NovelToon NovelToon

The Lone Wolf Hunter

01

Selamat membaca

____

____

____

____

tahun 3001,bulan sabit hitam, negara A, negara terbesar dan terkuat di dunia, sebuah portal hitam besar muncul di pusat ibu kota, tepat di puncak jam sibuk orang orang, "apa itu? " semua aktifitas serentak terhenti setelah portal tersebut menampakkan batang hidungnya, 5 detik setelah kemunculannya, rorarr raungan yang memekakkan telinga terdengar dari dalam portal, seluruh orang radius 100 meter merasakan dampaknya, setelah raungan berhenti muncul para monster mengerikan dari dalam portal, mereka keluar tanpa hanti bak  air bah, mulai memporak porandakan kota tersebut, militer mulai di kerahkan setelah sebagian warga di evakuasi, meskipun para militer sudah turun tangan tetap saja monster tidak berhasil di tumpaskan, malah sebaliknya, semakin banyak monster yang keluar dari dalam portal, militer kewalahan mengatasi para monster yang terus menerus keluar dari portal, mereka akhirnya mundur, yang sukses membuat para monster menguasai penuh ibu kota negara A.

tidak hanya di negara A tetapi juga di seluruh dunia, semua portal memunculkan monster yang berbeda beda, mereka seperti ingin memusnahkan umat manusia, apakah ini yang dinamakan Doomsday seperti ada di film film dan komik?.

tiga bulan setelah portal pertama muncul, dan Apocalypse di mulai, tampak seorang remaja umur 17 tahun sedang memburu seekor anjing yang cukup normal, dengan taring dan ukuran tubuh seperti maca gigi pedang.  "hari ini adalah hari keberuntungan ku, entah siapa yang sudah melukai macan tingkat 1 ini, kuucapkan terimakasih, yah mari akhiri penderitaan mu! " di depannya tampak seekor macan taring yang terluka parah, hanya hitungan waktu sebelum ia menghembuskan nafas terakhir, wus pemuda itu mengayunkan katana miliknya ke arah leher macan tersebut, makhluk yang merasa terancam tidak berniat mati dengan mudah, sedikit berkelit macan tersebut menahan pedang pemuda tersebut dengan gigi taringnya yang besar seperti belati, karena tenaganya yang lemah pedang tersebut berhasil menebas rahang macan gigi pedang tersebut yang otomatis membuatnya mati seketika.

" selesai. aku sedikit menyesal tidak membawa tas yang lebih besar, bongkar bahan paling berharga dulu" set pemuda itu mengambil sebuah belati lalu membelah perut macan pedang tersebut, ia mengambil sebuah kristal hitam seukuran jari dari dalam jantung hewan tersebut, selanjutnya menguliti beberapa bagian tubuh mudah dan cepat, "aku tidak punya banyak waktu, pasti akan ada monster kuat yang terpancing bau darah ini" sret ia dengan sedikit tergesa gesa menyelesaikan pekerjaannya.

5 menit berlalu dengan cepat, pemuda itu selesai menguliti tubuh macan pedang, meskipun banyak bahan bagus yang terbuang. tap saat ia ingin melangkah pergi terdengar suara tubuh jatuh dan aduhan pelan "seorang manusia?, apa sebaiknya ku tolong, tapi waktu seperti ini sangat rawan, tch tidak ada pilihan lain, aku bukan pria baj*ngan yang meninggalkan seseorang mati begitu saja" tap tap ia menghampiri asal suara tersebut dan terkejut menemukan sesuatu yang diluar ekspetasinya"ini..... ".

di sebuah apartemen yang ditinggalkan tampak seorang pemuda sedang mengobati seorang perempuan yang mirip manusia, " bagaimana bisa ada makhluk seperti ini di daerah ini, aku beruntung atau sial? " ia sedang mengobati seorang gadis demi human serigala, yang memiliki telinga, ekor, dan mata serigala. demi human pertama kali muncul 3 hari setelah gelombang pertama monster, mereka juga terdampar sama seperti para monster di luaran sana. juga di susul ras lainnya di hari ke empat seperti Dwarf, elf, dan iblis, tapi di antara 4 ras yang teridentifikasi hanya ras elf dan dwarf yang mau bekerja sama dengan ras manusia, sedangkan sisanya mengasingkan diri di berbagai daerah, termasuk para demi human yang notabenenya di benci para manusia karena penampilan nya

