...
Kali ini Sekolahku mengadakan Kemah dihutan belantara.
#Pagi 06.00
Di depan SMA Terdapat banyak bus untuk perjalanan Kemah.
"Bu saya naik bus yang mana ini?" (Delta).
"No 1,2,3 kelas 1, No 4,5,6 kelas 2, No 7,8,9 Kelas 2" (Guru).
"Lah! Nomer mana lagi?" (Gumam Delta).
"Dahlah No 5 Saja!" (Gumam Delta).
Kemudian Delta mencari Tempat duduk setelah naik bus.
Bus kemudian berangkat sementara waktu yang ditempuh untuk mencapai tujuan 30 menit.
30 menit kemudian mereka sampai ditempat tujuan.
Kegiatan pertama mereka lakukan adalah membagi kelompok, membangun tenda,Mencari Kayu bakar.
Saat Hari mulai Siang Delta Pergi jalan jalan berkeliling sambil melihat indahnya alam.
"Sungguh indah, dan tidak tercemar!" Kata Delta.
Delta mencium suatu bunga yang terlihat sangat cantik... Namun setelah itu Langit di dalam hutan tiba tiba mendung petir menyambar dimana mana.
Tanah yang di injak Delta seperti menerima Guncangan Cepat.
"Apa yang terjadi!?" Teriak Delta.
Sementara Kelompok Pencari Kayu Bakar sudah pulang meninggalkan Tempat itu.
"SIAPAPUN TOLONG!.. TOLONG SAYA!" Teriak Delta.
Tiba Tiba muncul Suatu Cahaya Dari dalam tanah dan terdapat beberapa tulisan mengambang.
"Apa yang Terjadi!" Gumam Delta.
"Zettttt" Suara dari tanah keluar yang menyebabkan Delta Seperti berpindah ke suatu tempat asing.
Setelah Delta pingsan Beberapa saat akhirnya ia terbangun.
"Ukh.. Ini dimana?.. Apa yang sedang Terjadi!?.." Gumam Delta melihat sekeliling.
"TEMAN TEMAN!" Teriak Delta.
"..." Tetap hening Tak ada jawaban.
Sementara Delta berjalan Terhuyung huyung menyusuri Hutan itu.
Namun Petir yang mengelegar Muli surut, Cuaca menjadi cerah kembali.
"Hah.. Akukan.. Buta Arah!" Teriak Delta.
"Ya Ampun Bagaimana ini.. Masa aku di hutan ini sampai tua!.. Lalu Semua Followersku yang berharga Gimana?.. Terus aku Jomblo seumur hidup gitu!.. Kan Gak bisa Lihat Cogan Lagi!" Kata Delta Panik Sambil Berjalan Memutar.
"Gimana ini!?.. Aku nggak mau mati di Hutan!" Gumamnya sambil Duduk di atas Sesuatu.
"Eh!.. Tunggu!.. Ini yangku duduki apa ya?.. Kok Lembut.. Berbulu lagi?" Kata Delta Menyentuh sesuatu yang ia duduki.
"Groar!" Teriak Sesuatu yang Delta duduki.
"OMG!.. Si.. Singa!" Gumam Delta melihat ke bawah.
"AAAAAAAAH!" Teriak Delta Kaget sambil berlari secepat mungkin.
"Mama Tolongin Delta!" Kata Delta.
Kemudian Tanpa sadar delta memanjat salah satu pohon yang ada di depannya.
Setelah sampai di atas ia baru sadar.
"Eh?... Akukan Nggak bisa panjat pohon... Kenapa sekarang bisa ya!?" Kata Delta.
"Bodo Amat... yang penting Selamat dulu deh!" Kata Delta.
Setelah Menunggu sekian lama Singa itu pergi dari situ.
"Hah.. Akhirnya Pergi juga tu singa!" Gumam Delta.
Kemudian ia melihat ke atas Kepalanya dan melihat Ular yang Berukuran Cukup besar yang sedang bergelantungan di ranting atas kepalanya.
"ULAR!" Teriak Delta Kaget.
