Love 24/7
001
Zenaya Dorothea Morgan
WHATT?!!
Zenaya Dorothea Morgan
Dijodohin?!!
Zenaya Dorothea Morgan
Sama dia?!!
Davina Patricia
Stevan juga udah lama suka sama kamu
Zenaya Dorothea Morgan
NO!
Zenaya Dorothea Morgan
Naya gak suka dia ma
Stevano Erlangga
Kamu bisa berusaha suka aku
Zenaya Dorothea Morgan
Ogah!!
Zenaya Dorothea Morgan
Gue ogah!!
Davina Patricia
Pikirkan dulu sayang
Zenaya Dorothea Morgan
TIDAK!!
Zenaya Dorothea Morgan
TIDAK MAU
Zenaya berlari pergi meninggalkan ruang tamu
Stevano Erlangga
Biar aku aja yang ngejar om *Pergi
Stevano mengejar Zenaya yang berlari meninggalkan area rumahnya
Stevano Erlangga
KAMU MAU KEMANA???
Zenaya Dorothea Morgan
BUKAN URUSAN LO!!
Zenaya berlari hingga tak sadar telah sampai di dekat area pasar
Stevano terus mengejarnya dibelakang
Zenaya Dorothea Morgan
Sial sial
Zenaya Dorothea Morgan
Ngejar terus
Atensi Zenaya terpaku menatap mobil pick up yang membawa barang-barang dihadapannya, tanpa pikir panjang ia baik keatas dan membungkus dirinya dengan apapun yang bisa menutupinya.
Zenaya Dorothea Morgan
[ Huekk, Bau banget ]
Someone Boy
Terimakasih ya mas pandu
Pandu Diwangga
Sama-sama pak
Pandu Diwangga
Kalau begitu saya duluan ya pak
Pandu Diwangga
*mengangguk
Pandu masuk kedalam mobilnya lalu pergi meninggalkan area pasar.
Iya membawa sayur dari desa yang sudah biasa menjadi langganan dari beberapa toko untuk diperjualbelikan di kota.
Stevano Erlangga
Lihat pemuda lewat sini tidak?
Stevano Erlangga
Dia pakaiannya feminim, wajahnya cantik, tingginya kira-kira sedada saya
Someone Boy
Ohh gak liat mas
Stevano Erlangga
Yaudah makasih pak
Mobil pick up Pandu menyusuri jalanan desa, banyak sapaan ramah dari bapak-bapak yang ditujukan padanya, tentu saja pandu membalasnya tak kalah ramah.
Mobil pick up itu berhenti di depan sebuah toko, disana ada pemilik toko yang sudah menunggu sejak beberapa saat lalu.
Pandu Diwangga
Ini saya angkat dulu sisanya dari mobil ya
Someone Boy
oke oke, makasih ya
Pandu Diwangga
sama-sama pak
Pandu membuka terpal yang menutupi barang dan menjatuhkannya di tanah.
Someone Boy
Eh itu siapa pandu?
Pandu Diwangga
T- tidak tau pak
Zenaya tampak tertidur di celah-celah barang.
Pandu Diwangga
WOY! BANGUN!!
Zenaya Dorothea Morgan
Hah? Apa? gempa?
Pandu Diwangga
GEMPA DENGKUL MU?
Pandu Diwangga
Kamu siapa?!
Pandu Diwangga
Ngapain di mobil saya?!
Zenaya Dorothea Morgan
Aduh
Pandu menyeret Zenaya turun dengan kasar
Someone Boy
pelan pelan du, kasian
Pandu Diwangga
Alah pak, pencuri nih pasti
Zenaya Dorothea Morgan
HELLOOOOO
Zenaya Dorothea Morgan
MATA LO LIAT DARI MANA GUE KAYAK PENCURI?!!
Zenaya Dorothea Morgan
LO GAK LIAT GUE MODIS DAN CANTIK BEGINI HAH?!!
Pandu Diwangga
Terus ngapain kamu disini?
Someone Boy
Du, pelan-pelan saja
Someone Boy
Nak, kamu siapa?
Someone Boy
Kenapa bisa di mobil?
Zenaya Dorothea Morgan
Nama saya Zenaya pak
Zenaya Dorothea Morgan
Emm maaf sebelumnya, tadi tuh saya dikejar-kejar orang
Pandu Diwangga
karena nyuri kan?
Zenaya Dorothea Morgan
IHHH!!!
Zenaya Dorothea Morgan
Lo ngajak ribut Mulu dah!!
Zenaya Dorothea Morgan
Mentang-mentang badannya gede!!
Pandu Diwangga
Iya, kenapa memang?
Zenaya Dorothea Morgan
Ck!
