Disebuh kuliah di Universitas bernama universitas Dongsaeng, ada seorang Dosen yang sangat tampan tapi........jangan terkejut, karna Dosen ini adalah seorang hantu walaupun hantu, dia adalah Dosen yang paling Tampan di Universitas ini. Dia bernama Pa Maycel, dia adalah Dosen dari jurusan bahasa Inggris, banyak para siswi yang menyukainya karna Usia Maycel tidak jauh berbeda dengan murid murid nya, walaupun usia aslinya lebih tua dari itu sekarang usia Maycel adalah 19 tahun, siswi yang menyukainya Rata rata berumur 18 atau 17 bahkan ada yang seumuran dengan nya, dan sekarang ada seorang gadis murid baru dari jurusan bahasa Inggris yang bernama Seya ini adalah hari pertama nya berkuliah, saat pertama kali akan masuk ke dalam kelas dia sangat gugup
"" Gugup sekali ""
Ucap seya
"" Huuu, aku harus bisa kalau tidak bagaimana nanti jadinya""
Seya memberanikan diri masuk kedalam kelas
"" Selamat pagi pa""
"" Selamat pagi, murid baru? ""
Jawab Maycel
"" Ahh, benar pa""
"" Baiklah, sialahkan duduk kita akan..... Eh?""
Saat Maycel menoleh pada seya, dia langsung terdiam dan bengong, seya yang melihat tingkah guru nya yang aneh saat melihat nya langsung bertanya
"" Pa? Pa? Bapa?! ""
"" Ehh? Ya? ""
"" Bapa tidak papa? ""
"" Ah? Maaf, silahkan duduk""
"" Baik""
Seya pergi berjalan ke tempat duduk yang kosong
**gadis yang sangat cantik**
""Baiklah, kita mulai pelajaran hari ini""
"" Baik""
Ujar semua siswa siswi yang ada di kelas
** Bapa itu kenapa ya? Kenapa saat melihatku dia bertingkah aneh? Sudahlah**
#pada jam istirahat
"" Astaga! Pelajaran pertama ini benar benar sangat sulit!! ""
"" Hei! ""
"" Ah? ""
"" Kau murid baru, hebat juga kau saat bapa menanyakan pertanyaan yang sulit, dan kau mudah menjawab nya""
"" Kalau soal hebat, jangan tanyakan itu padaku""
"" Apah?! Apa maksudmu itu ha?! ""
"" Kau tidak mengerti? aku pikir kau ini pintar, tapi ternyata......""
"" Kau!! Murid sialan kau! Apa kau tidak tau aku ini siapa!!! Aku ini Hyouwa aku adalah kekasih pa Maycel!! ""
"" Apah?! Kau bilang kau kekasihnya?! ""
"" Memangnya kenapa? Kau jangan berpikir bisa mendapatkan pa Maycel ya!! ""
"" Tidak tidak, aku tidak mungkin menyukai orang yang lebih tua dari ku""
"" Apah? Lebih tua? ""
"" Benar, dia kan pasti sudah tua""
**walaupun wajah nya itu sangatlah tampan dan juga masih terlihat seperti anak muda**
"" Hei bodoh!! Kau bilang Pa Maycel itu tua!! ""
"" Benar! Dia itu masih muda! Bahkan seharus nya dia itu menjadi teman kita! Bukan nya malah menjadi dosen kita!! ""
Bentak salah satu teman Hyouwa
"" Apah?! Kau pasti bercanda!! ""
"" Berapa tahun usia mu ha?! ""
"" 18 tahun""
"" Sedangkan pa Maycel berusia 19 tahun, kita semua yang ada di sini berusia rata rata 17,18, dan 19! Bahkan ada yang berusia 20 tahun""
"" Apah?! Dia baru berusia 19 tahun!!! Bahkan ada yang lebih tua dari nya di kelas ini""
"" Benar""
**tidak mungkin, guruku ini masih muda bahkan seumuran dengaku!!! **
"" Dasar anak yang tidak sopan!! ""
"" Benar, ayo pergi""
"" Eh? Eh? Kalian?""
Tiba tiba dari belakang seya ada seseorang yang berbicara
"" Kau sangat hebat bisa bertengkar dengan nya""
"" Apah?""
"" Nama mu seya kan? ""
"" Benar, dan kau? ""
"" Nama ku susan""
"" Ouh, salam kenal""
Seya menjulurkan tangan nya
"" Ya, salam kenal ""
Susan tersenyum cerah pada seya
"" Ouh ya, apa maksudmu dengan aku hebat karna berani bertengkar dengan gadis itu? ""
""Karna di Universitas ini semua gadis yang ada di sini takut pada nya""
"" Kenapa? ""
"" Ya, karna seperti yang dia bilang, dia adalah kekasih dari guru kita""
"" Aku pikir, yang dia katakan itu hanya lah omong kosong""
"" Tidak""
"" Aku tidak mengerti, kenapa hanya seorang kekasih dari guru, sampai di takuti oleh seluruh Universitas? ""
"" Karna Pa Maycel adalah pemilik Universitas ini""
"" Apah?! ""
"" Benar, dia adalah pemilik Universitas ini""
"" Lalu, kenapa dia mau jadi guru di sini? ""
"" Ya, karna dia adalah orang yang sangat pintar, dan juga dia sangat tampan""
"" Hei, apakah kau menyukai nya? ""
"" Apah?! Dasar bodoh! Aku tidak menyukai orang yang lebih muda dari ku""
"" Apah?! Jadi orang yang di bicarakan oleh dia..... ""
"" Ya, itu aku""
"" Wahhh, lalu kenapa kau masih kuliah? ""
"" Apa tidak boleh? ""
"" Ahahaha, aku tidak bilang tidak boleh"
Gruwukkkk Gruwukkkk
"" Ahhhhhh? Ahahahaha!! Maaf! ""
"" Kau lapar?""
"" Ahahahaham! Ya, Bagaimana kalau kita pergi ke kantin? ""
"" Ah, baiklah. Ayo""
"" Ya, ayo!!! ""
Seya dan susan pun pergi kekantin
#sesampainya di kantin
"" Kak, kau mau makan apa? ""
"" Kaka? Kau memanggil ku kaka?! ""
"" Iya, lalu memang nya kenapa? ""
"" Tidak, aku hanya terkejut kau memanggil ku dengan panggilan kaka""
"" Kenapa kau harus terkejut? Kau lebih tua dariku, wajar aku memanggil mu kaka""
"" Ya sudahlah, aku ingin memesan mie instan saja""
"" Kenapa?""
"" Ya, aku mau saja""
"" Baiklah, aku pesan kan""
"" Baik""
**baru kali ini ada orang yang mau memanggil ku dengan sebutan kaka**
#kantor Maycel
"" Brakkk""
Hyouwa memembanting pintu kantor Maycel
"" Siapa itu? ""
"" Maycel""
"" Hyouwa, apa yang kau lakukan di sini? ""
"" Aku hanya ingin mengatakan kalau di kelas mu ada orang yang tidak sopan pada mu""
"" Eum? Tidak sopan? ""
"" Benar""
"" Siapa? ""
"" Murid baru itu""
"" Ah? Maksud mu seya? ""
"" Benar, dia mengatakan kalau kau itu sudah tua""
"" Apah? ""
"" Benar, padahal kan usia mu baru 19 tahun kan""
"" Lalu memang nya kenapa? ""
"" Kau tidak marah? Dia memanggil mu tua""
"" Dia tidak salah, aku memang sudah tua""
"" Apah?! ""
"" Ehhh!""
Maycel keceplosan ingin menyebutkan usia aslinya
"" Maksud ku, dia itu kan baru berusia 18 tahun dan aku dengan dia berbeda satu tahun""
"" Bagaimana kau tau kalau usia nya 18 tahun? ""
"" Lihat ini""
Sambil menyodorkan sebuah berkas
"" Ah? Apa ini? ""
"" Ini adalah data tentang gadis itu""
Nama:seya Ashiyaki
Umur:18 tahun
Nama ayah:naka Ashiyaki
Nama ibu:sierra shinaki
"" Ouh, jadi ini""
"" Benar, jadi kau tidak perlu bertanya pada ku lagi bagaimana aku bisa tau""
"" Baiklah kekasihku sayang, aku kembali lagi ke dalam kelas""
"" Saat jam seperti ini kau jangan memanggilku dengan sebutan kekasih""
"" Baiklah, baiklah, bapa""
"" Bagus, pergilah""
"" Baiklah""
#di kantin
"" Bagaimana? Apakah kau kenyang? ""
"" Aku terlalu kenyang""
"" Kau gila, aku bahkan masih belum kenyang ""
"" Terserah kau saja kak""
"" Yeee, dasar anak satu ini""
"" Sudahlan, kita kembali kedalam kelas saja""
"" Baiklah, ayo""
Sa'at di berjalanan menuju kelas
"" Aku ingin pulang""
"" Ya, aku juga. Hei, ngomong ngomong kau tinggal dimana? ""
"" Ahh, kenapa kaka ingin tau aku tinggal di mana? ""
"" Katakan saja""
"" Aku tinggal di sebuah kosan ""
""Ah? Apa kedua orang tua mu sudah tiada? ""
"" Apah? Tentu saja mereka masih hidup""
"" Ah! Maaf! ""
"" Tidak""
"" Lalu kenapa kau malah tinggal di sebuah kosan? ""
"" Aku hanya ingin saja, aku ini sudah besar, jadi aku tidak ingin merepotkan kedua orang tuaku""
"" Jadi begitu""
"" Sedangkan kaka? ""
"" Eum? ""
"" Kaka tinggal di mana? ""
"" Aku tinggal bersama kake dan nene ku""
"" Lalu kedua orang tua kaka kemana? ""
"" Ibu ku sudah tiada, sedangkan ayah ku, saat ibuku sudah tiada ayahku hanya mengurus ku selama 3bulan. setelah 3bulan ayah ku pergi dari rumah dan tidak pernah kembali, tapi pada suatu hari, aku melihatnya bersama wanita lain dan dia juga sedang menggendong seorang bayi yang ternyata adalah anak dari nya dan istri yang tidak sah nya, dan waktu itu aku tidak bisa melakukan apapun karna usia ku waktu itu baru 6 tahun, dan saat itu aku juga sedang di urus oleh kake dan nene ku""
"" Ah! Maaf kan aku karna menanyakan hal itu""
"" Tidak masalah""
"" Lalu ayah kaka sekarang di mana? ""
"" Sekarang juga ayahku sudah tiada""
"" Apah?! ""
"" Iya""
"" lalu bagaimana dengan istri tidak sah ayahmu? ""
"" Dia menikah dengan pria lain setelah ayahku tiada""
"" Maaf menanyakan ini, tapi ayahmu tiada kenapa? ""
"" Karna kangker otak""
"" Apah?! Itu adalah penyakit yang cukup sulit di obati! ""
"" Benar, ayahku tiada setelah 2bulan di rawat di rumah sakit, saat ayahku sakit, istri tidak sah nya tidak pernah datang menjenguk atau pun menemaninya, dia hanya datang ke rumah sakit jika dokter yang menyuruhnya datang dan sa'at ayah ku ingin menemuinya dia malah mengatakan aku malas menemui si penyakitan itu, dia mengatakan itu""
"" Ya ampun!! Rasanya aku ingin sekali meninju wajahnya!! ""
"" Memangnya kau bisa melakukan itu? ""
"" Kak, kau jangan meremehkan ku, waktu usia ku 10tahun sampai 17tahun, aku di ajarkan seni bela diri oleh ayahku, sekarang aku bisa menjaga diriku sendiri tanpa perlindungan dari ayah ku""
"" Kau bisa bela diri? ""
"" Benar, aku ingin belajar bela diri dengan ayahku karna ingin menghapus rasa takut yang selalu menyelimutiku sa'at aku masih kecil""
"" Rasa takut? ""
"" Benar, waktu aku kecil, aku selalu takut kepada semua orang""
"" Kenapa? ""
"" Aku juga tidak tau""
"" Apah? Sudahlah, ayo kita masuk cepat""
"" Ehh? ""
Susan menarik tangan seya
"" Ka susan! Kau tidak perlu menariku! ""
"" Sudah ayo""
"" Hei ka...... Brukkk!! ""
Sa'at seya sedang berjalan dia tidak sengaja menabrak seorang pria
"" Ah? Maaf! ""
"" Hei, kau tidak bisa melihat ya! kalau berjalan itu dilihat pakai mata! ""
"" Aku sudah bilang maaf, kenapa masih di perbesarkan""
"" Seya, kau jangan cari mati""
Bisik susan pada seya
"" Memang nya kenapa? Cari mati apanya?! ""
"" Hei, lain kali kalau perjalan pakai mata!! ""
"" Ahh! Maaf kan aku ka, aku minta maaf untuk nya""
"" Dasar, tunggu! Kau adalah murid baru dari jurusan bahasa Inggris bukan? ""
"" Iya, memang nya kenapa? ""
"" Murid baru, pantas saja tidak mengenalku""
"" Kau siapa di sini haa?! ""
"" Seya berhenti""
Bisik susan
"" Ah! Maaf! Aku akan beritau teman ku kau siapa di sini""
Susan menarik tangan seya pergi menjauh dari pria yang sudah seya tabrak tadi
"" Sialan, gadis itu tidak tau seberapa berpengaruh nya aku di sini""
"" Hei, sudahlah nil, jangan memperbesar kan hal ini""
Saut salah satu teman pria itu
"" Wah wah nil, gadis itu cantik juga ya Daniel?""
