Pain [BL/BXB]
prolog
Liam
(Aku tidak bisa merasakan kaki dan tangan ku lagi..)
Liam
(pandanganku gelap.. Tolong..)
Liam
(lidahku terasa lumpuh..) //menangis
???
Pendeta: saatnya menyatakan sumpah satu sama lain
Jeff
Aku bersumpah aku akan selalu menjaga dan menyayangi Liam di saat sakit maupun sehat
Liam
S-saya bersumpah akan selalu mengabdi pada Jeff.. Tidak peduli apa kondisi nya
???
Pendeta: oke, saatnya penutup
???
Pendeta: tolong kalian berciuman untuk menjadi penutup
Mereka menempelkan bibir ke satu sama lain
Liam
//memegang pundak Jeff
Liam dan Jeff pun dinyatakan sudah menikah dan sah
Saat pesta pernikahan sudah selesai, Liam dan Jeff kembali ke mansion Jeff
Ayah jeff
Ternyata perjodohan ini berjalan lancar, kukira kau akan melarikan diri //menatap Jeff
Ibu Jeff
Kau jangan takut ya nak //membelai rambut Liam
Liam
Lagipula kenapa aku harus takut
Ibu Jeff
Mari kita pergi, jangan ganggu pasutri baru //memegang tangannAyah Jeff
Mereka berdua pun pergi, meninggalkan Liam dan Jeff berdua di sana
Dan saat itupun tiba, saat kakak tiri Liam datang untuk mengatakan selamat
Liam
Eh.. Hm.. Iya, terimakasih kak //mengangguk
Kyle
Ngomong ngomong aku ingin menumpang buang air kecil.. Dimana toilet nya?
Jeff menunjuk ke arah dapur, Kyle pun pergi ke sana
Liam
Mhn.. //duduk di sofa
Jeff
Aku pergi ambil minum dulu //pergi ke dapur
Kyle
Apa? Yang kemarin belum cukup juga? //mendekati Jeff
Jeff
Lebih dari cukup //menggenggam pantat Kyle
Jeff
Tapi meskipun begitu.. Aku masih belum puas //mencium Kyle
Merela terus berciuman dan menyentuh satu sama lain tanpa sepengetahuan Liam
Liam pun menjadi heran karena mereka berdua lama sekali, namun Liam masih terus berpikir positive karena hanya itulah yang bisa dia bayangkan
Beberapa menit kemudian, Kyle dan Jeff kembali ke ruang tengah
Kyle
Aku pulang dulu ya, selamat tinggal Liam //pergi
Liam
Iya, selamat tinggal juga kak //senyum
Jeff
//memberikan segelas air pada Liam
Chapter 1
Liam ditinggal di dalam mansion Jeff
Dia merasa bosan dan berencana pergi keluar untuk berjalan jalan dan mencari udara segar
Liam
Hmm.. Hmm.. //bersenandung
Liam
(Jeff kelihatan nya tidak suka padaku.. Wajahnya selalu murung dan kaku) //menghela nafas
Liam
(sepertinya dia belum percaya padaku sepenuhnya) //menghela nafas
Jeff kembali dari pekerjaan nya, namun ada yang aneh
Kali ini Jeff mengunci pintu rumahnya
Liam
(apa aku tanyakan saja ya..)
Liam
A-apa kau cinta padaku? Kenapa kau selalu terlihat murung dan datar seperti itu di depanku..
Liam
Namun.. Di depan kakaku, kau tidak seperti itu, kenapa?
Liam
Aku hanya berpikir kalau.. Mungkin kau.. Lebih menyukai kakakku dariku..
Jeff
Kau sadar juga //menyalakan rokok
Jeff
Aku menyukai kakakmu, bukan kau
Jeff
Kau percaya pasa sumpah kekanak kanakan begitu?
Jeff
Pernikahan ini hanyalah pernikahan di atas kertas //menghembuskan asap rokok
Jeff
Mengapa aku harus mencintai orang sepertimu..
