NovelToon NovelToon

Obsession For Mrs.Seaggel

Bab 1

Kota seoul, Korea Selatan.

Gelanggang seni yang megah dan mewah itu dipenuhi oleh kerumunan orang-orang yang berpakaian elegan. Mereka semua telah menunggu momen ini selama berbulan-bulan, dan akhirnya, malam itu telah tiba. Malam pameran seni yang paling dinantikan di tahun ini.

Di atas panggung yang terang benderang, seorang gadis cantik berdiri dengan anggun. Namanya adalah Cassi, dan dia adalah seorang penari balet yang sangat berbakat. Dia telah berlatih selama bertahun-tahun untuk mencapai kesempurnaan dalam setiap gerakannya.

Saat musik dimulai, Cassi mulai menari dengan gerakan yang anggun dan elegan. Dia meluncur di atas panggung dengan kecepatan dan keanggunan yang membuat penonton terpesona. Setiap gerakannya dipenuhi dengan emosi dan ekspresi yang membuat penonton merasa seperti mereka sedang menyaksikan sebuah karya seni yang hidup.

Penonton yang hadir di gelanggang seni itu tidak bisa berhenti menatap Cassi yang sedang menari. Mereka semua terpesona oleh kecantikan dan keanggunan yang dipancarkan oleh gadis itu. Saat musik berakhir, penonton langsung memberikan tepuk tangan yang meriah dan bersorak-sorak untuk Cassi.

Cassi berdiri di atas panggung dengan senyum yang cantik dan berterima kasih kepada penonton yang telah memberikan dukungan dan penghargaan kepada dirinya. Malam itu, Cassi telah mencapai puncak kesempurnaan dalam karirnya sebagai penari balet, Namun siapa sangka kebahagiaan yang di rasakannya itu tak bertahan lama ketika seorang pengawal mendekat ke arahnya dan membisikkan sesuatu.

Cassi terdiam sejenak, lalu tanpa mengatakan apapun dia langsung meninggalkan tempat acara tersebut, di ikuti oleh pengawal yang selalu stay di sampingnya. Sepanjang perjalanan cassi hanya melamun sambil melihat kearah luar jendela. Tak ada yang tau apa yang di rasakan oleh cassi saat ini, yang jelas cassi terlihat tak baik baik saja.

-----

Di Apartemen Daerah gangnam, seoul.

Ruangan gelap itu hanya diterangi oleh cahaya remang-remang dari lampu di sudut ruangan. Seorang pria misterius duduk sendirian di atas kursi, memandang ke dalam gelas alkohol yang ada di tangannya. Dia tidak bergerak, tidak berbicara, hanya memandang ke dalam gelas itu dengan ekspresi yang tidak terbaca.

Pria itu memiliki wajah yang tampan, tetapi ada sesuatu yang membuatnya terlihat misterius. Matanya yang dalam dan gelap, hidung yang mancung, dan bibir yang tipis. Dia memiliki rambut yang hitam dan panjang, yang jatuh ke bahu dengan tidak beraturan.

Dia meminum alkoholnya dengan perlahan, tidak berhenti sampai gelasnya kosong. Lalu, dia membiarkan gelasnya jatuh ke lantai dengan suara yang keras. Dia tidak bergerak, tidak bereaksi, hanya memandang ke dalam kegelapan.

Tiba-tiba, dia berbicara dengan suara yang rendah dan berat. "Soo young meninggal?, bagaimana bisa" katanya.

Disudut meja tempat nya duduk, terlihat berita di ipad tentang kedekatan wanita yang di duga meninggal dunia itu dengan pria misterius itu. Ada sedikit kejanggalan disini, pria itu tampak tak begitu peduli, namun ia juga harus berhati hati karena dirinya merupakan publik figur yang mana rumor seperti ini akan membuat nama baik nya terseret.

Pria itu berhenti berbicara, dan ruangan itu kembali menjadi sunyi. Dia memandang ke dalam kegelapan, mencari sesuatu yang tidak jelas. Dan dalam kegelapan itu, ia menemukan sedikit gambaran bahwa kematian gadis ini bisa jadi untuk menjebaknya.

"Hallo, pesankan karangan bunga pemakaman, dan kosongkan jadwal ku pada besok lusa." Ucap pria itu dengan dingin lalu menutup telponnya.

