NovelToon NovelToon

The Power Of Love [TPOL]

Prolog

Hello readers!! jangan lupa like setiap partnya yah!

Mohon Maaf 🙏 Penulisan masih banyak yang salah dan belum sempat di revisi.

Setelah membaca, tinggalkan komentar kalian plus Bintang 5.

Cerita ini hanya fiktif belaka resmi dari buah pemikiran penulis tidak ada jiplak sana sini.

Jika terdapat kesamaan nama tokoh, tempat dan alur cerita, itu adalah kebetulan semata, tidak ada unsur sengaja dan jika terdapat kesalahan tempat, bahasa, alur cerita mohon di maafkan

thanks u.....

-------------------------------------

Namanya Indah Shakila, usia beranjak 23 tahun. Dia adalah salah satu gadis yang kurang beruntung, terlahir dari keluarga yang sangat miskin, tinggal dengan ibu dan adik laki-lakinya yang masih duduk di bangku SMA kelas 2 (XI).

Ayah Indah mengalami kecelakaan motor saat ia masih duduk di bangku SMP kelas 3 (IX), sejak awal kepergian sang Ayah. kehidupan mereka semakin miskin, sampai-sampai Indah hanya makan nasi satu kali satu hari, selebihnya hanya makan sayuran saja. sudah tidak ada bedanya dengan seekor kambing, (hahhah) namun Indah, merasa tidak masalah, karena banyak makan sayur efeknya, tubuhnya sehat, semakin langsing dan kulitnya pun bersih...

Tapi ia tetap bersyukur, di balik penderitaannya, Tuhan menganugrahi Indah, paras wajah yg cantik, tinggi 165 cm, kulit putih dan bersih, rambut panjang, bibir tebal nan sexy tanpa operasi.

Bak artis yang masih cemerlang atau gadis kembang desa yang di ibaratkan bunga lagi mekar-mekarnya.

Banyak pria yang tertarik kepadanya. mulai langsung ingin melamar menjadi istri sampai dapat tawaran istri simpanan yang dijanjikan kehidupan mewah. Tapi tak satu pun tawaran itu terusik dipikirannya. semua dia anggap hanya candaan dan hiburan belaka.

Ada juga teman-temannya yang ingin menawarkan profesi menjadi seorang model, dan entah kenapa! Dia sama sekali tidak tertarik mencari nafkah dengan profesi seperti itu dan di tambah lagi ibunya yang tidak setuju, jika anaknya menjadi seorang model.

Untuk melanjutkan hidup dan kuliahnya, dia bekerja di salah satu Restauran dari pagi sampai petang dan pada pukul 19.00 wib, langsung lanjut masuk kuliah, terkadang harus mengerjakan tugas kuliah terlebih dulu.

Gadis itu hanya tidur 3 jam dalam satu hari. Entah seperti apa rasa lelah tubuhnya tak mampu lagi ia rasakan. Namun, semua itu ia lakukan agar nasib diri dan keluarganya bisa berubah sehingga orang lain tidak lagi memandang sebelah mata.

Upah gajinya pun habis untuk biaya kuliah dan kebutuhannya saja, sisanya ia sisihkan sedikit untuk membantu biaya sekolah adiknya. Karena ibunya hanyalah seorang pembantu rumah tangga, di salah satu rumah orang konglomerat tajir melintir yang memiliki 7 orang pelayan dengan tugas masing-masing,

Salah satunya ibu Indah yang bertugas menjadi koki andalan di rumah itu. Gaji ibunya juga tidak begitu besar, hanya cukup untuk makan dan bayar uang kontrakan Rumah.

Sering sekali si gadis malang itu, menangis karena ia terlalu lelah dengan keadaan hidup, tapi tak ada pilihan. Ia harus kuat dan percaya badai pasti berlalu dan semua akan berakhir dengan Indah sesuai namanya.

Sebab itulah, ia memilih masih ingin sendiri dan tidak ingin memiliki pacar, karena Indah tidak mampu membagi waktu, untuk berpacaran dan Dia tidak seberuntung teman-temannya yang keadaan mereka jauh lebih enak, semuanya tinggal minta kepada orang tua,

Tak ada lagi yang mereka lakukan selain happy-happy an dengan pacar mereka masing-masing. dan mereka bisa bahagia menjalani kehidupan ini tanpa beban seperti apa yang dialami oleh sosok Indah.