Liam kaget sampai dia tidak bisa berkata kata lagi, dia terlalu syok karena penyataan Jeff yang blak blak an
Jeff
Kau bisa berharap kalau aku menyukaimu suatu saat nanti, tapi jangan harap harapanmu itu mejadi kenyataan
Jeff
Karena aku. Menyukai. Kakakmu.
Liam meraih sakunya dan memberikan ponselnya pada Jeff
Liam
Ini.. //memberikannya
Jeff mengotak atik ponsel Liam
Dia memasang pelacak, kontrol dan lain lain
Lalu memberikannya pada Liam kembali
Jeff
//memberikannya kembali
Jeff
Tetaplah di rumah dan jadi anak baik
Jeff
Memasak untukku, bekerja untukku..
Jeff
Kalau kau ingin pergi keluar, harus dengan persetujuanku, mengerti?
Liam
Ngomong ngomong Jeff.. Pekerjaanmu apa?
Jeff
Mengoleksi organ.. //menatap Liam
Jeff
Aku hanya bercanda.. Jangan terlalu serius //smirk
Liam
(untung saja..) //menggigit bibir bawah
Jeff
Kau memasak hari ini? //menghembuskan asap rokok
Liam
U-uhm.. Makan malam nya ada di dapur..
Liam
Ayo ke dapur dan makan, agar makanannya tidak dingin dan masih hangat
Jeff
//mengikuti Liam ke dapur
Chapter 2
Mereka mulai memakan masakan Liam
Liam
Ini baru pertama kalinya untukku.. Aku mengikuti resep dari buku.. Jadi mungkin rasanya agak kurang..
Jeff
Bukan "agak" tapi "sangat" //minum
Liam
Aku tidak tau kalau.. Masakanku seburuk itu
Jeff
Makanan anjing lebih baik dari masakanmu //berjalan pergi
Liam menggigit bibir bawahnya dan menahan untuk tidak menangis
Karena perkataan Jeff yang blak blak an membuat hatinya seperti serasa ditusuk
Jeff masih bangun dan menonton tv di ruang tengah sambil meminum wine dan merokok
Jeff
Kamarku dan kamarmu akan dipisah
Liam ingin menelepon Jeff untuk meminta izin
Liam
Jeff.. Aku ingin pergi keluar, apakah boleh?
Di belakang, Liam mendengar suara kakaknya yang sedang memanggil manggil nama Jeff sambil mendesah kenikmatan
Liam
B-baiklah.. Terimakasih
"Jangan telepon aku lagi, aku sedang sibuk"
Panggilan dimatikan oleh Jeff
Liam segera bersiap memakai pakaian untuk pergi keluar
Dia dihampiri oleh seorang pria
Jack
Aku ingin berkenalan saja.. Dan menjadi teman, bisakah? Karena aku tertarik padamu
Jack
Baiklah, namaku Jack, dan kau?
Liam
Aku Liam, salam kenal //mengangguk
Jack
Boleh bertukar nomor ponsel? Agar kita bisa lebih dekat
Jack
//memgambil ponsel dari saku
Liam dan Jack pun bertukar nomor ponsel satu sama lain
Liam tidak tau kalau bisa jadi bertukar nomor ponsel itu akan menjadi bahaya bagi Jack dan juga Liam
Jeff kembali dan seperti biasa dia mengunci pintu utama
Lehernya dipenuhi dengan kiss mark dan juga lipstik
Jeff berbau seperti parfum kakaknya Liam, dan Liam menyadari nya
Jeff
Iya, aku b***inta dengan kakakmu //menyalakan rokok
Liam
Tentu saja.. Itu semua masalah, kita sudah menikah..
Liam
Dan kenapa kau b***inta dengan kakaku? Kau bahkan tidak pernah melakukan nya denganku..
Jeff
Karena kau tidak menarik nafsuku
Jeff
Siapa nomor baru yang ada di ponselmu itu? Selingkuhanmu?
Liam
Itu teman baruku, menangnya kenapa?
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!