"hah~ semoga setelah keadaan tubuhnya lebih baik ia langsung pergi, aku tidak ingin terlibat banyak masalah, melihat, sepertinya aku harus memperbaiki pakaiannya, tidak mungkin kan berkeliaran dengan pakain compang-camping seperti itu?"

tap pemuda itu melangkah ke meja kerja nya, melakukan hal yang menjadi makanannya setiap hari, membuat dan memperbaiki peralatan, mirip seperti blacksmist

30 menit kemudian "ugh apa yang terjadi? " set saat ingin bagun gadis demi human tersebut merasakan sakit di seluruh tubuhnya

"jangan banyak bergerak dulu, atau lukanya akan terbuka kembali, makanlah ini, kau pasti lapar kan? " pemuda itu menyodorkan semangkuk bubur gandum kepada gadis itu

"siapa kau! " ia terkejut dan waspada, dan tetap memaksakan dirinya bangun, alhasil beberapa lukanya sedikit terbuka yang menimbulkan rasa sakit

"kan sudah kubilang, jangan terlalu banyak bergerak dulu, aku tidak akan menyakiti mu jika aku ingin menyelamatkan mu, jika aku berniat jahat sudah dari tadi ku biarkan kau tergeletak sendirian dan dimakan para monster, beristirahatlah, makanlah, aku masih banyak pekerjaan yang harus kulakukan" set tak setelah membaringkan kembali gadis itu juga setelah meletakkan bubur di samping mejanya ia melangkah pergi, meninggalkan banyak pertanyaan di dalam kepala gadis itu

malamnya, pemuda itu kembali, ia mengecek keadaan gadis tersebut sambil membawa makanan "sudah baikan, ini makanan mu, dan ini pakaian mu, mungkin ada sedikit perubahan"

"terimakasih, sepertinya tubuh ini sudah pulih sepenuhnya, kenapa kau menolongku, bukannya ras manusia membenci ras demi human? " gadis itu beranjak dari tidurnya dan melahap bubur yang pemuda itu berikan

"tidak ada alasan khusus, aku hanya tidak ingin melihat seseorang mati begitu saja di hadapanku, dan aku tidak membenci ras seperti kalian, kalian juga sama menderitanya seperti kami, bahkan kalian lebih buruk, di tuntut untuk beradaptasi di dunia baru, jauh dari tanah kelahiran sendiri tanpa tau jalan pulang, ah ya perkenalkan namaku felix"

"begitu ya.... , perkenalkan juga namaku marlys. terimakasih sudah menyelamatkan ku " marlys beranjak dari kasur dan berlutut hormat di hadapan felix

"berhenti besikap seolah olah dirimu orang rendahan, aku menyelamatkanmu murni atas keinginan ku sendiri" felix menyilangkan tangannya di dada, tanda tidak terima

"ras kami memiliki motto tidak tertulis yang sudah lama melekat dalam diri kami yaitu, membalas kebaikan sebanyak 10 kali lipat dan membalas keburukan sebanyak 20 kali lipat, aku ingin membalasmu dengan menawarkan kesetiaan dan jiwa ragaku setelah apa yang kamu lakukan untukku, aku juga tidak sedang terikat kepada siapapun, orang tuaku di habisi oleh monster saat datang ke dunia ini, dan kawananku meninggalkan ku karena menurut mereka aku hanya menjadi beban.jadi apakah tuan mau menjadi masterku? "

"masa lalu yang tragis, hah~ baiklah aku menerimanya, jikapun aku menolak kau juga akan tetap memaksanya, jadi aku hanya tinggal mengiyakan permintaan mu? "

"sebagian, sebagian lagi aku yang akan mengurusnya"

"cukup mudah ternyata, berbaringlah"

"untuk tidur, apa lagi, besok banyak pekerjaan yang kita harus kerjakan, tidurlah, kau harus ikut aku besok, ah ya apakah telinga dan ekormu iti bisa di sembunyikan? "

"bisa tuan" wus telinga dan ekor marlys tiba tiba menghilang di gantikan telinga manusia normal "sebenarnya ini bukan di sembunyikan, hanya memberikan efek halusinasi kepada orang yang melihatku, kecuali yang ku kehendaki"

"bagus, setelah itu istirahatlah" set felix merebahkan dirinya di lantai, samping tempat tidur yang gadis itu pakai.

