Cunning Couple
Pertemuan Awal
Fang Wei
Pelayan, apa semuanya sudah siap?
Pelayan Fang Wei
Sudah, Yang Mulia.
Pelayan mulai membakar kediaman Fang Mei
Fang Mei bersama Meng Xia saat itu segera pergi dari kediaman
Fang Mei
Tak kusangka kakak tertuaku sampai hati melakukan hal ini.
Meng Xia
Dia nekat sekali, sampai ingin membakarmu
Fang Mei
Lupakan saja! Ayo kita pergi ke gunung dulu. Biarkan dia menikmati ketenangan sesaatnya.
Fang Mei bersama Meng Xia berjalan kaki menuju gunung meninggalkan kediaman Fang Mei
Di sisi lain, di gunung.
Pangeran ke-7 sedang terluka parah karena diincar pembunuh bayaran
Leng Chen
Yang Mulia, apakah Anda baik-baik saja? *terluka parah
Huang Ling
Aku baik-baik saja, tetapi kau yang terlihat tidak baik-baik saja.
Leng Chen
Asalkan Yang Mulia baik-baik saja. Hamba juga akan baik-baik saja.
Huang Ling
Kau tidak boleh seperti itu. Lukamu cukup parah dan harus segera diobati.
Huang Ling dan Leng Chen beristirahat di bawah pohon
Fang Mei dan Meng Xia sampai di gunung
Meng Xia
Kita kemana sekarang?
Fang Mei
Kemana aja boleh. Asalkan jangan pulang ke kediaman Fang dulu!
Ketika berjalan, Fang Mei tidak sengaja tersandung kaki Huang Ling dan terjatuh.
Fang Mei
Aduh, siapa sih naroh kaki sembarangan?
Huang Ling
Bukannya salah situ sendiri? Jalan itu pakai mata bukan pakai dengkul!
Meng Xia
Sudah, sudah. Kita ke sini bukan untuk bertengkar.
Meng Xia melihat Leng Chen yang tersandar di pohon
Meng Xia menghampiri Leng Chen
Meng Xia
Apa kau baik-baik saja?
Leng Chen
Aku baik-baik saja asalkan tuanku baik-baik saja.
Meng Xia
Sepertinya kau bawahan yang setia.
Meng Xia mengobati luka Leng Chen dengan bahan yang ia temukan di sekitar
Fang Mei
Xia'er, apa yang kau lakukan?
Meng Xia
Ngobatin orang sakit.
Huang Ling
Apa niat kalian sebenarnya ke sini?
Huang Ling
Kalian bukan untuk berniat membunuhku 'kan?
Fang Mei
Siapa juga yang ingin membunuhmu? Kurang kerjaan. *kesal
Leng Chen
Yang Mulia, sepertinya mereka bukan orang jahat.
Leng Chen
Jika memang mereka orang jahat, mereka tidak mungkin mengobatiku.
Huang Ling
Terserah deh. *dingin
Luka Leng Chen terperban dengan sobekan pakaian Meng Xia
Leng Chen
Terima kasih banyak. *dingin
Meng Xia
Tidak masalah aku memang suka membantu.
Huang Ling
Sekarang jelaskan siapa kalian sebenarnya?
Huang Ling
Dan apa tujuan kalian ke sini?
Kesepakatan
Fang Mei melihat lencana yang terpasang di pinggang Huang Ling
Fang Mei
Kau adalah pangeran ke-7
Huang Ling segera menyembunyikan lencananya
Leng Chen
Terlambat tahu. *dingin
Meng Xia
Bukankah pangeran ke-7 itu bodoh ya?
Fang Mei
Setahuku sih gitu.
Fang Mei
Tetapi dia tidak terlihat seperti orang bodoh.
Fang Mei melihat Huang Ling dari atas sampai bawah
Fang Mei
Aku pernah melihat pangeran ke-7 dari jauh sebelumnya.
Fang Mei
Tidak salah lagi, kau adalah pangeran ke-7.
Meng Xia
Pangeran ke-7, kenapa bisa ada di sini?
Fang Mei
Entah siapa juga yang tahu. *dingin
Leng Chen
Sudahlah! Kedokmu sudah terbongkar.
Leng Chen
Jangan pura-pura lagi! *dingin
Fang Mei
Sepertinya selama ini, pangeran ke-7 hanya pura-pura bodoh. *tersenyum licik
Fang Mei
Aku ingin tahu, apa jadinya kalo Kaisar tahu tentang ini?
Huang Ling
Kumohon, jangan beritahu Kaisar tentang ini! *memelas
Leng Chen menatap Fang Mei
Fang Mei terkejut dan heran
Fang Mei
Kenapa kau menatapku seperti itu?
Leng Chen
Bukankah kau itu putri kedua dari perdana menteri Fang?
Leng Chen
Aku pernah melihatmu sebelumnya.
Fang Mei dan Huang Ling terkejut
Huang Ling
Putri kedua perdana menteri Fang?
Huang Ling
Bukankah putri kedua itu putri yang polos?
Huang Ling menatap Fang Mei
Huang Ling
Aku tidak menyangka jika putri kedua perdana menteri Fang ternyata...
