Revi seorang mahasiswa yang selalu dibully iya tak punya kekuatan untuk melawan orang yang mem-bully nya, katakan saja jika orang terus-terusan dibully Apakah dia tidak akan dipermalukan apalagi Revi sepertinya menyukai seseorang.
Pernah tidak membayangkan diri kita dipermalukan didepan orang yang kita sukai dia bernama Vania cewek cantik dan populer di kampus.
Ada ada satu kejadian di mana Revi disiram dengan menggunakan air oleh ecal, Frank dan Levis
di depan Vania ingin rasanya melawan tapi Revi tak punya daya fisiknya sangat lemah bahkan dibanding dengan 3 orang itu.
Revi tetap memberanikan diri untuk terus-menerus masuk ke kampus walaupun ecal dan kawan-kawan yang selalu mem-bully Revi.
Hai ini review rasa sangat lega karena ekal tidak terlihat ingin mengganggunya bahkan di kantin pun ia diam saja ketika melihat Revi.
Namun siapa sangka ecal sedang makan, makanannya ditaruh kecoa Revi pertama-tama kaget dan refleks berdiri ecal dan gamenya pun tertawa disertai dengan orang lain pun tertawa Revi menjadi bahan tertawaan
Revi yang sangat malu di situ keluar dari kampus untuk menenangkan diri melewatkan beberapa jam hapus yang masih tersisa.
Sampai akhirnya dia hampir tertabrak melihat rambu jalan sudah berhenti maki maki oleh sopir yang hampir dijadikan tersangka.
Di tengah rasanya ingin melanjutkan kuliah dan kebingungan karena dia selalu jadi bahan tertawaan dan bahan bullying Revi yang mencoba menahan air mata nya akhirnya tak bisa lagi.
Dengan banyaknya anggapan bahwa lelaki lemah lelaki yang menangis Revi selalu menahan air matanya tapi kali ini ia tak sanggup menahan nya keadaan nya Membuat nya semakin putus asa.
Di suatu malam tiba-tiba jendela kamar Revi terbuka,Revi ingin menutup jendela nya kembali namun anginnya sangat kencang dan ia tidak bisa menutupnya sampai pada di mana ia mendapatkan kalung entah dari mana ia pikir batu mengenai dahi nya namun kalung dengan batu merah di tengah nya.
Revi menganggap kalung itu sangat bagus walaupun sedikit agak kuno dan batu giok di tengahnya terbilang cukup besar, Iya tak tahu mengapa tapi ini sedikit memberinya angin segar dari keputusasaan nya lalu ia memakainya.
Revi akhirnya tertidur setelah keputusaan nya berkurang sedikit, Revi mendapatkan kembali sedikit cahaya dia harus tetap kuliah karena ia harus menjadi sarjana dan alasan yang lain cinta pertamanya Vina masih berada di kampus itu walaupun harapan untuk mendapatkan Vina sangat kecil.
Di pagi hari Revi berangkat ke kampus dengan bis dan sesampainya di kampus ia melihat ecal dan ecal memandang Revi yang seperti nya tak ada kapok nya, ke kampus lagi.
Ecal berniat untuk melakukan sesuatu yang besar kali ini membuat Vidio Revi akan di buli dan akan menghabisi Revi.
Revi masuk kelas seperti biasa ia hanya fokus dengan pelajaran tanpa memperhatikan sekitar.
Saat istirahat Revi mengungkapkan rasa hati nya kepada Vina.
"Vina aku menyukai mu," Ungkapan hati Revi
ekspresi awal nya agak Jijik namun ketika Vina tau ada mahasiswa lain yang melintas ia merubah ekspresi nya menjadi senyum dan meminta maaf.
"Maaf aku tak bisa menerima perasaan mu," Balas Vina dengan pura- pura sopan.
"Sudah gila kali ya si Revi cupu itu sudah tau tak layak masih aja mengungkapkan perasaan nya
mana pantas ia dengan Vina," ucap salah satu mahasiswi yang lewat bersama teman nya.
kata kata ini tentu terdengar jelas oleh Revi dan Revi sebenarnya tau itu ia hanya ingin mengungkapkan isi hati nya kepada Vina setidaknya jika ia di terima ia mendapat semangat lagi untuk kuliah.
Ketika mahasiswi itu pergi Vina berbicara dengan Revi dengan layak nya ular orang pikir Vina sangat Baik ramah namun nyatanya tidak.
"Kamu berpikir kamu layak bagi ku, kamu hanya pecundang yang tak tau malu kamu masih punya keberanian masuk kampus ya kalau aku jadi kamu aku sudah bunuh diri," Ucap Vina dengan tegas untuk menghentikan makhluk menjijikan ini menyukai nya.
Rasa nya hati Revi hancur dan remuk sudah pupus semua ia hanya seorang pecundang rasa putus asa mulai meraba diri nya lagi.
Bahkan sudah dalam tahap itu Revi benar benar malas kuliah bahkan dia berubah yang awal nya semangat belajar tinggi ingin memperoleh gelar sarjana namun Ia seperti malas-malasan sekarang Bahkan ia ditegur karena tidur di kelas.
julukan akhirnya bertambah Revi tukang tidur.