Zenaya Dorothea Morgan
Pak, liat tuh, galak banget sih
Pandu akhirnya mengalah dan memilih diam
Someone Boy
Kamu lanjutkan
Zenaya Dorothea Morgan
Saya dijodohin, dipaksa nikah sama mama papa, jadi saya kabur dari rumah
Zenaya Dorothea Morgan
Ihhh apaan sih!
Zenaya Dorothea Morgan
Berisik!
Pandu Diwangga
Kamu ngapain kabur kaburan segala
Pandu Diwangga
Tinggal dimana kamu, saya anterin balik
Zenaya Dorothea Morgan
Ihh gak mauuu
Zenaya Dorothea Morgan
Huaaaaa hiks hiks
Pandu Diwangga
Eh jangan nangis jangan nangis
Zenaya Dorothea Morgan
Hiks gak mau pulangg
Zenaya Dorothea Morgan
Gak mau nikahhh
Pandu Diwangga
Iya iya tidak pulang, tidak nikah
Pandu Diwangga
Sudah jangan nangis
Zenaya Dorothea Morgan
Beneran?
Zenaya Dorothea Morgan
Aaa terimakasih *Peluk Pandu
002
Pandu Diwangga
Kamu ngapain ngikutin saya terus?
Zenaya Dorothea Morgan
Katanya tadi mau tanggung jawab jagain gue
Pandu Diwangga
Bukan berarti kamu harus ngikutin saya terus
Zenaya Dorothea Morgan
Gak peduli, pokonya gue mau ikut lo
Pandu Diwangga
Udahlah sana, saya mau pulang ini
Zenaya Dorothea Morgan
Mau ikutt
Zeyana bergelayut ke lengan pandu membuat pria yang lebih tinggi darinya itu hanya bisa menghela nafas pasrah.
Sepanjang jalan, Zenaya tak mau melepaskan lengan Pandu, ia terus merangkul lengan pria itu membuat beberapa orang yang melihat mulai bergosip
Pandu Diwangga
Ibuk, pandu pulang
Selvia Maharani
Sudah pul-
Selvia Maharani
Eh, siapa itu? Cantik sekali
Zenaya Dorothea Morgan
*Senyum kikuk
Pandu Diwangga
Orang nyasar
Selvia Maharani
Orang nyasar gimana sih
Selvia Maharani
pacar kamu ya?
Selvia Maharani
PANDU UDAH PUNYA PACAR!
Selvia berlari masuk kedalam rumah untuk mencari sang suami
Pandu Diwangga
ck! Gara-gara kamu nih!
Zenaya Dorothea Morgan
Ya maaf, mana tau bakal disalah pahami
Pandu memilih tak meladeni Zenaya, ia bergegas menyusul ibunya untuk menjelaskan kesalahpahaman yang baru saja terjadi.
Zenaya Dorothea Morgan
Dih, ganteng ganteng galak
Zenaya Dorothea Morgan
Lagipula gue ini kan cantik, gak rugi dong
Zenaya menggerutu seraya menyusul langkah pandu memasuki rumah. Didepannya pandu tampak berusaha menjelaskan kesalahpahaman dengan kedua orangtuanya
Selvia Maharani
Jadi dia kabur dari rumah?
Pandu Diwangga
Sekarang dia ngikutin pandu terus
Selvia Maharani
Yaudah gapapa
Putra Agam
Iya, kasian si eneng itu kalau harus tidur dijalan
Putra Agam
Cantik-cantik begitu kalau ketemu orang jahat bahaya du
Pandu Diwangga
Yaudahlah terserah bapak sama ibuk aja
Selvia Maharani
Eh Naya, sini nak sini
Zenaya Dorothea Morgan
*Mengangguk
Selvia Maharani
Kamu gak ada tempat tujuan sekarang?
Zenaya menggeleng lesuh, Selvia tersenyum dengan jawaban itu.
Selvia Maharani
yaudah kamu tinggal sama kita bagaimana?
Putra Agam
Disini rumahnya kecil, kamu tidak keberatan?
Zenaya Dorothea Morgan
Gapapa
Zenaya Dorothea Morgan
Makasih Om, Tante
Selvia Maharani
Disini kamar cuma 2, nanti kamu satu ruangan sama pandu saja, tapi tidurnya pisah, pandu tidur diluar aja
Pandu Diwangga
Kenapa bukan dia aja sih buk
Selvia Maharani
Kamu ini ngalah dong
Selvia Maharani
Masa Naya yang diluar?
Pandu Diwangga
Terserah deh *Pergi
Zenaya menatap punggung pandu yang perlahan menjauh, ia sedikit merasakan bersalah pada pria tampan yang secara tidak langsung telah menolong hidupnya itu.
Selvia Maharani
Tidak usah memikirkan anak itu
Selvia Maharani
Kamu suka makan apa?
Selvia Maharani
Ibuk mau masak sebentar lagi
Zenaya Dorothea Morgan
naya gak pilih-pilih kok tante
Selvia Maharani
Kenapa manggil Tante sih?
