NovelToon NovelToon

Jodoh Dalam Istikharoh

Bab-1 Penasaran

Rizqia Jihan Aulia,

Seorang santri kecil yang belajar dimadrasah tsanawiyyah (Mts) BNT, dan menduduki kelas 8, wajahnya yang manis, kulitnya yang putih dan bulu mata yang lentik, sudah nampak cantik diusianya yang 13 tahun, sosoknya yang ceria dan crewet, dan tentunya cerdasnya klewat batas, dan tentunya gampang bergaul dengan siapapun

Jihan berasal dari keluarga yang sederhana tapi berkecukupan, Jihan lahir di kota yang sama, Yang selama bertahun tahun ini dia tempati untuk menuntut Ilmu,

Ya di kota KDS Dulu Jihan dilahirkan, Saat ibunya hamil 6 bulan, Ibunya pulang dari tempat perantauannya, bertujuan untuk melahirkan di dekat orang tuanya (neneknya Jihan), dengan tujuan neneknya bisa ikut merawatnya karena Jihan adalah cucu pertama

Muhammad Az-Zain Musthofa

Seorang Ustadz yang mengajar di MAdrasah Tsanawiyyah (MTS) dan Madrasah Aliyah (MA) BNT, dia sosok Ustadz yang tampan masih perjaka diusianya yang menginjak umur 27 tahun, dan termasuk Ustadz idaman yang jadi dambaan para muridnya, karena di Madrasah BNT adalah madrasah khusus untuk murid wanita

Zain juga seorang pendakwah muda terkenal di penjuru Nusantara dan manca Negara, sekalian seorang direktur di salah satu bank syariah Nasional, serta seorang pengusaha di bidang travel

Dan Zain juga putra dari pengasuh pondok pesantren ternama yang ada di kota tersebut,

Siapa dong yang gak kagum pada Ustadz Zain udah alim cerdas tampan kaya lagi, author juga mau punya suami kayak gitu 😂😂😂

Zain: ingat anak suami thorr

Author: hehe sorry Ustadz ✌✌✌

Lanjut ya derr.. nanti tambah klepek klepek Authornya mlah..😂😋

Diahir semester kenaikan kelas Ustadz Zain mengoreksi hasil ujian para muridnya dimata pelajaran yang dia ajarkan, Zain memang mengajarnya cuman 2 hari dalam seminggu, di hari sabtu dan minggu di mana di hari libur kerjanya, karena sekolahnya madrasah jadi liburnya dihari jum'at

Saat mengoreksi Ustadz fokus pada satu nama muridnya yaitu Rizqia Jihan Aulia, iya itu hasil ujian Jihan, soalnya hasil nilai ujian Jihan jauh di atas rata rata dari para teman temannya, alisa paling unggul.

Tentu Jelas paling unggul dengan kecerdasan Jihan yang kelewat batas, dan paling pelit saat ada kawan meminta contekan 😁😁

Menurut Jihan, yang namanya kita saling belajar, juga harus berusaha sendiri karena kita pintar tidak dari hasil contekan

Ah.. pokoknya itu lah, yang penting pelit aja pikir Jihan 😂😂 pelit saat ujian aja ya, kalau masalah lain diluar ujian jangan tanya Jihan sangat berbanding balik 👍

Sebenarnya Zain udah tau sejak dimana Jihan masih kelas 7 tapi Zain berfikir itu bersifat sementara, karena biasanya nilai murit muritnya sering berubah rubah dan naik turun, tapi beda dengan Jihan yang masih bertahan bahkan jauh lebih unggul dari yang lain, dan rasa kagum dan penasaranpun timbul dihati Zain,

Jelas dong, guru mana yang tidak penasaran dengan adanya murid yang nilainya kelewat batas karena hal sebelumnya juga belum pernah ada

" Sebenarnya yang mana sih yang namanya Jihan.." batin Zain dengan terus mengingat ngingat nama murid muridnya

Zain penasaran yang mana yang namanya Jihan, dan punya perasaan kagum dan ingin memiliki sosok wanita yang cerdas seperti Jihan, tapi zain berfikir lagi gak mungkin karena Jihan masih terlalu kecil, ahirnya Zain melupakan hal itu dan fokus pada koreksinya lagi