hening, "tuan apakah anda sudah tidur? "

set "belum, ada apa? "

"emm saya merasa kurang enak saat melihat anda tiduran di lantai sementara saya tidur di atas ranjang ini, sebaiknya kita bertukar posisi? "

"hah kau orang yang tidak enakan ya" set tap felix beranjak lalu membaringkan tubuhnya di samping marlys, mereka hanya berjarak beberapa santi, hal itu yang membuat mereka bisa mendengar detak jantung dan helaan nafas masing-masing

"terimakasih tuan" tanpa sadar marlys memeluk tubuh felix dan tertidur pulas

"gadis ini...., mimpi indah" dengan lembut felix mengusap kepala marlys lalu mulai memejamkan mata, siap menuju alam mimpi

02

Selama membaca

_____

_____

_____

_____

pagi hari di sebuah apartemen, tampak 2 orang insan saling berpelukan, menghangatkan diri dari terpaan angin musim dingin, "hah, sudah masuk musim dingin ya, sekarang musim semakin tidak karuan, padahal semalam tidak ada tanda tanda akan bergantinya musim, tapi syukurlah aku berhasil menyelesaikan mantel ku, tapi untuk marlyss... " melihat ke arah gadis yang tertidur pulas di samping nya ia menghela nafas "yah tidak ada pilihan lain, aku harus membelinya di sana, sebenarnya bisa saja mencari di beberapa reruntuhan toko pakaian, tapi perkiraan ku  monster akan lebih agresif daripada biasanya, meskipun ada beberapa spesies yang melakukan hibernasi,tapi aku tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh hanya untuk mencari pakaian" tap felix beranjak dari kasur, ia menuju dapur, membuat beberapa makanan hangat, untuk dirinya dan marlys

"oh selamat pagi, ayo kita makan bersama sebelum berangkat" set felix melihat marlys yang sudah bagun lalu menyapanya dan menyodorkan roti panggang ke hadapan gadis itu

di sela sela makan " ngomong ngomong apakah kau tidak kedinginan dengan pakaian seperti itu? " marlys sekarang hanya memakai kain yang ia lilitkan di dada dan area kewanitaan nya, sangat terbuka menurut felix

"tidak terlalu, di tempatku dulu musim dingin lebih parah daripada ini, jadi aku sudah terbiasa, bahkan kami sering berburu dengan pakaian seperti ini" dengan wajah bangga ia berkata seperti itu

"begitu...." felix melanjutkan makannya. setelah beberapa saat, mereka menyelesaikan acara makan mereka.

"tuan, kita sekarang mau pergi kemana? "

"ke shealter 20, shealter terdekat dari sini, ada beberapa peralatan yang harus ku tukarkan di sana, pakai ini, aku tidak ingin di cap sebagai pria ba*ingan yang membiarkan gadis 'telanjang' berjalan di musim dingin seperti ini" felix menyodorkan mantel miliknya

marlys yang menerima itu hanya tersenyum kecil, mengetahui sifat masternya "terimakasih."

"dan bawa juga belati tulang yang sudah kubuatkan, jaga jaga kalau aku membutuhkan kekuatan mu, kau bisa kan memakai belati? "

felix meraih tas besar miliknya dengan pedang katana yang sudah tersanggul di pinggangnya.

"baik, itu juga sudah menjadi tugasku rekan yang menjaga partnernya, belati juga menjadi salah satu senjata keahlian ku" set marlys mengambil 2 buah belati besar pemberian felix lalu menaruh keduanya di punggungnya

"ingat sembunyikan ekor/telinga mu, kalau sudah siapa ayo kita berangkat"

marlys hanya mengangguk, lalu menghilangkan telinga beserta ekornya, setelah selesai felix membuka pintu, dan... wus angin dingin langsung menerpa wajah mereka, sesaat felix menggigil setelah itu berhenti, tubuhnya segera beradaptasi dengan sangat cepat, jauh lebih cepat daripada manusia normal .