Sepulang kampus Eka menjalankan rencananya 3 orang geng itu membawa Revi ke ruangan bekas atribut olahraga namun sekarang tidak terpakai.
Levi mulai merekam dan Ecal mulai ingin membuka baju Revi di bantu Frank yang memegang kedua tangan Revi kebelakang.
Kalung Revi menarik perhatian dan ingin diambil Ecal namun tiba tiba kalung itu mengeluarkan cahaya.
Kekuatan Revi bertambah awal nya bahkan tak mampu ia melepas cengkraman Frank namun sekarang kekuatan nya meningkatkan.
Ecal dan geng nya hanya bisa tertawa karena akhirnya kelinci percobaan mereka bangkit.
"Ah , rupa nya pecundang ini mau melawan," Frank dengan sombong nya.
Frank ingin memberi pelajaran Revi memukul nya.
" auuu, tiba tiba Revi mengaum Seperti macan dan mulai menangkis pukulan Frank.
Menendang nya balik, pertempuran Tak terduga dengan hasil luka luka yang dialami oleh 3 orang ini, luka pukulan bisa sangat terlihat jelas di wajah mereka.
Revi bingung kenapa kekuatan nya meningkatkan tadi dan bisa memukul mundur pasukan bullying itu.
Hari berganti malam
Sedangkan pertanyaan itu juga ada di benak Ecal di Bar dan Ecal dan geng nya berkesimpulan kalung itu lah yang membuat nya menambah kekuatan dan Ecal juga sempat melihat kalung itu mengeluarkan cahaya.
Keesokan harinya nya sama dengan Ecal Revi pun sudah mendapatkan jawaban tentang pertanyaan nya kalung nya lah yang menyelamatkan nya.
Revi tidak tau kalau Ecal sudah mengetahui rahasia besar itu Ecal merencanakan sebuah siasat merebut kalung itu.
Mengetahui berapa berharganya Revi menyimpan nya dengan rapih di balut kain di tas nya.
Ecal hanya melihat nya dan memperhatikan bagian sekitar leher nya,dan ia mendapatkan sebuah kesempatan untuk mencari kalung itu karena Revi tidak memakai nya.
Ecal mencari kalung itu di tas Revi ia sangat senang mendapatkannya.
Sementara itu Revi mengetahui nya kalau kalung itu hilang dan merasa frustasi ia pikir tak ada yang mengetahui tentang kalung itu dan Ecal tak akan mem-buli nya lagi akibat kejadiankemarin ternyata semua perkiraan salah.
Revi tau kalau Ecal yang mengambil nya dan ia ingin mengambil nya kembali.
Di kantin Revi meminta kalung itu balik dan tak ada respon dari ketiga orang itu.
Ecal bangun dari tempat duduk nya dan ingin mengajar Revi, Revi melihat kalung itu ada di leher Ecal.
Namun ketika Ecal Ingin memukul Revi tangan nya tak memiliki kekuatan bahkan tangan nya sakit sakit seluruh tubuh nya seperti nya reaksi power nya yang tak bisa berbaur dengan tubuh Ecal karena Ecal dasar nya sudah punya power jadi power nya berlebih dan menimbulkan rasa sakit.
Revi pun tau kalau kalung itu yabg menyebabkan hal itu karena lagi lagi ada pantulan cahaya.
Kedua bawahan nya Ecal pun menyuruh Ecal melepas kalung nya setelah di lepas Ecal tak merasa kesakitan.
Namun ketika Frank memegang nya rasa nya sakit sekali sama reaksi power dan akhirnya melempar kalung itu dan akhirnya kalung itu kembali kepada Revi.
Revi pun memakai nya ada rasa power itu kembali
sementara semua orang yang melihat kejadian itu bingung.
Akhirnya tak ada yang berani mengganggu Revi, Revi pun belajar dengan giat dan tenang sekarang bahkan ia menjadi salah satu mahasiswa yang di unggulkan.
Melihat hal itu Revi yang mulai menjadi terkenal akibat kepintaran nya Vina mulai mendekati nya .
Namun perasaan nya sudah hilang lagian Tak mungkin ada yang mau dengan wanita ular.
Revi Secara tegas memperingati Vina untuk tidak mendekati nya dengan cara apa pun baik makanan atau apapun,ata kata maaf, romantis.
"Kau wanita licik tak akan pernah pantas dengan pria baik seperti ku," Revi tegas
Cerpen di akhiri dengan Revi yang sedang berkunjung ke satu Kampung untuk menemui nenek nya ia melihat klub Taekwondo yang sedang berlatih di lapangan desa dekat rumah nenek nya.
kalung itu pun mengeluarkan cahaya yang tak berhenti henti. Revi mengetahui nya kalau kalung itu ingin Revi belajar ilmu beladiri.
Revi belajar beladiri dan memiliki basic nya dan mulai memperkuat dengan latihan nya sekarang Revi mulai bisa membelah diri nya.
Suatu ketika Ling itu pun menghilang ketika Revi tidur dan Revi yang memiliki firasat kalung itu akan hilang meneteskan air mata nya dalam tidur.
Tamat