Untukmu yg saat ini bersamaku, terimakasih untuk segalanya. Entah perasaan apa yang timbul secara tiba-tiba ini, mulanya aku meragukanmu & sama sekali tak ingin memulai hubungan dengan siapapun termasuk kamu. Semenjak luka yang di berikan oleh dia, seseorang yang pernah hadir dalam hidupku laluku.
Namun setelah ku lalui hari–hari bersamamu, Kamu mampu membuatku tertawa lepas saat bersamamu, kamu mampu membuatku tersenyum tanpa sebab. Hahahaha… kadang aku merasa cinta ini membuatku gila.
Aku tak peduli bagaimana kita bertemu, yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga pertemuan ini agar tiada kata berpisah.
Kamu sosok yang mencintaiku dengan kesederhanaan, kamu tak pernah menuntut apapun dariku. Bahkan saat orang lain melihatku hanya wanita yang biasa–biasa saja, namun kamu selalu berkata bahwa aku adalah sosok yang luar biasa dan kamu selalu meyakinkan padaku tentang hal itu.
Kamu bahkan tak pernah mempermasalahkan fisikku yang jauh dari kata sempurna apalagi sikapku yang terkadang sulit untuk dimengerti. Terimakasih sayang atas semua yang telah kamu berikan untuku. Terimakasih karna tlah menemani hari hariku yang kosong ini.
Namun, tiada yang tahu, tentang kehidupan kita selanjutnya. Baik hari esok ataupun hari nanti. Iya seperti kisah kita yang hanya singkat namun berkesan dan tak akan aku lupakan. Kalau di ingat pertemuan kita begitu lucu bahkan sulit untuk dilupakan. Namun kalau jika aku mengingat lagi saat kamu pergi meninggalkanku, hatiku akan merasa sesak. Kenapa?? Aku selalu bertanya kenapa? Dan aku tak menemukan jawabannya..
You are my happiness, my joyfull and my spirits. Every day i felt like the most grateful woman in this world. I can't even forget you for a while. Yeah, i missed everything about you, about your attention to me. Every woman wants to be your girlfriend, but maybe it is my luck that you gave your heart into mine. Aku tahu banyak yang tidak suka kita bersama, selain perbedaan umur yg cukup jauh kita juga berbeda dalam hal lain. Tapi kamu selalu meyakinkanku bahwa kamu tak akan pergi meninggalkanku. Sialnya aku percaya semua kata-katamu. Terbuai akan perlakuanmu, terbuai akan semua kebaikanmu, tanpa aku tahu bahwa kamu akan pergi meninggalkanku dan aku sangat terluka akan hal itu.
Tepat sebulan kita bersama seseorang datang membawa berita yang membuat aku tak bisa berkata apa-apa. Kamu telah pergi meninggalkan ku, tanpa sepatah kata, tanpa penjelasan. Kamu pergi untuk selamanya meninggalkanku sendiri disini. Jahat kamu jahat!!! Aku tak hentinya menangis saat mendapat kabar dari keluargamu bahwa kamu telah pergi ke alam lain yang tidak bisa aku gapai. Kemana semua janjimu yang tidak akan meninggalkanku? Kemana perginya janjimu yang tak akan pernah membuat aku menangis? Semuanya bullshit.. Semua yang kamu katakan adalah bohong. Entah aku harus bagaimana saat kamu pergi, aku seperti tanpa arah dan tanpa tujuan. Kasih sayangmu begitu nyata kurasa, walaupun kita hanya berhubungan lewat dunia online. Aku harus merelakan kepergianmu, namun jauh dilubuk hatiku, aku tak rela kamu pergi sperti ini.
Bagaikan hampa, hari-hariku tak lagi sama. Semua berubah, dan kamu kini tak ada lagi disisiku menemaniku melewati hari demi hari. Aku sungguh kesepian, untuk merelakanmu kenapa sulit? Aku hanya bisa menangis jikalau kenanganmu datang menghampiriku. Tak ada yang bisa aku perbuat. Membuatmu kembali pun aku tak sanggup. Aku cuma bisa menangis dan terus menangis mengingatmu yang telah pergi.
Ku Doakan semoga kau tenang disana dan bahagia. Biarlah aku disini belajar untuk melupakanmu walaupun sulit. Life must go on, and you will not be back again. I have to face this world alone. Just help me to forget you, just help me to be strong. I need time to forget you and your memories. See you my dear in our next life. Just wait me there. One day we will be together again. You are always be my baby, my love and my everything..