat makan malam gembul, setelah makan malam dan ngemil jangan lupa sikat gigi mu dan jangan lupa kerjakan tugas yang tadi diberikan.
Kim Reon 🦇
Setelah makan malam Hyun jin langsung ngemil sambil mengerjakan tugas kuliah nya di dalam kamar.
Sedangkan laki-laki yang memiliki kulit seputih salju, bibir semerah mawar merah dan mata berwarna merah darah yang menandakan kalo dia sedang sangat haus akan darah, lelaki itu sedang memandang Hyun jin di balkon kamar Hyun jin walaupun hanya bisa melihat dari celah jendela.
*Kim Reon
Kim Reon saat ini sedang berburu di tengah hutan pada malam hari, reon berburu saat malam hari karena banyak hewan beraktivitas saat malam hari, lagi pula kalo dia berburu saat malam hari tidak akan ada yang melihatnya.
"Wahhh... Kau seperti nya semangat sekali untuk mendapatkan hewan pada malam ini" ucap laki-laki yang seperti reon namun tubuh nya aga besar sedikit dari reon
"Cihh... Kau sangat berisik sekali Johnny, kau membuat hewan buruan ku kabur bodoh" ucap reon kepada laki-laki yang ternyata bernama Johnny.
Malam ini reon berburu santapan nya bersama Johnny, Mark, Hendry dan Lucas mereka adalah sepupu dan juga teman-teman reon.
Setelah berburu hasil santapan nya mereka berkumpul di mansion milik reon yang berada di dekat hutan.
"Reon" panggil Mark
"Ada apa ?"
"Kau tumben sekali pergi lama, memang nya kekasih mu itu tidak marah" ucap Mark
"Mungkin dia akan memukuli ku saat nanti aku sudah sampai apartemen" ucap reon sambil tersenyum, mengingatkan reon pada waktu jaman smp waktu itu reon pergi bilang nya cuma 4jam namun 2hari kemudian baru pulang saat pergi tidak bisa di kabari sama Hyun jin sehingga saat baru datang dia mendapatkan pukulan yang lumayan menyakitkan.
"Hahaha mungkin nanti saat kau datang, kau akan di pukuli dengan sangat keras karena Hyun jin itu sangat Barbar" ucap lucas yang disetujui oleh reon
Mereka semua mengetahui Hyun jin karena mereka juga berteman dengan Hyun jin dari kecil, mereka bertemu dengan Hyun jin saat lagi bermain di malam hari tanpa rasa takut.
Hyun jin itu sangat pemberani disaat anak-anak memiliki akan ketakutan seperti nya Hyun jin itu tidak ada rasa takut sama sekali, karena Hyun jin pernah bilang semakin Hyun jin takut semakin dia penasaran karena itu dia tidak terlihat takut walaupun begitu reon akan selalu berada disisi Hyun jin.
Sudah lebih dari 5 hari reon pergi meninggalkan Hyun jin karena kesibukannya, kesibukan nya untuk mengurus perusahaan dan juga berburu bersama teman-teman nya
Karena semua urusan nya sudah selesai reon pun nanti malam akan pulang ke apartemen nya dan bertemu dengan Hyun jin, saat sedang beristirahat sambil memikirkan Hyun jin tiba ada notifikasi pesan dari Hyun jin.
Hyun Jin 😍
|Lionnnnnnnn
18:12
| Ada apa ?
| Apakah kau rindu dengan ku
18:12
|Aniyo (tidak), aku tidak merindukan mu
18:14
|Lalu kenapa kau mengirimkan
pesan kalo tidak rindu dengan ku
18:14
|Memang nya kalo ingin mengirimkan pesan kepada mu harus rindu dulu 😌
18:16
|Tidak juga sih 😌
18:16
|Kapan kau pulang ke apartemen 😌
18:20
|Mungkin seminggu lagi
aku akan pulang
18:20
|Kau pembohong, kau bilang hanya akan pergi seminggu 😒
18:25
|Aku bilang akan pergi selama
seminggu atau mungkin lebih
18:25 read
"Huhh... Hanya di baca saja, dasar Hyun jin pasti dia marah siap-siap saja lah aku kena marah oleh nya" ucap reon sambil terkekeh
Akhirnya reon pun pulang saat pukul jam sebelas malam lebih lima belas menit, reon langsung merebahkan tubuhnya di sofa ruang tamu milik nya sambil meminum darah.