------

Beberapa saat yang lalu.

Hari itu, langit di atas kota Seoul terlihat suram dan kelabu. Awan gelap menggantung rendah, seolah-olah menutupi kota dalam kesedihan. Di sebuah apartemen yang terletak di pusat kota, sebuah tragedi sedang terjadi.

Polisi telah menerima laporan tentang penemuan mayat di apartemen milik Soo Young, seorang artis papan atas Korea Selatan. Tim forensik dan polisi segera tiba di lokasi untuk menyelidiki kasus tersebut.

Saat mereka memasuki apartemen, mereka disambut oleh suasana yang suram dan menakutkan. Udara di dalam apartemen terasa dingin dan kaku, seolah-olah waktu telah berhenti. Di ruang tamu, mereka menemukan mayat Soo Young terbaring di lantai, dengan mata yang terbuka lebar dan ekspresi yang menakutkan.

Soo Young terlihat sangat cantik, bahkan dalam kematian. Rambutnya yang panjang dan hitam terurai di sekitar wajahnya, dan kulitnya yang putih terlihat pucat dan dingin. Dia mengenakan pakaian yang sederhana, tetapi rapi dan bersih.

Polisi dan tim forensik segera memulai penyelidikan mereka, mencari tahu apa yang telah terjadi pada Soo Young. Mereka mengambil foto, mengumpulkan bukti, dan melakukan wawancara dengan tetangga dan teman-teman Soo Young.

Namun, semakin mereka menyelidiki, semakin banyak pertanyaan yang muncul. Bagaimana Soo Young meninggal? Apakah ada yang terlibat dalam kematiannya? Dan apa yang telah terjadi di apartemen itu sebelum dia meninggal?

Suasana suram dan menakutkan di apartemen itu semakin memperkuat kesan bahwa sesuatu yang sangat buruk telah terjadi di sana. Dan polisi serta tim forensik harus bekerja keras untuk mengungkapkan kebenaran di balik kematian Soo Young. Untuk sementara kasus ini di ungkapkan sebagai kematian karena henti jantung.

Saat berita tentang kematian Soo Young mulai menyebar, media sosial langsung dipenuhi dengan postingan dan komentar yang mengungkapkan kesedihan dan kejutan. Namun, tidak semua reaksi tersebut positif. Banyak pengguna media sosial yang masih mengingat scandal dating Soo Young dengan seorang idol papan atas beberapa bulan lalu.

Pada saat itu, Soo Young dihujat oleh banyak orang karena dianggap tidak pantas bersanding dengan idol tersebut. Banyak yang menganggap Soo Young sebagai "Tak pantas bersama" dan "penghancur karir". Namun, ada juga yang membela Soo Young dan menganggap bahwa dia berhak untuk memilih pasangan hidupnya sendiri.

Saat ini, ketika Soo Young telah meninggal, reaksi tersebut kembali muncul. Banyak yang mengunggah postingan yang menghujat Soo Young dan mengatakan bahwa dia telah mendapatkan apa yang dia inginkan. Namun, ada juga yang mengunggah postingan yang membela Soo Young dan mengatakan bahwa dia tidak pantas untuk dihujat, bahkan setelah kematiannya.

Di Twitter, hashtag #RIPSooyoung dan #SooyoungForever dipenuhi dengan postingan yang pro dan kontra. Ada yang mengunggah foto dan video Soo Young dengan caption yang mengungkapkan rasa sedih dan kehilangan, namun ada juga yang mengunggah postingan yang menghujat Soo Young dan mengatakan bahwa dia tidak pantas untuk diingat.

Sementara itu, di TV, berita tentang kematian Soo Young langsung menjadi headline utama. Namun, beberapa stasiun TV juga menyiarkan komentar dari beberapa orang yang menghujat Soo Young dan mengatakan bahwa dia telah mendapatkan apa yang dia inginkan. Tentu saja hal ini membuat opini publik makin bertambah, dan sekali lagi, netizen pelaku pembunuhan secara verbal.

TBC....

Bab 2

Esok Harinya, Di Rumah Duka.

