Di sebuah perkampungan terdapat Taman Bermain yang terbengkalai... konon katanya pemilik tanah tersebut telah melakukan pembunuhan dan menggantung mayatnya untuk di jadikan boneka pada Taman Bermain tersebut. Berita tersebut kini menyebar luas dan membuat beberapa orang orang menjadi penasaran akan hal itu.
Mendengar kata penasaran tentu saja ke 5 anak remaja ini berniat untuk mengunjungi sekaligus mencari tahu tentang Taman Bermain tersebut.
" menurut gue nih yahh.... berita itu pasti hoax" ucap Wulan.
" ihhhh.... beneran tau.... emang lo nggak denger apa orang orang pada bilang kalau disana pernah ada yang dibunuh ". ucap Wanda.
" yaelah.... itu hoax..." jawab Wulan lagi.
" mmmm....gini aja. besok kita nggak usah masuk sekolah dulu... kita bolos aja 1 harilah. sambil refreshing ketempat itu " ucap yunita.
" gue setuju..... fix ".jawab Yuna.
" gue juga..... bosen belajar terusss. " jawab Wulan.
" gue juga ngikut dongggg.... " jawab Lisma.
Keesokan harinya.
" widihhhhh..... cantik banget loh hari ini " ucap Wulan sambil memandang Yunita.
" iya dong.... gue itu tetep harus cantik dan Fashionable kemanapun gue pergi ".jawab Yunita.
" ehh Yunita.... kita itu mau refreshing bukannya mau ke kondangan. " ucap Lisma.
" allaaaaa..... bilang aja kalau loh itu ngiri ama Yunita kan. " ucap Yuna sambil melotot.
" terserah dehhh.... terserahhhhh" jawab Lisma.
" mmmm..... kita perginya bentar kan... nggak bakalan lamakan... " ucap Wanda.
" duhhh.... cerewet amat lu wan.... gue gibeng juga lu nih".jawab Wulan.
" sikat aja Wul..... sikat.... hahhahahah" jawab Lisma.
" ihhhh..... kalian berdua memang psycho " jawab Wanda.
" apaaaaa..... lo bilang apa.... wahhh.... perlu gue kasi jurus nih anak " jawab Wulan.
" ihhhh..... candaaaaaa.. beneran gue cuman canda Wul " jawab Wanda.
" sssstttttt..... debatnya udahan yah guyss... sekarang kita capcusssss" ucap Yuna.
Akhirnya ke 5 remaja ini segera berangkat.
Setelah Beberapa jam perjalanan,akhirnyapun mereka sampai di lokasi tersebut... lokasi Taman Bermain.
" ihhhh.... serem dehhhh " ucap Wanda.
" dasar penakut lu " jawab Wulan.
" kita foto foto yuk guysss.... " ucap Yunita.
" lo aja foto sendiri..... " jawab Lisma.
" eh Lis.... lo kok sensi banget sih ini hari.... nggak kayak di hari lain " ucap Wanda.
" allaaaa..... Palingan Lisma ngiri ama Yunita " ucap Yuna.
" terserah lu.... " jawab Lisma.
setelah beberapa menit akhirnya mereka pun berkeliling di Taman Bermain tersebut. Hingga akhirnya salah satu dari mereka menemukan sebuah rumah yang berada di balik Taman Bermain tersebut.
" guyyssss..... kesini dehhhh...." teriak Wanda.
mendengar Wanda berteriak, akhirnya yang lainnya berlari segera.
" wowwww..... nggak nyangka banget ada rumah yang megah disini... " ucap Wulan dengan menganga.
" gue pinterkan.... langsung dapet rumah cantik " ucap Wanda sambil cengengesan.
" masuk yok.... gue penasaran " ucap Yunita sambil berlari menuju rumah tersebut.
Saat Yunita mencoba membuka pintu rumah tersebut, Tiba-tiba Wanda mendengar suara tangisan.
" ehhhh..... kalian denger nggak sihhh.... ada yang nangis gitu " ucap Wanda
" Wanda.... mending lu diem aja deh....palingan lu itu cuman salah denger doang " jawab Wulan.
" udahhh.... cepetan buka pintunya.... nggak usah ladenin Si bocah ingusan Wanda " jawab Yuna.
Yunita pun membuka pintu dan mereka segera memasukinya.
satu persatu mereka membuka pintu kamar pada rumah tersebut, hingga akhirnya Lisma menemukan sebuah pintu kamar yang bergagang emas.
" wahhhh.... ini baru namanya luar biasa "
Lisma pun membuka pintu kamar tersebut dan memasukinya. Namun tiba-tiba pintu tersebut tertutup dengan sendirinya, Lisma pun mulai merasakan hawa dingin pada kamar tersebut. ia pun melihat sebuah gaun yang tergantung dan mencobanya. dan tiba-tiba tepat di depannya muncul sesosok wanita yang hanya memiliki mata satu dan sekujur tubuhnya di penuhi dengan darah. sesosok tersebut menarik rambut Lisma hingga seluruh rambut tersebut terlepas dari kepala Lisma. darah pun mulai bercucuran keluar dari kepala Lisma hingga akhirnya Lisma meninggal.
Tak berapa lama pun Yuna, Yunita, Wanda dan Wulan juga menemukan kamar tersebut. tentu saja mereka sangat takjub dikarenakan gagang pintu emas tersebut. Mereka pun membuka dan memasuki kamar tersebut.
" mmmmm..... kok disini lebih dingin daripada kamar yang lain yah " ucap Wanda
" perasaan lu aja kali " jawab Wulan.
" eh tapi yang dibilang Wanda emang bener deh... gue juga ngerasa disini dingin banget deh " jawab Yuna.
Yunita tak memedulikan perkataan mereka.
Saat Yunita memalingkan wajahnya, ia pun melihat sebuah gaun... dimana gaun tersebut adalah gaun yang juga Lisma temukan. ia pun mencobanya sambil berfoto.
Tiba-tiba
" allahu akbar.... allaaahhhhhhhhh " teriak Wanda sambil menutup kedua matanya.
" rrrrrrr..... sumpeh... gue nggak salah lihat.... allhumma bariklanA........ " teriak Yuna dengan gagap.
" itu doa makan Yun.... " bisik Wulan sambil menutup kedua matanya.
" apaan sih..... dasar lebayyyy" ucap Yunita yang tak sadar bahwa sesosok makhluk berada tepat di belakangnya.
sesosok tersebut tiba-tiba merobek mulut Yunita dan melemparnya masuk ke dalam lemari dan sesosok tersebut juga menarik rambut Wanda, Wulan dan Yuna hingga isi yang ada dikepala mereka keluar dan akhirnya mereka pun bernasib sama dengan Lisma.
Kini ke 5 remaja tersebut tak ada yang mengetahui dimana keberadaan mereka dan mereka dinyatakan orang hilang kepada polisi. begitupun rumah yang berada dibalik Taman Bermain tersebut dan juga sosok tersebut tak ada yang tahu.
TAMAT
note : Tak selamanya berita yang kita dengar itu adalah hoax. percaya tidak percaya namun makhluk abstrak itu memang nyata dan ada.