*Normal
Sebenarnya Hyun jin belum tidur malem ini dia masih saja menonton drama di kamar nya, namun Hyun jin seperti mendengar suara dari apartemen milik reon.
Hyun jin berfikir bahwa ada maling yang masuk ke apartemen nya reon, karena rasa penasaran nya yang begitu tinggi akhirnya Hyun jin keluar dari apartemen nya untuk masuk ke apartemen reon sambil membawa tongkat baseball milik nya.
Hyun jin masuk ke apartemen reon dengan menggunakan key card apartemen milik reon, saat pintu terbuka Hyun jin langsung masuk secara pelan-pelan.
Saat sampai di ruang tamu milik reon, Hyun jin melihat seseorang orang yang sedang duduk di sofa, Hyun jin tau orang itu siapa.
Seseorang yang duduk di sofa itu adalah reon, Hyun jin tau walaupun hanya tidak terlalu jelas dia bisa melihat juga karena cahaya dari sinar bulan malam ini.
Hyun jin lalu menyoroti reon menggunakan flash dari hp nya, dia melihat reon teman masa kecilnya sedang meminum darah karena cahaya dari hp nya Hyun jin, reon akhirnya menoleh kearah Hyun jin melihatkan sorot mata merah semerah darah yang sedang kehausan akan darah.
"Lion" panggil Hyun jin, reon yang mendengar suara Hyun jin hanya bisa diam terpaku karena rahasia dia selama ini ketahuan.
"Hyun jin kenapa kau bisa kesini" ucap reon, padahal seinget reon dia sudah mengganti password apartemen nya, Hyun jin lalu memperlihatkan key card apartemen milik reon "bagaimana kau bisa punya key card apartemen ku" tanya reon "kau dulu pernah mengasih nya kepada ku, karena aku mudah lupa akan password apartemen mu" jawab hyun jin, reon melupakan nya bahwa dia pernah mengasih key card apartemen milik nya sehingga Hyun jin bisa masuk dan rahasia dia selama ini ketahuan.
Hyun jin langsung datang menghampiri reon secara perlahan, lalu duduk di sebelah reon dan memegang pipi reon.
"Kau seorang vampire" tanya Hyun jin sambil mengusap bibir reon yang merah karena darah, yang hanya di balas anggukan oleh reon
"Apakah kau takut melihat ku" tanya reon, namun hanya di balas gelengan oleh Hyun jin.
"Kenapa kau tidak takut" tanya reon lagi
"Cihh... Untuk apa aku takut kepada mu, justru aku menyesal" ucap Hyun jin membuat reon bingung "kenapa menyesal" tanya reon
"Tentu saja aku menyesal ternyata aku bertemu vampire yang tidak terlalu tampan" ucap Hyun jin sambil membersihkan darah yang berada di pipi nya reon, membuat reon tercengang.
"Huhh... Ku kira karena apa, kau sangat tidak sopan sekali kepada ku" ucap reon
"Berapa umur mu ?" Tanya Hyun jin
"Mungkin lebih dari 200thn" jawab reon
"Wahhh... Ternyata aku berteman dan menyukai seorang Ahjussi (paman), Aniya... mungkin lebih tepatnya aku berteman dan menyukai seorang harabeoji (kakek)" ucap Hyun jin lalu menutup mulutnya seperti sedang kaget, sedangkan reon yang mendengar nya hanya ketawa-ketawa saja.
"Tadi kau bilang apa ?" Tanya reon
"Memang nya aku bilang apa" ucap Hyun jin
"Tadi kau bilang kalo kau itu menyukai ku, sejak kapan kau menyukai ku" tanya reon
Hyun jin lalu langsung berdehem dengan keras, "a-aku tidak ingat kalo aku berbicara seperti itu" ucap Hyun jin dengan tergagap.