"" Cantik dari mana? Aku ingin muntah rasanya saat aku melihatnya""
"" Wah, kau ini terlalu kasar daniel""
"" Hei, dia itu adalah murid dari pa Maycel kan?""
"" Benar, dosen paling tampan yang pernah ada di universitas ini""
"" Aku juga tidak kalah tampan nya dengan Maycel""
Ucap daniel
"" Hei nil, kau adalah murid laki laki yang paling tampan yang ada di sini, sedangkan pa Maycel adalah dosen yang taling tampan di sini""
"" Maycel dan aku, siapa yang paling tampan? ""
"" Terlalu sulit untuk memilih""
"" Kenapa? ""
"" Karna kalian berdua sangat tampan""
"" Benar, banyak gadis yang tergila gila pada kalian""
"" Benar, jadi terlalu sulit""
"" Aku rasa gadis yang satu ini tidak berpikir seperti apa yang kalian pikirkan""
"" Apah?""
"" Sudahlah""
"" Haaa?""
"" Seya! Kenapa kau mencari masalah dengan ka daniel, dia itu senior mu! ""
Ucap susan marah pada seya
"" Senior? Ha, memang nya ada senior yang seperti itu""
"" Hei, seya kau cari mati""
"" Ahh! sudahlah, aku mau masuk ke kelas""
"" Heii heii seya!! ""
"" Sudahlah, aku mau pergi""
"" Anak ini""
#se sampainya di kelas
"" Benar benar menyebalkan""
"" Kau seya, tunggu""
"" Kaka, kau lambat sekali""
"" Kau ini! ""
"" Sudahlah! tunggu, apa setelah istirahat ada pelajaran lagi? ""
"" Biasanya ada""
"" Apah? ""
"" Kau ini apah bertanya atau apah karna terkejut? ""
"" Sudahlah""
"" Seya Ashiyaki ""
"" Ah? Siapa yang memanggilku dengan nama lengkap? ""
"" Entahlah""
"" Seya Ashiyaki ""
**ternyata Hyouwa**
"" Ouh, Hyouwa""
"" Wah, seperti nya kau cukup lancang dengan memanggil nama ku saja""
"" Ouh, apa aku harus menyebut mu ratu? Nona? Putri? ""
"" Apah?! ""
"" Kenapa malah apah? Bukan nya kau bilang aku ini lancang karna hanya memanggilmu dengan nama mu saja? ""
"" Ihhh""
"" Nona Hyouwa, aku minta maaf atas perlakuan teman ku""
"" Hei, dia yang salah kenapa malah kau minta maaf, jelek! ""
"" Hei, kau lah yang sudah lancang""
"" Kenapa? Kau marah? Aku dengar kau memanggil orang tua ini dengan kaka? ""
"" Kalau benar memangnya kenapa? ""
"" Aku tidak percaya kau mau menyebutnya kaka""
"" Kalau kau tidak percaya ya sudah tidak papa""
"" Hei, kau penyakit ""
Seya terkejut karna Hyouwa tau kalau dia memiliki pinyakit
"" Kau adalah penyakit, bukan? ""
**tidak, tidak boleh marah, aku tidak boleh marah**
"" Di dalam data mu tertulis kalau kau adalah seorang siswi yang memiliki sebuah riwayat penyakit aneh""
"" Tutup mulut mu""
"" Kenapa, dasar, di sekolah ini tidak ada satupun murid yang berpenyakit sepertimu""
"" Tutup mulutmu!!!! ""
"" Ah! ""
Seya menatap Hyouwa dengan tatapan yang menakutkan, mata nya tiba tiba berwarna merah
"" Tutup mulutmu sebelum aku melakukan sesuatu pada mu""
"" Kau mengancamku? ""
"" Bisa di bilang, iya""
"" Kau! ""
"" Dari mana kau tau itu""
"" Hmph, lihat ini""
Hyouwa menunjukan data lengkap milik seya pada semua orang di kelas
""Lihat ini, di sini tertulis bahwa Seya Ashiyaki memiliki sebuah penyakit yang aneh, yang dimana jika sekali dia marah atau manangis, maka yang keluar bukan lah air mata, tapi.... Darah""
Hyouwa berteriak pada semua orang di kelas
"" Dari mana kau mendapat kan berkas itu""
"" Hmph""
#sebelum Hyouwa pergi dari kantor Maycel
"" Ouh, jadi ini
**eh? Apa ini ah? Di sini tertulis bahwa seya Ashiyaki memiliki penyakit aneh yang di mana setiap kali dia marah atau menangis maka yang keluar bukan lah air mata tapi darah. Apah?! **
""Jadi kau membawa itu dari kantor pa Maycel""
"" Ya, lagi pula aku tidak sengaja menemukan nya""
Tiba tiba ada orang yang menarik data tentang seya dari tangan Hyouwa
"" Eh? Apa apa'an ini? ""
"" Jadi kau yang mengambilnya""
""Ah? Maycel? ""
""Kenapa kau mengambil nya? ""
"" Aku mengambil nya lalu memangnya kenapa?""
"" Kau ini, ini adalah kampus ku, jadi setiap kau ingin membawa barang barang seperti ini mintalah izin dulu""
"" Huuu, kau tidak pernah mengizinkan ku untuk melakukan apapun""
Hyouwa melipat kedua tangannya di dada
""Hei, sikap macam apa itu? ""
"" Huuu! sudahlah teman teman ayo kita pergi""
Hyouwa pergi dari kelas dengan persaan marah pada Maycel
"" Maaf atas perbuatan nya tadi""
"" Tidak papa""
"" Eh? Matamu? ""
"" Ah? Kenapa? ""
Seya memegang mata nya, saat dia memegang mata nya dia merasa kalau matanya itu basah, dan ternyata saat dia melihatnya itu adalah darah
"" Eh? Kenapa mataku basah? Ah! Ini..... ""
"" Seya, kau baik baik saja?!
"" Matamu..... Matamu berdarah! Kau baik baik saja? ""
Saat Maycel ingin menyentuh seya, seya menghadang tangan Maycel
"" Maaf, tolong jangan menyentuhku""
"" Ah? Maaf""
"" Ah kaka kau bisa mengantarku ke toilet? ""
"" Ah? Baiklah, ayo""
Seya dan susan pergi ke kamar mandi meninggalkan kelas dan Maycel
**dia itu..... Kenapa?**
#sesampainya di toilet
"" Ini dia toiletnya""
"" Ya, terimakasih ka""
"" Iya, tapi kau ini kenapa? Kenapa matamu bisa....""