Di dalam gedung, terdapat banyak bunga dan karangan bunga yang dikirim oleh penggemar dan teman-teman Soo Young. Bau bunga yang harum memenuhi udara, namun tidak dapat menghilangkan kesedihan yang terasa di sana.

Keluarga Soo Young terlihat sangat terpukul oleh kematian putri mereka. Mereka duduk di sekitar peti mati Soo Young, menangis dan mengucapkan doa. Mereka tidak dapat percaya bahwa putri mereka yang cantik dan berbakat telah meninggalkan mereka begitu cepat.

Di luar gedung, terdapat banyak penggemar Soo Young yang berkumpul untuk mengucapkan belasungkawa. Mereka membawa bunga dan karangan bunga, serta menulis pesan belasungkawa di buku tamu yang disediakan. Suasana di luar gedung terlihat sangat sedih dan tenang, dengan banyak orang yang menangis dan mengucapkan doa untuk Soo Young.

Di dalam peti mati, Soo Young terlihat sangat cantik dan damai. Dia mengenakan gaun putih yang indah, dan rambutnya yang panjang dan hitam terurai di sekitar wajahnya. Keluarga dan kerabatnya tidak dapat percaya bahwa dia telah meninggalkan mereka begitu cepat, dan mereka hanya dapat berharap bahwa dia sekarang berada di tempat yang lebih baik.

-----

Cassi duduk di sudut ruangan, memandang ke arah peti mati Soo Young dengan mata yang merah dan lelah. Dia telah berjaga semalaman di rumah duka, membantu keluarga Soo Young dalam menyambut tamu yang datang untuk mengucapkan belasungkawa.

Sebagai sahabat dekat Soo Young, Cassi merasa sangat terpukul oleh kematian temannya. Mereka telah bersahabat selama bertahun-tahun, dan Cassi telah menjadi saksi atas kesuksesan dan kegagalan Soo Young dalam karirnya sebagai artis.

Saat ini, Cassi merasa sangat sedih dan kehilangan. Dia tidak dapat percaya bahwa Soo Young telah meninggalkan mereka begitu cepat.

Cassi mengambil napas dalam-dalam, mencoba untuk menghilangkan rasa sedih dan lelah yang dia rasakan. Dia tahu bahwa dia harus kuat, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarga Soo Young dan penggemar Soo Young yang masih sangat terpukul oleh kematian artis tersebut.

Saat Cassi memandang ke arah peti mati Soo Young, dia melihat banyak bunga dan karangan bunga yang dikirim oleh penggemar dan teman-teman Soo Young. Bau bunga yang harum memenuhi udara, dan Cassi merasa sangat terharu oleh kesediaan banyak orang untuk mengucapkan belasungkawa kepada Soo Young.

Cassi berdiri dan berjalan ke arah peti mati Soo Young. Dia meletakkan tangan di atas peti mati, dan berbicara dengan suara yang lembut. "Soo Young, aku sangat merindukanmu. Aku tidak dapat percaya bahwa kamu telah meninggalkan kami begitu cepat. Apa yang terjadi youngaa?? Apakah ada seseorang yang menekanmu? Maafkan aku, seharusnya aku ada saat kau membutuhkan sosok teman disamping mu."

Cassi berhenti berbicara, dan memandang ke arah karangan bunga sekali lagi. Tatapannya terhenti pada sesuatu yang menarik perhatiannya. Nama itu yang di lihatnya beberapa kali di stasiun televisi dan media sosial. Cassi tak menyangka akan melihat nama itu lagi namun di karangan bunga yang di kirimkannya.

Jung Ji Hoon.

-----

Hari ini, media TV kembali meliput tentang kematian Soo Young, artis muda yang sangat berbakat dan Cantik. Mereka meliput kegiatan di rumah duka, di mana banyak orang datang untuk mengucapkan belasungkawa kepada keluarga Soo Young.

Saat meliput, kamera TV menangkap gambar karangan bunga yang sangat besar dan indah, dengan nama "Jung Ji Hoon" tertera di atasnya. Jung Ji Hoon adalah seorang idol terkenal di Korea Selatan, yang dikenal karena ketampanan dan bakatnya.

Melihat karangan bunga tersebut, spekulasi mulai bermunculan tentang hubungan antara Soo Young dan Jung Ji Hoon. Apakah mereka benar-benar pernah berkencan? Apakah mereka memiliki hubungan yang lebih dari sekadar teman?

