NovelToon NovelToon

The Art Of Seduction.

Episode 1

NovelToon
.
.
NovelToon
Di sebuah Cafe kecil yang sepi, seorang gadis cantik duduk di salah satu bangku cafe, menyeruput coffe dengan raut wajah bahagia. Aroma cafe dan suasana hangat menyelimuti Cafe kecil itu. Gadis cantik itu pun sesekali melirik sahabatnya yang sedang membereskan meja kasir, sahabatnya itu adalah pemilik cafe kecil itu.
Sahabatnya yang sejak tadi memperhatikannya dari balik meja kasir, akhirnya melangkah mendekat. Dengan senyum lembut, ia menarik kursi di seberang gadis itu, lalu duduk dengan santai.
Someone 1
Someone 1
Akhirnya hari yang kamu tunggu-tunggu telah datang yaa Isabella.
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
Benar! ヾ(^-^)ノ
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
Tapi jujur saja aku gugup, lawan ku ini bukan orang sembarangan. Dia adalah Rosalind Beaumont, ibunya Pelukis terkenal yang luar biasa, aku kurang percaya diri untuk mengalahkan Rosalind Beaumont.
Someone 1
Someone 1
Tidak Isabella, aku yakin kamu bisa mengalahkan Rosalind Beaumont, dan aku yakin karya mu yang akan di tampilkan di Pameran Seni kali ini.
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
[ Tersenyum lebar ] Terimakasih Vivi, aku jadi semakin percaya diri! (ʘᴗʘ✿)
Vivienne Pembroke.
Vivienne Pembroke.
Memang seharusnya kamu percaya diri Isabella.
Saat gadis cantik bernama Isabella itu sedang asik mengobrol dengan sahabatnya. Matanya tak sengaja melirik jam dinding yang tertempel di sudut pojok cafe, terlihat di matanya bahwa jam menunjukkan pukul 9 pagi, sudah saat nya gadis itu pergi meninggalkan cafe dan menuju kampus nya.
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
Ah, sudah waktunya berangkat ke kampus. Waktu berjalan cepat sekali ya.
Vivienne Pembroke.
Vivienne Pembroke.
Yasudah, pergilah Isabella, kita lanjutkan mengobrol nanti.
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
Iyaa Vivi, aku pergi dulu. [ Membereskan barang-barangnya ]
Vivienne Pembroke.
Vivienne Pembroke.
Hati-hati Isabella!
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
Iyaa Vivi, terimakasih atas coffe nya! [ Langsung bergegas keluar dari Cafe ]
.
.
.

Episode 2

NovelToon
.
.
NovelToon
Kimberly University adalah universitas swasta terbaik di Finlandia dan pusat seni terkemuka di Eropa Utara. Dengan program unggulan di seni musik, seni lukis, seni drama, dan masih banyak lagi dan berbagai disiplin kreatif lainnya, kampus ini melahirkan seniman berbakat yang karyanya diakui dunia. Aula konsernya menjadi saksi pertunjukan musik kelas dunia, galeri seninya memamerkan lukisan revolusioner, sementara panggung teaternya menghidupkan drama yang memukau.
NovelToon
Sekarang, Isabella berada di ruang Seni Lukis Universitas Kimberly, dikelilingi aroma cat minyak yang khas dan deretan kanvas yang menampilkan karya-karya penuh ekspresi. Cahaya matahari pagi menembus jendela besar, menerangi guratan warna-warni di atas kain putih yang masih basah.
Ruang Seni Lukis Universitas Kimberly juga sangat ramai suara mahasiswa/i, mereka semua tidak sabar untuk mengetahui manakah Karya Seni yang akan di tunjukkan dalam Pameran Seni yang akan mewakili Jurusan Seni Lukis tahun ini. Sedangkan gadis cantik kita, Isabella hanya selalu menggengam tangan dan berdoa.
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Semua harap tenang! Jangan membuat keributan disini. [ Berbicara dengan lantang ]
Mahasiswa/i
Mahasiswa/i
Baik Miss Eleanor Fitzpatrick.
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Baiklah, seperti yang kalian ketahui, kali ini Universitas Kimberly akan mengadakan Pameran Seni tahunan, dimana hanya satu kali setahun Pameran Seni ini diadakan. Para tamu undangan pun orang-orang terkenal dari belahan dunia.
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Maka jurusan kita, Jurusan Seni Lukis juga ingin menampilkan yang terbaik. Dan seperti yang kita ketahui, yang masuk dalam babak final untuk di tampilkan di Pameran Seni tahun ini ada dua.
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Yang pertama karya seni berjudul Silent Lake at Dusk dari Isabella Kensington dan Dancing Reflections of Grace dari Rosalind Beaumont.
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Tunjukan karya kalian berdua.
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
NovelToon
Rosalind Beaumont.
Rosalind Beaumont.
NovelToon
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Sebelum para Juri sudah menilai karya ini, dan karya yang akan di tunjukan di Pameran Seni tahun ini untuk mewakili Jurusan Seni adalah Dancing Reflections of Grace milik Rosalind Beaumont.
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Berikan tepuk tangan yang meriah untuk kerja keras Rosalind Beaumont.
Mereka semua hanya terdiam, tak satu pun tepuk tangan terdengar untuk Rosalind Beaumont. Suasana ruangan yang sebelumnya dipenuhi antisipasi kini terasa hampa, seakan keheningan menjadi penghukum yang lebih tajam dari kritik.
Charlotte Waverley.
Charlotte Waverley.
Maaf sebelumnya, bukan saya tidak sopan. Menurut saya karya Isabella Kensington lebih pantes untuk di tampilkan di Pameran Seni tahun ini.
Charlotte Waverley.
Charlotte Waverley.
Apakah anda dan juri yang lainnya yakin tidak salah menilai?
Mahasiswa/i
Mahasiswa/i
Benar! Benar! Memang lebih baik Isabella Kensington!
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Semua harap tenang!
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
Eleanor Fitzpatrick { Dosen Seni Lukis }
[ Menatap Charlotte ] Nona Charlotte Waverley, ini sudah menjadi keputusan yang bulat bagi dewan juri. Tidak ada kesalahan dalam menilai, kami adalah para Seniman terkenal, anda meragukannya? Tolong hargai karya Rosalind Beaumont. Kami sejujurnya juga sangat-sangat sulit untuk memutuskan karya mana yang akan di tunjukan, tetapi ada beberapa segi yang membuat karna Rosalind Beaumont lebih unggul di banding Isabella Kensington.
Charlotte Waverley.
Charlotte Waverley.
Ck! Nilai ternyata memang bisa di beli disini. [ Gumamnya ]
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
[ Menepuk pundak Charlotte ] Tak apa Charlotte, terimakasih.
.
.
.