"seharusnya tidak ada zombie dan monster yang berevolusi di saat seperti ini" mereka sekarang sedang berada di jalan, berjalan menuju ke shealter yang bisa menempuh jarah 20 kilo. zombie mulai muncul 2 minggu yang lalu saat bongkahan gletser terakhir mencair di kutub utara,di lain sisi gletser tersebut mengandung sebuah virus mematikan dari zaman Mesozoikum (zaman Pertengahan), air laut yang mengandung virus tersebut perlahan mulai membentuk air hujan yang menginvasi satu persatu banua manusia, alhasil orang maupun hewan yang terminum air tersebut perlahan lahan berubah menjadi zombie, awalnya orang orang tidak menyadari hal itu, sampai salah satunya berubah zombie akibat terminum air tersebut, itulah yang membuat situasi lebih buruk karena kehadiran jutaan zombie yang menginvasi ras manusia dan hal itu terus menyebar, umat manusia kini semakin menyusut, diperkirakan hanya tinggal seperempat dari totol keseluruhan manusia yang ada dimuka bumi.

kembali ke cerita, di depan sebuah tembok tinggi tampak felix dan marlys mencoba untuk masuk ke dalam dinding tersebut "ini cukup aneh, entah kenapa tidak ada monster maupun zombie yang berkeliaran saat kita menuju ke sini, sangat janggal" mereka akhirnya diperbolehkan masuk saat felix menunjukkan wajahnya yang tertutup masker ke penjaga gerbang, meskipun ada sedikit permasalahan saat marlys ingin masuk, tapi hal itu teratasi dengan mudah dengan status yang felix miliki

"woah ini seperti ibu kota di suatu kerajaan, sangat besar dan ramai, master kenapa anda tidak tinggal di tempat seperti ini? " marlys kagum dengan apa yang ada di hadapan matanya

"ini belum seberapa di banding 3 shealter raksasa ibukota. hah~ hal itu agak sedikit rumit untuk dijelaskan, aku mempunyai beberapa hal yang kurang bersahabat terhadap pemimpin shelter ini" tap mereka berhenti di sebuah toko yang cukup besar daripada bangunan lain "semoga mantel yang tersedia masih ada" tap felix masuk ke toko, angin hangat menerpa tubuh mereka yang membuat mereka nyaman

"selamat datang pelanggan, apa yang anda inginkan? " seorang pria jangkung menyapa felix

"kau semakin kurus saja lined, apa saja yang kau makan selama ini? " felix membuka tudung jaketnya yang sedari tadi ia tutup, memperlihatkan wajahnya

"wah ternyata felix, apa yang menbuatmu kemari, jarang jarang kau memasuki shealter? " nada bicara pria yang bernama lined itu langsung berubah setelah mengenali siapa lawan bicaranya

"yah kau masih memiliki mantel yang tersisa, kau tahukah udara di luar semakin dingin"

"sayangnya aku kehabisan, jika kau datang kemarin stok masih ada, tapi tadi pagi seseorang sudah memborong semua stok, btw siapa nona dibelakangmu itu, kau sudah memiliki pacar? "

"hanya rekan, dia bersamaku dalam waktu yang tidak ditentukan, bisa aku membeli beberapa gulungan wol? "

"hmm kau mengingkari motto hidupmu sendiri?, tentang menjadi lone wolf (seseorang yang suka bekerja sendiri) seumur hidup? " sambil mengambil beberapa gulungan benang wol lined bebicara kepada felix

", aku tidak mengingkari hal yang sudah ku tetapkan tapi untuk hal ini agak susah ku cegah, mungkin takdir yang membuat kami menjadi seperti ini, hanya menambah seorang dalam hidupku tidak merubah keperibadian seseorang kan?. Baiklah jadi semuanya berapa? "

"ambil saja, anggap hutang budiku terhadapmu di masa lalu"

"terimakasih..., kalau begitu aku pergi dulu" felix melangkah pergi keluar dari toko line dengan 3 gulungan wol ei tangannya, diikuti oleh marlys dibelakang

"jangan lupa mampir kembali, juga kalau datang kembali bawa beberapa botol wine untukku" felix hanya mengangkat tangan sebagai balasan "kau sudah berubah ya, kau tidak lagi seperti dulu yang hanya menjadi anak yang berpura-pura kuat, semoga keberuntungan menyertaimu teman"

di jalanan shealter "master, apakah aku hanya menjadi benalu untukmu?, bahkan anda mengingkari kepercayaan anda sendiri" marlys tertunduk lesu, merasa sangat bersalah

usap usap "tidak, aku bertemu denganmu hanya sebatas takdir, mungkin motto ku yang ini tidak cocok untuk diriku sendiri, jangan terlalu dipikirkan" felix mengusap kepala marlys dengan lembut, menghibur dirinya

"bagaimana kalau kita makan jajanan yang ada di sini, sudah lama aku tidak makan daging panggang, itu juga sangat pas diwaktu seperti ini" felix menarik tangan marlys mengajaknya menuju sebuah toko pinggir jalan yang banyak tersebar di pinggiran jalan shealter

"baik" marlys tersenyum dan mengikuti ajakan felix, menghibur dirinya sendiri.