Zenaya Dorothea Morgan
O- oh, ibuk
Zenaya Dorothea Morgan
Naya bantu ya masak nya nanti
Selvia Maharani
Kamu bisa?
Zenaya Dorothea Morgan
Enggak sih, tapi Naya pengen bantuin
Selvia Maharani
Yasudah kalau gitu, nanti kalau ibuk mau mulai, ibuk panggil kamu
Pandu Diwangga
Apa sih Bu *datang
Selvia Maharani
Temenin Naya
Zenaya berlari kecil kearah pandu kemudian merangkul lengan pria itu lagi
Pandu Diwangga
Tidak usah pegang-pegang kan bisa
Zenaya Dorothea Morgan
Pokoknya mau gue pegang
Zenaya semakin memeluk lengan pandu membuatnya risih namun tak bisa memarahi.
Zenaya Dorothea Morgan
Lo mau kemana?
Pandu Diwangga
Mau mancing
Zenaya Dorothea Morgan
Mancing?
Zenaya Dorothea Morgan
Ikutt
Pandu Diwangga
yakin mau ikut?
Pandu Diwangga
Saya mancing di sungai, panas
Zenaya Dorothea Morgan
Ikut, pokonya ikuttt
Pandu Diwangga
Iya iya tidak usah nempel-nempel ke saya *menahan kepala Zenaya yang hendak menyender ke-lengan nya
Zenaya Dorothea Morgan
Emang kenapa sih
Zenaya Dorothea Morgan
Gue nih cantik ya! Gak malu maluin
Pandu Diwangga
Percaya diri sekali🙄
003
Zenaya Dorothea Morgan
Iuhhh gak ada jalan yang lebih bersih gitu?!
Pandu Diwangga
Gak ada, ayo sini bersihin kaki kamu
Zenaya Dorothea Morgan
Aman gak?
Zenaya Dorothea Morgan
Ada buaya gak?
Pandu Diwangga
Saya nih buaya, sini saya makan kamu
Zenaya Dorothea Morgan
Ihhh galak nya
Zenaya Dorothea Morgan
Iya iya
Zenaya Dorothea Morgan
Pegangin... Takut
Zenaya membersihkan kakinya yang kotor karena jalan persawahan yang berlumpur
Pandu Diwangga
bisa tidak?
Zenaya Dorothea Morgan
Bisa bisa
Zenaya Dorothea Morgan
Lo mau mancing dimana?
Pandu Diwangga
di hilir sana
Zenaya Dorothea Morgan
Ouhh, tungguin
Zenaya Dorothea Morgan
Sudah, ayo
Pandu Diwangga
Sini saya pegangin
Zenaya Dorothea Morgan
Oke *Senyum
Pandu membantu Zenaya menyebrang ke hilir, ia naik keatas baru besar lalu menyiapkan alat pancing sedangkan Zenaya masih bermain air dibelakangnya
pemuda cantik dari kota itu ternyata cepat berbaur dengan suasana baru.
Zenaya Dorothea Morgan
AAAAAAAA
Zenaya meloncat keatas batu dimana pandu sedang duduk disana.
Zenaya Dorothea Morgan
Ular hiks ada ular itu *Nunjuk hewan dibawah batu
Pandu Diwangga
Astaga, itu belut, bukan ular
Zenaya Dorothea Morgan
Ular!
Pandu Diwangga
Belut, naya
Pandu Diwangga
Lihat baik-baik
Zenaya Dorothea Morgan
Gak mau.....
Pandu pasrah, ia melempar umpan kearah belut dibawah sana, beberapa saat kemudian belut itu memakan umpan nya
Zenaya Dorothea Morgan
Enggakkk *Rengeknya
Zenaya menelusupkan wajahnya dileher Pandu
Pandu Diwangga
Lagipula ada saya disini, kalau ada ular juga saya tangkap nanti
Zenaya Dorothea Morgan
*mengintip
Zenaya Dorothea Morgan
IUHH APAAN ITU GELI BANGET PANDUU
Pandu Diwangga
Astaga, tidak usah teriak!
Zenaya Dorothea Morgan
Ihh jijik panduu
Pandu Diwangga
Ini enak kalau dimakan
Zenaya Dorothea Morgan
Serius?!
Ekspresi yang mulanya jijik berubah menjadi raut penasaran.
Zenaya Dorothea Morgan
Yuk pulang, cobain
Zenaya Dorothea Morgan
Tapi itu lendir-lendir nya gimana pandu....
Pandu Diwangga
Kalau di cuci sampai bersih gak akan ada lagi, naya
Zenaya Dorothea Morgan
You yang cuci
Pandu Diwangga
Iya, kamu bisa lihat nanti untuk memastikan kebersihan, bagaimana?