" Ah... Apa sih nih hati, ngaco aja, yang bener aja aku kagum dengan bocil... Ingat Zain dia murid loe, masih kelas 8 tuh, umur loe udah tua, malah bikin repot aja nantinya malah" gumam Zain menggerutuki dirinya sendiri

💦💦💦💦💦💦💦

2 Minggu kemudian, Pada muadaah ahirussanah dan pembagian rapot terpanggillah nama Jihan untuk menaiki panggung untuk menerima penghargaan, karena Jihan sebagai sang juara umum dengan nilai terbaik pada tahun ini dan tahun kemarin, dan rasa panasaran Zain seketika terbayar dengan tau mengenai pemilik nama Rizqia Jihan Aulia

Rasa kagum dan ingin memiliki makin menjadi, apa lagi banyak juga penghargaan yang Jihan terima dari mulai cerdas cermat tahfidz Qur'an dll, tapi Zain masih berfikir lagi bahwa itu tidak mungkin karena usia Jihan yang masih remaja,

" Siapa dia sebenernya, kenapa perasaan ini makin menjadi" batin Zain makin merasa ambyar perasaannya

"Ah gak mungkin Zain dia masih anak anak, batin Zain lagi

Apa lagi saat melihat senyum Jihan yang mengembang saat menerima banyak penghargaan di panggung, yang tepat di hadapan Zain, Zain makin tidak kedip saat menyaksikan

Lebih parahnya saat pembagian penghargaan perlombaan tilawatil Qur'an, Zain ditunjuk sebagai yang menyerahkan hadiah, dan lagi lagi Jihan yang menjadi juaranya, dengan jantung yang berdetup kencang Zain menyerahkan penghargaannya kepada Jihan, dengan senyum ikhlas yang Jihan kembangkan, rasanya Zain makin klepek klepek pengen pingsan..

Alah lebay emang si Zain kayak gak pernah lihat cewek cantik aja,

" Duh.. Kenapa saat melihat Jihan hati gue semakin gak karuan sih, gak jelas ini gak jelas," batin Zain saat selesai memberikan penghargaan pada Jihan

bersambung...

author: Zain

Zain: heemmm

Author: lebay ah pengen pingsan segala

Zain: brisik loo

i

😂😂😂 Jangan lupa like comen dan vote ya rederr😍😍

Bab-2 MOS

Hari terus berganti saat kerja juga Zain tidak fokus karena masih merasakan debaran jantung saat membayangkan wajah imut Jihan,

Entah kenapa semakin Zain menganggap Jihan sebagai anak kecil dan mencoba melupakan Jihan, tapi malah semakin teringat dan semakin tambah penasaran

" Haduh.... Bocil... Kenapa kamu terus menghantui pikiranku sih... " gumam Zain frustasi dan mengacak rambutnya

Dan Jihan kembali melamun kan Wajah cantik Jihan sambil tersenyum sendiri, Aduh gitu kalau di tengah jalan mungkin udah kayak orang gila kali ya si Zain

tok tok tok

"Masuk" jawab Zain kaget dan tebuyar dari lamunannya

"Ini pak ada berkas yang harus ditanda tangani" ucap sekertarisnya

"Baik" jawab Zain singkat

"Berkas yang tadi sudah ditanda tangani pak?" tanya sekertarisnya

"Barkas yang mana?" tanya Zain karena lupa karena keasyikan menghayal tentang Jihan

"Yang tadi pak saya serahkan pada bapak tadi" jawab sekertarisnya lagi

"Oh iya iya maaf, belum bentar ya" ucap Zain

"Ya sudah kalau gitu saya permisi dulu pak" pamit sekertarisnya

"Oh ya silahkan"jawab Zain sambil membaca berkas

Sampai diluar sekertarisnya pun heran sama Pak Zain yang gak seperti biasanya

"Kenapa dengan Pak Zain ya? gak kayak biasanya?" gumam Serly sekertaria Zain

"Biasanya beliau paling cekatan kalau masalah kerjaan, mungkin lagi ada masalah," gumam Serly sambil geleng geleng dan pergi meninggalkan ruangan Zain

Soalnya bertahun tahun serly menjadi sekertaris Pak Zain gak pernah seperti ini

" Haduh Jihan Jihan kenapa kamu membuyarkan pikiranku " gumam Zain sambil terus senyum senyum sendiri

"Apa aku Istikharohi dulu ya?" gumamnya lagi ber niat meminta petunjuk pada Allah