03

Selamat membaca

_____

_____

_____

_____

selesai berbelanja, felix dan marlys berniat untuk pergi dari shealter tapi seorang tentara menghalangi mereka, lalu memberi sepucuk surat "pemimpin shealter ingin mengundang anda untuk makan siang" tentara itu berlalu pergi setelah surat sampai di tangan felix

"tch aku tahu hal ini akan terjadi, si rubah tua licik itu.... " menghabiskan daging panggangnya felix berjalan menuju area tengah shealter, juga disebut area khusus, hanya orang orang tertentu saja yang bisa masuk ke sana

sampai di gerbang dan menyerahkan surat undangan felix dan marlys diperbolehkan masuk oleh penjaga gerbang, ia kembali berjalan, menuju bangunan paling besar yang ada di sana, masuk dengan mudah karena wajahnya sudah di konfirmasi oleh semua penjaga.

wus brak "oi rubah tua!," dengan kasar felix menendang pintu yang ada didepannya "apa lagi yang kau mau dariku, bahkan setelah mengusir aku dan ayahku! "

"ara~, felix kecil ternyata sudah mulai berani ya, aku tidak mengusirnya dia sendiri yang ingin keluar dari tempat penampungan, bahkan tanpa berpamitan sedikitpun terhadap ku, dan ya umurku masih muda, juga namaku gina bukan rubah tua~" tanpa wajah bersalah dan nada khasnya ia berucap membela dirinya

"tsk, sialan, apa yang kau mau dariku" felix tidak bisa lagi membantah perkataan gina, itu sebuah fakta yang tidak bisa ia terima begitu saja

"shealter pusat memberi perintah kepada shealter cabang untuk melakukan raid monster, tiap shealter diminta untuk membentuk 1 tim, 1 tim untuk kelas tinggi, aku mengundangmu untuk masuk ke tim 1, memimpin tim tersebut, hadiahnya cukup menarik lo, 1 juta koin kiamat lo dan sebuah tempat tinggal di kawasan khusus, juga kebutuhan mu akan ditanggung selama satu tahun penuh, tawaran yang sangat menarik bukan, beast slayer~"

"darimana kau tahu julukan itu?." felix menyipitkan matanya. "baiklah aku akan mempertimbangkannya, dan aku memiliki 1 syarat, jika tidak terpenuhi aku tidak akan ikut"

"ara~, ini seperti aku yang tidak punya pilihan, kau tidak tahu?, julukan mu sudah melekat setelah kau membantai 100 monster Rank E tingkat 1 dan ratusan zombie tingkat 1 sendirian 2 minggu yang lalu, itu juga yang membutku tertarik untuk merengkrutmu, raid akan di adakan dalam 3 minggu kedepan, jadi persiapkan dirimu, kau juga bisa membantuk party berisi 3 orang, tapi aku tahu sifatmu seperti apa, sang lone wolf, untuk fasilitas pelatihan kau bisa bebas memakai sesukamu. btw siapa gadis cantik dibelakangmu itu? "

"hanya bawahan, dan juga di mana kak lily? "

"oh elf itu, dia sedang bertugas melatih party nya. dan apa syaratmu? "

"oh, syaratku adalah berikan aku 1 serum Z71 kualitas menengah, kau tidak mau kan tim milikmu mengalami kegagalan"

"yare yare, itu permintaan yang cukup sulit, tapi baiklah akan ku berikan, datanglah keruangan ku besok, aku juga akan menyiapkan sebuah hadiah spesial untukmu, persiapkan dirimu, raid kaliini akan berat, apalagi di musim seperti ini" dengan melambai seperti mengusir felix pergi gina berucap

" ingat janjimu itu! " felix keluar dari ruangan gina, bersiap untuk pulang, ia akan melakukan beberapa perburuan hari ini.