Hingga suatu ketika! Rini, ibu dari Indah Shakila, memutuskan untuk berhenti bekerja menjadi Koki di rumah Majikannya itu yang bernama Rika Oktavia dengan alasan sudah tidak sanggup lagi bekerja terlalu lelah...Rika Oktavia kelabakan mencari pengganti Rini yang selama ini sudah cocok menjadi Koki Putranya,

kemudian Rini menawarkan anak perempuannya untuk menggantikan

dirinya menjadi Koki khusus Putra dari Majikannya itu....

Indah selaku anak yang memiliki skill memasak setara dengan seorang Koki terpaksa menggantikan sang Bunda demi menopang Ekonomi keluarganya....

Siapa sangka? Takdir hidup mempertemukan Indah Shakila dengan anak Majikannya bernama Andre Al Fanan, seorang Pria bengis berkarakter yang memiliki hobby makan...Sementara Andre sudah berkali-kali, gonta ganti seorang Koki, karena tidak sesuai dengan selera lidah Andre kecuali Rini.

Mampukah Indah menggantikan ibunya menjadi Koki Pribadi Andre Al Fanan....???

Seperti apa sosok si Majikan Bengis itu yang terkenal dengan kesempurnaannya??

Ikuti kisahnya, dalam Novel The Power of Love ini.......???

Stay tuned.......

part 1

.......Hari demi hari pun berlalu akhirnya Indah wisuda dan bisa selesai kuliah bergelar sarjana....

"Cekrek...ayo din foto in aku donk" teriak aku ke salah satu teman ku dina

"Cekrek... cekrek...cekrek"

"Ayo kita selfi yok"

"Ciiiiiiiiiis......"..

"Aku mau donk"

"Aku juga ikut"

"Lagi..lagi"

(Riuh dan ramai)....

Begitulah hiruk pikuk suasana wisuda di salah satu univeraitas swasta tempat aku menyelesaikan sarjana.

Akhirnya aku berhasil mendapat gelar sarjana S.E (sarjana ekonomi).

Kemudian ceremony itu pun berakhir dan semua mahasiswa bubar lalu pulang dengan acara mereka masing-masing..

Tiba di rumah..

Alhamdulillah, selesai sudah tak lupa aku sujud syukur, Lalu berganti pakain dan menghempaskan tubuhku di atas tempat tidur. Tempat tidur yang sudah usang yang bertahun-tahun tidak terganti.

Tak ada acara syukuran di rumah seperti di rumah teman-temanku yang lain, tapi itu tak menjadi masalah yang penting aku bisa mendapatkan gelar sarjana.

Sekarang aku resmi menjadi seorang pengangguran karena sudah tamat kuliah, aku pun risign dari restauran di karenakan aku sudah sangat lelah. di tambah lagi aku pernah mengalamai pelecehan kecil di sana, namun bosku malah membela pelanggan yang sudah melecehkanku. uuuhh kalau di ingat-ingat kesel..kesel....

....Kemudian.....

Minggu pagi yang cerah.

"..Uuhhh..hmmmmmm" Enaaaaaakk nyaaaaaaa"

sudah lama aku tidak merasakan indahnya sinar mentari dan bermalas2an di atas kasur karena hampir 5 tahun aku tidak bisa menikmati sinar pagi yang sehat karena jam 6 aku sudah harus sampai di restauran..

"Hmmmmmm tarik guling dan tidur lagiiiiii" hooooaaaaaaaaa"

(Baru memecamkan mata terdengar suara mama memanggil)

"Indah..indaah...indah"

Bangun ini sudah pagi!

Kamu ini yah mentang-mentang sudah tidak kerja lagi bermalas-malasan"

"Duuuuhh.. mama baru aja indah lagi menikmati enaknya tidur di pagi hari maa"

(Dengan suara serak kecapean)

"Sini kamu, sini duduk

Ada yang mama ingin sampaikan

Dan ini berita bagus"

"Haaaaaa berita bagus"( aku sontak langsung duduk dan mendengarkan perkataan mama).

"Berita apaan ma" (tanganku mengoyangkan tubuh mama serasa memaksa agar cepet-cepat di katakan).