Ular itu juga kaget, sementara Delta jatuh dari pohon dan ular itu Melepaskan Lilitan Rantingnya.
"Ahhhhhhhh!" Teriak Delta Lari Secepat Kilat.
"Sial.. Mungkin ini yang dinamakan Hari Tersial sedunia!" Gumam Delta.
Setelah beberapa Menit berlari hari berubah menjadi sore.
Delta pun Terjatuh karena Kelelahan.
"Hah.. Hah.. Hah.." Suara Delta Ngosngosan.
"Lelah Sekali Aku" Gumam Delta.
"Aku harus menemukan jalan keluar!... Hari sudah mulai gelap" Gumam Delta mencoba bangun.
Setelah duduk beristirahat beberapa jam Hari sudah malam.
"Dingin!" Gumam Delta berjalan pelan sambil memegang pundaknya.
"Apa itu?.. Apakah ada orang disana?" Gumam Delta melihat Sepucuk Cahaya di tengah hutan.
Kemudian Delta berlari menuju Cahaya itu.
Namun Ketika ia sampai di titik cahaya itu Delta mengetahui bahwa Cahaya terang itu hanyalah Kunang Kunag yang ukurannya Tidak seperti biasanya.
"Kunang Kunag!?" Gumam Delta.
"Aku punya ide!" Batin delta sambil menangkap Kunang kunang itu dan mencari daun.
Kemudian ia memasukkan Kunang kunang itu ke daun yang sudah dibuat seperti Contong Ice cream.
"Ha..Ha..Ha.. Untung saja dulu pernah nonton Kartun Peri itu" Tawa Delta.
"Sungguh ilmu yang berguna!" Gumam Delta mulai Memancarkan Cahaya Kunang yang seperti senter itu ke sekitar.
"Eh.." Kata delta menemukan Sebuah Bangunan tua.
"Kenapa Aku nggak sadar jika ada rumah di sini?" Gumam Delta.
Kemidian Delta naik ke Teras Rumah itu dan mengetuk pintu.
"Tok.. Tok.. Tok!" Suara ketukan pintu.
"Permisi ada orang!?" Teriak Delta.
Pintu itu tiba tiba terbuka sendiri.
Cuacanya pun kembali berubah menjadi Berpetir dan turun hujan deras.
Dari Seluruh Aura Rumah itu Mulai Menyelimuti Delta.
"Hah!?" Batin Delta.
Di dalam Rumah tua itu terdapat sebuah kursi kuno yang di duduki seorang Nenek tua.
"Permisi.. Nek apa saya boleh menginap 1 malam di sini?... Tadi Saya Terpisah dari kelompok Saya" Tanya Delta.
Nenek itu haya menganggukkan Kepalanya.
"Terima Kasih Nek" Gumam Delta sambil berjalan masuk.
"Rumah yang sangat tua ini tak disangka ada yang meninggalinya" Batin Delta.
"Nek Kalau boleh apakah saya bisa menumpang mandi?" Tanya Delta.
"Be.. Lo..K.. Ki..ri.. Li.. At.. Ka.. Na" Kata Nenek tersebut.
"Ha?.. Nenek ini bilang apa tadi?" Batin Delta.
"Apa maksudnya Kamar mandi ada di pintu kiri ya?" Gumam Delta.
Kemudian Delta berjalan mencari kamar mandi namun sepanjang jalan ia menemukan hal hal janggal.
Dari Tulang yang dibuat untuk gantelan baju, Beberapa Kain yang seperti Kulit manusia, dan Noda darah terdapat di semua penjuru lantai.
Semua itu memberikan kesan Angker Pada rumah itu.
Delta yang melihat Semua itu haya bisa diam dan takut ditambah lagi dengan Gemuruh Hujan, Petir, Gelapnya Lorong itu.
Setelah sampai suatu ruangan Delta membuka pintu dan melihat bahwa itu adalah kamar mandi.
Saat ia mengecek peralatan mandi ia menyadari bahwa terdapat Tengkorak kepala manusia.