"Alah gak dulu lah dia masih belia, sedangkan aku udah tua, gak mungkin lah, ini mungkin kebawa rasa kagumku aja" gumam Zain ragu

Mungkin karena Jihan adalah kriteria seorang wanita yang selama ini Zain cari, setelah Hilangnya wanita beberapa tahun lalu

💦💦💦💦💦💦

Hari hari terus berganti 3 minggu berlalu, libur sekolah telah usai, dan saatnya masuk hari pertama Jihan dikelas 9,

Jihan saat ini sebagai anggota osis Jihan ikut serta gabung dikegiatan MOS para murid murid baru

Hari pertama sekolah Jihan yang selalu ceria tambah semangat dan tambah juga ceria, karena ada wajah wajah baru untuk dia kerjai,

Jihan memang sosok yang nampak tanpa beban, dan gampang bergaul dengan siapapun dan sayangnya dia masih sering suka menjahili adek adek kelasnya bahkan kakak kelasnya juga sering dia kerjai.

Mungkin itu semua karena salah satu hiburan untuk melampiaskan penatnya belajar dan mengaji sejak kecil, apa lagi dengan padatnya kegiatan pondok pesantren dimana dia menuntut ilmu,

Dia memang sudah menjadi seorang tahfidz kecil sejak lulus SD, Karena dia udah mulai mondok dari kelas 1 SD, dan sekarang lagi fokus di bidang salaf, sambil melancarkan hafalan Al-Qur'annya

"Assalamualaiakum keponakan keponakanku" ucap Jihan dengan riang saat menyapa teman teman kelasnya

"Waalaikum salam tanteku" jawab teman temannya kompak

Jihan memang dipanggil dengan sebutan tante dikelasnya, karena sifatnya yang royal, yang suka makan bareng teman temannya, tak jarang Jihan sebagai pen traktir yang selalu istiqomah bagi teman temannya

Makanya Jihan disebut tante, tadinya mau disebut bunda oleh teman temannya tapi Jihan menolak karena terlihat tua,

Sebab itulah Jihan juga memanggil mereka dengan sebutan keponakan

"Apa kabar semuanya" tanya Jihan sok cool,

"Kurang baik tante" jawab salah satu temannya

"Kok kurang baik?" tanya Jihan heran

"Kurang traktiran tante jihan" jawabnya kompak

"Aduh tantenya lagi misquuiin sekarang kiriman tak kunjung datang tanggal tuek nak" jawab Jihan dengan tepuk jidat

"Yah sama dong" saut Ismi kawan sebangkunya dan juga sekamar dipondok dengan Jihan

"Hehehe seharusnya kita tuh happy karena ada wajah wajah baru yang wajib kita kerjain" ucap Jihan cengengesan

"Huuuuuu huuuu" sorak kawan sekelasnya

Bel telah berbunyi dan para murit murit BNT diminta untuk berkumpul di lapangan,

Hari ini hari pertama masuk sekolah jadi semua guru harus datang, begitu juga dengan Pak Zain yang harus menunda dan agak siang berangkat kekantornya karena harus hadir duku di sekolah BNT.

Dan saat tiba dilapangan mata Zain masih menyusuri seisi lapangan dan mencari keberadaan Jihan saat ini tapi sampai upacara selesai tak kunjung melihat apa yang dicari, karena memang ribuan murit yang sekolah disana dan semua perempuan memakai seragam yg sama.

bersambung....

Bab-3 Osis

MOS akan segera dimulai semua anggota OSIS dari siswi MTS dan MA sekolah BNT diharap berkumpul untuk rapat singkat di kantor masing masing

Jihan sebagai ketua OSIS sedang mempimpin rapat singkat tersebut, dan pada saat itu pak Zain lewat di depan kantor OSIS tanpa sengaja melihat berjalannya rapat dan menyapa para anggota OSIS saat rapat

"Assalamualaikum" sapa Zain menyapa anggota Osis dengan mengintip di pintu

"Waalaikumsalam"jawab anggota Osis serempak dengan muka muka Halu

Mereka merasa kagum saat didatangi Zain, karena jarang jarang Ustadz tampan itu menyapa pada murit muritnya,

Mata Ustadz Zain langsung tertuju dengan sosok imut yang dari awal dia cari, iya Jihan tapi seketika langsung menutupinya dengan mengalihkan pembicaraan, dan melanjutkan sapaannya