Fang Mei
Apa kau berniat melaporkanku pada Kaisar?
Fang Mei
Jangan macam-macam!!!
Huang Ling
Aku tidak akan melaporkanmu.
Huang Ling
Asalkan kau juga tidak melaporkanku.
Meng Xia dan Leng Chen hanya mendengarkan
Fang Mei
Baiklah. Asalkan kau akan membantuku di masa depan.
Huang Ling
Baiklah. Asalkan kau juga melakukan hal yang sama.
Huang Ling dan Leng Chen kembali menuju ke istana
Fang Mei dan Meng Xia kembali ke kediaman Fang
Fang Wei
Adikku yang malang...
Pelayan Fang Wei
Sudahlah, Nona. Jangan menangis lagi!
Ibu Fang Mei/Rong Ying
Putriku yang malang.
Perdana Menteri Fang
Apa Fang Mei benar-benar tidak dapat ditemukan?
Pelayan Fang Wei
Benar, Tuan. Hamba sudah mencari disemua tempat bekas kebakaran itu.
Pelayan Fang Wei
Kemungkinan besar beliau sudah hangus terbakar.
Ibu Fang Mei/Rong Ying
TIDAK MUNGKIN!!! *menggila
Kemudian Fang Mei dan Meng Xia muncul
Fang Mei
Siapa yang hangus terbakar? *polos
Perdana Menteri Fang
Fang Mei?
Fang Wei
Tidak mungkin. *terkejut
Rencana Gagal
Pelayan Fang Wei
Tidak mungkin... *syok
Meng Xia
Apakah kalian berpikir Fang Mei sudah mati?
Meng Xia
Jika mayatnya tidak ditemukan 'kan masih ada kemungkinan dia hidup.
Meng Xia
Tetapi kalian malah tidak mencarinya.
Fang Mei
Apa itu berarti kalian mengharapkanku mati? *polos
Perdana Menteri Fang
Ti... tidak bukan begitu. *bingung
Fang Mei meneteskan air mata
Ayah dan Ibu Fang Mei kebingungan
Ibu Fang Mei mencoba menenangkan Fang Mei
Ibu Fang Mei/Rong Ying
Kita semua bukan bermaksud seperti itu. *lembut
Fang Mei
Ibu masih saja polos. *dalam hati
Perdana Menteri Fang
Benar, Fang Mei.
Perdana Menteri Fang
Ayah hanya mengira kau sudah hangus dilalap api.
Perdana Menteri Fang
Apinya sangat besar, sehingga mustahil bagi orang biasa untuk selamat.
Fang Wei
Be... benar, Fang Mei.
Fang Wei
Aku juga beranggapan seperti itu.
Fang Mei
Dasar rubah betina! *dalam hati
Meng Xia
Bukankah lebih baik Perdana Menteri memberikan kediaman baru untuk Fang Mei.
Meng Xia
Kediaman Fang Mei hangus, jadi mustahil untuk ditinggali.
Perdana Menteri Fang
Baiklah, aku akan memberikan kediaman yang baru untuk Fang Mei.
Perdana Menteri Fang
Aula Matahari mungkin bagus untuk Fang Mei.
Aula Matahari merupakan tempat terluas dan tercantik di Kediaman Fang.
Fang Wei
Bukankah aula itu terlalu luas untuk Fang Mei seorang.
Perdana Menteri Fang
Kenapa memangnya?
Perdana Menteri Fang
Apa kau keberatan aku memberikan aula itu untuk Fang Mei?
Fang Wei
Tentu saja tidak.
Perdana Menteri Fang
Fang Mei, kau pasti syok karena kejadian ini.
Perdana Menteri Fang
Lebih baik kau segera istirahat saja.
Fang Mei bersama Meng Xia pergi meninggalkan kerumunan
Fang Mei
Ini baru langkah awal kakakku tercinta. *tersenyum licik
Fang Wei memperhatikan Fang Mei dan Meng Xia dari kejauhan
Fang Wei
Dia benar-benar sangat beruntung kali ini. *dalam hati
Perdana Menteri Fang
Sudahlah semuanya bubar!
Ibu Fang Mei/Rong Ying
Baik, tuanku.
Pelayan Fang Wei
Baik, Tuan.
Fang Mei
Xia'er apa menurutmu kakakku akan menyerah?
Meng Xia
Dilihat dari sifatnya, sih.
Fang Mei
Ya, sepertinya kau benar.
Fang Mei
Sepertinya aku harus menyusun rencana untuk menyingkirkannya.
Fang Mei
Rencanaku tergantung rencanannya.
Fang Wei mengamuk dan memecahkan banyak barang
Fang Wei
Kenapa dia harus selamat, sih?
Pelayan Fang Wei
Nona, kumohon tenangkan dirimu!
Pelayan Fang Wei
Kita bisa menyusun rencana lain. *cemas
Fang Wei
Apa kau punya rencana lain?
Pelayan membisikan sesuatu di telingan Fang Wei
Fang Wei
Rencana yang bagus.
Fang Wei
Kali ini Fang Mei akan hancur berkeping-keping!!!!
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!