Pembawa acara TV, Kim Min Ji, memulai siaran dengan membahas tentang karangan bunga Jung Ji Hoon. "Hari ini, kita melihat karangan bunga yang sangat besar dan indah dari Jung Ji Hoon, idol terkenal di Korea Selatan. Apakah ini berarti bahwa Jung Ji Hoon dan Soo Young memiliki hubungan yang lebih dari sekadar teman?"

Kim Min Ji kemudian meminta komentar dari seorang pengamat industri hiburan, yang mengatakan bahwa hubungan antara Soo Young dan Jung Ji Hoon telah menjadi topik perbincangan di kalangan penggemar selama beberapa bulan terakhir.

"Meskipun tidak ada konfirmasi resmi tentang hubungan mereka, banyak penggemar yang percaya bahwa mereka memiliki hubungan yang lebih dari sekadar teman," kata pengamat tersebut.

Siaran TV kemudian dilanjutkan dengan wawancara dengan beberapa penggemar Soo Young, yang mengungkapkan kesedihan dan kehilangan mereka atas kematian artis tersebut. Mereka juga mengungkapkan harapan mereka bahwa Soo Young dan Jung Ji Hoon memang memiliki hubungan yang lebih dari sekadar teman. Agar mendiang terbebas dari hate komentar yang tak berdasar.

Siaran TV tersebut berakhir dengan pembawa acara Kim Min Ji mengucapkan belasungkawa kepada keluarga Soo Young, dan berharap bahwa kebenaran tentang hubungan antara Soo Young dan Jung Ji Hoon akan segera terungkap.

-----

Dari kemarin hingga hari ini, cassi menjadi trending topik karena ada di rumah duka selama 2 hari berturut turut. Tak ada yang tahu kalau mereka ternyata berteman dekat. Latar belakang keluarga yang besar dan merupakan pewaris tahta membuat cassi selalu jadi topik hangat di kalangan masyarakat korea. Di tambah bakat nya sebagai seorang ballerina membuat cassi begitu di kagumi oleh orang orang dan kini memiliki banyak penggemar.

Beberapa menit berlalu pengawal pribadi nya mendekat dan berkata bahwa ada telfon dari rumah utama. Cassi dengan sedikit cemas mengangkat telfon tersebut, karena jika telfon dari rumah utama maka pasti tentang hal yang urgent.

"Cassi, ini daddy, bagaimana kabar mu?" Tanya ayah cassi yang bernama england mattew, pengusaha ternama di london.

"Aku baik, Ayah," jawab Cassi. "Aku sedang berada di rumah duka Soo Young."

"Daddy sudah tahu, Daddy sudah mendengar tentang itu," kata ayahnya. "Daddy turut prihatin atas kematian Soo Young. Dia adalah seorang gadis yang sangat baik."

"Iya, Dad," kata Cassi. "Aku juga tak menyangka dia telah tiada"

"Daddy paham perasaan mu tapi daddy ingin berbicara denganmu tentang sesuatu yang lain," kata ayahnya. "Kakekmu sedang jatuh sakit. Dokter mengatakan bahwa kondisinya sangat serius."

Cassi merasa terkejut dan khawatir. "Apa yang terjadi dengan Kakek?" tanyanya.

"Daddy tidak tahu pasti," jawab ayahnya. "Tapi daddy ingin kamu kembali ke London untuk menemui Kakekmu. Daddy ingin kamu ada di sampingnya pada saat seperti ini."

Cassi merasa sedikit ragu-ragu. Dia tidak ingin meninggalkan keluarga Soo Young pada saat seperti ini, tapi dia juga tidak ingin meninggalkan Kakeknya yang sedang jatuh sakit.

"Baik, dad" kata Cassi akhirnya. "Aku akan kembali ke London setelah pemakaman, dad."

"Baiklah sayang" kata ayahnya. "Daddy akan menjemputmu di bandara."

Sementara di tempat lain.

Ji hoon tengah melihat berita yang menampilkan sosok cassi, gadis berambut coklat dan bermata hijau itu tampak sedikit berantakan namun tak mengurangi kecantikannya. Ji hoon sedikit terpaku menatap sosok cantik itu, ia menatap asisten jay sebentar lalu berkata.