"" Aku juga tidak tau, aku memiliki penyakit ini saat berusia kalau tidak salah..... Ah! Sekitar 4 atau 5 tahun""
"" Kapan itu bermulai? ""
"" Penyakit ini tiba tiba datang saat aku menemukan sebuah guci di dalam gudang, di gudang, ayah mengatakan tidak boleh menyentuh guci itu karna sangat berbahaya, aku menuruti kata kata ayah ku dengan polosnya hingga suatu hari aku sedang berada di gudang bersama ibu mencari bonekaku yang menghilang, dan aku sibuk sendiri bermain dengan bola kecil ku tapi aku tidak sengaja melempar bola ku masuk ke dalam guci itu, aku bingung harus melakukan apa,
"" Aku harus mengambil bola itu, tapi ayah mengatakan untuk tidak menyentuh atau memegang guci itu""
Tapi dengan bodoh nya aku berpikir aku tidaklah menyentuh atau memegang nya tapi aku mengambil apa yang ada di dalam guci itu, aku membawa sebuah tangga kecil dan naik pada tangga itu aku mengambil bola ku yang ada di dalam guci itu tapi tiba tiba sebuah cahaya muncul dari dalam guci dan membuat ku tidak bisa melihat apapun saking silaunya, ibuku yang menyadari ada yang tidak beres pergi melihatku
"" Seya sayang kau di mana? ""
"" Ibu!! ""
"" Ah? Seya!! ""
"" Ibu tolong aku""
"" Seya!! ""
Aku melihat sebuah asap hitam keluar dari dalam guci itu, asap itu tiba tiba mengejarku, saat aku mencoba berlari menghampiri ibuku aku terjatuh dan melihat asap hitam itu, tapi tiba tiba asap hitam itu masuk ke dalam mataku dan membuatku tidak bisa melihat apa apa! Aku berteriak kesakitan dan ketakutan, ayahku yang mendengar teriakan ku langsung menyusul kami di gudang, ayah ku yang melihat diriku di masuki sebuah asap langsung terkejut dan mencoba menghentikan asap itu masuk kedalam mataku. Tidak lama kemudian, asap itu berhenti memasuki mataku dan dari belakang ku ada seorang pria keluar dari tubuh ku dan pergi menghilang perlahan di tiup oleh angin, aku yang ketakutan menangis pada ibuku, tapi ibuku yang terkejut karna melihat yang keluar dari mataku bukan air mata melainkan darah, ibuku yang terkejut langsung berteriak dan pingsan, sejak kejadian itu kami pindah ke tempat lain, dan sejak itu juga aku setiap kali menangis maka mataku akan berdarah lagi, ibu dan ayahku berusaha keras agar tidak membuat ku marah atau pun menangis. ""
"" Sungguh aneh""
"" Kau benar""
"" Apa kau sudah selesai""
"" Ya, baiklah ayo kita pergi""
Maycel yang mengikuti seya dan susan tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka
"" Tidak ku sangka, jadi anak gadis yang waktu itu membebaskan ku adalah dia""
"" Ayo kita pergi""
"" Baik""
"" Mereka akan keluar! ""
Maycel bergegas pergi dari sana
"" Aku ingin segera pulang""
"" Hei, memangnya hanya kau saja yang ingin pulang? Aku juga mau pulang""
"" Ha, aku berharap kalau sekarang tidak ada pelajaran tambahan""
"" Ya""
Saat Seya dan susan sudah pergi cukup jauh, Maycel pun muncul dari Toilet laki laki
"" Mereka.... ""
**aku harus lebih dekat dengan seya terutama.....dia sangatlah cantik**
Maycel tersenyum kecil pada seya dari jarak yang sangat jauh
#sesampainya di kelas
"" Kemana pa guru? ""
"" Kenapa masih berdiri di luar? Cepat masuk""
Maycel yang datang dan berbicara secara tiba tiba membuat seya dan susan menjadi terkejut
"" Ahhhhhhhh! Pa guru! Anda sejak kapan ada di sana?! ""
"" Cepat masuk, masih ada pelajarna yang harus kalian kerjakan""
"" Baik""
"" Dasar, tiba tiba datang dan mengejutkan orang, dosen macam apa itu""
Seya berbisik pada susan
"" Tutup mulutmu""
"" Huuu""
#sepulang sekolah
"" Ahirnya pulang juga! Aku tadi hampir berpikir kalau aku ini akan di kurung di sini""
"" Kau ini, sesenang itu nya kau pulang dari kampus""
"" Tentu saja aku senang, seharian hanya duduk melihat papan tulis, rasanya mataku mau keluar dan kaki seperti mau patah""
Tiba tiba ada seseorang yang berbicara dari belakang
"" Kau lemah sekali""
Ucap daniel meremehkan
"" Ah? Siapa yang berbicara? ""
"" Seya.... Lihat di belakang mu""
"" Ah? ""
Seya membalikan badan nya
"" Eh? ""
**menyebalkan sekali! Kenapa aku harus bertemu dengan nya di sini**
"" Hei, apa yang kau lihat? ""
"" Tidak papa""
"" Apah?!""
"" Sudahlah, ayo ka kita pergi""
"" Kau berani mengabaikan ku? ""
"" Kalau iya, lalu memangnya kenapa? ""
"" Kau sangat berani""
"" Tentu saja, aku tidak pernah takut akan apapun""
"" Oh, benarkah? ""
"" Kenapa? Tidak percaya? ""
"" Kalau kau bisa membuat ku percaya maka aku akan percaya padamu""
"" Ada apa ini ribut ribut! ""
Tiba tiba Maycel datang dan memotong pembicaraan Daniel
"" Pa maycel? ""
"" Ada apah ini? ""
"" Kami hanya...... ""
"" Tidak papa, hanya pertengkaran biasa saja, Kaka""
"" Apah?! Tunggu! Apah?! Kaka?! ""
"" Iya, dia adalah kakaku""
"" Kau pasti bercanda! Sikap kalian itu sangatlah berbeda! Yang satu sopan santu dan tidak pernah berbicara kasar! Sedangkan yang satunya lagi, benar benar tidak sopan dan selalu saja kasar""
"" Apa katamu?! Kau bilang apa tentangku? ""
"" Sudahlah Daniel, jangan bertengkar cepat pulang. Kalian juga, ayo cepat pulang""
"" Baik pa""
Ucap seya dan susan bersama'an
"" Menyebalkan, kenapa kau melepaskan nya ka?""
"" Sudahlah daniel, kau harus lebih sopan kepadanya""
"" Apah, sopan padanya? Kau jangan bercanda! ""
"" Kalau aku bilang dia adalah gadis yang sudah membantu ku bebas dari guci itu kau akan lebih sopan padanya? ""
"" Apah?! Dia..... Dia adalah gadis yang sudah membantumu bebas dari guci itu?! ""
"" Benar, dialah gadis yang sudah kita cari selama ini""
"" Merepotkan! Kenapa harus dia?! ""
"" Sudahlah, kau jangan pernah melakukan kesalahan seperti yang aku lakukan dulu""
"" Tapi kaka! Aku yakin dulu itu bukan lah kesalahan mu""
"" Kau memang benar itu bukanlah salah ku, tapi aku tetap dihukum""
"" Tapi kaka..... ""
"" Sudahlah, ayo kita pulang""
"" Baiklah""
**menyebalkan, kenapa harus wanita itu**
"" Dasar daniel menyebalkan""
Seya mengambil sebuah batu dan melempar batu itu, saat batu itu sudah terlempar jauh batu itu mengenai sebuah tiang dan terlempar kembali ke arah seya
"" Menyebalkan! ""
"" Whuss! ""
Suara batu yang kembali
"" Eh? Ahhhh! Uwahhhhh!!! ""
Dengan cepat seya menghidari batu itu
"" Ah! Huuuu, untung aku tidak terkena lemparan batu itu. Menyebalkan! Semua ini karna Maycel dan daniel! Tunggu, kenapa aku melibatkan Maycel? Ahh? ""
Seya tiba tiba memikirkan Maycel
"" Tunggu dulu, kenapa aku jadi memikirkan Maycel?!!!! Ahh! Sudahlah! Sebaiknya aku pulang! ""
#di kediaman Maycel dan daniel
"" Kaka, kau dimana? ""
"" Kenapa? Kenapa berteriak seperti itu? ""
"" Ternyata kau di sini, aku ingin menanyakan keberadaan guci yang telah mengurung mu sekarang ada di mana? ""
"" Kenapa kau ingin tau keberada'an guci itu? ""
""Aku hanya penasaran, apa benar gadis yang telah membebaskan mu itu adalah seya""
"" Kau masih tidak percaya juga""
"" Aku benar benar tidak percaya, bagaimana dia bisa menyentuh guci itu? ""
"" Mungkin dia adalah anak yang di ramalkan""
"" Ramalkan? ""
"" Benar, guru waktu itu mengatakan, aku bisa di keluarkan oleh seorang gadis yang sudah di ramalkan""
"" Ah? Jadi? ""
"" Jadi, ramalan itu benar, aku bisa terbebas dari guci itu karna seorang gadis yang di ramalkan. Dan aku! Akan mencari orang yang sudah menjebakku sampai aku di kurung dalam guci itu! ""
"" Kaka, kau masih ingat kejadian kejadian 19tahun yang lalu? ""
"" Mana mungkin aku akan melupakan kejadian itu!!! ""
Maycel menggetarkan giginya
#kejadian 19tahun yang lalu
"" Guru, sekarang aku harus melakukan apa? ""
"" Kau harus mencari sebuah guci yang di anggap keramat oleh warga di desa taka""
"" Sebuah guci? ""
"" Benar, itu bukanlah guci sembarangan, guci itu memiliki kekuatan yang sangat kuat, kemampuan guci itu adalah mengurung seseorang yang sudah melakukan kesalahan yang sangat fatal. Seperti, membunuh seseorang, itulah sebab nya di desa taka tidak pernah ada yang membuat kesalahan""
"" Jadi, apa yang harus aku lakukan? ""
"" Bawa guci itu kemari""
"" Ah? Apa...... Aku bisa menyentuhnya? ""
""Mintalah izin dari penduduk desa, jika mereka mengijinkanmu mengambilnya, maka ambilah guci itu tapi jika mereka tidak mengijinkan nya maka jangan memaksa mereka untuk menyerahkannya padamu""
"" Baiklah""
Maycel pergi ke desa di mana dia di tugaskan
**desa ini benar benar indah dan juga tenang, berbeda dengan suasana di kota yang di penuhi dengan gedung gedung tinggi dan suara kendaraan**
"" Ah? Aku sudah sampai. Wah, ramai sekali""
**padahal tadi terdengar sangat sunyi, sekarang mulai berisik**
"" Apa mungkin di sini ada upacara? Aku akan bertanya pada warga desa""
"" Cepat ambil guci nya, dan hati hati jangan sampai lecet sedikitpun ""
**guci? Apa jangan jangan.....! **
"" Permisi, maaf apa kah di sini sedang ada sebuah upacara? ""
"" Ouh, anak muda. Benar, kami di sini sedang mengadakan sebuah upacara untuk roh yang mendiami guci keramat kami""
**ternyata benar**
"" Ahahahaha, Terima kasih atas pemberitauannya""
"" Tidak masalah anak muda, ngomong ngomong kau tidak tau tentang upacara ini? Apa kah kau bukan warga desa kami? Dan dandanan mu tidak mirip seperti warga desa ""
"" Ahahaha, aku bukan warga desa kalian, aku hanyalah seorang pengunjung""
"" Jadi begitu""
"" Benar""
Dari kejauhan ada seseorang yang diam diam memperhatikan Maycel
"" Hmph, pengunjung atau perebut? Kita lihat, siapa yang berhasil membawa kembali guci keramat itu""
malam hari di desa
"" Malam hari di desa ini terasa sangat dingin""
Tiba tiba maycel mendengar suara orang yang meminta tolong
"" Tolongg! Tolongg aku!! ""
"" Ah, suara yang meminta tolong""
Maycel pergi ke arah suara itu
"" Tolong aku!! ""
"" Ah! Ne, kau baik baik saja?! ""
"" Tolong lepaskan""
"" Lepaskan? Ah?! ""
Maycel melihat sebuah benda tajam yang menancab di tubuh nene itu
"" Baiklah, akan ku lepaskan""
Maycel mecabut benda tajam itu dari tubuh neneitu
"" Ne, sudah ku cabut! Kau baik baik saja?! ""
"" Dasar anak bodoh""
"" Apah?! ""
"" Heeee, kau melepaskan benda tajam itu dari tubuh ku, sekarang lihat apa yang akan terjadi padamu""
"" Apah?! ""
"" Tadi aku melihatnya di sana! Ah?""
"" Ah? ""
"" Ahh, tolongg! Lihat ini!! ""
"" Ah? Ada apah?! ""
"" Itu lihat, dia membunuh nene itu""
"" Apah?! Aku tidak..... ""
"" Apah?! Dasar pembunuh! Apa kau tidak tau kalau di desa kami ada sebuah larangan yang sangat ketat, sekarang kau berani menghabisi warga desa kami""
"" Apah?! Aku tidak membunuh nya! ""
"" Jangan bohong! Lalu kenapa kau memegang senjata tajam itu?! ""
"" Ah? Senjata ini tadi tertancab di tubuh nene itu!""