"Mama kan sudah memutuskan untuk berhenti menjadi koki di rumah Nyonya Rika, karena mama pikir ambil jahitan saja lah, sudah tidak sanggup lagi untuk bekerja disana"

Aku mendengarkan mama sambil terbengong. sambil berkata dalam hati. berita bagus apaan? hmmm mamaku ini masih terlihat cantik dan mama punya banyak bakat selain itu juga mama setia sama ayah yang sudah lama tiada. bangga deh sama mama. i love u mom.

"Hey kamu dengerin gak kata-kata mama? kog malah bengong"

Aku pun tersentak..

"iyah iyah indah denger kog mah! terus"..

"Terus kan tadi nyoya Rika Telfon mama, dia bilang mama sebaiknya jangan berhenti, karena si andre anaknya itu, cuma mau makan masakan mama, hihihi mama kamu ini hebatkan dan handal"

"Huffft lebai banget tu anak di kasih makan ayam tiren aja biar tau rasa dia"

"Husst kamu ni ngomong apaan sih! namanya juga orang kaya.

Tapi mama bilang tetap tidak bisa, mama tetap memutuskan berhenti dengan alasan sudah tidak kuat karena disana terlalu banyak menu yang di masak, Jadi mama bilang ke nyonya Rika gimana kalau posisi saya di gantikan dengan anak saya nyonya? anak saya juga handal memasak dia sudah 5 tahun bekerja membantu seorang koki di restauran dan nyonya Rika langsung mengatakan setuju"

"Apaaaa"!!!

Tubuhku reflek jatuh ke kasur dan tidak terima menerima kenyataan dari pembokat lagi pembokat lagi.

"Eeeee kamu denger dulu nyonya Rika berjanji akan menaikkan gaji 2 kali lipat. Wow...fantastis kan? gaji mama 3.5 juta jika di kali dua berarti 7 juta. Lumayan sekali, sayang kalau tidak di ambil. Jarang-jarang nyonya Rika menaikkan gaji sebesar itu"

Lagian disana kamu dikasih tempat tinggal, makan bebas, boleh pulang kog seminggu 2 kali.

"Tapi ma! Indah kan sudah menjadi sarjana kog malah jadi pembantu rumah tangga sih...

"Iyah mama mengerti sayang tapi ini sampai ijazah kamu keluar saja dan sampai kamu dapat pekerjaan lain, lagian nyonya Rika itu baik kog! siapa tau kamu bisa di kasih kerjaan di salah satu Perusahaan konglomerat itu"

"Mama" ungkap ku lemas

" tapi aku lelah"..

"Kamu tidak mau yah" ungkap mama dengan wajah yang agak sedih.

Kami sama-sama terdiam

"Maafkan mama yah sayang! mama tidak bisa membahagiakan kalian layaknya anak-anak yang lain" hu..hu.. sambil menangis

"Mama jangan nangis ma! indah bahagia kog meski harus hidup dengan kondisi yang seperti ini"

"Terima kasih sayang"

Karena aku sangat kasihan melihat mama yang sangat berharap aku bisa menggantikannya di rumah orang kaya itu.

"Baiklah ma. Indah akan menggantikan mama selama indah belum mendapatkan pekerjaan"

"Makasih sayang" mama pun memelukku dengan erat

"Mama berdoa suatu saat nanti kamu bisa mendapatkan kebahagian dan hidup senang"...

akhirnya aku setuju memenuhi permintaan mama untuk menjadi koki di rumah orang kaya itu. dan memutuskan besok pagi berangkat.

Part 2

Keesokan paginya

pukul 08.00 wib aku berangkat setelah membawa beberapa bekal baju dan perlengkapan lainnya dan siap menuju Rumah orang kaya itu.

Tak lupa meminta doa restu mama.

"Kamu harus semangat yah sayang, ini hanya sementara saja, mama janji begitu kamu dapat pekerjaan yang layak kamu langsung keluar dari sana" ucap mamaku.

"Iyah ma"

"Kak kamu jangan sampai jatuh cinta sama majikanmu, orangnya keren loh, ganteng, tajir..

Celoteh dito adik ku yg masih remaja..

"Loh dito kog kenal mah"

"Yh iyah lah! dia kan sering antar jemput mama"

"Oooooo"

"Tenang saja, kakak gak bakalan jatuh cinta sama dia, biar kamu gak ada saingan..hihihi"

"Husssft ngomong apa sih kalian, sudah sana nanti kamu kelamaan"

"Iyah mama"

...Pesan ojek online...

