NovelToon NovelToon

Tumbal Kakak Iparku

Mayra

Panggil saja dia Mayra, gadis belia yang berusia 17 tahun. Gadis manis, cantik dan periang itu duduk di bangku SMK kejuruan dan sebentar lagi dirinya akan melepas seragam abu-abunya. Mayra tinggal bersama kakak perempuannya Miranti dan juga kakak iparnya Darko semenjak keduanya resmi menikah.

Selama tinggal dirumah kakak iparnya, Mayra tidak pernah tau apa pekerjaan kakak ipar bahkan kakaknya Miranti. Keduanya sangat jarang dirumah, apalagi saat malam tiba. Kalau pun mereka pulang hanya sebentar dan setelah itu mereka pergi lagi.

Mayra merasa kesepian, namun dirinya tidak pernah mengeluh sedikitpun kepada kedua kakaknya, karena ia tahu selama hidup dirumah itu, Mayra sama halnya menumpang hidup, jadi harus tau diri.

Seperti malam ini, kedua pasangan suami istri itu baru saja meninggalkan rumah mereka dan kini hanya ada Mayra yang berada di kamarnya. Untuk menghilangkan kesepiannya, Mayra memilih mengerjakan tugas sekolahnya.

1 Jam kemudian.....

Mobil Darko terdengar memasuki halaman rumah itu, Mayra yang belum tidur pun beranjak dari kamarnya dan akan segera membuka pintu rumah

Ceklek

Mayra melihat wajah Darko dan Miranti tampak memerah, tanpa memberi salam keduanya pun nyelonong masuk dan langsung menuju kamar mereka.

"Mas!!! denger yah! aku gak mau kamu menyeret adikku!! sudah cukup aku menjadi korban!!!" ucap Miranti dengan tegas

"Tau apa kamu hah?! semua harta yang aku dapatkan itu dari mana kalau bukan dari sana!! Harusnya kau berfikir bagaimana membujuk Mayra bukan malah mau mengacaukan rencanaku!!" ucap Darko dengan kasar

"Mas!! Mayra itu masih kecil!! cukup aku yang menderita mas!!" ucap Miranti

Plaaakkkkkkk

Tamparan keras mendarat di pipi Miranti saat itu, lalu Darko menjambak rambut Miranti dan menatapnya tajam

"Jangan ikut campur! atau aku tidak akan segan untuk menghabisimu!" ucap Darko dengan penuh kemarahan

"Lagian sebentar lagi Mayra berusia 18 tahun, jadi sudah waktunya dia membayar semua yang sudah dinikmati selama 3 tahun bersama kita!" ucap Darko dengan tajam. Lalu dilemparkannya Miranti keatas tempat tidurnya.

"Kau harus melayaniku!" sarkas Darko

"Tidak!! aku capek mas!" Jawab Miranti menolak keinginan Darko

"Jangan pernah membantah perkataanku Mira!!!" sarkas Darto yang kemudian memaksa istrinya untuk melayaninya. Miranti pun tidak bisa berbuat apa-apalagi selain pasrah dengan apa yang dilakukan oleh suaminya, meski dirinya begitu lelah saat itu.

Disisi lain, ada Mayra yang berada diluar kamar tidak sengaja mendengar keributan antara Miranti dan Darko. Apalagi beberapa kali namanya di sebut-sebut membuat Mayra penasaran. Meski Mayra sering mendengar cekcok keduanya, namun sepertinya ini yang terparah hingga membuat nya jadi takut kepada Darko.

Dengan cepat Mayra pergi meninggalkan kamar kakaknya dan kembali kekamarnya sendiri.

"Apa maksud kak Darko dan kak Mira? kenapa mereka menyebut namaku??" ucap Mayra saat sudah berada di kamarnya.

"Kasihan kak Mira yang selalu di siksa kak Darko hiks hiks hiks"

Terlihat Mayra bingung untuk bisa memecahkan misteri itu,,,

.

.

.

Hallooooo semuaaaaaaaaa

Ketemu lagi deh sama Novel uni yang baru hehehe..

Mudahan suka sama cerita barunya uni dan terus setia sama novel-novelnya uni yang lain. Yang pasti Uni ucapin banyak terima kasih banyak buat yang sudah nyempetin waktu untuk membaca tulisan-tulisan uni. Ikutin terus yah kelanjutan cerita ini, jangan lupa klik ❤ agar kalian dapet updatean dari uni😘

Semoga terhibur dan sedikit banyaknya ada hal positif yang bisa di ambil.