"" Jangan berbohong!! ""
**sial! Ternyata ini jebakan! Tapi siapa yang telah melakukan ini? **
"" Aku tidak membunuh nya, ini jebakan! ""
"" Jebakan? Heh! Cepat abil guci keramat dan kurung dia!! ""
"" Baik""
Tiba tiba ada sebuah cahaya yang muncul melewati para warga dan medekati Maycel
"" Ah? Itu.... ""
"" Ah? Itu adalah guci keramat!! ""
"" Guci keramat, tolong hukumlah dia karna telah berani membunuh orang tua""
**apah?! Bukannya guci ini hanya mengurung orang yang benar seorang pembunuh, tapi aku tidak membunuhnya. Atau jangan jangan, dengan hanya menyentuh barang yang membuat orang itu tiada juga di anggap bersalah?! **
Guru maycel yang bisa merasakan kekuatan dari guci keramat sangatlah terkejut karna dia bisa merasakan muridnya itu akan di kurung
"" Ah! Maycel!! Aku harus cepat menolong nya""
Dengan tiba tiba guru pergi dari tempat itu dengan cepat dan sudah berada di desa taka
"" Ah? Maycel! ""
"" Guru! Tolong bantu aku guru!! ""
"" Tunggu sebentar! Aku tidak tau cara bagaimana untuk bisa menolongmu! ""
"" Walaupun kau berusaha, dia tetap tidak akan bisa selamat! Dia sudah membunuh seseorang""
"" Apah?! ""
"" Tidak guru! Aku tidak membunuhnya! Aku di jebak oleh seseorang! ""
"" Maaf maycel, kurungan guci itu tidak bisa aku hentikan. tapi aku yakin, ada sebuah ramalan yang mengatakan jika nanti ada seorang anak gadis menyentuh guci itu, maka kau akan bisa selamat dan keluar dari kurungan guci itu""
"" Apah?! Guru!! ""
"" Aku minta maaf, maycel""
Dalam perlahan lahan tubuh maycel seketika menghilang terhisap ke dalam guci itu, saat guci itu sudah mengurung maycel, guci itu pun menghilang bersamaan dengan maycel
"" Aku minta maaf""
"" Aku pasti akan bisa menemukan orang yang menjebakku!! ""
"" Baiklah ka, kalau begitu aku masih tidak percaya kalau gadis payah itu...... Aduhhh!!! ""
Maycel melemparkan sebuah buku pada daniel dan mengenai dahi nya sampai dia jatuh
"" Jangan kau menghina muridku""
"" Ah! Sakit! Kaka, kau ini peduli padanya karna dia itu murid mu atau karna.......""
"" Karna apah? ""
"" Karna kau menyukainya""
"" Tutup mulut mu!! ""
Maycel melemparkan lagi sebuah buku pada daniel
"" Baik baik, aku akan diam, baiklah aku akan pergi""
"" Kenapa tidak dari tadi""
"" Huu, dasar! ""
"" Cepat pergii!! ""
"" Baik baik""
"" Dasar! ""
**seya Ashiyaki, saat pertama kali bertemu denganya perasaan ku sudah berbeda pada nya. Apa mungkin benar, aku...... Menyukainya? Ah? Apa yang aku pikirkan? Mana mungkin aku menyukai murid ku sendiri, sudahlah**
#kediaman susan
"" Ne, aku pulang""
"" Ah, cucuku sudah pulang""
"" Iya, aku sudah pulang, di mana kake? ""
"" Dia ada di belakang sedang membelah kayu bakar""
"" Ouh""
"" Susan, gantilah bajumu lalu makan, setelah itu istirahat dan ikut nene ke kebun""
"" Baiklah nene""
#27 menit kemudian
"" Nene, aku sudah siap""
"" Baiklah, ayo kita pergi""
"" Baik""
"" Bagaimana kuliahmu mu? ""
"" Ah? Semuanya lancar lancar saja""
"" Ouh benarkah? Bagus kalau begitu""
"" Dan di kelasku ada seorang murid baru""
"" Siapa? ""
"" Dia bernama seya""
"" Ouh, apa dia baik padamu? ""
"" Dia sangat baik, berbeda dengan semua orang yang ada di kelasku, dia bahkan mau memanggil ku dengan sebutan kaka""
"" Ah? Baguslah kalau begitu, ahirnya ada juga murid yang mau sopan padamu""
"" Sekarang kami adalah teman dekat""
"" Teruslah berteman dengan nya""
"" Tentu ne""
#di kosan seya
"" Astaga!! Kenapa pa maycel memberikan PR sesulit ini!! Menyebalkan! Ahhhhhh sangat payahhhh! Soal nya sangat sulit, aku tidak bisa membacanya, haaa aku juga sekarang sangat lelah, aku mau tidur""
Seya berjalan ke arah tempat tidur dan menjatuhkan dirinya di tempat tidur
"" Haaaa, aku benar benar mengantuk, aku akan meyelesaikan PR itu nanti""
Perlahan lahan mata seya tetutup dan ahirnya dia pun terlelap tertidur, saat seya sedang tertidur dengan lelap dia mendengar suara yang aneh di arah dapur
"" Hihihiiiiiiiii""
"" Ah? Suara apa itu? ""
SeketikaSeya bagun dari tempat tidur
"" Dasar pengganggu, aku ini sangat lelah, kenapa ada suara mahkluk aneh""
Seya berdiri dari tempat tidur dan berjalan ke arah dapur
"" Haaa, jangan jangan hantu itu ya? ""
Seya perlahan lahan masuk ke arah dapur, dan seya mendengar suara aneh itu lagi
"" Hiiiiiiiiii""
"" Ahhh! Siapa itu?! Hei hantu! Jangan membuat ku takut seperti itu!!! ""
Seya mendengar ada yang memanggil nama nya dari belakang dengan nada yang menyeramkan
"" Seyaaa""
"" Ah? Siapa yang memanggilku?! ""
Seya berbalik badan, dan betapa terkejutnya dia saat dia melihat hantu dengan wajah yang menyeramkan perdiri di hadapannya, spontan saja seya langsung berteriak
"" Eh? Ahhhhhhhhhh!!!!!!! ""
"" Ihhihihihiiiiiiii""
"" Ahh!!! Jangan menggangguku!!!! ""
"" Tokk! Tokk!""
Suara pintu yang di ketok
"" Maaf permisi, apa orang yang ada di dalam baik baik saja?!! ""
Tiba tiba seya mendengar suara seorang pria di belakang pintu rumah nya
"" Ahhh? To.....tolong aku""
Teriak seya dari dalam rumah, suara seya yang lemas membuat orang yang ada di belakang pintu jadi khawatir
"" Ah? Nona! Anda baik baik saja?! ""
"" Hiks! Hiks! Hiks! tolong akuuu!! ""
Sambil meminta tolong seya menangis tersedu sedu karna ke takutan
"" Ahh! Aku akan menolongmu, jangan menangis""
"" Baiklah, cepat! Aku takut! ""
"" Aku masuk! ""
Pria itu masuk kedalam dengan menerobos pintu masuk
"" Nona! Kau baik baik saja?! ""
"" Hei, kau hantu! Pergi dari sini!! ""
"" Ah? Hantu? ""
"" Ahhhhhh! Cepat pergi!!! ""
"" Ah? Nona? ""
"" Ahhhh! Jangan menyentuhku!!! ""
"" Ah? Maaf kan aku""
"" Eh? Ahhh!! Maaf, aku pikir kau..... Eh? ""
"" Kenapa? ""
"" Kemana hantu itu? ""
"" Ah? Han......hantu? ""
"" Eh? Ahahahaha, sudahlah! Lupakan saja! ""
"" Kau baik baik saja? ""
"" Iya, aku baik baik saja, dan terimakasih""
Seya terkejut karna tiba tiba mendengar suara maycel
"" Kenapa berteriak? ""
"" Astaga, pa maycel!! ""
"" Kenapa masih berdiri di sini? Masuk! ""
"" Baik pa! ""
Seya buru buru masuk ke dalam kelas karna takut maycel marah
"" Dasar gadis ini""
"" Selamat pagi pa""
Sapa murid murid pada maycel
"" Seya, apakah tadi kau hampir terlambat datang kemari? ""
"" Ah? ""
**ahhh! Matilah!! Pa maycel melihatku bersama leon datang kemari! Apa aku akan dia keluarkan dari Universitas ini!! **
"" Iya pa, tapi aku tidak terlambat""
"" Datang kemari bersamaan dengan guru itu sama saja dengan terlambat ""
"" Apah?! ""
"" Benar, kau seharusnya di hukum karna terlambat""
Sahut Hyouwa
"" Apah?! Tapi....... Tapi kenapa?! ""
"" May..... Eh? Maksd ku pa maycel, kau harus menghukumnya ""
"" Tentu saja aku akan menghukumnya""
"" Apah?! ""
"" Hmph! ""
**kau akan tamat seya! **
"" Ah, tapi pa..... ""
"" Bawa semua buku ini ke perpustakaan ""
"" Apah?! Semua buku ini?! ""
"" Benar, dan harus selesai dalam 10menit""
"" Apah?! ""
"" Cepat, waktu 10menit mu di mulai sekarang""
"" Pa, buku ini sangat banyak! Bahkan ini lebih mirip gunung dari pada buku buku yang di tumpuk! ""
"" Lalu? ""
"" Ah? ""
"" Aku tidak peduli soal itu, cepat rapihkan buku ini sesuai dengan namanya lalu bawa ke perpustakaan""
"" Keterlaluan! ""
"" Apah? ""
"" Aku tau kau ini seorang guru, tapi apakah ini adalah hukuman yang pantas bagi seorang gadis kecil seperti ku? ""
"" Apah? ""
"" Anda memang pendidik yang sangat hebat""
Sambil mengatakan itu air mata seya menetes, tapi bisa di sebut darah bukan nya air mata
**ah? Aku lupa dia punya penyakit ini! **
"" Hei, kenapa menangis?! Tidak dengar apa yang di katakan pa maycel?! Cepat rapih kan buku itu!!""
Kata Hyouwa sambil sedikit membentak
"" Ya, cepat bawa buku buku itu!! ""
"" Benar! Cepat bawa!!! ""
Seluruh kelas jadi ramai menyuruh seya membawa buku buku itu
"" Hei, berhenti ""
Susan berusaha membuat mereka diam
"" Kalian...... ""
"" Ah? ""
"" Hehhh!! ""
Seya menatap semua orang yang ada di kelas nya dengan tatapan yang menakutkan, saat semua orang melihat mata seya semuanya langsung terdiam.
