Seorang gadis masih berumur 14 tahun bernama Kayla, Gadis yang memiliki sifat Pendiam, cuek, cukup ceria ini memiliki perjalanan kehidupan cukup melelahkan.
Orangtuanya ceria mati sang ayah meninggal karena kecelakaan, ia tinggal bersama ibu dan satu adik laki laki yang cukup nakal suka sekali menyuruhnya terkadang memukul nya tanpa sebab.
Kayla ia juga sering di bully terkadang secara tidak langsung dengan beberapa orang sekitarnya.
Di saat kelas 1
ia selalu di ejek karena Caper dan sok berani, terkadang pernah ia di fitnah oleh seorang teman yang ia anggap teman baik.
Temannya ini pernah mengadu bahwa ia pernah mengejek atau membully anak ini kepada ibunya.
Kayla pun di labrak, Kayla hanya bisa menunduk takut dan sedih dan berkata bahwa ia tidak melakukan halitu, ibu tadi hanya memberi nasihat saja.
Tapi jika di sekolah.
"Woy mana uang lu...." kata Anak ini bernama niki, ia selalu meminta uang jajan Kayla.
Kayla terkadang hanya memberikan seribu rupiah walau ia punya uang jajan 3 ribu rupiah.
"KASIH SEMUA ATAU GK LU..." Niki mencubit kuat lengan Kayla hingga Kayla menangis terpaksa Kayla memberikan seluruh uangnya, setelah mendapat ia mau Niki pergi Kayla ia hanya menangis di sudut kelas tak ada teman yang tahu.
Tahun demi tahun berganti....
Saat kelas 3
Kayla bersyukur karena Niki pindah sekolah ia sedikit tenang dengan adanya ini.
Tahun berganti tahun.
Terkadang teman sekelas Kayla menghina namanya kadang juga menghina orangtua Kayla, Kayla tentu marah tapi selalu dibilang bahwa dia Alay dan Caper.
Tak terasa sekarang ia hampir naik ke kelas 2 Smp.
Terngiang masa lalu masih ada di pikirannya terkadang ia berusaha menghapus semuanya tapi tak bisa terkadang tanpa sadar airmatanya lolos begitu saja dari matanya jika mengingat masa lalu.
"Sulit mencari senyuman sebenarnya..." gumam Kayla saat duduk di bangku sekolah smpnya, keadaan begitu sepi ia tidak terlalu dekat dengan teman teman barunya.
Sekolah Kayla cukup jauh dari rumah, ia terkadang naik sepeda atau jalan kaki jarang jika dia bersama temannya karena ia selalu di lupakan jika bersama yang lainnya.
Hingga suatu jalan...
Seperti Biasa Kayla jalan kaki setelah sepulang sekolah sambil berfikir,
"Dulu aku berangan berangkat bersama teman yang lainnya tapi nyata heh.... Pahit sekali..." gumam Kayla menatap langit biru berhiasi awan nan indah.
"Ku harap jika kita terpisah mereka tahu isi hati ku..." gumam lagi Kayla, ia tak masalah di bully atau di abaikan tapi ia khawatirkan jika suatu haru nanti mereka akan menyesal dan takutnya ia tidak bisa memaafkannya bagaimana....
Sampai rumah.
Kayla berganti baju dan makan, adiknya laki laki nya? pergi bermain hingga...
ting...
Sahabat kecil Kayla mengirim pesan hendak mengajak bermain tapi Kayla sungguh capek hari ini....
Kayla (Maaf intan kakak capek, nanti malam baru bisa.)
Intan (yah padahal pengen main, yah kak ayo main yah intan sendiri nih...)
Kayla menghela nafasnya, sahabatnya ini lebih muda darinya ia wajar jika ingin selalu bermain tapi ia juga lelah dari sekolah.
Sahabat Kayla ini juga cukup cantik berambut panjang, terkadang peka terkadang tidak, suka memaksa, dan terkadang selalu membuat Kayla menjadi babu nya.
Kayla mengirim pesan bahwa ia capek hingga intan menyerah jika Kayla menolak bermain Intan pasti seakan marah ia hanya menjawab pesan dengan ini (Hm..) setelah itu Off dia.
Kayla pun pergi tidur secara langsung karena lelah.
yah seperti ini lah cuplikam kehidupan Kayla, Kayla berharap suatu hari nanti ia dapat tahu arti senyuman bahagia itu...