di luar gerbang shelter "marlys hariini aku akan berburu serigala putih Rank D tingkat 1, kita bagi tugas, kau ke arah selatan kota mencari persediaan makanan, aku akan ke timur untuk berburu, kita akan kembali berkumpul sore hari, ingat jika ada lawan yang kuat larilah, ini perintah, juga bawa alat ini, jikalau ingin menghubungi ku, kau tinggal pencet tombol yang ada disini,lalu hubungi aku, alat ini mungkin kau sedikit mengenalnya" felix menyerahkan sebuah walkie talkie le tangan marlys

"dimengerti!" set tap mereka berpisah dari sini melakukan tugas yang sudah ditetapkan

dunia sekarang tidak lagi diperintahkan oleh Presiden maupun raja, tapi organisasi dan keluarga kuat yang memerintah tiap kota,  contohnya adalah orang orang organisasi shield yang tersebar di seluruh kota A dan pinggirannya. shealter 20 termasuk salah satu cabang organisasi shield

NOTE : tingkatan monster/zombie dan ras yang sudah teridentifikasi, juga mata uang yang berlaku di dunia yang sekarang ini

rank beast terbagi menjadi 3, tiap kelas juga dibagi menjadi beberapa tingkatan diantaranya:

s  ???

A 1-3

B 1-5

C 1-5

D 1-10

E 1-10

semakin ke atas tingkatanya maka akan semakin kuat, contohnya : beast class A tingkat 5, class S hanya pernah sekali. muncul saat disaster gelombang pertama, makhluk itu juga yang memporak-porandakan sebagian banua di dunia

dan untuk zombie terbagi menjadi 2,dan mereka memiliki tingkatan tersendiri :

zombie biasa 0-10

zombie evolusi 1-10

untuk ras yang diketahui manusia sampai saat ini hanya : ras elf, dwarf, iblis, demi human, dan roh, masih banyak para ras lain yang belum teridentifikasi di luaran sana

mata uang terbagi menjadi 3 tingkatan :

rendah : koin perak, tembaga, dll yg terhiting koin didunia sebelumnya

menangah : mineral/batu mulia seperti emas, perak, berlian, uranium, berlian merah,painite, lithium dll

tinggi: apocalypse koin (koin yang diterbitkan dari hasil kesepakatan seluruh organisasi dan keluarga diseluruh dunia)

dan untuk manusia terbagi menjadi 2, yaitu

kultivator : 1-???

manusia evolusi : 1-???

perbedaan di antara dua kekuatan itu hanya sumber energi, kalau manusia evolusi memakan ore beast untuk meningkatkan kekuatan, berbeda dengan kultivator yang menyerap qi dan mana dari alam sekitar, hanya ras manusia yang tidak memiliki batasan evolusi, itulah satu satunya keunggulan yang dimiliki ras manusia

kembali ke cerita. di tempat felix bagian timur kota "woah padahal baru masuk teritorial mereka langsung di sambut ramah seperti ini" didepannya sekarang ada  4 ekor serigala putih tingkat 1 ekor tingkat 2, serigala putih termasuk beast rank E dan Dtapi jika mereka berkelompok class mereka bisa naik menjadi saat kawanan tersebut dipimpin oleh ratu serigala

felix mengeluarkan katana miliknya, tapi kali ini ia sedikit memodifikasi nya, ia menambahkan pemanas besi kecil di gagangnya, setelah menekan tombol, bilah katana mulai memanas yang memudahkan felix menebas tulang monster, alat tersebut di tenagai oleh ore monster, "kebetulan aku punya mainan baru, kalian pas untuk menjadi kelinci percobaan ku"

wus slash dengan cepat felix mengayunkan katana miliknya yang sudah berubah merah karena panas, saat menebas bagian kaki serigala tersebut bau daging terbakar tercium oleh felix "hmm bau yang enak, mmmbuatku jadi ngiler" serigala melolong kesakitan disetiap tebasan yang felix berikan, "ini jadi kebih mudah membunuh mereka". dalam 10 menit felix membereskan ke 5 serigala tersebut, " kekurangannya hanya di bahan meterial nya saja, banyak yang rusak akibat terbakar oleh pedangku, lain kali aku akan langsung mengincar titik vital mereka" sedikit penyesalan terbesit di benak felix melihat bahan berharganya terbuang sia sia akibat cacat.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!