"" Ah""
"" Baiklah pa, aku akan membawa buku buku itu""
"" Tidak perluuuuu!! ""
"" Ah? Kenapa? ""
"" Kalian yang baru saja menyoraki seya, kalian lah sekarang yang harus melakukan nya""
"" Apah? ""
"" Apah?! Tapi pa, kenapa kami? ""
"" Benar, yang salah itu seya""
"" Iya benar!! ""
"" Kalian juga salah""
"" Ah? ""
"" Apakah menyoraki teman sendiri itu perbuatan baik? ""
"" Ah? ""
"" Maycel! Kalau begitu seya juga harus ikut kami! Dia juga kan sudah salah! ""
Bentak Hyouwa pada maycel
"" Aku memaafkan dia, tapi tidak kalian ""
"" Apah?! ""
"" Maycel! Jangan bercanda! ""
"" Kenapa aku harus bercanda? ""
"" Ihhh""
**sebenarnya dia itu kenapa? Tadi menyuruhku untuk membawa buku buku itu sekarang bilang sudah memaafkan ku karna aku di soraki seluruh kelas? Aneh sekali**
"" Maycel! Kalau begitu susan juga ikut! ""
"" Dia tidak menyorakiku, kenapa dia harus di hukum? ""
"" Apah katamu?! ""
"" Yang seya katakan benar, susan tidak menyoraki seya, jadi dia tidak ikut di hukum""
"" Menyebalkan! ""
"" Cepat bawa buku buku ini! ""
Bentak maycel kepada murid murid nya kecuali seya dan susan
"" Baiklah""
**kau selamat hari ini seya! **
Hyouwa menatap seya dengan tatapan sinis
**rasakan pembalasanya! Aku tidak peduli kau ini adalah kekasih pa maycel, kalau salah tetap saja salah! **
Seya tersenyum licik pada hyouwa
**gadis sialan ini!! **
Setelah semua murid yang di perintahkan maycel pergi dari kelas ke ruang perpustakaan sekarang di kelas hanya tersisa 3orang saja, maycel, seya dan susan, sedangkan maycel dia sibuk melihat lihat buku pelajaran
**kenapa aku merasa sedikit aneh, tapi ka susan baik baik saja**
"" Kaka, kaka""
Seya berteriak kecil pada susan
"" Kaka! Kaka""
"" Ah? ""
"" Kaka""
"" Ah, seya? Ada apah? ""
Bisik susan
"" Kaka aku..... ""
"" Apa yang kalian bisikan? ""
"" Ah! Pa kami hanya....... ""
"" Hanya apah? ""
"" Aku hanya bilang ingin di antar ka susan pergi ke toilet, benar kan ka? ""
"" Iya benar pa""
"" Kau mau ke toilet? ""
"" Benar pa""
"" Kalau begitu cepatlah, sebentar lagi kita akan memulai pelajaran""
"" Baik pa baik, ayo ka""
Seya menarik tangan susan pergi dari kelas
"" Permisi pa""
"" Gadis jaman sekarang apa memang seperti ini? ""
"" Hei, jangan manarik tangan ku! ""
"" Ayo cepat ka! ""
"" Kau ini kenapa? ""
"" Aku merasa suasana di kelas benar benar sangatlah tidak nyaman""
"" Apa maksudmu dengan tidak nyaman? ""
"" Ya, aku merasa kalau aku tidak nyaman saja berada di kelas""
"" Kenapa? ""
"" A.....aku tidak tau, ha.....hanya saja rasanya tidak nyaman""
"" Apa kah karna di kelas hanya ada kau aku dan pa maycel? ""
"" Apah?! Ten......tentu saja bukan! ""
"" Ahahahahaha! Seya, pipimu memerah! Ahahahaha""
"" Apah?! Pipiku tidak memerahh!! ""
"" Ah, ayo mengaku""
"" Mengaku apah? ""
"" Kau menyukai pa maycel bukan? ""
"" Apah?! Mana mungkin! Aku mana mungkin berani menyukai orang seperti dia! ""
"" Ayolah, kau ini terlalu canggung seya""
"" Ahhhh! Sudahlah, kita kembali ke dalam kelas!""
"" Anak ini, seya tunggu! ""
"" Huuu, aku akan meninggalkan mu! ""
"" Hei, jangan marah. Aku hanya bercanda saja""
"" Huuu, menyebalakan! ""
#se sampainya di kelas
Saat baru sampai di kelas, seya terkejut karna melihat semua murid murid yang di hukum sudah masuk ke dalam kelas semua
**ah? Semua orang sudah kembali? **
"" Kenapa diam di sana? Cepat masuk""
"" I.....iya ka""
"" Kenapa? Ah? ""
Susan melihat ke dalam kelas
**pantas saja**
""Kenapa lama sekali? ""
"" Maaf pa""
"" Mereka lama mungkin karna mereka ingin kabur dari sini""
Sahut hyouwa
"" Tutup mulutmu""
"" Apah?! ""
"" Kau tidak mau di hukum lagi bukan""
Seya tersenyum jahat pada hyouwa
"" Kauu!! ""
"" Hyouwa, kau harus tenang, sebentar lagi kita akan mengadakan kelas""
"" Aku mengerti pa""
"" Baiklah, ayo kita mulai pelajarannya""
"" Baik pa""
Ujar murid murid
**kali ini kau menang seya! Tapi lain kali tidak akan! **
#sepulang sekolah
"" Seya! Tunggu! ""
"" Ah? Ka susan? ""
""Kita pulang bersama? ""
"" Ayo, eum...... Ka susan""
"" Eum? Ya? ""
""Apa kaka bisa tinggal di rumah ku untuk sementara waktu? ""
"" Apah? Kenapa? ""
"" Ya, aku mau saja. Karena aku selalu saja kesepian saat di rumah""
"" Jadi begitu, baiklah""
"" Serius?! ""
"" Ya, aku akan memberitau nene dan kake dulu, jika mereka mengizinkan ku tinggal bersama mu untuk sementara maka aku akan pergi""
"" Ahhhh! Terimakasihhhh kaka""
Seya spontan langsung memeluk susan
"" Eh? Apa apa'an ini? Hei! Lepaskan! Kau ini apa apa'an! ""
"" Maaf maaf, terlalu senang ""
"" Idihhhh! Ini anak pasti sudah gila""
"" Ihhh, kenapa menyebutku sudah gila! ""
"" Ahhhh, kau menyebalkan! ""
#di ruang kelas maycel
"" Ahh, benar benar melelahkan""
Maycel berbicara sendiri
**seya....... **
"" Eh? Kenapa aku jadi memikirkan anak itu? Sudahlah""
Maycel melihat pada bangku meja seya dan tidak sengaja melihat buku milik seya
"" Eh? Itu....... Buku milik seya? ""
Maycel berjalan ke arah bangku milik seya dan mengambil buku itu
"" Benar, ini milik seya ""
"" Kaka, kau sudah selesai? Ayo kita pulang""
Tiba tiba daniel datang ke kelas maycel
"" Aku sudah selesai""
"" Kalau begitu ayo kita pulang""
"" Aku masih banyak pekerjaan di kantor, kenapa kau tidak membawa mobilmu dari pada menumpang pada mobil ku? ""
"" Aku malas membawa mobilnya, dan tadi katanya sudah selesai? eh? Buku siapa itu? ""
"" Ini? Ini buku milik seya""
"" Ohh, ternya milik si anak payah""
"" Hei, sudah kubilang jangan berkata tidak sopan pada muridku""
"" Ahh, menyebalkan! ""
"" Kembalikan bukunya pada nya""
"" Apah?! Kau menyuruhku untuk mengembalikan buku ini pada gadis itu?! Aku tidak mau! Aduhhh!! ""
Maycel memukul kepala daniel dengan menggunakan buku milik seya
"" Apa apa'an itu?! Kenapa kau memukulku?! ""
"" Cepat kembalikan ini pada nya! ""
"" Huuu, menyebalkan! Baiklah! ""
Daniel membawa buku milik seya dari maycel dan pergi dari kelas
"" Dasar anak itu""
"" Ah! Menyebalkan! Di mana anak itu? Apa dia sudah pulang ya? Ahh! sudahlah, eh? eum? Eh, dia kembali""
Daniel melihat seya dari kejauhan
"" Kenapa kembali? ""
"" Bukan urusanmu""
"" Mencari ini? ""
Daniel menunjukan buku pada seya
"" Ah? Buku ku! Kenapa bisa ada padamu?! ""
"" Maycel yang menemukannya, dia menyuruhku untuk mengembalikan pada mu, walaupun aku tidak mau""
"" Huuu, terimakasih! Payah""
"" Apa katamu?! Aku payah?! ""
"" Huu, dasar payah! ""
"" Seya! Kembali kau! ""
"" Payah payah""
"" Seyaaaaa!!! ""
Daniel berteriak pada seya
"" Payah, payah""
"" Tutup mulut mu seyaaa!! ""
"" Kalian berdua, ini bukan tempat untuk bertengkar""
Maycel tiba tiba datang
"" Bapa? ""
"" Maycel? ""
"" Kau sudah mendapatkan buku mu kan seya? Kalau begitu cepatlah pergi, ini sudah hampir menjelang malam""
"" Baiklah pa""
"" Kau juga daniel, cepat pulang sana! ""
"" Apah?! Aku naik apah nanti pulang?""
"" Suruh supir untuk mengantar kan mobilmu""
"" Ahhh, baiklah""
"" Cepat beritau dia aku ada banyak pekerjaan""
"" Baik baik""
"" Dasar""
"" Huuu, ahirnya aku mendapatkan buku ku""
"" Sudah dapat bukunya? ""
"" Iya, daniel yang memberikannya""
"" Kenapa kau tidak memanggilnya kaka? ""
"" Cihhh! Untuk apa aku memanggilnya dengan sebutan kaka? ""
"" Terserah kau saja""
"" Ngomong ngomong, apa kah kau jadi tinggal bersamaku? ""
"" Benar, aku akan menanyakan nya pada neneku nanti""
"" Baiklah""
"" Tapi beritau dulu di mana rumah mu""
"" Ah benar, di sebuah kos di dekat toko sayuran di jalan sayuno no 7, aku akan menunggu mu di luar""
"" Baiklah, tapi jika nene ku mengizinkannya""
"" Baik baik""
"" Baiklah seya, sampai jumpa lagi""
"" Apah? Berpisah di sini? ""
"" Iya""
"" Baiklah, sampai jumpa""
Seya dan susan ingin tinggal bersama, sedang kan daniel yang terus saja diam di dalam mobil sambil memikirkan ucapan seya kalau dia payah
"" Sialan gadis itu! Beraninya menyebutku payah!""