Kemudian Pintu di depan Kamar mandi Berbunyi Seperti ada yang memainkannya.
Lalu Terdapat 1 sambaran Cahaya Petir yang membuat semua Ruangan yang Gelap itu Terlihat isinya.
Saat itu delta masih Gemetar Ketakutan dan Saat bersamaan dengan Cahaya petir itu ia melihat ada sosok mengerikan yang berdiri didepannya.
"KYAAAA!" Teriak Delta Kaget.
"Tolong!" Teriak Delta sambil berlari keluar.
"Nenek!" Teriak Delta Sesampai di Ruangan yang tadi ada Nenek itu.
Saat ia melihat ke kursi kuno itu ia melihat terdapat Tengkorak Manusia utuh yang sedang duduk di situ.
"Ne.. Nek!" Gumam Delta.
"TOLONG!.. TOLONG!" Teriak Delta Keluar Rumah itu.
Saat ia Keluar Rumah itu ia merasa bahwa ada yang memegang Pundaknya.
"Eh!?" Gumam Delta menoleh ke belakang.
Ternyata di belakang ada Nenek tua tadi yang sedang Tersenyum menakutkan.
"AHHHHHHHH!" Teriak Delta Kaget.
"Hu.. Hu.. Hu.. Mama!" Batin Delta.
Dia Hanya terus mencoba lari sekuat tenaga.
Hingga Sampai di titik akhir ia lari,Delta Jatuh tersungkur hingga pingsan.
Hujan di sertai angin itu terus menganas.
Sementara Nenek itu Sudah tidak mengejar lagi.
#Keesokan Paginya.
Cuaca sudah cerah kembali.
"Uhh.. Aku masih hidupkah?" Gumam Delta.
Delta langsung menyentuh kepala nya.
"Eh.. Iyalah aku Masih Hidup!" Kata Delta.
"Yuhu... Aku masih Hidup!.. Aku Masih Hidup!" Teriak Delta Bangun dan melompat Riang.
"Tunggu.. Tapi kenapa aku belum kembali?" Gumam Delta.
"Hah" Menghela Napas Kasar.
"Oiya!.. Aku bawa HP Nggak sih!?" Gumam Delta.
Kemudian Delta Mencari HPnya di saku Celananya.
"Ada!" Teriak Delta Senang.
"Kemarin kok Nggak kepikiran sih!" Gumam Delta Kesal.
"Yang penting ada!" Batin Delta.
Delta pun menghidupkan HP itu dan mencari kontak Temannya di Whatsapp.
Namun setelah Ketemu Nggak ada sinyal untuk mengirim pesan.
Jadi Delta Berselfi sambil menunggu sinyal karena Pemandangan yang begitu indah.
Setelah Berfoto ia menyadari bahwa dibelakangnya terdapat bunga yang mengirimnya ke tempat ini.
Delta Langsung Menggoyangkan Bunga itu Sambil berteriak "Kembalikan Aku!.. Ayo Kembalikan Aku!".
Secara tidak sengaja Tangkai Bunga itu patah dan membuat Formasi Teleportasi.
"Aaaaaaaaaaa" Teriak Delta Tersedot Formasi itu.
Setelah Beberapa Saat ia sampai ditempat ia sebelumnya mengumpulkan Kayu dan ada beberapa Regu disana.
"Hah!.. Aku kembali!" Batin Delta.
"Syukurlah!" Gumam Delta Menghembuskan Nafas Lega.
"Hei apa kalian Nggak Kangen aku!" Teriak Delta.
"Kangen?.. Kamu aja berdiri di situ hanya 1 menit!.. Untuk apa kagen?" Teriak Salah satu Teman Delta.
"Eh.. 1 Menit?" Gumam Delta.
"Bukanya Aku Kejebak di Hutan Horor itu!?" Batin Delta.
"Lupakan yang penting Bisa kembali!" Gumam Delta Pergi mengikuti Temannya yang sudah akan pergi itu.
Sampai Saat ini Bunga yang membawanya ke dunia yang Horor itu Masih Belum diketahui Asal usulnya.
~TAMAT~