Zenaya Dorothea Morgan
Okeh😄
Pandu Diwangga
Dasar anak kota
Zenaya Dorothea Morgan
Itu demi kesehatan dan kecantikan gue panduuu
Pandu Diwangga
Terserah kamu
Pandu menurunkan Zenaya di jalan, sepanjang jalan persawahan Zenaya berada di gendongan pandu, pemuda cantik itu enggan menyebrangi jalanan persawahan karena tidak ingin terkena lumpur lagi.
Zenaya Dorothea Morgan
Makasih panduuu😙
Pandu Diwangga
Manja sekali
Zenaya Dorothea Morgan
Apa gunanya lo punya badan gede kalau gak bisa gendong gue
Pandu Diwangga
hadeeh🙄 *Pergi
Zenaya Dorothea Morgan
Pandu! tungguinnnnn
Zenaya berlari mengejar langkah pandu, langsung pemuda berbadan besar itu benar-benar sudah diimbangi dengan kaki Zenaya yang kecil.
Andika Ramadani
Pandu, datang dari mana?
Pandu Diwangga
Abis mancing ini
Andika Ramadani
Walah, tidak ngajak saya
Pandu Diwangga
Lain kali saja saya ajak
Andika Ramadani
Ini siapa? *Nunjuk Zenaya
Andika Ramadani
Cantik sekali
Andika Ramadani
Ada pacar neng?
Zenaya Dorothea Morgan
Ngapain nanya-nanya? *Ketus
Andika Ramadani
Ya nanya aja neng
Andika Ramadani
Mana tau saya bisa nyalon?
Zenaya Dorothea Morgan
Nyalon nyalon ndas mu!
Zenaya Dorothea Morgan
Males gue ladenin Lo, ayo pulang pandu
Andika Ramadani
Galak amat si eneng
Pandu Diwangga
Maafin ya dik
Pandu Diwangga
Dia emang begitu
Andika Ramadani
Ouhh iya iya, gapapa
Pandu Diwangga
Kalau begitu saya duluan ya
Pandu Diwangga
Ibuk, pandu pulang
Putra Agam
Ibu lagi didapur du
Putra Agam
Kamu bawa Naya kemana?
Putra Agam
Panas-panas begini kamu bawa Naya mancing du?
Pandu Diwangga
Dia nya sendiri yang mau ikut, jangan nyalahin pandu
Zenaya Dorothea Morgan
Bener kata pandu pak, Naya yang maksa ikut tadi
Zenaya Dorothea Morgan
Jangan nyalahin pandu
Putra Agam
Ya sudah, masuk sana
Pandu bergegas masuk untuk menemui sang ibu, Zenaya mengikuti dari belakang.
Selvia Maharani
Ohh sudah pulang
Selvia Maharani
Sebentar ya, ibuk lagi masak
Pandu Diwangga
Iya, pandu bantuin ya buk
Selvia Maharani
Tidak usah
Zenaya Dorothea Morgan
Kalau begitu Naya yang bantu, kan tadi udah janji
Selvia Maharani
Yaudah, sini
Pandu Diwangga
Katanya mau lihat saya motong belut
Zenaya Dorothea Morgan
Eh iya
Selvia Maharani
Yasudah gapapa, naya
Selvia Maharani
Ibuk masak sendiri saja, kamu temani pandu
Zenaya Dorothea Morgan
oke, maaf ya bu
Zenaya Dorothea Morgan
Ayo du
Dihalaman belakang kemudian
Zenaya menatap pandu yang membersihkan belut, sesekali ia bergidik geli melihatnya.
Zenaya Dorothea Morgan
Kok bisa lo gak jijik du?
Pandu Diwangga
Sudah biasa, lagian nanti di cuci juga hilang, ngapain jijik
Zenaya Dorothea Morgan
*Senyum
Zenaya Dorothea Morgan
Pandu, Lo ganteng banget tauu
Celetukan spontan dari Zenaya itu membuat pandu tertegun, pisau yang ia gunakan untuk memotong belut terlepas dari tangannya.
Zenaya terkekeh melihat reaksi pandu yang lumayan menggemaskan baginya.
Zenaya Dorothea Morgan
Lo pernah pacaran gak?
Zenaya Dorothea Morgan
Ouhhh
Zenaya Dorothea Morgan
Gue juga belum pernah
Pandu Diwangga
Saya tidak nanya
Zenaya Dorothea Morgan
Dih! Cuma mau bilang!
Pandu Diwangga
tidak mau dengar
Zenaya Dorothea Morgan
Ihhh PANDUUUUUU!!
Zenaya Dorothea Morgan
IBUK LIHAT PANDU BUK
Zenaya berlari memasuki rumah untuk mengadu pada Selvia.
Pandu Diwangga
Astaga, pengaduan sekali
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!