"Siapa gadis itu?" Tanya ji hoon.

Bab 3

Cassiopeia Elizabeth Seaggel, atau yang lebih dikenal sebagai Cassi adalah seorang ballerina, dia memiliki latar belakang keluarga yang istimewa.

Ayahnya, Erland Mattew Seaggel, adalah seorang pengusaha sukses yang memiliki perusahaan besar di London dengan cabang di seluruh dunia. Perusahaan tersebut, Seaggel Corporation, adalah salah satu perusahaan terbesar di Inggris dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam ekonomi global.

Ibu Cassi, Kang Nara, adalah seorang wanita yang sangat cantik dan berbakat. Dia adalah Miss Korea terkenal pada masanya dan memiliki karir yang sukses sebagai model dan aktris. Kang Nara juga dikenal karena kebaikannya dan kerja sosialnya, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

Kakek Cassi, Lord Thomas Seaggel, adalah seorang politikus yang sangat berpengaruh di London. Dia memiliki kekuatan yang signifikan dalam pemerintahan Inggris dan telah memainkan peran penting dalam pembuatan kebijakan negara. Lord Thomas Seaggel juga dikenal karena kebijaksanaannya dan kemampuannya dalam menyelesaikan konflik.

Nenek Cassi, Doña Sofia de la Vega, adalah seorang keturunan bangsawan dari Spanyol. Dia memiliki darah biru dan memiliki hubungan yang sangat dekat dengan keluarga kerajaan Spanyol. Doña Sofia de la Vega juga dikenal karena kecantikannya dan kebaikannya, serta kemampuannya dalam bidang seni dan budaya.

"Itu saja yang saya dapat tuan". Ucap jay sambil membungkuk.

"Sangat menarik" ucap ji hoon tersenyum smirk.

------

Setelah upacara pemakaman Soo Young selesai, Cassi langsung bergegas ke bandara. Dia memiliki penerbangan hari itu juga untuk pergi ke London, dan dia tidak ingin melewatkan pesawatnya.

Cassi merasa sedih dan lelah setelah menghadiri upacara pemakaman Soo Young. Dia telah menghabiskan waktu yang lama dengan Soo Young, dan kematian temannya itu telah meninggalkan kesan yang sangat dalam dalam hatinya.

Namun, Cassi tidak memiliki waktu untuk merenungkan kesedihannya. Dia harus bergegas ke bandara untuk melakukan penerbangan ke London. Ayahnya telah meminta dia untuk kembali ke London secepatnya, karena kakeknya sedang sakit dan membutuhkan kehadirannya.

Cassi mengambil napas dalam-dalam dan memulai perjalanannya ke bandara. Untung saja cassi memiliki pengawal pribadi yang cekatan, Alexa gadis datar yang sudah bersamanya setelah ulang tahun nya yang ke 18 tahun. Dengan hati yang berat, Cassi meninggalkan Korea dan menuju ke London untuk menghadapi tantangan baru yang menunggunya.

Cassi belum memastikan berapa lama iya akan di london, mengingat saat ini usianya sudah menginjak 21 tahun, dia bisa pastikan bahwa ada makna lain di balik panggilan ke london kali ini. Namun apapun itu, cassi akan menjalani nya dengan baik.

------

2 Tahun Berlalu.

Di bandara incheon

Cassi berdiri di bandara internasional Korea Selatan, memandang ke arah pintu keluar dengan perasaan yang campur aduk. Setelah dua tahun menetap di London, dia akhirnya kembali ke tanah airnya.

Cassi memiliki banyak kenangan indah di London, tetapi dia juga merasa bahwa sudah waktunya untuk kembali ke Korea dan memulai babak baru dalam hidupnya. Ayahnya telah meminta dia untuk kembali ke Korea dan memegang cabang perusahaan keluarganya yang berada di Seoul.

Perusahaan Seaggel Corporation telah menjadi salah satu perusahaan terbesar di Korea, dan Cassi merasa bahwa sudah waktunya untuk dia memainkan peran yang lebih besar dalam perusahaan tersebut. Dia telah memiliki pengalaman yang luas dalam bidang bisnis dan manajemen selama di London, dan dia merasa bahwa dia siap untuk menghadapi tantangan baru di Korea.

