lia, kiki, dan desi adalah 3 sekawan yang tumbuh bersama.walaupun terdapat perbedaan sosial di antara mereka, tapi mereka selalu saling menyayangi dan menghargai satu sama lain.
lia hanya anak seorang tukang es dawet keliling, kiki merupakan anak pengusaha furniture, sedangkan desi adalah anak dari seorang polisi dan ibu nya merupakan seorang penata rias artis.
kini mereka duduk di bangku kelas dua SMP, saat ini mereka sedang libur sekolah semester satu. kiki berencana mengajak mereka untuk berlibur bersama.
"de, ia.. aku mau ngajak kalian liburan ke villa punya keluarga ku yang ada di Bogor.. seru kiki
"bukan nya villa kamu itu angker ya..??tanya desi
"ngga kok, di sana biasa saja.. seru kiki
"kalo aku sih ikut aja, kalian kan tahu kalo aku tak pernah di ajak liburan sama bapa dan ema.. seru lia
"ya sudah, kalo kalian setuju 2 hari lagi kita berangkat.. seru kiki
***
sesuai yang telah di rencanakan, dua hari kemudian mereka berangkat di antar supir pribadi ayah kiki.
setelah sampai terlihat dengan jelas pemandangan yang begitu indah, villa nya juga terlihat mewah, di sana sudah ada penjaga villa yang menyambut kedatangan mereka.
saat malam mereka pun memutus kan untuk tidur bersama dalam satu kamar, makanya kiki membawa mereka tidur di kamar utama.
saat malam lia merasa lapar, dia pun terbangun dan langsung berjalan menuju dapur.
"lapar sekali, aku ke dapur saja. seperti nya tadi masih ada makanan sisa makan malam..
lia pun mencari cari makanan di dalam lemari pendingin, saat melihat ada mie instan dia pun mangambil nya dengan sebutir telor, bermaksud ingin memasak mie instan saja.
saat sedang memasak mie instan lia merasa ada orang di belakang nya, dia pun menoleh tapi tak ada siapa siapa, dia pun penasaran mencari cari mungkin ada orang yang sedang iseng sama dia.
tapi dia tak menemukan apa pun, hanya terlihat ( blank 1 )menjauh ke pintu luar. lia sangat kaget, tapi dia berusaha berpikir positif. mungkin itu hanya perasaan nya saja, lia segera membawa mie yang sudah dia masak ke kamar. dia pun memakan nya di dalam kamar, dia takut kalo harus makan sendiri di dapur.
***
saat pagi kiki terbangun dan melihat bekas mie di atas nakas..
"bangun woy... mandi buruan, kita jalan jalan.. seru kiki
lia dan desi pun terbangun,,
"kamu berisik sekali.. seru desi
"buruan mandi, kita sarapan terus jalan jalan.. seru kiki
"ini bekas siapa ?tanya desi
" bekas ku.. tadi malam aku laper banget.. seru lia
"ya sudah buruan, mandi, sarapan terus jalan jalan.. seru kiki
"baik bos!! ucap lia dan desi bersamaan
setelah semua mandi mereka pun langsung sarapan, setelah sarapan mereka langaung menuju tempat yang kiki maksud. yaitu taman wisata gunung pancar, disana mereka disuguh kan pemandangan pohon pinus yang berjejer indah..
saat jalan jalan menikmati keindahan alam, lia kembali melihat sekelebat bayangan hitam seperti tadi malam, dia memejamkan matanya untuk mengusir rasa takut nya..
"hey, kita sedang menikmati keindahan alam, kenapa kamu malah merem? tanya desi
"ah, tidak apa.. ayo lanjut lagi.. seru lia
setelah mereka puas berjalan jalan meraka pun memutuskan untuk menikmati pemandian air panas yang di sedia kan di area tersebut.
saat menikmati air hangat yang memanjakan tubuh lagi lagi lia melihat bayangan hitam itu,, lia pun memutuskan untuk mengajak teman teman nya pulang ke villa.
saat sampai di villa waktu sudah sore, mereka pun membersih kan diri dan langsung menuju dapur untuk makan malam, di sana sudah ada penjaga villa dan istri nya.. pak johan dan bu ana
mereka pun menikmati makan malam nya, tapi saat sedang makan lagi lagi lia melihat bayangan hitam.setelah selsai makan mereka memutuskan untuk istirahat karna besok mereka harus kembali ke jakarta, karna mama kiki sudah menelpon dan kiki harus pulang besok.
besok nya mereka pun pulang ke jakarta, setelah sampai di jakarta mereka pun pulang ke rumah masing masing.
saat malam tiba lia sedang tertidur di kamar nya, tiba tiba dia bangun dan berteriak. ema lia pun langsung menghampiri nya..
"ono opo to nduk?? seru ema lia
"lia ngimpi ma, ada seorang perempuan minta tolong.. ucap lia
"mungkin cuma kembang turu nduk,, seru ema lia
"cewe nya cantik ma, tapi perut nya buncit trus di tusuk peso, darah nya akeh ma,, seru lia
"istigfar nduk,, sudah kamu turu maning, ema temenin.. seru ema lia
"astagfurullahaladzim..
lia pun meneruskan tidur nya di temani ema nya..