Episode 3

NovelToon
.
.
Isabella melangkah keluar dari Universitas Kimberly dengan perasaan hampa, hatinya masih berat menerima kenyataan bahwa karyanya gagal untuk di tunjukkan di pameran seni yang begitu ia impikan.
NovelToon
Tanpa tujuan yang jelas, ia membiarkan kakinya membawanya pergi, hingga akhirnya tiba di sebuah kafe kecil milik sahabatnya, tempat yang selalu memberinya kenyamanan. Begitu pintu kayu itu terbuka, ia melihat dua sosok familiar yang langsung menoleh ke arahnya. Mereka berdua adalah sabahat baik Isabella.
Begitu Isabella melangkah masuk ke dalam kafe, dua sahabatnya, segera menghampirinya dengan ekspresi penuh antusias. Isabella yang melihat kedua sahabatnya antusias hanya tersenyum dan langsung menarik kedua sahabatnya untuk duduk.
Setelah menarik keduanya duduk, suasana tiba-tiba hening. Tidak ada yang berbicara, sementara kedua sahabat itu saling bertukar pandang, menunggu siapa yang akan membuka suara lebih dulu.
Someone 2
Someone 2
Hey b0doh! Jangan hanya diam saja dong, beri tahu kami hasilnya! Bagaimana? karya mu pasti terpilih menjadi karya yang akan di tampilkan di pameran tahun ini kan?
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
Aku gagal Margaret.
Margaret Everly.
Margaret Everly.
BAGAIMANA MUNGKIN?!
Vivienne Pembroke.
Vivienne Pembroke.
[ Memeluk Isabella ] Tidak Isabella, kamu tidak gagal. Karyamu memenangkan di hati kami Isabella, dan akan selamanya menang di hati kami.
Vivienne Pembroke.
Vivienne Pembroke.
Menangislah jika itu bisa membuatmu tenang. Tidak apa-apa untuk menunjukkan perasaanmu.
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
Hikss...
Margaret Everly.
Margaret Everly.
Pasti ada kecurangan. [ Gumamnya ]
Setelah menangis di kafe dan berbagi banyak cerita dengan sahabat-sahabatnya, Isabella merasa hatinya jauh lebih lega. Tawa dan kata-kata penyemangat dari mereka membuatnya sadar betapa beruntungnya ia memiliki orang-orang yang selalu mendukungnya.
NovelToon
Malam mulai larut ketika ia berpamitan, melangkah keluar dari kafe dengan perasaan hangat di dadanya. Setibanya ia di depan pintu, ia mengetuk pintu kayu itu secara perlahan, dan Isabella melihat ada satu sosok yang paling ia sayangi di dunia ini, ibunya Lillian Chatsworth.
Lillian Chatsworth || Ibu Isabella ||
Lillian Chatsworth || Ibu Isabella ||
Ehhh.. anak kesayangan ibu sudah pulang!
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
Ibu, Isabella gagal.
Isabella Kensington.
Isabella Kensington.
Hiks...
Lillian Chatsworth || Ibu Isabella ||
Lillian Chatsworth || Ibu Isabella ||
Jangan menangis anakku, melihatmu menangis hati ibu pun terasa terluka.
Isabella yang melihat ibu nya di depannya membuat hati nya campur aduk lagi. Tanpa bisa menahan diri, air matanya kembali pecah, mengalir deras di pipinya. Semua perasaan yang ia pendam kelelahan, kebahagiaan, dan rasa syukur bercampur menjadi satu.
.
.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!