"" Huuu, terimakasih! Payah""
Ingatan kata kata seya di pikiran daniel
"" Sialan anak itu! Lihat saja nanti, aku akan membalasmu""
#di rumah susan
"" Aku pulang""
"" Ah, cucuku sudah pulang ""
""Iya ne""
"" Cepat ganti baju mu dan makan""
"" Baiklah, nene""
"" Iya? ""
"" Apa..... Apa nanti malam aku boleh menginap di rumah teman ku untuk beberapa hari? ""
"" Teman? Teman siapa? ""
"" Siapa lagi temaku satu satunya? Selain...... Seya""
"" Ah, gadis yang kau bilang sangat baik padamu? ""
"" Benar""
"" Pergilah""
"" Benarkah?! ""
"" Iya, pergilah""
"" Ahhhhh! Terimakasih nene! ""
"" Sama sama""
"" Baiklah, aku akan mengemas barang barang ku dulu""
"" Baiklah""
**aku jadi penasaran bagaimana wajah anak itu, susan yang sangat tidak menyukai teman satu kelas nya sekarang sangat senang karna aku memperbolehkannya untuk menginap di rumah teman nya, anak itu pasti orang yang sangat baik**
"" Baiklah ne, aku sudah siap""
"" Baiklah, ingat satu hal, jangan kau merepotkan teman mu""
"" Baik ne""
"" Bagus kalau begitu""
"" Baiklah ne, aku pergi dulu""
"" Ya, hati hati""
"" Baik""
Sedang seya, seya masih menunggu kedatangan susan di depan kos nya
"" aku jadi berharap kalau dia benar benar kakaku, tapi kenapa dia lama sekali ya? apa mungkin nenenya tidak mengizinkannya? ""
seya terus menunggu kedatangan susan
"" ahhh! sepertinya benar, ka susan sepertinya tidak di izinkan""
"" seya! ""
tiba tiba seya mendengar suara orang memanggilnya dan ternyata dia adalah susan
"" ah! ka susan! ""
"" seya""
"" kaka! kenapa kau lama sekali?! ""
"" maaf, aku sulit menemukan kosanmu""
"" ihhh, itu saja alasannya? ""
"" lalu mau alasan apa? ""
"" ah, sudahlah, ayo kita masuk""
"" ayo""
"" Mana rumah mu? ""
"" Itu dia, ayo""
"" Oh, ini rumahmu""
"" Benar, ayo masuk ka""
"" Baiklah""
"" Wah, ini tidak mirip sebuah kosan""
"" Aku juga sering berpikir seperti itu""
"" Ngomong ngomong, apa ranjangnya muat buat kita berdua? ""
"" Tentu saja muat, kita ini memiliki badan yang kecil, jadi pasti muat""
"" Hei, apakah kau sedang mengejek tubuhku yang kecil ini? ""
"" Apah? Tentu saja tidak! Baiklah, akan ku tunjukan kamarku""
"" Ah? Memangnya di mana? ""
"" Di atas""
"" Ouh""
Sa'at sampai di kamar, susan terkejut karna melihat dinding kamar seya yang begitu banyak poto dan hiasan dinding
"" Ini kamar atau pameran seni? ""
"" Apah? ""
"" Banyak sekali hiasannya""
"" Ah memangnya kenapa, lagi pula aku ini suka sekali membuat kreasi seperti ini""
"" Tangan mu sangat ajaib""
"" Apah? ""
"" Sudahlah, ku taruh di mana bajuku? ""
"" Ah, dilemari sebelah sana""
"" Baiklah""
"" Aku akan turun menyiap kan makan malam, kaka istirahat saja""
"" Apah? Kenapa? ""
"" Ya, mungkin jarak antara rumah kaka dan rumah ku sangat jauh, jadi mungkin kaka butuh istirahat ""
"" Memang benar cukup jauh, tapi aku juga harus membantumu, jangan hanya cuma menumpang saja""
"" Baiklah kalau begitu""
"" Setelah aku selesai merapihkan barang barangku aku turun membantu mu""
"" Baiklah, hati hati ya""
"" Kenapa? ""
"" Bisa saja nanti ada sesuatu ""
"" Ah? Sesuatu apah? ""
"" Suara dari perut mu""
"" Apah? Perutku? ""
"" Benar""
"" Apah? ""
"" Lapar""🤣🤣
"" Dasar, tidak lucu sama sekali! ""
"" Iya maaf maaf, namanya juga bercanda""
"" Ihhh, sudah turun sana! ""
"" Baik baik, hati hati""
"" Hei diam!! Dasar anak itu""
7 menit kemudian
"" Sudah selesai? ""
"" Ya, aku sudah selesai merapihkan pakaian ku""
"" Baguslah kalau begitu""
"" Ngomong ngomong, kau masak apa? ""
"" Aku hanya sedang memasak makanan biasa saja""
"" Eum? ""
"" Kau bisa memasak apa saja? ""
"" Tidak banyak""
"" Apa kaka boleh memasak makanan kesukaan keluarga kaka? ""
"" Wah, ternyata ada masakan keluarga sendiri ya? ""
"" Iya""
"" Ah, tentu saja boleh""
"" Baiklah, tapi aku perlu bahan bahan nya""
"" Bahan bahan nya apa saja? ""
"" Kita perlu bawang, serai, jeruk nipis, capai dan dan bumbu yang lainnya""
"" Itu semua ada, tapi jeruk nipis aku tidak punya""
"" Kau tidak punya jeruk nipis? Baiklah, aku akan membelinya""
"" Ah tidak perlu, aku saja yang membelinya, kaka memasak dulu saja bahan bahan nya""
"" Baiklah, apakah di sini ada daging dan juga ikan? ""
"" Ada di dalam kulkas""
"" Baiklah""
"" Kalau begitu aku pergi dulu membeli jeruk nipis""
"" Baiklah""
"" Baiklah ka, aku berangkat dulu""
"" Baik""
"" Baiklah, hanya jeruk nipis saja""
#kediaman maycel
"" Ka, kita pergi jalan jalan saja""
"" Aku masih banyak pekerjaan""
"" Kau menyebalkan, itu bisa di tunda besok, besokan tidak kuliah""
"" Aku tidak mau""
"" Ka, bisa bisa kau jadi seorang kutu""
"" Aku tidak peduli""
"" Menyebalkan, ayolah, hanya sebentar saja""
"" Kenapa mengajaku? Kau masih punya banyak teman, kenapa malah mengajaku? ""
"" Ah, mereka sibuk dengan kekasih mereka masing masing""
"" Kenapa kau juga tidak mencari kekasih sanah""
"" Ah, aku tidak mau""
"" Kalau begitu jangan mengganggu ku""
"" Kalau begitu kaka ajak saja Hyouwa""
"" Tidak, aku tidak mau""
"" Kalau begitu, ajak saja....... Seya""
"" Apah? ""
"" Iya, ajak saja dia atau kita pergi berdua saja""
"" Baiklah, ayo kita pergi""
"" Bagus""
Sedangkan seya masih sibuk memilih jeruk nipis yang harus dia beli
"" Wah, seperti nya semuanya masih segar segar""
"" Nona, ini baru di petik pagi tadi, masih sangat segar""
"" Ah, kalau begitu aku beli saja satu kilo""
"" Baiklah, tunggu sebentar ""
"" Baiklah""
"" Ini dia, terimakasih ""
"" Aku juga terimakasih pa""
""Sama sama""
"" Baiklah, aku sudah membeli jeruk nya, waktunya pulang""
Saat di perjalanan, seya tidak sengaja melihat mobil milik maycel
"" Itukan......mobil milik maycel""
"" Eh? Kaka""
"" Hemm? ""
"" Bukannya itu seya? ""
"" Ah? Seya? ""
"" Benar""
"" Ouh""
"" Reaksimu biasa saja ka""
"" Lalu aku harus menunjukan reaksi seperti apa?""
""Ah, sudahlah""
"" Mereka mau kemana? Ah, sudahlah! Bukan urusan ku juga""
Seya pun pergi dari sana berjalan perlahan menuju kosan nya
"" Haaa, sore yang sangat menenangkan""
#sesampainya di kos
"" Aku pulang""
"" Selamat datang""
"" Wah, harum sekali""
"" Kau sudah membeli jeruk nya? ""
"" Iya, aku sudah membelinya""
"" Mana jeruknya? ""
"" Ini, jeruknya masih sangat segar""
"" Bagus kalau begitu, ini adalah bahan yang sangat penting""
"" Memangnya kaka memasak apa? ""
"" Aku ingin memesak...... ""
""Tingtongggg!! ""
Suara bel rumah
"" Ah? Siapa yang datang? ""
"" Tunggu sebentar, aku akan Memeriksanya ""
"" Baiklah""
"" Tingtongggg! ""
"" Iya, siapa? ""
Seya membukan pintu rumah nya dan dia terkejut karna yang datang adalah leon
"" Seya ""
"" Ah? Leon? ""
"" Seya, siapa itu? ""
"" Ah, ini..... ""
"" Siapa? ""
"" Ini ka, dia teman ku""
"" Ah? ""
"" Kaka? Kalau begitu? Halo kaka""
"" Hei, berapa tahun usiamu? ""
"" 22tahun ka""
"" Apah?! ""
Seya langsung terkejut mendengar perkataan leon yang mengatakan kalau usianya itu adalah 23 tahun
"" Tidak mungkin! Kau pasti bercanda!!!! ""
"" Bercanda apa nya? Usiaku memang sudah 23 tahu ""
"" Hei bodoh, kau lebih tua dariku kenapa memanggilku kaka? ""
**tidak mungkin!!! Wajahnya tidak memperlihatkan dia sudah berumur 22tahun!!! Aku masih belum percaya**
"" Leon, kau mau apa kemari? ""
"" Tidak, tidak jadi""
"" Kenapa? ""
"" Aku kemari karna mungkin kau tidak mau sendiri'an, aku takut kejadi'an waktu itu ter'ulang lagi""
"" Kejadia'an apah? ""
"" Ahahahaha, bukan kejadian apa apa! Leon, terimakasih kau mau kemari, ahahahaha sampai jumpa lagi ya! Dahhhhh""
"" Eh, tunggu tunggu! Seya""
"" Sudah, sampai jumpa""
Seya langsung menutup pintu rumah
"" Sebenarnya ada apah ini? ""
"" Tidak papa ka""
"" Benarkah? Ayo cepat jujur padaku""
"" Ah, sebenarnya aku takut sendirian""
"" Kau takut? ""
"" Benar, aku ini seorang indigo, setiap malam pasti aku selalu bertemu dengan hantu hantu yang menyeramkan""
"" Apah?! Kau bilang kau indigo? ""
"" Benar""
"" Sejak kapan? ""
"" Kaka ingat ceritaku waktu kita di sekolah? ""
"" Ah, yang...... Kau memiliki penyakit aneh? ""
"" Benar""
"" Memangnya apa hubungan nya? ""
"" Sejak aku di tasuki oleh asap hitam, aku bukan hanya bisa menangis mengeluarkan darah, tapi juga bisa melihat hantu hantu yang aneh dan menyeramkan ""