Cassi mengambil napas dalam-dalam dan memulai langkah nya, ia sedikit terkejut melihat banyak nya media yang hadir. Ia bertanya tanya apakah ada artis atau idol di bandara hari ini. Namun cassi terlihat tak terlalu perduli, Cassi berjalan dengan percaya diri, menarik perhatian banyak orang dengan penampilannya yang stylish dan misterius. Dia memakai dress berwarna mocca yang panjangnya selutut, yang menonjolkan bentuk tubuhnya yang ramping. Dress tersebut dibaluti dengan jaket hitam kecil yang membuatnya terlihat lebih elegan.

Cassi juga memakai topi beanie hitam yang menutupi rambutnya, serta kacamata hitam yang membuatnya terlihat lebih misterius. Dia juga memakai masker untuk melindungi dirinya dari virus dan bakteri yang beredar di bandara.

Dengan penampilannya yang stylish dan misterius, Cassi terlihat seperti seorang selebriti yang sedang berusaha untuk menjaga privasinya. Dia berjalan dengan percaya diri dan tidak terlihat terganggu oleh perhatian orang lain.

Kembalinya cassi membuat heboh para penggemarnya, bagaimana tidak penampilan tertutup nya di bandara hari ini begitu memukau tapi misterius. Awalnya tak ada yang sadar kalau itu cassi namun salah satu penggemar menyadari kehadirannya dan langsung memotret moment tersebut.

-----

Di tempat lain

Ji hoon saat ini berada di paris tengah mengadakan tur konser keliling dunia, ia melakukan aktifitas solo nya karena member grup nya masih menjalani wajib militer. World tour kali ini akan berakhir di seoul, sekitar 1 minggu lagi.

Di sela sela istirahatnya dalam kamar hotel. Ji hoon membuka media sosialnya, dan melihat headline yang bertajuk #welcomebackballerina #putricassi hal itu tentu saja membuat ji hoon sangat terkejut, ternyata gadis itu telah kembali? Setelah 2 tahun menghilang tanpa kabar.

Kehidupan cassi bisa di bilang sangat tertutup, sampai saat ini pun tak ada yang mengetahui wajah keluarganya selain sang ibu yang dulunya juga merupakan publik figur. Publik hanya mengetahui bahwa cassi adalah gadis konglomerat dari keluarga seaggel. Siapa yang tak ingin berada di posisi cassi?? Sudah memiliki wajah yang menawan, di tambah latar belakang keluarga yang sangat istimewa.

"Jay, cari tahu, apakah cassi akan menetap di korea atau tidak" ucap ji hoon sambil bangkit untuk membersihkan diri.

-----

Di Salah Satu Bar Seoul

Pria itu duduk sendirian di sebuah bar yang gelap dan sunyi, meminum alkohol dengan perlahan-lahan. Dia memiliki wajah yang tampan, tetapi mata dan ekspresinya terlihat sangat suram dan misterius.

Saat bartender bertanya kepadanya tentang apa yang dia inginkan, pria itu menjawab dengan suara yang pelan dan berat. "Saya hanya ingin minum dan melupakannya," katanya.

Bartender itu menatapnya dengan penasaran, tetapi tidak bertanya lebih lanjut. Pria itu terus meminum alkoholnya, dan setelah beberapa jam, dia mulai berbicara sendiri.

"2 tahun yang lalu," katanya dengan suara yang pelan dan berat. "Soo Young meninggal. Artis yang sangat berbakat dan cantik. Saya tidak bisa melupakannya."

Pria itu terus berbicara tentang Soo Young, tentang bagaimana dia meninggal dalam keadaan yang misterius, dan tentang bagaimana dia masih merasa kesal dan sedih karena kehilangannya.

Bartender itu menatapnya dengan penasaran dan sedikit takut. Siapa pria ini, dan apa hubungannya dengan Soo Young? Mengapa dia masih merasa kesal dan sedih setelah 2 tahun?

Pria itu terus berbicara, tetapi tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Dia hanya terus meminum alkoholnya, dan berbicara tentang Soo Young dengan suara yang pelan dan berat.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!