Cupp...
Tiba-tiba saja reon mencium Hyun jin, bukan di pipi atau di kening namun mencium Hyun jin di bibirnya ya... Tepat di bibir merah milik Hyun jin sehingga membuat Hyun jin kaget sehingga jantung nya berdegup dengan kencang padahal reon hanya menempelkan bibirnya di bibir Hyun jin.
Lalu reon setelah itu melepaskan ciumannya lalu menatap hyun jin yang menutup mata nya, reon lalu memegang pipi Hyun jin dengan kedua tangannya "aku juga menyukai mu, mungkin lebih tepatnya aku mencintaimu" ucap reon lalu memandang mata Hyun jin yang terbuka lalu mengecup kening Hyun jin.
"Hyun jin" panggil reon
"Hmmm... Ada apa ?" Tanya Hyun jin
"Apakah kau mau jadi pacar ku" tanya reon kepada Hyun jin
"Aku... Aku tidak mau" ucap Hyun jin sehingga membuat reon terdiam dan hanya bisa menghela nafas "baiklah kalo kau tidak mau jadi pacar ku juga tidak apa-apa" ucap reon dengan tampang sedih.
Lalu Hyun jin memegang pipi reon dengan tangan nya, "maksud ku, aku tidak mau menolak mana mungkin aku menolak "vampire" yang kaya raya dan lumayan tampan walaupun umurnya lebih tua dari kakek ku" ucap Hyun jin lalu mencium bibir reon dengan cepat.
"Hahaha... Jadi kau hanya mencintai harta ku, aku tidak mau jadi pacar mu" ucap reon sambil berpura-pura ngambek, "ya, sudah kalo kau tidak mau aku mau balik ke apartemen ku" saat Hyun jin akan beranjak dari sofa, reon langsung menarik tangan Hyun jin sehingga Hyun jin terjatuh di pangkuan reon "hahaha aku hanya bercanda, terimakasih banyak karena sudah menerima ku i love you" ucap reon
"I love you too"
Akhirnya Hyun jin pun menerima reon menjadi pasangan nya, kisah cinta mereka memang tak seromantis Romeo and Juliet.
Namun mereka saling mencintai dan menerima apa pun kekurangan dan kelebihan dari pasangan nya.
Flashback off
"Yakkk... Pabo, jangan terus memandangi ku" ucap Hyun jin dengan berisik
"Wae ?" tanya reon
"Fokus lah kedepan jangan memandang ku" suruh Hyun jin
"Aku juga sedang fokus ke depan lebih tepatnya ke orang yang akan selalu bersama ku di masa depan" ucap reon
"Gombalan mu sangat tidak bermutu" ucap Hyun jin namun membuat pipi nya merah merona.
Reon dan Hyun jin sudah selesai kuliah nya, sekarang mereka sedang santai di apartemen milik reon.
Mereka sedang menonton film di ruang tamu apartemen milik reon.
"Hyun jin"
"Hmmm..."
"I love you Hyun jin"
"I love too my vampire" ucap Hyun jin lalu mencium bibir reon dengan cepat.
"Walaupun aku dan dirimu berbeda, namun aku mencintaimu dengan tulus karena mencintai
seseorang tidak memandang apapun i love you lion."
~park hyun jin 🌻
"Selama kurang lebih 200thn aku hidup, hal yang paling membahagiakan untuk diriku adalah disaat aku bersamamu."
~Kim Reon 🦇
"SELESAI"
Terimakasih banyak yang udah baca cerpen aku yang ga jelas.
Maaf, jika ada salah kata karena aku masih belajar buat cerpen.
Maaf, juga kalo ending nya kaga jelas banget soalnya bingung mau nulis kek gimana.
Jangan lupa untuk like, dan komen nya.
Terimakasih banyak yeorobun. 😍
Mwoyamwoya_0808 🐻