"" Jadi begitu""
"" Benar, jadi itu sebabnya aku menyuruh kaka tinggal bersama ku""
"" Baiklah, kalau begitu ayo kita lanjut memasaknya""
"" Baiklah ka""
Setelah menghabiskan banyak waktu, ahirnya mereka selesai
"" Ahhhh, ahirnya selesai""
"" Wah, hiasannya cantik sekali""
"" Tentu saja""
"" Boleh aku mencicipinya? ""
"" Tentu saja""
"" Ahhhh! ""
Seya membawa sendok dan mencelupkan sendok itu ke dalam kuah daging yang di buat susan, sa'at seya mencicipi makanan yang dibuat susan dia terkejut karna rasanya sangat enak
"" Ahhhh! Enakkkk!! ""
"" Masakanku tidak ada yang tidak enak""
Kata susan dengan nada sombong
"" Benar, enak sekali!!! Ah....! ""
"" Ada apah?! ""
""aku..... Aku merasa ada seseorang yang sedang memperhatikan kita di depan pintu dari tadi ka""
"" Apah? ""
"" Iya""
"" Benarkah? Biar ku lihat ke depan pintu""
"" Biar aku saja ka, mungkin saja itu bukan manusia""
"" Apah? Apa maksudmu bukan manusia? ""
"" Biar aku yang lihat""
"" Baiklah""
Seya berjalan ke arah pintu dengan perlahan, sa'at dia hampir sampai di depan pintu, dia kaget karna melihat sebuah bayangan hitam berdiri di depan pintu, payangan itu sama persis nya dengan laki laki yang yang di lihat seya waktu dia kecil. Melihat bayangan laki laki itu membuat seya teringat masa kecil nya, dengan ketakutan seya berjalan mundur kebelakang
"" Ahhhh! Bayangan itu.......! ""
**bayangan laki laki yang aku lihat waktu aku masih kecil! Kenapa dia di sini?! **
"" Seya, apa kah kau baik baik saja? ""
"" Ahhh, kaka aku...... ""
"" Kau kenapa? Siapa yang ada di depan pintu? ""
"" Kaka, ba.... Bayangan....... ""
"" Bayangan apah? ""
Sa'at susan melihat ke atah pintu dia tidak melihat apa apa
"" Mana? bayangan mana? ""
"" Itu di depan pintu..... ""
**tunggu, kaka tidak bisa melihatnya? Jangan jangan....... Dia......! **
"" Kaka, kita lari ke atas! ""
"" Apah? Kau lihat siapa? Kenapa kau terlihat begitu gelisah? ""
"" Kaka, kita lari!! ""
"" Ah? ""
Sa'at seya ingin menarik tangan susan, tiba tiba bayangan itu berbicara pada seya
"" Jangan kau coba coba kabur! ""
"" Ah? Kau siapa berani mengatakan itu! ""
Susan yang aneh melihat kelaku'an seya berbicara dengan nada yang aneh
"" Seya, kau ini bicara pada siapa? Kau ini kenapa? ""
"" Kaka kita lari!! ""
"" Eh? Seya!!!! ""
Seya menarik tangan susan dan berlari ke atas, bayangan yang melihat mereka lari langsung berteriak pada seya
"" Jangan kau kabur!! ""
"" Tutup mulut mu!! ""
Seya terus berlari ke atas tanpa menghiraukan kata kata bayangan itu, sa'at seya sampai di atas, susan langsung melepaskan tangan nya yang sedang di genggam oleh seya
"" Kau ini kenapa? Dan tadi kau berbicara dengan siapa? ""
"" Kaka, itu...... ""
"" Krekekkkkk""
Suara pintu yang di buka perlahan
"" Ah, pin..... Pintu itu terbuka sendiri!!! ""
"" Gawat! Dia mengikuti kita! ""
"" Sebenarnya siapa dia?! Apakah dia hantu?! ""
"" Aku tidak tau dia itu hantu atau apa, tapi yang pasti dia adalah bayangan yang aku lihat sa'at aku masih kecil""
"" Apah?! Benarkah?! ""
"" Kau tidak bisa lari dari takdirmu""
Bayang itu masuk kedalam kamar seya
"" Kau! Pergi dari sini!! ""
"" Jangan bercanda, aku datang kemari hanya ingin memberitaumu siapa laki laki yang ada di dalam guciku waktu itu""
"" Ah, siapa dia? ""
"" Hmph, dia adalah....... Maycel""
Seya terkejut karna ternyata laki laki yang waktu itu adalah maycel
"" Tidak mungkin!! ""
Perasa'an seya campur aduk di antara terkejut dan tidak percaya
"" Kau pasti berbohong!!! ""
"" Seya, kau kenapa? ""
**apakah seya sedang berbicara dengan hantu? **
"" Kau jangan berbohong ! Dan kenapa kau mengatakan kalau guci itu milik mu?! Guci itu adalah milik ayahku!!! Dan kau! Kau bukan bayangan dari guci itu?! ""
"" Aku bukan lah bayangan laki laki yang kau lihat, aku adalah banyangan pemilik guci itu dan Hehh, kalau kau ingin tau pasti jawabanya, tanyakan lah pada maycel, orang yang sudah ku kurung selama 19 tahun""
"" A...... Apa katamu? 19......tahun? ""
"" Benar, kau jangan tertipu dengan wajahnya yang masih muda, sebenarnya usianya itu sudah sangat tua""
"" Ahhh, kau sudah mengatakan ini padaku, sekarang pergi dan jangan ganggu aku!!! ""
""Heeeee""
Perlahan lahan bayangan hitam itu menghilang
"" Seya, apakah hantu itu sudah pergi? ""
""Huu, iya ka""
"" Bagus kalau begitu, ah...... Sepertinya aku melupakan sesuatu? Tapi apa ya?........ Eum? Ahhhh..... !!! Masakanku!!!!! """
Susan langsung turun ke bawah dengan terburu buru, sedangkan seya masih memikirkan apa yang di katakan oleh bayangan hitam tadi
"" Aku tidak percaya kalau bayangan laki laki itu adalah maycel, tapi aku penasaran, apa....... Aku harus bertanya padanya besok? Ya, aku harus bertanya padanya""
"" Huuu, seya! Ayo kita makan malam! ""
Teriak susan dari bawah
"" Baiklah ka! ""
Seya pun turun ke bawah
"" Ayo makan""
"" Baiklah, aku ingin mencicipi makanan buatan kaka dulu""
"" Baiklah, ini ya ka""
Setelah makan malam
"" Seya""
"" Eum? ""
"" Aku ingin bertanya""
"" Tentang apa? ""
"" Apa yang di katakan oleh hantu itu? ""
"" Kaka, kau tidak perlu tau""
"" Hei, jangan seperti itu, ayo cepat katakan padaku! ""
"" Ahahaha, sudahlah ka ayo kita tidur""
Seya membaringkan tubuhnya dan langsung tertidur
"" Hei seya, kau jangan tidur dulu! Ayo jawab dulu! Seya! Seya!!!!! Ah, sudahlah, aku juga mau tidur""
Ke'esokan harinya
"" Ka, apakah kau sudah siap? ""
"" Iya, aku sudah siapa""
"" Kalau begitu cepatlah""
"" Baiklah. Nah, ayo kita berangkat ""
"" Ya""
**sa'at jam istirahat, aku akan menanyakan tentang hal kemarin pada maycel**
#sesampainya di kampus
"" Ahirnya sampai juga""
Ucap susan senang
"" Benar""
Tiba tiba ada seseorang yang menepuk pundak seya yang membuatnya tiba tiba berteriak terkejut
"" Ahhhhhhh! siapa itu???? ""
"" Hmph, penakut""
** Tunggu sebentar, suara yang familiar, tunggu dulu, ini suara si anak payah itu bukan? **
Seya membalikan badannnya, dan ternyata yang ada di belakangnya adalah daniel sama seperti apa yang seya rasakan
"" Kenapa? ""
"" Kau payah, kenapa dengan mu? ""
"" Kau jangan terus menerus memanggilku payah di depan kampus ku sendiri!! ""
"" Apa peduliku, ayo kita pergi kaka""
Seya menarik tangan susan dan ingin pergi dari sana, tapi tiba tiba daniel memegang tangan seya sa'at dia akan pergi
"" Apa yang kau lakukan?! Lepaskan tanganku?!""
"" Jika bukan karna kau yang telah membebaskan kaka ku dari kurungan guci itu aku tidak akan tahan dengan kata kata mu""
Daniel yang tidak sadar mengatkan rahasia besar maycel di hadapan seya membuat seya jadi semakin curiga kalau yang di katakan oleh bayangan dari guci itu benar
"" Apa katamu? Kurungan guci? ""
"" Ah!...... Ahh....... Maksudku....... Aku...... Emmm!!! Ahhhh!!! Sudah lupakan saja!!! ""
Daniel tiba tiba membentak seya dan pergi dari sana
"" Eh? ""
**dia kenapa? Dia juga mengatakan jika bukan karna kau yang telah membebaskan kakaku dari kurungan guci itu......? ah! Apa yang dikatakan oleh nya itu.......benar?!!!**
"" Seya, kau itu tadi bicara apa? ""
"" Eum? ""
"" Kenapa kau memanggil ka daniel dengan payah?! ""
"" Sudahlah ka, kita harus cepat pergi ke dalam kelas, ada seseorang yang ingin aku temui""
Rawut wajah seya tiba tiba berubah
"" Siapa? ""
"" Lihat saja""
"" Baiklah, terserah kau saja""
#sesampainya di kelas
"" Hei, kita sudah sampai di kelas, jadi siapa orang yang ingin kau temui? ""
"" Tunggu sebentar""
"" Kenapa? ""
"" Ah, saki!! ""
"" Ah, ada apah seya? ""
"" Apah hyouwa sudah datang ke mari? ""
"" Ah, dia..... ""
"" Kenapa kau menanyakan ku seya? ""
"" Ahirnya, kekasih dari dosen kita sudah sampai, nona...... Hyouwa""
"" Mau apa kau menanyakan ku? ""
"" Aku ingin bertanya, apakah pa maycel setiap selesai mengajar akan pergi ke mana? ""
"" Kenapa kau menayakan nya? ""
"" Aku hanya ingin tau saja""
"" Tidak akan ku beritau! ""
"" Ouh, baiklah kalau begitu, ayo ka""
"" Apah?! Anak itu kenapa? ""
"" Sudahlah, mana ku tau! ""
"" Tapi kenapa dia bertanya tentang pa maycel ya? ""
"" Sudahlah, ayo duduk""
"" Baiklah""
"" Seya, kenapa kau menayakan pa maycel? ""
"" Ada urusan penting saja""
"" Ouh""
#sepulang sekolah
"" Ka susan, kaka hari ini pulang duluan saja ya?""
