Bagaimana ceritanya jika anda tersesat di dalam sebuah mimpi yang menyerahkan?
"AHHHHHH..." Teriak Dania bangun dari mimpinya
Dania wanita berumur 19thn, pada tanggal 15 juni ayah dan ibu Dania meninggal karna kecelakaan berantai yang mengakibatkan 20 orang meninggal yaitu termasuk orang tua Dania.
"Ada apa nona? Apakah nona bermimpi buruk lagi" Tanya Bik sumi yang datang karna cemas terhadap Dania. Bik nia sudah seperti ibu Dania karna dari kecil beliau sudah merawat dan menjaga Dania hingga sebesar sekarang.
"Hiks..Hiks..Aku bermimpi ada sesosok makhluk yang menarik kakiku ke sebuah rumah tua yang sangat menakutkan Bik.. Hikss.." Adu Dania dengan menangis menunjukan bahwa iya sangat ketakutan
"Bibik ada disini Non tidur lagi, Bibik akan menjaga nona" Pekuk Bik nia untuk menenangkan Dania
***
Malampun berlalu, Jam sudah menunjukan pukul 06:12 wib, Dania pun bersiap siap untuk pergi ke kampus, karna sudah lama Dania tidak masuk sekolah karna meninggalnya orang tuannya.
"Bik.. Bibik.. Bik" Pangil Dania sambil mencari Bik nia
"Ya Non" Jawab bik dia dari dapur
"Aku berangkat dulu, soalnya ada buku yang mau aku ambil di perpustakaan" Jelaskan Dania sambil memakai sepatunya
"Apakah Nona tidak sarapan" Tanya Bik nia, menghampiri Dania
"Tidak sempat bik" Jawab Dania dan lari pergi keluar
***
Separuh perjalanan pun sudah di tempuh Dania untuk ke sekolah.
"Hmm.. Hmm.. Hmm.. Hmm" Senandung Dania di setiap perjalanan
"TOLONG... TOLONG..."
Dania yang mendengar itu pun langsung kaget dan berhenti bersenandung seketika.
"Suara dari mana itu" Tanya Dania kepada dirinya
"TOLONGGGGG...!!" Teriakan dari sebuah rumah reot yang ditutupi berbagai tumbuh tumbuhan yang sangat rimbun
"Tunggu sebentar Nona, saya akan menolong" Teriak Dania, dan berlari ke arah rumah reot tersebut
***
Sesampai di sana Dania tidak menemukan apapun.
"Hallo.. Hallo.. Ada org, hallo" Ucap Dania berjalan jalan mencari asal suara tersebut
"Aku yakin Suaranya berasal dari sini" Gumam Dania
"HEHEHE... HAHAHAH..." Tawa seorang wanita yang seperti teriakan di telinga Dania
"Siapa itu, siapa tolong keluar" Ucap Dania merinding
"HEHEHEHE..gadis cantik yang baik, maukah kau menjadi temen betmainku"sesosok wanita, menunjukan diri di atas kepala Dania dengan tetesan darah hitam, degan lidah yang panjang
Sontak seketika Dania berteriak" AHHHHHHHH... "Lari menuju pintu
"BRAKKK... "Suara pintu yang tertutup tiba tiba dan terkunci seketika
"Tolong buka pintunya" berusaha membuka pintunya dengan sekuat tenaga
"Anak manis mau kemana" Ucap hantu wanita tersebut dengan dengan suara yg serak seperti membidik yg membuat pendengarnya seperti menyayat hati
"Jangan ganggu aku... Tolong" Berusaha keras membuka pintu tersebut
"Anak manis jangan pergi.. Hahahaha.." Mendekat
"Tolongg..."
Dania pun berhasil membuka pintu tersebut, dan langsung berlari menjauh, tanpa melihat kebelakang sedikitpun.
"HEHEHE.."
***
Sesampainya Dania di kampus, Dania langsung ke kantin untuk membeli minum dan makanan karna kelebihan berlari.
"Buk, boleh minumya, sama stik kenyang satu ya" Pesan Dania kepada ibuk kantin
"Baik, bak" Tersenyum lebar tapi tanpa ekspresi di wajahnya
"Mukanya sangat seram, aku jadi merinding nih" Batin Dania sambil memalingkan wajahnya
"Ini bak" Ucap ibuk kantin memberi pesanan Dania
"Berapa buk.." Tanya Dania dan mengeluarkan uangnya
"Tidak usah anak cantik, itu gratis" Mengulang senyum seramnya kembali
"Oo..makasih buk" Ucap Dania sambil menundukkan kepala dan langsung pergi
Dania pun langsung mencari kursi dan langsung menyantap makannya tersebut.
"Huhhh.. Lelahnya, siapa wanita yg dirumah tua tersebut ya" Tanya Dania kepada dirinya sambil menyantap makananya
Seketika Dania berhenti makan, Karan seperti ada benda yang nyangkut di lehernya "Uhukk.. Uhukk.. Apa ini, seperti ada yg menggelitik tehorokanku uhukk.." ucap Dania sambil memasukkan tangannya mengambil benda tersebut
Setelah Dania mendapatkan benda tersebut, iya kaget, histerius "AHHHHHH... Belatung..." Melempar ulat tersebut
"Huekkkk.. Kenapa bisa ada belatung sebesar itu di tegotokanku 😖" Sambil mengelap ngelap lidahnya
Seketika makanan Dania tersebut berubah menjadi setumpuk belating dan darah.
"Haaaa...." kaget Dania dan langsung beranjak pergi dari kantin dan menuju kamar mandi
***
Sesampai kamar mandi Dania langsung mencuci mulutnya, dan tubuhnya.
"Ya tuhan kenapa bisa begini, apa yang terjadi dan kemana semua anak anak kenapa tidak ada orang" ucap Dania bertanya tanya di pikirannya
Saat Dania mencuci mulut, seketika air berubah menjadi segumpalan darah beserta belatung belatung yang masuk ke mulut dania
"Uhukk.. Uhukk.. Huekkkk..." Dania langsung memuntahakan semua dan mengelap mulutnya menggunakan tissue