Aku pun berjalan ke pasar harus menunggu ojekan online. Si dito tidak bisa mengantarku karena dia harus sekolah.

10 menit kemudian....

"Pagi neng dengan indah"

(Tanya si tukang ojek memastikan)

"iyah"

Aku pun melaju dengan jasa go jek.

Tiba di tujuan...

"Komplek perumahan indah no 02 D" gumamku dalam hati sambil mengelilingi komplek mewah itu dengan tukang go jek..

"Nah berhenti mas..berhenti.. ini dia rumahnya" sepeda motor mas go jek pun sontak berhenti aku pun langsung turun dan memberi ongkosnya.

"Makasih mas"

"Sama-sama mbak cantik, kalau mau di jemput lagi, tinggal telfon"

(mempraktekkan tangannya bertelpon)

Aku tersenyum kecil

"ok mas"

dasar si tukang go jek sempat-sempatnya godain.

-Tiba di depan rumah Nyonya Rika-

Wooww... ini Rumah atau Istana yah? mewah banget! baru kali ini aku datang kerumah majikan mama. Rumah yang cakep bergaya seperti rumah eropa. jiiiah kayak di filim-filim itu lah. Ada satpamnya lagi.

" mau cari siapa neng"

Aku kaget, tiba-tiba. seorang satpam bertubuh kekar berdiri di hadapanku.

" maaf pak satpam! saya ini Indah anaknya Ibu Rini saya mau cari Nyonya Rika"

"Oooh kamu anaknya ibu rini toh

mau menggantikan posisi ibu rini yah?"

"Mmmmm" (sambil tersenyum kecil)

"Kira-kira seperti itu lah pak"

"tunggu yah! saya telpon nyonya Rika sebentar"

"Baik lah"

Si satpam itu pun kembali ke poskonya lalu menelpon nyonya Rika.

Aku pun masih terbengong-bengong melihat rumah itu. pasti dalamnya lebih mewah lagi.

" neng Indah"

"Iyh pak"

"Neng Indah masuk saja, nyonya Rika sudah menunggu di dalam"

"Baik pak. Terima kasih".

Jarak antara gerbang dan pintu rumah kira-kira 20 meter di isi kebun-kebun bunga nan indah dihiasi bonsai yang bentuk-bentuknya sangat cantik dan sangat asri semua tertata rapi dan minimalis..

...hmmmm cantiknya...

Mungkin manusia seperti aku hanya bisa menghayal punya rumah seperti ini..ungkapku berkata-kata dalam hati tanpa ku sadari langkah kakiku sampai ke depan pintu rumah mewah itu..

Saat ingin mengetuk pintu,

Seseorang membuka cepat dari dalam..

Berdiri seorang pria,

Kelihatannya masih muda, tinggi 180 badan tidak terlalu gemuk, ganteng, berpakain rapi,..hmmm wangi banget seperti ingin pergi ke kantor...

Apa ini yang namanya mas Andre yah? Tanyaku dalam hati.

Sekitar 5 detik kami saling menatap. di sini lah awal pertama kali aku bertemu dengan pria bernama Andre.

Dia pun menatapku dengan wajah sangat serius dan tajam..

Iiii...serem!! kog aku jadi takut gini yah atau karena penampilanku yang terlalu dekil dan tidak ada elegennya sedikit pun.

Ah! bodo, untuk apa aku memikirkannya toh aku kesini kan untuk seorang pelayan. gumamku dalam hati.

"Bisa kamu minggir?" Ucap pria bertubuh kekar itu.

"Oh, maaf"

terburu-buru langsung menggeser posisiku yang persis di depannya.

Sosok pria itu pun langsung berjalan dengan gagahnya masuk ke mobil mewahnya..

Uuuh..sempurna sih tapi sombong.

Dasar mentang-mentang kaya,

Harusnya kan dia bertanya

Kamu siapa?

Ada perlu apa?

Mau bertemu siapa?

..apa aku ini seperti sampah....

Ah, sudahlah ini hanya beberapa bulan saja begitu ijazahku keluar aku langsung pergi dari istana orang sombong ini..

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!