**KHUSUS 18 Th KE ATAS YAHHH....

KARENA CERITA INI MENGANDUNG UNSUR KEBUCINAN YANG HAQIQI, UNI GAK NANGGUNG BUAT EDEK-EDEK KECIL YANG MASIH NEKAT BACA, TERUS KEPENGEN CEPET NIKAH!!😅😅

BIJAKLAH DALAM MEMILIH NOVEL SESUAI USIA KALIAN!!.

HAPPY READING

Pria Misterius

Hari yang paling ditunggu-tunggu pun telah tiba, hari ini adalah hari pengumuman kelulusan untuk Mayra dan teman-temannya. Terlihat disekolah begitu ramai merayakan kelulusan mereka, namun tidak bagi Mayra. Mayra terlihat murung mengingat perkataan kakak nya beberapa waktu lalu.

"Mayra, nanti setelah kamu lulus, kamu harus meninggalkan kota ini! kamu cari kerja diluar kota saja dan jangan pernah kembali kekota ini lagi!"

Ucapan Miranti kakaknya selalu terngiang- ngiang di memori ingatannya. Mana lagi Miranti tidak memberikan alasan apapun terkait ucapannya. Mayra tidak tau mau pergi kemana setelah ini, dia bingung karena keluarga satu-satunya hanyalah Miranti setelah kepergian kedua orang tua mereka untuk selamanya.

"Mayra, kamu kok ngelamun aja" ucap salah satu teman Mayra

"Hehe gak papa, ayo kita kesana" ucap Mayra mengalihkan pembicaraan

Kemudian Mayra mengajak temannya untuk bergabung dengan yang lain. Begitu acara di sekolah selesai, Mayra akan pulang kerumahnya. Sebelum pulang, Mayra mampir ke rental buku untuk mengembalikan buku yang di pinjamnya. Setelah itu ia pun pulang berjalan kaki karena tidak jauh dari rumah kakaknya.

Saat Mayra melewati lorong-lorong tembusan rumahnya, keluarlah sosok pria dengan berpakaian serba hitam dengan memakai topi dari sebuah Gang sempit dan berjalan tergesa-gesa lalu menabrak Mayra

DUG

"Aw!!!" Ucap Mayra saat oleng dan jatuh ke aspal, Pria yang menggunakan masker hitam itu menatap Mayra dengan tajam, lalu Mayra berdiri tanpa bantuan pria itu

"Jalan pake mata dong om!" sarkas Mayra yang tidak takut sama sekali dengan tatapan pria misterius dihadapannya.

"Itu dia!!" Terdengar teriakan beberapa pria yang tampaknya agak jauh dari mereka.

Lalu Pria itu pun menarik Mayra dan membawa nya ke tempat yang aman. Mayra berontak namun percuma, tubuhnya yang lebih kecil dibandingkan pria itu tentu nya dia lebih kuat dari tenaga Mayra. Kemudian Pria itu membekap mulut Mayra saat mereka bersembunyi di depan rumah kosong yang tertutup sebuah drum besar.

"Lebih baik kau diam jika ingin tetap hidup!" Hardik pria itu membuat Mayra terdiam sepenuhnya.

Sementara tak jauh dari mereka terdengar orang tengah berbincang dan sepertinya mencari pria di dekat Mayra.

"Ayo kita kesana!!" sebuah teriakan kepada anak buahnya.

Lalu pria itu pun melepaskan Mayra, dan begitu terkejutnya Mayra saat melihat pakaian sekolahnya berlumur darah, ia pun jadi syok bukan main

"Kau boleh pergi!!" Ucap Pria itu

"Tapi om terluka!" ucap Mayra

"Jangan perduli kan aku!! pergilah sebelum kau dalam bahaya!!" ucap pria itu

Mayra melihat tangan kanan pria itu terus mengalir darah segar, lalu dengan beraninya Mayra menarik tangan pria itu dan melihat di telapak tangannya tampak tergores dalam sebuah benda tajam. Dengan cepat Mayra melepaskan tasnya dan mengambil sapu tangannya lalu ia membalutkan di tangan pria itu dan menalinya.

"Setidaknya ini bisa menghambat pendarahan di tangan Om, setelah ini Om harus segera kedokter agar mendapat pertolongan pertama ya " ucap Mayra yang tengah membalut luka pria itu. Pria misterius itu hanya menatap wajah Mayra tanpa berbicara apapun.