"" Apah, kenapa? ""
"" Tidak ada, hanya ada sesuatu yang harus aku tanyakan pada pa maycel""
"" Soal apa? ""
"" Ini rahasia""
"" Ah, baiklah, terserah kau saja""
"" Baiklah ka""
"" Kalau begitu aku duluan ya""
"" Baiklah""
**sekarang, aku akan pergi menemui pa maycel**
"" Di mana dia? ""
**eh, itu dia**
"" Pa maycel! Tunggu! ""
Seya langsung berteriak memanggil maycel
"" Eum? Seya? Ada apah? ""
"" Pa, aku mau menanyakan sesuatu padamu""
"" Apa itu? ""
"" Apakah, bapa....... Adalah orang yang di kurung di dalam guci itu? ""
Mendengar pertanya'an seya maycel langsung terdiam tak menjawab apa pun
"" Pa, aku bertanya padanya mu, pa! Pa! ""
"" Kau ingin tau? ""
"" Ah, tentu saja apakah bapa...... Adalah bayangan yang keluar dari dalam guci itu? ""
"" Dari mana kau tau tentang ini? ""
"" Ah, aku..... ""
"" Kau ingin tau? ikutlah denganku ""
"" Ah, kemana? ""
"" Ikut saja""
"" Ah, baiklah""
Seya mengikuti maycel dari belakang, maycel membawa seya pergi ke tempat pemarkiran mobil
"" Pa, kenapa bapa membawa ku ke tempat pemarkiran mobil? ""
"" Ayo ikut! ""
"" Eh? ""
Maycel menarik seya masuk kedalam mobil
"" Eh, kau mau apa? ""
"" Masuk saja, kau ingin tau jawabanya kan? Maka ikutlah denganku""
"" Ah""
**dia sangat aneh, apamungkin itu benar? **
#sesampainya di kediaman maycel
"" Keluar""
"" Ba..... Baiklah""
"" Ayo masuk ke dalam""
"" Baik""
Sa'at seya masuk ke dalam, dia sudah merasakan hawa yang tidak nyaman
**hawa di rumah ini sangat aneh, apa karna ini rumah mewah? Rumah ini tidak mirip sebuah rumah tapi istana, dan...... Maycel dari tadi dia bertingkah sangat aneh**
"" bagaimana? ""
"" ah? apanya? ""
"" hawa di rumah ini aneh bagimu bukan? ""
"" ah? ""
**dia..... Bisa menebak isi pikiranku? **
"" kenapa kau membawa ku kemari? ""
"" yang kau katakan benar""
"" ah? ""
"" aku bayangan yang kau lihat waktu kau kecil""
"" Apah? jadi...... laki laki itu......? ""
"" benar, itu aku""
"" ah, pa maycel? ""
"" ini, aku..... ""
sa'at maycel menoleh ke arah seya, seya terkejut karna wajah maycel jadi datar dan berwarna hitam, seketika seya langsung terkejut dan berterik
"" ah! ahhhhhhhhh!! ""
susan yang terkejut karna mendengar teriakan seya dan seluruh kelas langsung melihat ke arah seya
"" ah? seya, kau kenapa""
bisik susan pada seya
"" ah? ""
seluruh kelas melihat kepada seya termasuk maycel
"" ah? ""
**astaga, hanya mimpi ternyata, mengejutkan saja**
"" seya, kau baik baik saja""
"" iya pa, aku.... baik baik saja""
"" menurut ku tidak, kau tiba tiba berteriak seperti itu, apa kau mencoba membuat pelajaran pertama ini berantakan? ""
sahut hyouwa
"" apa katamu? ""
"" sudahlah, kalian ini. seya, kau pergilah ke toilet dan basuh wajah mu di wastafel""
"" baiklah pa""
seya berdiri dari bangku nya dan pergi ke toilet
"" dasar""
"" baiklah, kita lanjut pelajarannya""
"" baik""
**seya kenapa ya? **
susan hawatir kepada seya karna tingkah nya yang aneh
"" astaga, ternyata hanya mimpi saja, aku pikir itu benar benar nyata""
**tapi..... kalau itu benar bagaimana? ahhh, seya kau ini berpikir kemana? **
sampil menampar pipi sendiri
**sudahlah**
setelah seya membasuh wajahnya dia langsung kembali ke kelas
"" permisi pa""
"" ouh, sudah kembali? ""
"" iya""
"" baiklah, cepat pergi ke tempat dudukmu dan tulis apa yang aku tulis""
"" baiklah""
"" seya, apa kau baik baik saja? ""
bisik susan dari belakang
"" iya ka, aku baik baik saja""
"" ouh, bagus kalau begitu""
"" iya""
**si seya itu kenapa? apa dia mencoba mencari perhatia'an di depan maycel? dasar anak itu**
#sepulang sekolah
"" Seya, tunggu! ""
"" Ah, ka susan? ""
"" Kita pulang bersama, lagi pula sekarang kitakan satu rumah""
"" Baiklah ""
**untuk soal yang kemarin, aku tanyakan nanti saja**
#sesampainya di rumah
"" Kami pulang""
"" Ahirnya sampai juga""
"" Ha, cape sekali""
"" Aku ingin ganti baju lalu makan""
"" Baiklah ka""
"" Bagaimana? ""
Tiba tiba ada seseorang yang berbicara di belakang seya
"" Ah?! Kau! Kenapa kau di sini lagi? ""
"" Aku hanya ingin tau jawaban maycel saja""
"" Aku tidak menanyakan itu padanya""
"" Apah? Kenapa? ""
"" Aku pikir itu bukanlah hal besar, jadi aku tidak menanyakan itu padanya dan satu hala lagi! Cepat pergi dari sini dan kembali ke dalam guci mu sana!!! ""
Seya mengusir bayangan guci itu
"" Astaga, aku juga ke sini hanya ingin mengatakan sesuatu""
"" Apah? ""
"" Jika kau mencari seseorang untuk menyembuhkan penyakitmu itu, maka hanya satu yang harus kau lakukan""
"" Apah? Apa ada cara untuk menghilangkan penyakit ini?! ""
"" Ada""
"" Bagaimana? ""
"" Masukan kembali maycel kedalam guci miliku""
Mendengar itu seya langsung terkejut
"" A....... Apah? ""
"" Benar, masukan kembali maycel kedalam guci itu, maka kau akan sembuh""
"" Ah""
"" Dan biar ku beritau satu hal lagi padamu""
"" Apah? ""
"" Maycel dia........ Sudah tiada""
"" Ap...... Apah katamu?! ""
"" Benar, orang yang selalu kau lihat di sekolah mu itu adalah hantu""
"" Kau bercanda? Bagaimana mungkin? ""
"" Setiap orang yang sudah aku kurung di dalam guci milikku, maka jika dia berhasil keluar dari guciku maka dia...... Sudah tiada""
Mendengar hal itu seya terkejut tak percaya dengan apa yang di katakan oleh bayangan itu
"" Kau...... Kau pasti berbohong! ""
"" Jujur saja, aku ini tidak suka berbohong. Dan satu hal lagi, kau harus berhati hati""
"" Ah? ""
"" Penyakitmu itu sangat aneh di lihat, dan...... Di katakan""
Seketika bayangan itu menghilang
**apa yang dia katakan? **
"" Seya, kau ini kenapa? ""
"" Ah? ""
"" Kau bicara dengan hantu ke marin ya? ""
"" Ah? Ahahahaha! Tidak, baiklah aku akan mengganti pakaian ku""
Seya naik ke atas untuk mengganti pakaian nya
"" Seorang yang indigo memang sangat aneh""
**apa..... Aku harus percaya perkata'an bayangan itu? Tapi....... Kenapa aku yakin kalau itu benar**
"" Seya! Ayo kita makan! ""
Susan berteriak pada seya
"" Baik ka""
"" Kenapa lama sekali? ""
"" Maaf, aku harus merapihkan nya dulu""
"" Baiklah, ayo kita makan""
"" Baik""
Selama seya makan, dia tidak bisa makan dengan tenang karna terus memikirkan hal tadi
**apa aku harus percaya pada bayangan aneh itu? Menyebalkan sekali!!!! **
Sambil menyuapkan makanan ke dalam mulut sendiri
"" Seya""
"" Ah? Ya? ""
"" Makan yang benar""
"" Apah? ""
"" Bibirmu belepotan ""
"" Ah? ""
Seya memegang bibir nya sendiri
"" Benar""
Seya mengambil tisu dan mengelap bibir nya
"" Kau memikirkan apah? ""
"" Ah? Tidak""
"" Benarkah? ""
"" Iya ka, ayo kita lanjut makan nya""
"" Ha, dasar kau ini""
#kediaman maycel & daniel
"" Di mana si daniel itu? Sa'at aku membutuhkan nya dia malah menghilang""
"" Tuan muda, anda mencari siapa? ""
"" Bibi, di mana daniel? ""
"" Dia sedang ada di ruangan GYM tuan""
"" Tumben sekali dia olah raga setelah pulang kuliah""
"" Katanya dia ingin merilekskan pikirannya dengan beroleh raga tuan""
"" Jadi begitu, baiklah terimakasih bi""
"" Sama sama tuan""
**apa karna perkata seya yang mengatakan kalau itu payah yah? **
"" Hei, daniel""
"" Masuk""
"" Baiklah, aku masuk""
"" Kenapa mencari ku? ""
"" Aku hanya ingin bertanya di mana buku yang kau pinjam ke marin malam""
"" Aku sudah menaruhnya di laci mejamu""
"" Jangan bohong, aku sudah mencarinya disana tapi tidak ada, cepat berikan padaku""
"" Baiklah baik, di sana""
Sambil menunjuk tempat meja belajar
"" Ambil""
"" Apah? ""
"" Ambilllllll""
"" Baiklah""
"" Ngomong ngomong, tumben kau mau nge-GYM? Ada apah? Apa karna seya""
"" Jangan menyebutkan nama gadis menyebalkan itu di hadapanku""
"" Hei hei, kau jangan seperti ini""
"" Aku tidak peduli!..... Eh? ""
"" Kenapa? ""
"" Di belakang mu ka""
"" Kenapa? ""
Sa'at maycel melihat ke belakang, dia terkejut karna melihat bayangan guci keramat
"" Ah! Kenapa kau di sini?! ""
"" Kau jangan marah, aku kemari hanya ingin memberitaumu kalau....... Aku sudah memberitau seya bagaimana cara nya agar penyakitnya bisa lenyap""
"" Apa katamu?! ""
"" Sialan dia ini!! ""
"" Kenapa kau memberitaunya? ""
"" Aku memberitaunya agar dia...... Bisa membantuku mengurungmu kembali! ""
"" Apah katamu!!! ""
"" Daniel, tetanglah! ""
"" Heh, kita lihat keputusan gadis itu, dia lebih memilih memasukan mu kembali ke dalam guci miliku atau membiarkan penyakitnya itu""
"" Kita lihat""
Bayangan itu pun langsung menghilang
"" Dasar bayangan *******!! Suatu hari aku akan menghabisinya! ""
"" Dia bayangan bagaimana cara nya kau menghabisinya? ""
"" Ah, terserah""
Daniel yang marah pergi meninggalkan ruangan GYM dan maycel
"" Dasar bayangan sialan!! ""
Ucap maycel sa'at daniel sudah pergi jauh
"" Aku tidak mengerti, maycel sudah terbebas dari guci itu, tapi kenapa banyangan dari guci itu selalu mengikutinya? Aku sangat tidak mengerti""
"" Tuan muda""
"" Ah? Bibi, ada apah bi? ""
"" Di bawah ada nona sherin sedang menunggu anda""
"" Apah? Sherin? Untuk apa dia datang kemari? ""
"" Dia mengatakan hawatir akan keada'an tuan""
"" Katakan padanya, aku akan segera turun""
"" Baiklah tuan""
"" Kenapa sherin datang kemari? ""
"" Nona sherin""
"" Ah? Bibi, di mana daniel? ""
"" Sherin? ""
"" Eh? Ah! Ka maycel! ""
"" Ada apah kau kemari? ""
"" Aku hanya ingin menemui Daniel ""
"" Sherin""
"" Ah? Daniel""
"" Kenapa kau kemari? ""
"" Apa tidak boleh aku kemari? ""
"" Aku tidak bilang tidak bolehkan? ""
"" Baiklah""
#kediaman seya
"" Kaka, aku ingin pergi keluar sebentar ""
"" Kemana? ""
"" Ke...... Rumah pa maycel""
"" Apah?! Untuk apah? ""
"" Ada beberapa hal yang ingin aku tanyakan padanya""
"" Apakah kau sudah tau di mana alamat rumah pa maycel? ""
"" Iya, aku sudah tau""
"" Dari siapa? ""