"Lagi mau rapat ya?" tanya Usatdz Zain basa basi

"Iya Ustadz" jawab para anggota OSIS dengan masih menatap kagum Ustadz Zain begitu juga dengan Jihan yang memang mengagumi Ustadz Zain juga, tapi gak selebay kawan kawannya

Karena Jihan hidup apa adanya, dan alergi dengan sikap sikap Lebay saat ini

"Ya udah lanjutin lagi" ucap Ustadz Zain lagi dan membalikkan badannya

"Okey Ustadz" jawab Jihan santai, dan Ustadz Zain menutup lagi pintunya dan langsung pergi

"Yah pergi" ucap para anggota osis kecewa dengan kepergian Zain

"Woy ustadz gak mau nemenin aku rapat niih" teriak Jihan dengan gaya lasaknya

"Yeeee kita juga mau kali loe aja emangnya" saut Fira anggota OSIS lainnya

"Huuuuu" saut lainnya

"Ya sudah ya sudah lanjut lagi yuk, mustahil Ustadz Zain kesini lagi, pasti pilih yg udah besar besar dong noh kakak MA yang udah dewasa, kalau kita mah masih bocil mana mau Ustadz Zainnya" ucap Jihan yang di angguki oleh semua anggotanya

Jihan memang sadar diri siapa dia dan siapa Zain, karena memang betul ucapannya mustahil kalau Zain mau dengan para bocil seperti mereka,

💦💦💦💦💦💦

Pembukaan MOS dimulai dan Jihan sebagai ketua OSIS sudah menaiki panggung dan akan membuka kegiatan MOS hari ini dan siap menyapa para adek kelas barunya

"Assalamualaikum adek adekqu semua yang imut nan lucu dan comel kayak may may" crocos Jihan dan disenggol sama Ismi sebagai wakilnya

"Huuu huuu Waalaikum slam wr wr" jawab para murid baru

" Sebelumnya perkenalkan nama saya Jihan Aulia yang cantik dan imut ini, saya disini menjabat sebagai ketua OSIS di tahun ini, dan sebelah saya ada Ismiatul khotimah, dan menjabat sebagai wakil ketua OSIS, dan disebelah kita juga segenap jajaran pengurus OSIS, dan sekian perkenalan dari kami wassalamualaikum wr wb" sambutan perkebalan Jihan yang singkat padat dan tentunya Jelas dan nyeleneh

Memang kalau dasarnya suka nyleneh, mau di situasi apapun juga akan nyleneh,

Tapi itu hanya untuk dihadapan para murid baru ya, yang notabenya adik kelasnya , kalau dengan guru dan lainnya Jihan juga tau tempatnya dan selalu menjaga etikanya

"Waalaikum slam wr wb" saut para siswi lainya serempak

Dan dari parkiran ternyata Zain masih memperhatikan Jihan yang diatas panggung, sebelum dia berangkat kekantor lagi

" Oh dia ketua Osis juga toh?" batin Zain terus menatap Jihan dengan menampilkan senyumnya

Setelah sambutan Jihan selesai Ustadz Zain masuk kemobilnya masih terus senyum senyum sendiri karena melihat sambutan konyol dari Jihan, dan kemudian melajukan mobilnya menuju kekantor

****

Sekarang Ismi yang akan mengarahkan kepada siswi baru untuk mengambil nama yang sudah disiapkan pada lintingan kertas yang dibwa oleh para pengurus OSIS,

"Jadi kalian nanti mengambil lintingan kertas yang dibawa oleh kakak kakak OSIS yang ada didepan kalian, jadi tolong sekarang barisnya dirapikan lagi menjadi 20 kelompok jadi setiap baris terdiri dari 20 orang, faham .." ucap Ismi lantang memberi pengarahan pada murid baru

"Faham" dijawab oleh para siswi memahami

setelah peraturan tadi diumumkan dan semua siswi udah mengambil lintingan kertas pada kakak OSIS, maka para siswi diminta untuk berbaris kembali dan membuka lintingan kertas tersebut,

"Nah sudah dibuka dan dibaca semua?" sambung ismi lagi

"Sudah kak..."jawab siswi baru kompak

" Nah kalau sudah sekarang kalian masuk keruangan sesuai karakter yang kalian dapat" ucap Ismi lagi dan semua siswi masuk keruangan karekter yang mereka dapat.

bersambung....

jangan lupa like comen dan vote ya lurr 😍

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!