"Sudah selesai, aku pulang dulu ya om!" ucap Mayra yang kemudian pergi meninggalkan Pria itu, namun langkahnya tertahan saat pria itu bicara

"Tapi baju dan tutup kepalamu penuh darah!" ucap Pria itu

"Gak papa, nanti aku bisa bersihkan dirumah. Lagian aku sudah lulus SMA jadi gak akan pake baju ini lagi" Ucap Mayra yang kemudian pergi meninggalkan tempat itu.

Mayra berlari cepat menuju rumah kakaknya berharap dirumah tidak ada orang yang melihat. Sementara Pria itu pergi meninggalkan tempat persembunyiannya.

Setelah sampai dirumah, begitu terkejutnya Mayra saat melihat kakaknya Miranti akan keluar dari rumah

"Mayra!!! kamu kenapa?!" ucap kakaknya terkejut bukan main ketika melihat pakaian sekolah Mayra penuh darah

"Ini bukan seperti yang kakak fikirkan. Tadi Mayra nolongin temen kak, dia lagi luka dan darahnya nempel di baju dan jilbab Mayra" ucap Mayra

"Huh!! kakak kira kamu buat ulah!, ya sudah cepat bersihkam dirimu. Kakak mau pergi sebentar" ucap Miranti

"Mau ketemu klien ya kk?" tanya Mira

"Iya,,," jawab Miranti singkat lalu ia masuk kedalam mobilnya dan meninggalkan rumah itu. Sementara Mayra segera masuk dan membersihkan dirinya.

Miranti selalu mengatakan kepada Mayra jika dirinya bertemu kliennya diluar, tanpa Mayra tau apa sebenarnya pekerjaan kakaknya Miranti yang jarang ada dirumah, sama seperti kakak iparnya juga seperti itu.

.

.

.

.

Siapa pria misterius itu???

Meminta Seorang Gadis

Hari berikutnya....

Mayra tengah menyiapkan sarapan pagi untuk dirinya dan kedua kakaknya. Setelah selesai Mayra pun menyajikannya di atas meja makan. Tak lama Mira dan Darko pun keluar dari kamar mereka, kemudian mereka duduk dan akan menikmati sarapan mereka.

"Ra,,, duduklah kita sarapan bareng" ucap Mira

Mayra pun duduk disebelah Mira dan ikut sarapan bersama.

"Kamu udah lulus Ra??" tanya Darko

"Sudah kak, kemarin pengumumannya" jawab Mayra

"Ohh,, bagus kalau gitu. Kamu mau kerja gak?!" Tanya Darko

"Mas! biar Mayra tentukan sendiri mau kerja apa kuliah" sahut Mira

Bruuuuugggggg

Darko menggebrak meja makan dan membuat kaget semua orang.

"Mayra itu tinggal sama kita udah hampir 3 tahun! dan dalam 3 tahun itu kita membiayai hidupnya dan juga sekolahnya. Memangnya itu semua gak pake uang bayarnya?!" Sarkas Darko meledak -ledak

"Tapi Mayra bisa bekerja di tempat lain. Tidak juga harus di tempat kita!" Jawab Mira

Darko semakin marah dan murka mendengar ucapan Istrinya.

"Sudah kak, biarkan Mayra kerja di tampat kak Darko untuk menebus semuanya" ucap Mayra dengan menangis. Mayra tidak tega ketika harus melihat kakaknya disiksa oleh suaminya.

"TIDAK Mayra! kamu tidak boleh!!" Sarkas Mira

Kemudian Darko bangkit dan berjalan mendekati istrinya, lalu ditariknya tangan Mira dan diajaknya keluar dari rumah. Mayra mencoba menahan langkah Darko namun tidak di gubrisnya. Darko pun menyuruh Mira untuk masuk kedalam mobil, lalu ia membawa Mira pergi pagi itu. Mayra begitu takut terjadi apa-apa dengan kakaknya, namun dirinya tidak bisa berbuat apa-apa saat itu.

Sementara itu......

Disebuah rumah besar, seorang boss besar tengah menunggu kedatangan seorang anak buahnya. Tak lama kemudian anak buahnya sudah tiba dirumah besar itu dan segera menemui tuannya

"Selamat pagi tuan" ucapnya

"Apa kau sudah mendapatkan informasinya?!" tanya boss besar

"Sudah tuan, gadis itu bernama Mayra, usianya 17tahun dan dia tinggal bersama kakak nya Miranti dan juga kakak Iparnya bernama Darko di jalan Merpati putih nomer 512. Kedua orang tua Mayra tinggal di Daerah terpencil" ucapnya

"Itu saja?!" sarkas Boss besar

"Hal yang penting adalah, kakak ipar Mayra memiliki bisnis gelap, dia adalah seorang pemasok wanita penghibur di tempat hiburan. Dan bukan hanya Kakak iparnya, melainkan kakak Mayra juga menjadi salah satu diantara mereka" ucapnya

Boss besar itu tersenyum penuh kemenangan, seperti mendapat angin segar baginya.