***
akhir akhir ini lia lebih sering memimpikan bahkan melihat penampakan ( ...blank 2 ),, karna lia merasa tak tenang, lia pun memutuskan untuk bertemu dengan teman teman nya .saat tiba di rumah desi, disana juga sudah ada kiki.
lia pun menceritakan pada mereka tentang kejadian yang menimpa nya,, mereka pun di buat penasaran. sebenar nya ada apa..
"ki, de, bagaimana kalo kita mulai menyelidikinya? seru lia
"boleh, tapi kita mulai dari mana? tanya desi
"kita mulai dari villa aja,, seru kiki
"baiklah, tapi kita harus sembunyi sembunyi, jangan ada yang tahu.. seru lia
mereka bertiga pun menyetujui nya, ke esokan hari nya mereka sudah berkumpul pagi pagi sekali dan langsung ke villa. saat di tiba di sana yang pertama di temui adalah penjaga villa.. mereka pun mulai mengintrogasi pak johan dan bu ana.
"maaf pak, saya mau bertanya, tapi bapak jangan marah ya? seru lia
pak johan mengangguk sopan
"apa bapak mengenal seorang oerempuan cantik yang tinggal di sekitar sini? tanya kiki
pak johan dan bu ana saling pandang..
"memang ada apa non? tanya bu ana
lia pun tanpa berbelit menceritakan semua nya..
pak johan dan bu ana terlihat ragu, tapi akhir nya mereka pun angkat bicara.. dan bu ana pun mulai menceritakan nya..
"sebenar nya kami mempunyai seorang anak gadis, nama nya arandita, dia gasis yang cantik dan manis, saat itu di baru lulus kuliah dan di bawa oleh pak praja ayah non kiki untuk bekerja di salah satu anak perusahaan nya, setelah enam bulan bekerja dia sempat pulang dalam keadaan hamil, kami bertanya padanya siapa ayah nya..
dia bilang' kami tidak usah khawatir karna pria yang menghamili nya akan bertanggung jawab, kami pun tak mau banyak bertanya.
tapi aneh nya besok nya kami menemukan bekas darah di dapur, tapi kami tak menemukan anak kami sampai sekarang.. cerita bu ana panjang lebar
"apa ibu tidak melihat rekaman cctv?? setahu saya di sini di lengkapi cctv.. seru kiki
"semenjak kejadian itu cctv nya rusak non. seru bu ana
"trus rekaman cctv sebelum nya gimana bu? tanya kiki
"ayah non yang pegang, seru bu ana
bu ana memeluk kiki dan menangis di pelukan gadis belia itu..
"kami sangat merindukan anak kami non,seru pak johan
"sabar pak, bu, mungkin suatu saat anak bapak dan ibu akan kembali. seru lia
"kami pamit dulu, kami tidak bisa lama.. seru kiki
mereka pun langsung kembali ke jakarta,, dalam hati kiki terasa ada yang mengganjal, dia berniat untuk memeriksa ruang kerja papa nya..
setelah sampai di rumah kiki, mereka pun langsung ke ruang kerja papa nya, dia berani melakukan itu karna dia tahu papa dan mama nya sedang ke luar kota.
di ruang kerja, mereka berpencar mencari rekaman cctv villa.. setelah lama mencari lia pun menemukan flash disk di sebuah kotak dilaci meja kerja ayah kiki yang paling bawah..
mereka pun langsung ke kamar kiki, memasukan flash disk tersebut ke laptop lia. mereka terus mencari rekaman tahun lalu, dan benar saja ada kejadian dimana seorang gadis yang perut nya membuncit sedang berdebat dengan seorang pria, dan tak lama pria itu menuauk perut perempuan itu sampai darah nya mengucur, setelah itu pria itu langsung menggendong gadis yang berlumuran darah tersebut.
"ki, bukan nya ini kak alex suami kakak sepupu lho??
tanya desi
"iya bener, ini kak alex. seru lia dan kiki barengan
saat mereka sedang tegang, tiba tiba ayah kiki masuk.
kiki langsung bertanya pada ayah nya apa yang sebenar nya terjadi, dan menekan agar ayah nya bicara dengan jujur. akhir nya ayah kiki pun bicara dengan jujur bahwa alex yang(....blank 3 )anak bu ana dan dia juga yang membunuh nya,tadi nya pak praja akan melaporkan pada polisi, tapi alex mengancam akan membunuh keponakan nya,akhirnya pak praja pun merahasiakan nya..
"kiki mohon papa sekarang harus melaporkan kak alex ke polisi dan tanyakan dimana mayat nya,, seru kiki
"tapi papa takut nak.. seru pak praja
"tak usah takut pak, kita akan bekerja sama dengan polisi dan kita akan selamat, kasian pa arwah anak bu ana selalu gentayangan.. seru kiki
akhirnya dengan negosiasi yang alot pak praja menyetujui semua nya, dia langsung ke kantor polisi melaporkan kejadian satu tahun lalu dan menyerah kan bukti nya, tak lama alex pun di tangkap, dia di jatuhi hukuman seumur hidup. saat di tanya tantang arandita, ternyata dia menguburkan mayat anak bu ana di hutan belakang villa.
setelah semua terungkap pak praja, kiki dan teman nya pun ke villa dan menyampaikan nya pada pak johan dan bu ana, setelah itu mereka pun mengambil jenazah anak bu ana dan memakam nya secara layak..
kini arandita sudah tenang, dan alex pun sudah mendapat ganjaran nya..
***END***