"Kau atur pertemuanku dengan Darko secepatnya!" perintahnya

"Baik tuan, saya permisi dulu" ucap anak buah itu yang kemudian meninggalkan bossnya.

"Kita akan bertemu lagi Mayra" ucap Boss besar dengan senyum penuh misteri.

Sangat mudah bagi Boss besar untuk bisa bertemu dengan Darko. Apalagi bisnisnya yang terbilang sangat berbahaya jika ketahuan oleh pihak yang berwajib, akan menjadi senjata ampuh untuk membuatnya melakukan apapun yang dia inginkan.

Saat itu Darko membawa Mira ke sebuah tempat dan memberi pelajaran kepada istrinya yang berani membantah keinginan Darko. Ponsel Darko berdering, ia pun segera mengangkat telfonnya.

"Baiklah, aku akan segera kesana" ucap Darko saat penelfon menyebutkan tempat mereka bertemu. Kemudian Darko meninggalkan Mira yang tengah terbaring lemah dengan luka lebam di wajahnya.

Darko mengendarai mobilnya menuju sebuah cafe yang sudah di sebutkan oleh penelfon tadi. Begitu sampai disana, Darko segera masuk kedalam ruangan VIP dan disana ia pun melihat seorang pria yang tidak asing lagi baginya.

"Boss" Sapa Darko

"Duduklah,," ucap Boss itu

Kemudian Darko duduk, dan berbincang dengan pria itu.

"Bagaimana usahamu? apakah lancar?!" ucap pria itu dengan santai, tampak Darko langsung pucat pasih mendengar pertanyaan pria itu

"La..ancar boss. Ada apa ya boss?" ucap Darko sangat gugup

"Ohh begitu,, tapi jika pihak yang berwajib tau bagaimana??" ucapnya masih dengan nada yang sama

"Tuan, saya mohon,,, jangan begitu... ini mata pencarian kami. kalau kami di ciduk kami harus bagaimana?? atau begini saja,,, jika tuan mau kami dapat berikan wanita yang menjadi primadona di tampat kami" ucap Darko memberikan penawaran

Pria itu tersenyum senis melihat Darko yang sudah nampak ketakutan, didalam pikirannya sudah ada rencana besar yang akan di jalankan

"Baiklah,, aku tidak akan membocorkan rahasiamu. Tapi ada 1 syarat dariku, Aku butuh seorang gadis yang muda, energik, cantik dan juga masih terjaga kesuciannya! Aku tidak mau bekas dari pria lain!" ucap pria itu dengan tegas

Otak Darko pun langsung teringat akan adik iparnya Mayra. Karena menurutnya Mayra sangat cocok dengan kriteria yang di katakan oleh boss besar itu.

"Jika kau memberikanku gadis yang tepat, bukan hanya aku menjaga rahasiamu, tapi aku akan memberikanmu hadiah yang lebih. Kau bisa pilih, rumah, uang, apartemen, atau liburan. Terserah pilihanmu! tapi jika kau gagal, maka siap-siap saja kau akan mendapatkan hal yang tidak akan pernah kau bayangkan!" Ancam pria itu

"Baik boss,,, saya akan membawakan gadis yang boss inginkan secepatnya" jawab Darko dengan penuh keyakinan.

Kemudian Boss besar itu pun memberikan kartu nama kepada Darko. Setelah itu boss itu pun pergi meninggalkan Darko. Darko memutar otak untuk memikirkan cara agar Mayra mau menjadi wanita boss besar itu, lalu ia pun kepikiran untuk menggunakan Miranti kakaknya

"Aku akan menggunakan Mira untuk membuat Mayra setuju menjadi wanita boss besar!!" ucap Darko dengan sangat licik.

Kemudian Darko meninggalkan Cafe itu menuju ke tempat Mira berada.

.

.

.

Mohon maaf 2 hari uni gak update yahh dears, karena 2 hari ada seminar full day jadi gak sempet buat nulis hehee.....

Terima kasih yang masih setia nungguin kelanjutan cerita uni😍 Love you full

Jangan lupa Like yah, komen yang banyak, Vote juga yang banyak😍

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!